{"id":11658,"date":"2018-01-23T15:51:28","date_gmt":"2018-01-23T08:51:28","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11658"},"modified":"2025-05-01T12:37:11","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:11","slug":"abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/","title":{"rendered":"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11659\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-1500x1117.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1117\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-1500x1117.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-300x223.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-768x572.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-1030x767.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-705x525.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-450x335.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>Bagi Abbet Nugroho ( 38 ) , upaya melestarikan permainan tradisional Nusantara bukan sekadar untuk nostalgia . Kesederhanaan langgam dolanan lama justru menjadi sarana pendidikan luar biasa . Dari keyakinan itu , ia kemudian mendirikan Kampoeng Dolanan Nusantara di dekat Candi Borobudur untuk mengajak anak &#8211; anak kembali menyelami filosofi mainan warisan nenek moyang .<\/p>\n<p>OLEH HARIS FIRDAUS &amp; KARINA ISNA IRAWAN<\/p>\n<p>Pada 2012 , Abbet mendirikan Kampoeng Dolanan Nusantara yang berada di Dusun Sodong- an , Desa Bumiharjo , Kecamatan Bor robudur , Kabupaten Magelang , Jawa Tengah . Tempat yang hanya berjarak 2 kilometer di utara kompleks Candi Borobudur tersebut menjadi sarana mempromosikan kembali aneka permainan tradisional dari berbagai daerah di Nusantara yang kini sudah jarang ditemui .<\/p>\n<p>&#8221; Ini ( Kampoeng Dolanan ) saya anguap bukan sebagai sebuah usaha ekonomi , melainkan lebih sebagai bentuk pengabdian saya kepada Ta- nah Air , &#8221; kata Abbet saat ditemui di Kampeng Dolanan Nusantara , Selasa ( 31\/10 ) sore .<\/p>\n<p>Menurut Abbet keputusannya mendirikan Kampoeng Dolanan ber- awal dari keprihatinan menyaksikan makin jarangnya anak &#8211; anak generasi sekarang memainkan berbagai jenis permainan tradisional . Mereka ke banyakan menghabiskan waktu dengan bermain gawai dan Play Station.<\/p>\n<p>Ide mendirikan Kampoeng Dolanan kan mantap ketika Abbet ber kunjung ke rumah Endi Aras , ko lektor kasing yang juga pendiri Ko munitas Gasing Indonesia . Di rumah Endi , Abbet melihat berbagai jenis asing yang berasal dari berbagai daerah .<\/p>\n<p>&#8221; Dari situ saya memimpikan sebuah tempat untuk mengenalkan kembali anak &#8211; anak kepada perma inan tradisional yang dulu menjadi mainan bapaknya atau kakeknya , &#8221; tu turnya .<\/p>\n<p>Dengan memanfaatkan tanah mi lik keluarga . Abbet mendirikan Kampoeng Dolanan . Pengembangan tem pat itu juga didukung sejumlah pihak , termasuk Endi Aras dan musisi Renny Jayusman .<\/p>\n<p>&#8221; Mbak Renny Jayusman dan Mas Endi\u00a0 Aras berperan besar dalam pen dirian Kampoeng Dolanan karena ke duanya ikut menghimpun dana di Jakarta guna pengembangan tempat ini , &#8221; kata pria kelahiran Semarang itu .<\/p>\n<p>Saat ini , ada ratusan permainan tradisional yang sudah dikoleksi Kampoeng Dolanan . Koleksi perma- inan tradisional itu diperoleh Abbet dari kunjungan ke sejumlah daerah Namun , sebagian permainan tersebut juga ada yang dibuat sendiri karena sudah langka .<\/p>\n<p>&#8221; Kami belum mendata secara pastir berapa jumlah permainan tradisional di Kampoeng Dolanan Nusantara tetapi yang jelas jumlahnya ratusan , ujar pria yang juga aktif mengajar kesenian di sejumlah sekolah ini.<\/p>\n<p>Di Kampoeng Dolanan terdapat aneka permainan tradisional dari ber- bagai penjuru Nusantara . Abbet ingin menampilkan tidak hanya permainan dari Pulau Jawa karena dia meyakini setiap daerah memiliki ciri khas.<\/p>\n<p>Untuk gasing misalnya , terdapat gasing dari Ambon , Bangka Belitung Lampung , Riau , Lombok , Sumatera Sulawesi , dan Papua . Permainan tradisional yang juga ada di Kampoeng Dolanan antara lain adalah yoyo , ba- kiak , congklak atau dakon , kelereng egrang , layang &#8211; layang mobil &#8211; mobilan dari serabut kelapa , serta berbagai permainan berbahan bambu .<\/p>\n<p>Oleh karena lokasi yang strategis Abbet menjadikan Kampoeng Dolan- an bukan sekadar galeri permainan tradisional , melainkan juga tempat untuk benar &#8211; benar mempraktikkan aneka permainan tersebut . Para tamu yang datang juga akan diajak mem- buat sendiri permainan tradisional dari bahan yang ada , lalu menjelajahi desa dengan berjalan kaki , naik sepeda , atau dokar .<\/p>\n<p>&#8221; Target tamu kami awalnya adalah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur dan bingung mau ke mana lagi setelah mengunjungi candi , &#8221; kata Abbet yang juga merupakan Ketua Lembaga Seni Budaya Muslim Indo nesia ( Lesbumi ) Nahdlatul Ulama Magelang.<\/p>\n<p>Namun , belakangan , kebanyakan tamu yang datang ke Kampoeng Dolanan justru merupakan pelajar sekolah , baik dari tingkat pendidikan anak usia dini , sekolah dasar , maupun sekolah menengah pertama .<\/p>\n<p><strong>Pendidikan karakter<\/strong><\/p>\n<p>Menurut Ahbet , permainan tradi sional di Nusantara perlu dilestarikan karena bisa menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif . Saat me mainkan beragam jenis permainan tersebut , anak &#8211; anak sebenarnya tidak sekadar bermain , tetapi juga menghayati nilai &#8211; nilai tertentu .<\/p>\n<p>Saat bermain adu cepat dengan bakiak , misalnya , anak &#8211; anak secara tak langsung belajar tentang kekompakan , kebersamaan , juga saling membantu dan saling melindungi . Sementara itu , saat bermain petak um pet , anak &#8211; anak belajar tentang sporti vitas dan kejujuran sekaligus melatih kemampuan motorik mereka untuk bergerak dengan cepat dan lincah .<\/p>\n<p>&#8221; Karena itu , Kampoeng Dolanan Nusantara tidak hanya menonjolkan aktivitas wisata , tetapi juga pendidik- an karakter , &#8221; kata Abbet yang juga aktif di Pesona Magelang yang merupakan wadah bagi para pelaku pa- riwisata di Magelang<\/p>\n<p>Selain kerap dikunjungi pelajar , Kampoeng Dolanan juga kerap diun- dang ke sekolah untuk memperkenal kan aneka jenis permainan tradisional sekaligus menghadirkan pen- didikan karakter . Dalam kunjungan ke sekolah itu , Abbet juga sering mengajak para siswa memainkan alat musik tradisional , seperti angklung ,<\/p>\n<p>&#8221; Saya mengajak siswa memainkan lagu &#8211; lagu Nusantara karena lagu &#8211; lagu ini bisa menjadi sarana untuk mena namkan rasa cinta kepada Tanah Air , &#8221; ujarnya .<\/p>\n<p>Dengan programnya yang unik Kampoeng Dolanan kini tersohor ke mana &#8211; mana . Selain dari Magelang , pengunjung juga datang dari sejum lah kota , misalnya Pekalongan , Tegal , Semarang Salatiga , Yogyakarta , dan Kediri . Selain itu , Kampoeng Dolanan juga kadang dikunjungi wisatawan asing &#8221; Kami pernah menerima tamu rombongan dari sekolah sampai 300 orang . &#8221; kata Abbet .<\/p>\n<p><strong>Pengalaman hidup<\/strong><\/p>\n<p>Selain aktif di Kampoeng Dolanan , Abbet juga aktif dengan seabrek kexi atan seni budaya lain . Hingga seka rang ia memimpin beberapa kelom pok musik yang aktif pentas ke berba gai kota Selain itu , Abbet juga kerap membantu penyelenggaraan kegiatan seni budaya di Magelang dan sekitar nya .<\/p>\n<p>Yang juga unik , Abbet ternyata per nah kulinh di tujuh perguruan tinggi berbeda dengan jurusan yang berla inan . Ia pernah belajar ilmu komuni kasi , seni musik , bimbingan konse ling , hingga kajian pertandingan aga ma Dari tujuh kali kuliah , Abbet hanya menyelesaikan kuliah di Jurus an Ilmu Komunikasi Politeknik PPKP Yogyakarta .<\/p>\n<p>Sejak muda , Abbet juga telah me rasakan kerasnya pengalaman hidup Setelah masa remaja , ia telah meran tau ke Yogyakarta untuk menyelesai kan pendidikan SMA lalu melanjut kan kuliah . Untuk membiayai seko lahnya , Ahbet berjualan koran dan mengamen di Yogyakarta . Mulai tahun 2012 , Abbet Nugroho menetap di Magelang yang merupa kan tempat kelahiran sang istri .<\/p>\n<p>&#8221; Mulai tahun 2012 , saya diminta istri saya untuk hidup dan mati di sini , &#8221; kata nya<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0 Kompas. 17 November 2017. Hal. 16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi Abbet Nugroho ( 38 ) , upaya melestarikan permainan tradisional Nusantara bukan sekadar untuk nostalgia . Kesederhanaan langgam dolanan lama justru menjadi sarana pendidikan luar biasa . Dari keyakinan itu , ia kemudian mendirikan Kampoeng Dolanan Nusantara di dekat Candi Borobudur untuk mengajak anak &#8211; anak kembali menyelami filosofi mainan warisan nenek moyang &#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11660,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi Abbet Nugroho ( 38 ) , upaya melestarikan permainan tradisional Nusantara bukan sekadar untuk nostalgia . Kesederhanaan langgam dolanan lama justru menjadi sarana pendidikan luar biasa . Dari keyakinan itu , ia kemudian mendirikan Kampoeng Dolanan Nusantara di dekat Candi Borobudur untuk mengajak anak &#8211; anak kembali menyelami filosofi mainan warisan nenek moyang ....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-23T08:51:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2381\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1517\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16\",\"datePublished\":\"2018-01-23T08:51:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":958,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/\",\"name\":\"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-23T08:51:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg\",\"width\":2381,\"height\":1517},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16 - Library","og_description":"Bagi Abbet Nugroho ( 38 ) , upaya melestarikan permainan tradisional Nusantara bukan sekadar untuk nostalgia . Kesederhanaan langgam dolanan lama justru menjadi sarana pendidikan luar biasa . Dari keyakinan itu , ia kemudian mendirikan Kampoeng Dolanan Nusantara di dekat Candi Borobudur untuk mengajak anak &#8211; anak kembali menyelami filosofi mainan warisan nenek moyang ....","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-23T08:51:28+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:11+00:00","og_image":[{"width":2381,"height":1517,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16","datePublished":"2018-01-23T08:51:28+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/"},"wordCount":958,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/","name":"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg","datePublished":"2018-01-23T08:51:28+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Abbet-Nugroho_Mainan-Untuk-Pendidikan.-Kompas.-17-November-2017.-Hal.-16-F.jpg","width":2381,"height":1517},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/abbet-nugroho_mainan-untuk-pendidikan-kompas-17-november-2017-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Abbet Nugroho_Mainan Untuk Pendidikan. Kompas. 17 November 2017. Hal. 16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11658"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23531,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11658\/revisions\/23531"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}