Hunian Alami, Banyak Jendela

Hunian Alami, Banyak Jendela_S.Evert Indrawan. Rumahku. No.121. 2016.Hal.67

KONSULTASI ARSITEKTUR

  1. EVERT INDRAWAN (ARSITEK)

Hp. 081703364972- email: sindrawans@gmail.com

 

Dear Redaksi,

Saya baru saja membeli sepetak lahan yang sesuai dengan kenginan keluarga kami. Adapun lahan ini terletak di dalam sebuah kawasan perumahan. Lahan ini berukuran kurang lebih 11mx20m dengan bentukan persegi panjang. Keluarga kami sangat menggemari rumah yang natural dan alami, oleh karena itu kami ingin rumah tinggal yang memiliki banyak pintu dan jendela.

Agar sirkulasi udara menjadi lancar. Jika memungkinkan kami ingin memiliki kamar yang tidak tertutup dalam artian pada pagi hari saya membuka pintu atau jendela yang berhadapan langsung dengan taman. Pada bagian belakang rumah saya juga berharap agar bangunan tidak dihabiskan sampai belakang supaya pekarangan belakang menjadi luas. Ruang ruang yang saya inginkan adalah 3 buah kamar tidur, kamar mandi cukup di luar agar kamar tidak bau dan lembab, dapur, ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu.

Untuk garasi saya hanya membutuhkan garasi untuk 1 mobil dan tertutup. Jika memungkinkan saya juga memerlukan ruang luar untuk mencuci mobil sebelum berangkat bekerja. Kiranya demikian kebutuhan dari saya, mohon usulan dan rancangannya. Terima kasih.

Supiyono, Brebes

Bapak Supiyono yang baik,

Saya coba mengusulkan rancangan rumah tinggal seperti yang bapak perlukan. Pertama saya coba jawab kebutuhan bapak akan banyak bukaan dalam rumah tinggal. Saya coba buat pintu dan jendela pada setiap ruangan terutama kamar tidur, bukaan ini sangat membantu lancarnya sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari pagi. Sinar matahari pagi sangat baik dan mengandung vitamin D.

Selain bukaan pintu dan jendela saya juga membuat taman privat pada setiap kamar sehingga view dari dalam kamar menarik dan privasi tetap terjaga. Untuk area ruang makan dan ruang keluarga saya buat parallel sehingga ruang yang tercipta cenderung luas dan memiliki view langsung ke pekarangan belakang rumah.

Area dapur dan area laundry dibuat dalam satu zoning, dengan pemisah dinding dan masing-masing tertutup. Demikian kiranya dari saya, semoga menjawab kebutuhan Bapak. Terima kasih.

 

Sumber: Rumahku No 121 2016, Hal 67

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *