{"id":74664,"date":"2021-07-26T09:57:21","date_gmt":"2021-07-26T02:57:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/"},"modified":"2021-07-26T09:57:21","modified_gmt":"2021-07-26T02:57:21","slug":"srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/","title":{"rendered":"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-27920 size-full\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png.png\" alt=\"\" width=\"1411\" height=\"680\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png.png 1411w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png-300x145.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png-1030x496.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png-768x370.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png-705x340.png 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 1411px) 100vw, 1411px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p>Dalam peta Kota Surabaya yang dibuat oleh Belanda ta hun 1866 kawasan Sreng ganan memang sudah ada. Kawasan lawas ini diperki rakan sudah ada sebelum pendudukan kolonial.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ditahun 1866 kawasan Srengganan sudah ada dan masuk dalam tembok kota. Namun tembok kota itu menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika belum sepenuhnya masuk ke kawasan Srengganan, dikarenakan pembangunan tersebut tidak berguna dan memakan biaya yang besar. &#8220;Belum masuk karena pembuatan tembok nggak jadi dilanjutkan mengingat biaya terlalu besar,&#8221; katanya kepada Radar Surabaya.<\/p>\n<p>Pustakawan dari Perpustakaan Universitas Ciputra itu menambahkan, tembok kota itu rencananya melingkar dari sebelah selatan Jembatan Petekan (Ophaal Brug) melebar ke barat hingga selatan (Pesapen) terus ke selatan (Krembangan) ke timur (Srengganan) kemudian kembali menyambung ketitik awal di selatan Jembatan Petekan, Jalan Jakarta (Batavia Weg) sebelah Timur sungai Kalimas. Tujuannya dulu sebagai pembatas warga pribumi dan melindungi berbagai sarana, prasarana, penduduk, termasuk aktivitas di dalamnya yang bisa diawasi atau diatur dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan rencana desainnya seperti itu, sampai ke Srengganan, tapi dalam pembangunan atau relisasinya nggak sampai selesai sesuai rencana awal. Pendanaan yang jadi masalahnya,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Dirinya juga menjelaskan kawasan itu memiliki model bangunan yang lebih cenderung untuk perniaagaan. Terutama di pinggir jalan. Sedangkan yang di dalam tetap digunakan sebagai pemukiman penduduk.<\/p>\n<p>&#8220;Yang pinggir jalan beda dengan yang di dalam kampung model banggunannya. Karena hampir semua model di foto lama pinggir jalan selalu dipakai untuk jualan atau perkantoran,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Meskipun tak seterkenal kawasan Pegirian, Ampel, Kembang Jepun dan lainnya, tapi keberadaan Srengganan cukup penting sebagai kawasan penyangga kala itu. (bersambung\/nur)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam peta Kota Surabaya yang dibuat oleh Belanda ta hun 1866 kawasan Sreng ganan memang sudah ada. Kawasan lawas ini diperki rakan sudah ada sebelum pendudukan kolonial. Ditahun 1866 kawasan Srengganan sudah ada dan masuk dalam tembok kota. Namun tembok kota itu menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika belum sepenuhnya masuk ke kawasan Srengganan, dikarenakan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":64543,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5036,5166],"tags":[],"class_list":["post-74664","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2021-en","category-uc-news-juli-2021-en"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam peta Kota Surabaya yang dibuat oleh Belanda ta hun 1866 kawasan Sreng ganan memang sudah ada. Kawasan lawas ini diperki rakan sudah ada sebelum pendudukan kolonial. Ditahun 1866 kawasan Srengganan sudah ada dan masuk dalam tembok kota. Namun tembok kota itu menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika belum sepenuhnya masuk ke kawasan Srengganan, dikarenakan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-26T02:57:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1411\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"680\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi\",\"datePublished\":\"2021-07-26T02:57:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/\"},\"wordCount\":275,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News 2021\",\"UC News Juli 2021\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/\",\"name\":\"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg\",\"datePublished\":\"2021-07-26T02:57:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg\",\"width\":461,\"height\":311},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi - Library","og_description":"Dalam peta Kota Surabaya yang dibuat oleh Belanda ta hun 1866 kawasan Sreng ganan memang sudah ada. Kawasan lawas ini diperki rakan sudah ada sebelum pendudukan kolonial. Ditahun 1866 kawasan Srengganan sudah ada dan masuk dalam tembok kota. Namun tembok kota itu menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika belum sepenuhnya masuk ke kawasan Srengganan, dikarenakan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-07-26T02:57:21+00:00","og_image":[{"width":1411,"height":680,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/07\/60fe23d27eb69-60fe23d27eb6aSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandi.png.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi","datePublished":"2021-07-26T02:57:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/"},"wordCount":275,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg","articleSection":["UC News 2021","UC News Juli 2021"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/","name":"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg","datePublished":"2021-07-26T02:57:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/60fe24753197d-60fe24753197eSrengganan-Sisi-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-2.-Dianggap-Tak-Berguna-Tembok-Kota-Tak-Dilanjutkan.-Radara-Surabaya.-26-Juli-2021.-Hal.3.-Lib.-Chrisyandigbr.jpg.jpg","width":461,"height":311},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisi-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-2-dianggap-tak-berguna-tembok-kota-tak-dilanjutkan-radara-surabaya-26-juli-2021-hal-3-lib-chrisyandi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Srengganan, Sisi Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (2). Dianggap Tak Berguna, Tembok Kota Tak Dilanjutkan. Radar Surabaya. 26 Juli 2021. Hal.3. Lib. Chrisyandi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74664"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74664\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64543"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}