{"id":74773,"date":"2021-04-07T08:20:39","date_gmt":"2021-04-07T01:20:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"},"modified":"2021-04-07T08:20:39","modified_gmt":"2021-04-07T01:20:39","slug":"jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","title":{"rendered":"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-24508 size-extra_large\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-1500x493.png\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"493\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-1500x493.png 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-300x99.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-1030x339.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-768x252.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-1536x505.png 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png-705x232.png 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png.png 1996w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p>Bangunan Benteng Prins Hendrik dibencurkan karena tak iagi memiliki fungsi di kawasan tersebut. Pemerintah kolonial Belanda memilih meratakannya lantaran kurang maksimai.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabeya<\/p>\n<p>PADA zaman dulu, benteng berguna sebagai bentuk pertahanan militer.\u00a0 Di era Perang Dunia II, benteng menjadi bangunan penting untuk menahan adanya serangan lawan.\u00a0 Biasanya, letak benteng berada di dekat pesisir.<\/p>\n<p>Seperti Bentang Prins hendrik atau Citadel Prins Hendrik \u0111i Jalan Benteng, Benteng Kalidawir di Kalidawir kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, dan Benteng Kedung Cowek di kawasan pesisir Kedung Cowek, Kenjeran ini.<\/p>\n<p>Sejarahwan sekaligus pustakawan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tr\u00ec Kartika, benteng\u00a0 \u0111i Jalan Benteng tersebut sudah tidak lagi berguna bagi tentara Belanda. \u00a0Maka dari itu bangunan diratakan dengan tanah hingga tak tersisa.<\/p>\n<p>&#8220;Dianggap kerajaan Belanda sudah nggak berguna. Kemudian \u0111ihancurkan hingga tak tersisa,&#8221; ungkap Chrisyandi kepada Radar Surabaya.<\/p>\n<p>\u00c1lasan lainnya, benteng bentuk persegi empat ini dibongkar lantaran Belanda masih mempunyai benteng pertahanan lain di pesisir utara Surabaya.\u00a0 Yakni pembuatan atau tempat benteng Kalidawir dan Kedung Cowek.<\/p>\n<p>Chrisyandi menjelaskan, fungsi daripaa benteng Prins Hendrikkala itu sebatas untuk peahanan dan fungsi militer lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Alasan lainra dibongkar karena saat itu Surabaya hanya digunakankan sebagai pangkalan militer angkatan laut kerajaan Belanda saja. Dan Surabaya juga digunakan sebagai tempat pabrik perbaikan kapal,&#8221; jelasnya.\u00a0 (bersambung \/ nur)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bangunan Benteng Prins Hendrik dibencurkan karena tak iagi memiliki fungsi di kawasan tersebut. Pemerintah kolonial Belanda memilih meratakannya lantaran kurang maksimai. Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabeya PADA zaman dulu, benteng berguna sebagai bentuk pertahanan militer.\u00a0 Di era Perang Dunia II, benteng menjadi bangunan penting untuk menahan adanya serangan lawan.\u00a0 Biasanya, letak benteng berada di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":63399,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5036,5168],"tags":[],"class_list":["post-74773","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2021-en","category-uc-news-april-2021-en"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bangunan Benteng Prins Hendrik dibencurkan karena tak iagi memiliki fungsi di kawasan tersebut. Pemerintah kolonial Belanda memilih meratakannya lantaran kurang maksimai. Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabeya PADA zaman dulu, benteng berguna sebagai bentuk pertahanan militer.\u00a0 Di era Perang Dunia II, benteng menjadi bangunan penting untuk menahan adanya serangan lawan.\u00a0 Biasanya, letak benteng berada di...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-07T01:20:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1996\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"656\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB\",\"datePublished\":\"2021-04-07T01:20:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\"},\"wordCount\":232,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/jpg.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News 2021\",\"UC News April 2021\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\",\"name\":\"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/jpg.jpg\",\"datePublished\":\"2021-04-07T01:20:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/jpg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/jpg.jpg\",\"width\":375,\"height\":234},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB - Library","og_description":"Bangunan Benteng Prins Hendrik dibencurkan karena tak iagi memiliki fungsi di kawasan tersebut. Pemerintah kolonial Belanda memilih meratakannya lantaran kurang maksimai. Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabeya PADA zaman dulu, benteng berguna sebagai bentuk pertahanan militer.\u00a0 Di era Perang Dunia II, benteng menjadi bangunan penting untuk menahan adanya serangan lawan.\u00a0 Biasanya, letak benteng berada di...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-04-07T01:20:39+00:00","og_image":[{"width":1996,"height":656,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/606d07d3d5101-606d07d3d5102Jalan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial-3_Tak-Berguna-Benteng-Prins-Hendrik-Sengaja-Dihancurkan.-Radar-Surabaya.-6-April-2021.-Hal.3.png.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB","datePublished":"2021-04-07T01:20:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"},"wordCount":232,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/jpg.jpg","articleSection":["UC News 2021","UC News April 2021"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","name":"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/jpg.jpg","datePublished":"2021-04-07T01:20:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/jpg.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/jpg.jpg","width":375,"height":234},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-3_tak-berguna-benteng-prins-hendrik-sengaja-dihancurkan-radar-surabaya-6-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jalan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (3)_Tak Berguna, Benteng Prins Hendrik Sengaja Dihancurkan. Radar Surabaya. 6 April 2021. Hal.3. Chrisyandi.LIB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74773","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74773"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74773\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74773"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74773"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74773"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}