{"id":7960,"date":"2017-06-20T10:45:30","date_gmt":"2017-06-20T03:45:30","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=7960"},"modified":"2025-05-01T12:37:16","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:16","slug":"sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/","title":{"rendered":"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-7961\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16.jpg\" alt=\"Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Kompas. 8 April 2015.Hal.16\" width=\"1155\" height=\"993\" \/><\/a><\/p>\n<p>Rasa prihatin yang muncul dalam diri Sutarti (56) membulatkan tekadnya untuk mendirikan lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Tak mudah mencari bantuan tenaga dan dana untuk mendirikan sekolah yang berjarak 40 kilometer dari Kota Yogyakarta.<\/p>\n<p>OLEH SUSIE BERINDRA<\/p>\n<p>Dengan bangga, Sutarti menunjukan karya siswa Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Darma Putra, Semin, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Empat siswa sibuk menganyam kain perca. Di sudut ruangan, kain perca dalam puluhan karung menunggu sentuhan tangan-tangan terampil siswa.<\/p>\n<p>\u201cIni mereka hanya menghitung langkahnya, sudah hafal cara menganyam.\u00a0 Anak ini pintar sekali menganyam, satu keset hanya dalam satu sampai dua hari selesai,\u201d kata Sutarti sambil menunjuk Yesta Anggraini, siswa kelas VII SABK Darma Putra yang menyandang tunanetra.<\/p>\n<p>Tentu saja, semua keterampilan yang dimiliki siswa membanggakan Sutarti yang merupakan kepala sekolah dan pendiri SABK Darma Putra. Saat ini terdapat 85 siswa yang menuntut ilmu di sekolahnya dengan tingkat pendidikan mulai dari TK sampai SMA. Ada 45 orang tinggal di asrama yang juga terletak di lokasi yang sama dengan sekolah.<\/p>\n<p>Bukan hanya keterampilan menganyam keset, siswa juga diajarkan berbagai keterampilan yang bisa ikut menghidupi sekolah. Untuk program pemberdayaan masyarakat, sekolah dibantu beberapa mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Paguyuban Karya Salemba Empat atau Paguyuban Gotong Royong.<\/p>\n<p>Program yang sudah berjalan selama tiga tahun ini antara lain budidaya ikan lele, penanaman jahe merah, instalasi biogas, peternakan ayam, serta penanaman pepaya dan pisang.<\/p>\n<p>Selain itu, siswa diajak mengasah jiwa berkesenian, seperti membaca puisi, menari, rebana, dan drum band. \u201cMungkin ini satu-satunya sekolah untuk anak berkebutuhan khusus yang mengajarkan kewirausahaan. Beberapa dari mereka juga belajar menari. Meski tidak bisa mendengar musik, mereka bisa bergerak mengikuti hitungan dari guru,\u201d ujar Sutarti.<\/p>\n<p>Mendirikan sekolah<\/p>\n<p>Senyum yang selalu terpancar dari wajah Sutarti merupakan buah perjuangan ketika pertama kali ingin membantu masyarakat di Semin. Saat itu, tahun 1992, di Kecamatan Semin, Gunung Kidul, belum ada sekolah untuk penyandang tunagrahita. Padahal, begitu banyak penyandang tunagrahita, sebagian dari mereka anak-anak usai sekolah.<\/p>\n<p>\u201cSaya sering melihat anak-anak itu dibiarkan begitu saja tanpa pengawasan, kadang-kadang mereka ada di pinggir jalan. Hati saya jadi tergugah ingin membantu mereka dengan mendirikan sekolah. Tetapi, tidak mudah mendapatkan orang-orang yang mau membantu mereka,\u201d kata Sutarti.<\/p>\n<p>Kondisi penyandang tunagrahita di Semin yang rata-rata memiliki IQ 50 membuat Sutarti semakin yakin mengambil langkah mendirikan lembaga pendidikan. Bersama sang suami, Taluardi, dan beberapa tokoh masyarakat, dia mendirikan Yayasan Darma Putra. Saat itu, Sutarti telah menjadi guru di Sekolah Luar Biasa Yuwana Putra, Wonosari, Gunung Kidul.<\/p>\n<p>\u201cModal saya hanya niat baik. Banyak yang bilang saya gila, mau mengajari anak-anak berkebutuhan khusus. Tetapi, saya tetap ingin membantu mereka dengan bekal pendidikan luar biasa yang saya miliki,\u201d ujar ibu tigas anak ini.<\/p>\n<p>Sutarti mendekati semua pihak, termasuk pemerintah, untuk mencari dana. Sambil mencari dana, Sutarti mulai mengumpulkan anak-anak usai sekolah. Tahun 1992 sampai 1997, di salah satu rumah penduduk di Dusun Karangpoh, Semin, Sutarti mengajari sekitar 20 anak berkebutuhan khusus untuk mengurus dirinya sendiri. Dia dibantu dua guru lainnya.<\/p>\n<p>\u201cMereka harus dilatih mulai dari mandi, gosok gigi, cuci baju, sampi berpakaian. Kalau tidak diajari, memakai sepatu yang kanan atau kiri saja mereka tidak bisa. Saya selalu yakin, dengan latihan, mereka bisa melakukannya,\u201d kata Sutarti.<\/p>\n<p>Kegigihannya pun membuahkan hasil. Tahun 1995, Yayasan Darma putra mendapat bantuan lembaga donor dari Belanda. Untuk lahan bangunan, pemerintah desa memberikan tanah kas desa seluas 3.000 meter persegi yang kemudian diperluas dengan tanah yang dibeli Sutarti, seluas 2.000 meter persegi.<\/p>\n<p>\u201cSaat itu, ada kunjungan dari Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta. Mereka menangis melihat kondisi kami. Kemudian, kami diberi koneksi ke lembaga donor Weken Kinderen dari belanda itu. Kami mendapat bantuan Rp 53 juta,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dengan dana itu, berdirilah SABK Darma Putra dengan empat ruang kelas. Sayang, akses jalan masuk ke sekolah tidak bagus. Sutarti tidak pantang menyerah. Dia meminta bantuan penduduk setempat yang mau bekerja bakti membangun jalan sepanjang 600 meter dari jalan raya.<\/p>\n<p>Sejak itu, dana bantuan semakin mengalir, siswa semakin banyak. Ada dana bantuan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daaerah Istimewa Yogyakarta serta dari luar negeri seperti palang merah dari Jepang.<\/p>\n<p>Salah satu bantuan datang dari PT Indofood Sukses Makmur. \u201cTahun 1997, kami diberi mi instan dan roti. Saya bilang bantuan makanan merupakan kebutuhan konsumtif, padahal kami membutuhkan fisik untuk mendukung kegiatan belajar. Tidak tanggung-tanggung, saya minta dibikinkan asrama untuk siswa,\u201d cerita Sutarti.<\/p>\n<p>Meski sudah mendirikan sebuah sekolah, Sutarti tetap ingin menambah ilmu yang sudah dimilikinya. Tahun 2005, dia mulai menimba ilmu di Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.<\/p>\n<p>\u201cSaya <em>nglajur<\/em> dari Semin ke Yogyakarta. Biasanya setelah jam pulang sekolah sampai sore, saya kuliah ke Yogyakarta,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kini, kegiatan belajar-mengajar di SABK Darma Putra berjalan lancar dengan 20 guru yang membantu siswa. Beberapa siswa yang sudah lulus tetap saja berada di sekolah dan tak mau pulang ke rumah.<\/p>\n<p>\u201cKami tak pernah memungut biaya sesen pun dari siswa dan keluarganya. Sekarang, mereka sudah tidak lagi berada di jalanan. Mereka bisa tinggal di asrama sampai kapan saja,\u201d ujar Sutarti.<\/p>\n<p><strong>Sumber:\u00a0<\/strong>Kompas. 8 April 2015. Hal 16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasa prihatin yang muncul dalam diri Sutarti (56) membulatkan tekadnya untuk mendirikan lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Tak mudah mencari bantuan tenaga dan dana untuk mendirikan sekolah yang berjarak 40 kilometer dari Kota Yogyakarta. OLEH SUSIE BERINDRA Dengan bangga, Sutarti menunjukan karya siswa Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Darma Putra, Semin, Gunung Kidul, DI Yogyakarta&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7961,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7960","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rasa prihatin yang muncul dalam diri Sutarti (56) membulatkan tekadnya untuk mendirikan lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Tak mudah mencari bantuan tenaga dan dana untuk mendirikan sekolah yang berjarak 40 kilometer dari Kota Yogyakarta. OLEH SUSIE BERINDRA Dengan bangga, Sutarti menunjukan karya siswa Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Darma Putra, Semin, Gunung Kidul, DI Yogyakarta....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-20T03:45:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"912\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"816\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus\",\"datePublished\":\"2017-06-20T03:45:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/\"},\"wordCount\":807,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/\",\"name\":\"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-20T03:45:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg\",\"width\":912,\"height\":816},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus - Library","og_description":"Rasa prihatin yang muncul dalam diri Sutarti (56) membulatkan tekadnya untuk mendirikan lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Tak mudah mencari bantuan tenaga dan dana untuk mendirikan sekolah yang berjarak 40 kilometer dari Kota Yogyakarta. OLEH SUSIE BERINDRA Dengan bangga, Sutarti menunjukan karya siswa Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Darma Putra, Semin, Gunung Kidul, DI Yogyakarta....","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-06-20T03:45:30+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:16+00:00","og_image":[{"width":912,"height":816,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus","datePublished":"2017-06-20T03:45:30+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/"},"wordCount":807,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/","name":"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg","datePublished":"2017-06-20T03:45:30+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Peduli-Pendidikan-Anak-Berkebutuhan-Khusus.-Kompas.-8-April-2015.Hal_.16-e1497930321313.jpg","width":912,"height":816},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sutarti-peduli-pendidikan-anak-berkebutuhan-khusus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sutarti Peduli Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7960","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7960"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8528,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7960\/revisions\/8528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}