{"id":11676,"date":"2018-01-23T16:12:44","date_gmt":"2018-01-23T09:12:44","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11676"},"modified":"2025-05-01T12:37:11","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:11","slug":"endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/","title":{"rendered":"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11677\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-1500x1067.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1067\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-1500x1067.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-300x213.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-768x546.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-1030x733.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-260x185.jpg 260w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-705x501.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-e1516698643106-450x320.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>Sejak kecil , Endi Putra Roza ( 30 ) akrab dengan sawah . Ketika dewasa , ia memilih menjadi petani . Namun , orang &#8211; orang di sekitarnya sempat mencibir karena Endi seorang sarjana . Menurut mereka , sarjana seharusnya bekerja di kantor , bukan di sawah yang kotor Endi tidak ambil pusing . la membuktikan bahwa sukses juga bisa diraih dari bertani .<\/p>\n<p>OLEH IDA SETYORINI<\/p>\n<p>Sepanjang Sabtu ( 28\/10 ) , dari pe gi hingga siang . Endi berkeliling ke lahan persawahan yang ter hampar luas di Nagari Tanjuang Ga dang , Kecamatan Lareh Sago Hala- ban , Kabupaten Limapuluh Kota , Su- matera Barat , la rajin menyapa para petani yang berpapasan di jalan . Tiba di petak sawah yang dikelola ke- lompok tani Tuah Sakato , Endi ber- henti sejenak . Ia membuka perca- kapan dengan tujuh perempuan yang sedang mengolah tanah dan menyi- apkan benih padi .<\/p>\n<p>Di antara para petani di Kampung Nagari Tanjuang Gadang , hanya Endi seorang yang masih mua . Sementara yang lainnya kebanyakan ibu &#8211; ibu setengah baya , bahkan ada yang sudah lanjut usia . Umurnya sudah 75 ta- hun .<\/p>\n<p>Kehadiran Endi di suwnh memberi setitik harapan bagi keberlangsungan regenerasi petani di kampung itu Maklum , anak &#8211; anak muda lainnya nyaris tak ada yang mau bekerja di sawah dan berkotor &#8211; kotor dengan lumpur . Kebanyakan dari mereka memilih bekerja di tanah rantau atau tetap bertahan di kampung sambil berebut kesempatan menjadi pega- wai negeri atau pekerja kantoran lainnya .<\/p>\n<p>Sebagai petani muda Endi juga membawa ide segar . Ia memperke- nalkan pertanian organik &#8221; Saya ter- tarik dengan pertanian organik ka- rena tidak merusak lingkungan , &#8221; ujar sarjana pertanian dari Universitas Andalas ( Unand ) Padang itu.<\/p>\n<p>Untuk jangka panjang katanya , pertanian organik jauh menguntung kan karena sawah tidak memerlukan pupuk buatan yang mahal &#8221; Setelah beberapa kali musim tanam , biaya produksi pertanian organik akun jauh lebih rendah , &#8221; ujar Endi , satu &#8211; satunya mahasiswa Fakultas Pertanian Unand di angkatannya ( berjumlah 100 &#8211; an orang yang terjun menjadi petani setelah lulus kuliah<\/p>\n<p>Ide baru tidak selalu diterima ngan tangan terbuka Itulah dihadapi Endi ketika ia mengajak para petani di kampungnya untuk beralih ke pertanian organik . Mereka menghitung pada musim pertama setelah meninggalkan pertanian de ngan pupuk buatan hasil panen pasti turun sekitar 30 persen . Bagi petani , jumlah penurunan itu sangat besar . Mereka tidak mau mengambil risiko meski mereka tahu untuk selanjutnya biaya bertani menjadi lebih murah .<\/p>\n<p>Pertanian organik juga tidak mem berikan panen raya karena sistem pertanian tidak dilakukan secara se rentak seperti pertanian konvensi onal . Padahal , untuk mengurus per tanian organik perlu tenaga ekstra Jika memakai pupuk buatan , petani cukup membawa seember pupuk untuk satu petak sawah . Jika meng- gunakan pupuk organik , mereka per lu mengangkut berember &#8211; ember pu- puk . Pekerjaan bertambah berat jika sawah terletak jauh dari jalan yang bisa dilaluu kendaraan bermotor .<\/p>\n<p>Meski denya tidak disambut , Endi tidak mau menyerah la tahu para petani harus diberi contoh sebelum mereka menerima idenya . Karena itu , Endi bertani organik sendirian . Selama telah beberapa lama , hasilnya baru kelihatan.<\/p>\n<p>Melihat pertanian organik Endi memberi hasil memuaskan , petani lain akhirnya tertarik untuk menco- bu Apulan harga beras organik lebih tinggi daripada beras biasa . Endi bisa menjual beras organik Rp 17.000 per kilogram dan semiorganik Rp 14.000 per kilogram . Sementara hanya beras biasa sekitar Rp 10.000 per kilogram .<\/p>\n<p>Ketika para petani yang kebanyak an ibu &#8211; ibu itu datang untuk belajar pertanian organik , Endi menyambut mereka dengan tangan terbuka . Ia mengajari mereka mulai dari cara menyiapkan sawah organik hingga penanganan pascapanen . Ia dibantu dosennya , dinas pertanian setempat . dan wali nagari .<\/p>\n<p>Endi kini mengelola kelompok tani Sepakat Jaya dan Tuah Sakato dengan luas swah organik masing &#8211; masing 15 hektar dan 3,6 hektar . Endi sendiri mengelola 10 hektar sawah yang ter diri dari sawah milik pribadi , sawah milik orangtua , dan sawah petani lain . Hektaran sawah organik itu meng hasilkan beberapa jenis beras organik . antara lain anak daro , bakwan , jun juang pandan wangi , kuniang kuriak , dan kuniang talowi . Beras organik yang dihasilkan para petani diminati pasar karena rasanya enak . Setiap minggu , Endi dan petani mesti mengirim sekitar 500 kilogram beras ke Padang Selain itu , mereka juga melayani pembelian beras secara daring &#8221; Pasarnya besar , tetapi kami belum sanggup memenuhi semua permintaan itu , &#8221; kata Endi .<\/p>\n<p><strong>Diejek orang<\/strong><\/p>\n<p>Jalan hidup Endi rupanya tidak jauh dari sawah . Ketika kecil selepas pulang sekolah atau suat liburan , la pasti dinjak orangtuanya ke sawah . Sawah menjadi arena bermain seka Ligus tempat belajar bertani .<\/p>\n<p>Selepas lulus SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban , Payakumbuh . Kabu paten Lima Puluh Kota , Endi se benarnya ingin kuliah di jurusan Ma tematika di Universitas Negeri Pa dang Namun , ia malah diterima di jurusan Sosial Ekonomi . Fakultas Pertanian , Universitas Andalas . Se Selama kuliah , ia mendapat beasiswa dari Yayasan Amal Petani Indonesia ( Yampi ) . Peningkatan Prestas\u0131 Aka demik ( PPA ) , dan Bantuan Belajar Mahasiswa ( BBM ) .<\/p>\n<p>Lulus dari kuliah , Endi bekerja sebagai guru di Medan , Sumatera Utara , selama setahun . Namun , dia kembali lagi ke kampungnya karena Hirisang bunda tidak mau berjauhan de ngan si bungsu dari empat bersaudara ini &#8221; Ibu sakit kalau saya jauh Pa dahal , semua kakak suya termasuk yang perempuan boleh merantau Mereka boleh pergi jauh , sedangkan saya harus di rumah , &#8221; kata Endi .<\/p>\n<p>Selama di kampung , Endi mencoba membudidayakan jamur tiram . Na mun , usaha itu gagal . Pada 2012 , la mulai melirik pertanian organik . Me- lihat Endi terjun ke sawah , tetangga dan orang sekampung sama sekali tidak memberikan apresiasi . Mereka justru mencibir . Menurut mereka , se- orang sarjana mestinya bekerja di kantor , bukan di sawah yang kotor.<\/p>\n<p>&#8221; Teman &#8211; teman saya banyak be- kerja di bank , berbaju ragi dan bersih . Sementara itu , saya lebih sering me- makai celana selutut dan kotor . Saya sanggup menulikan telinga mende- ngar ooehan orang yang melemahkan Semangat saya Namun , saya sedih ketika mereka ikut mengejek ayah &#8211; ibu saya . &#8221; kenang Endi .<\/p>\n<p>Beruntung orangtua Endi . Razamikan dan Jasaimar , mendukung penuh pilihan hidup Endi untuk menjadi pe tani . Itulah yang membuat semangat Endi tetap menyala Dengan kerja keras dan usaha pantang menyerah , ia berhasil menjadi petani yang sejah tera . Ia juga bisa menyakinkan se jumlah anak muda lainnya untuk turun lagi ke sawah.<\/p>\n<p>Saat ini , misalnya , Endi mempe kerjakan beberapa pemuda untuk membantunya mengurus padi . Selain itu , ada seorang mahasiswa yang be kerja bersama Endi setiap kali musim libur kuliah tiba .<\/p>\n<p>Bagaimanapun , pertanian masih menjanjikan penghidupan yang be ik &#8211; termasuk buat anak muda &#8211; asal Razamikan dikclola dengan baik . Endi telah membuktikannya .<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0 Kompas.4 November 2017.Hal.16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak kecil , Endi Putra Roza ( 30 ) akrab dengan sawah . Ketika dewasa , ia memilih menjadi petani . Namun , orang &#8211; orang di sekitarnya sempat mencibir karena Endi seorang sarjana . Menurut mereka , sarjana seharusnya bekerja di kantor , bukan di sawah yang kotor Endi tidak ambil pusing . la&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11678,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejak kecil , Endi Putra Roza ( 30 ) akrab dengan sawah . Ketika dewasa , ia memilih menjadi petani . Namun , orang &#8211; orang di sekitarnya sempat mencibir karena Endi seorang sarjana . Menurut mereka , sarjana seharusnya bekerja di kantor , bukan di sawah yang kotor Endi tidak ambil pusing . la...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-23T09:12:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1174\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16\",\"datePublished\":\"2018-01-23T09:12:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/\"},\"wordCount\":1029,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/\",\"name\":\"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-23T09:12:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg\",\"width\":1174,\"height\":900},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16 - Library","og_description":"Sejak kecil , Endi Putra Roza ( 30 ) akrab dengan sawah . Ketika dewasa , ia memilih menjadi petani . Namun , orang &#8211; orang di sekitarnya sempat mencibir karena Endi seorang sarjana . Menurut mereka , sarjana seharusnya bekerja di kantor , bukan di sawah yang kotor Endi tidak ambil pusing . la...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-23T09:12:44+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:11+00:00","og_image":[{"width":1174,"height":900,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16","datePublished":"2018-01-23T09:12:44+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/"},"wordCount":1029,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/","name":"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg","datePublished":"2018-01-23T09:12:44+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Endi-putra-Roza_Jalan-hidup-Petani-Muda.Kompas.4-November-2017.Hal_.16-001-F.jpg","width":1174,"height":900},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/endi-putra-roza_jalan-hidup-petani-muda-kompas-4-november-2017-hal-16-001\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Endi putra Roza_Jalan hidup Petani Muda.Kompas.4 November 2017.Hal.16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11676"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23171,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11676\/revisions\/23171"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}