{"id":9418,"date":"2017-07-28T10:19:57","date_gmt":"2017-07-28T03:19:57","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=9418"},"modified":"2025-05-01T12:22:27","modified_gmt":"2025-05-01T05:22:27","slug":"cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/","title":{"rendered":"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-9419\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-1500x1313.jpg\" alt=\"Ayo Ubah Pola Makan. Jawa Pos. 25 September 2014.Hal.5\" width=\"1114\" height=\"975\" \/><\/a><\/p>\n<p>Gaya hidup yang menuntut mobilitas tinggi bikin kita sering mengabaikan kesehatan. Konsumsi makanan berlemak jenuh, kurang olahraga, dan stres rentan memicu penyakit \u2013 penyakit kardiovaskular. Misalnya gangguan jantung dan kolestrol tinggi.<\/p>\n<p><strong>GAYA<\/strong> gaya hudup masyarakat modern menjadikan mereka sering mengonsumsi makanan siap saji tanpa memperhatikan komposisi di dalamnya. Hal tersbut memicu timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 masih ditemukan prevalensi penyakit jantung pada usai muda anatara 15-24 tahun. Penilaian berdasarkan jeniskelamin, kadar kolestrol di atas normal lebih banyak diderita peremupan. Sedangkan jika dilihat dari geografis, penduduk perkotaan lebih banyak terjangkit daripada yang tinggal di pedesaan.<\/p>\n<p>Menurut Ahli nutrisi dr Juwalita Surapsari M. Gizi, saat ini banyak kelompok masyarakat berusia muda yang memiliki kolestrol di atas normal. Kondisi ini mempermudah mereka untuk terjangkit stroke iskemik yang merupakan penyakit akibat tersumbatnya pembuluh darah karena timbunan lemak yang mengandung kolestrol.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu yang menjadi dasar terjadinya stroke adalah adanya sumbatan pada pembuluh darah jantung.<em> Nah,<\/em> di kalangan orang muda, salah satu penyebab utamanya <em>ya<\/em> pola gaya hidup tida sehat itu. Seperti hipertensi, merokok, diabetes, dan ritme hidup tergesa \u2013 gesa atau stres,\u201d tutur Lita. \u201cApalagi kalau suka mengonsumsi makanan tinggi kalori, garam, dan lemak jenuh tinggi seperti <em>fast food,\u201d<\/em> tambahnya.<\/p>\n<p>Cara termudah untuk mencegah timbulnya penyakit tersebut adalah dengan mengubah gaya hidup, termasuk memilih makanan. \u201cPilih makanan sehat yang tidak hanya enak, tapi juga memberikan kecukupan nutrisi dalam tubuh,\u201d ujar anggota Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesai (PDGM) itu.<\/p>\n<p><em>Oatmeal<\/em> merupakan salah satu alternatif makanan sehat. <em>Oatmeal<\/em> dapat dikonumsi sebagai pengganti nasi. Selain mengenyangkan, makanan tersebut dapat membantu menjaga kadar kolestrol dan gula darah tetap normal.<\/p>\n<p>Selain bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan kolestrol, <em>oatmeal<\/em> mengurangi risiko obesitas, hipertensi, mencegah diabetes melitus, serta membantu mempertahakan daya tahan tubuh dan membebaskan tubuh dari radikal bebas. \u201cPolusi udara, rokok, asap kendaraan, juga beberapa bahan pengawet dan pearna mekanan, tidak kita sadari menjadi radikal bebas bagi tubuh,\u201d ungkap alumnus Universitas Indonesia itu.<\/p>\n<p>Mantan Putri Indonesia Nadine Chandrawinata termasuk yang menikmati manfaat besar <em>oatmeal.<\/em> Perempuan yang dikenal suka jalan \u2013 jalan itu menyatakan terbantu oleh praktisnya enonsumsi <em>oatmeal.<\/em><\/p>\n<p>\u201cKarena saya senang banget <em>traveling<\/em>, setiap pergi \u2013 pergi saya pasti menyediakan makanan \u2013 makanan yang siap makan. Bukan Cuma <em>oatmeal<\/em>, tapi juga cokelat dan keju,\u201d jelas Nadine. \u201c<em>Oatmeal <\/em>biasa saya makan dengan susu cokelat hangat. Soalnya, saya <em>nggak<\/em> suka susu putih,\u201d ungkap dia<\/p>\n<p>Menurut penggemar drivingdan kegiatan \u2013 kegiatan <em>outdoor<\/em> lainnya itu, dirinya selalu memilih <em>oatmeal<\/em> lantaran lebih sehat dan mencukup kebutuhan gizinya. \u201cSama juga kayak cokelat. Jadi, fungsinya menambah energi. Soalnya, kadang pas <em>traveling,<\/em> kita <em>nggak<\/em> bisa makan <em>properly<\/em>. Kita mesti bawa yang simple, muda, tapi tetap sehat,\u201d ungkap kakak Marcel dan Mischa Chandrawinata tersebut. <strong>(nuq\/nor\/aan\/c6\/na)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yummy, Tetap bergizi<\/strong><\/p>\n<p><strong>BANYAK <\/strong>yang mengaku kehebatan <em>oatmeal.<\/em> Mulai membantu menurunkan kolestrol hingga menjaga tubuh tetap proposional. Namun, untuk mengonsumsinya secara rutin, kadang kita bingung bagaimana harus mengolah oatmeal. Padahal, tidak berbeda dengan sumber karbohidrat lainnya seperti nasi atau kentang, olahan <em>oat<\/em> nan sehat bisa dimodifikasi menjadi berbagai santapan yang <em>yummy<\/em> tanpa kehilangan zat gizinya.<\/p>\n<p>Bisanya, cara menikmati <em>oatmeal<\/em> hanya dengan menyajikannya bersama susu, gula, madu atau buah \u2013 buahan. Jika itu disantap tiap saat, tentu rasanya <em>boring<\/em>. Ahli nutrisi du Juwalita Surapsari Mgizi menjelaskan, <em>oatmeal<\/em> boleh dikreasi macam- macam. Hanya, tentu ada rambu \u2013 rambu yang harus ditaati agar kandungan gizinya tidak rusak.<\/p>\n<p>\u201c<em>Oatmeal<\/em> ini memang serbaguna. Bisa dibikin apa \u2013 apa. Bahkan, bisa juga dikemas jadi amilan keluarga. Supaya anak \u2013 anak tidak jajan sembarangan di luar rumah,\u201d ungkap Lita, sapaan akrab Juwita, Jajnan <em>\u00a0yummy<\/em> yang bisa diciptakan dari <em>oatmeal<\/em> antara lain siomay, <em>nugget<\/em>, bahkan lemper.<\/p>\n<p>Campuran <em>oatmeal<\/em> bisa direbus, dikukus, atau bahkan digoreng. Saat menambahkan <em>oatmeal<\/em> pada olahan nugget atau omelet, akan ada pengurangan vitamin dan penambahan kalori. Kalori itu, dia menyarankan agar menggoreng <em>oatmeal<\/em> dengan api kecil dan tidak terlalu lama.<\/p>\n<p>Konsumsi <em>oatmeal<\/em> sangat disrankan untuk sarapan. <em>Oatmeal<\/em> membantu mencukup kebutuhan kalori pagi sekitar 25 persen dari total kalori dalam sehari yang mencapai 1.500 kkal dengan menambahkan susu <em>lowfat<\/em> dan potongan pisang atau suwiran dada ayam rebus. Bahan itu juga membantu mencukupi serat tubuh saat pagi. Penelitian menyebutkan, kecukupan serat secara international sekitar 25 gram per hari. \u201cUntuk sarapan, lima sendok <em>oatmeal <\/em>kering sudah memnuhi 2 sampai 4 gram. Sisnya tinggal memenuhinya dari makanan lain,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p><em>Oatmeal<\/em> tidak hanya dapat dikonsumsi orang dewasa, tapi juga anak \u2013 anak dan balita. Bayi boleh mengosumsi <em>oatmeal<\/em> sebagai makanan pendamping ASI (MPASI). Caranya, cukup diblender menjadi bubur, lalu dicampur dengan sayuran atau kaldu. Serat yang bersifat mikroskopis dalam <em>oatmeal<\/em> tidak akan rusak selama ciblender. <strong>(nuq\/aan\/c6\/na)<\/strong><\/p>\n<p>Sumber: Jawa Pos,\u00a0Kamis, 25 September 2014<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gaya hidup yang menuntut mobilitas tinggi bikin kita sering mengabaikan kesehatan. Konsumsi makanan berlemak jenuh, kurang olahraga, dan stres rentan memicu penyakit \u2013 penyakit kardiovaskular. Misalnya gangguan jantung dan kolestrol tinggi. GAYA gaya hudup masyarakat modern menjadikan mereka sering mengonsumsi makanan siap saji tanpa memperhatikan komposisi di dalamnya. Hal tersbut memicu timbulnya berbagai penyakit seperti&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9419,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-9418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gaya hidup yang menuntut mobilitas tinggi bikin kita sering mengabaikan kesehatan. Konsumsi makanan berlemak jenuh, kurang olahraga, dan stres rentan memicu penyakit \u2013 penyakit kardiovaskular. Misalnya gangguan jantung dan kolestrol tinggi. GAYA gaya hudup masyarakat modern menjadikan mereka sering mengonsumsi makanan siap saji tanpa memperhatikan komposisi di dalamnya. Hal tersbut memicu timbulnya berbagai penyakit seperti...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-28T03:19:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:22:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"855\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1342\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan\",\"datePublished\":\"2017-07-28T03:19:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/\"},\"wordCount\":754,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/\",\"name\":\"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-28T03:19:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg\",\"width\":855,\"height\":1342},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan - Library","og_description":"Gaya hidup yang menuntut mobilitas tinggi bikin kita sering mengabaikan kesehatan. Konsumsi makanan berlemak jenuh, kurang olahraga, dan stres rentan memicu penyakit \u2013 penyakit kardiovaskular. Misalnya gangguan jantung dan kolestrol tinggi. GAYA gaya hudup masyarakat modern menjadikan mereka sering mengonsumsi makanan siap saji tanpa memperhatikan komposisi di dalamnya. Hal tersbut memicu timbulnya berbagai penyakit seperti...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-28T03:19:57+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:22:27+00:00","og_image":[{"width":855,"height":1342,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan","datePublished":"2017-07-28T03:19:57+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/"},"wordCount":754,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/","name":"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg","datePublished":"2017-07-28T03:19:57+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ayo-Ubah-Pola-Makan.-Jawa-Pos.-25-September-2014.Hal_.5-e1501211974700.jpg","width":855,"height":1342},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/cegah-kolesterol-untuk-jantung-lebih-prima-ayo-ubah-pola-makan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cegah Kolesterol untuk Jantung Lebih Prima Ayo Ubah Pola Makan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9418"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9539,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9418\/revisions\/9539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}