{"id":11872,"date":"2018-01-24T13:54:58","date_gmt":"2018-01-24T06:54:58","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11872"},"modified":"2025-05-01T12:37:10","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:10","slug":"budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/","title":{"rendered":"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11873\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-1500x1256.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1256\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-1500x1256.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-300x251.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-768x643.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-1030x863.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-705x590.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-450x377.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>Menyandang disabilitas sejak setahun terakhir dirasakan Budi Santoso (22) justru membuat hidupnya lebih bermakna. Ia merasakan langsung bagaimana terbatasnya aktivitas ketika seseorang tidak memiliki kaki. Dari situ, tercetus ide untuk membuat kaki palsu yang dinamis. Ia ingin orang yang anggota badannya sebagian buntung tetap punya mimpi yang membubung.<\/p>\n<p>Winarto Herusansono<\/p>\n<p>Ide membuat kaki palsu yang lebih mudah digerakkan tersebut muncul setelah Budi ditegur sejumlah bocah saat hendak menunaikan shalat di sebuah masjid. \u201cSeperti lazimnya (orang) difabel berkaki palsu, saat hendak shalat, kaki palsu saya lepas dan diletakkan di karpet. Ketika itu ada anak-anak, mereka langsung menegur, kok, kakinya dilepas? Saya kaget juga,\u201d ujar Budi yang lebih suka dipanggil Budi Buntung.<\/p>\n<p>Ditemui di bengkel pembuatan kaki palsu miliknya di Ruko Pasa Kuwu, Honggokusuman, Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (27\/12), Budi menceritakan, saat di masjid itu, dia sudah mengenakan kaki palsu buatan sendiri. Namun, kaki palsu buatannya masih belum fleksibel. Kaki palsunya belum bisa menekuk dengan nyaman. Akibatnya, penggunanya akan kesulitan jika akan melakukan gerakan duduk di atas dua kaki, seperti saat shalat.<\/p>\n<p>Budi mengenang, saat di masjid itu dia sedang bersama Heri Saputra (18), tetangganya yang selalu membantu membuat kaki palsu di bengkelnya. \u201cSaya bilang pada Heri, kita mesti bikin kaki palsu yang tidak usah dilepas kalau pemakainya mau shalat,\u201d kenangnya.<\/p>\n<p>Dari situ, Budi bertekad membuat kaki palsu yang luwes dan fleksibel. Dia mulai bereksperimen merekayasa alat kaki palsu supaya bisa bergerak bebas. Kuncinya, harus ada pergerakan bebas mekanis di engsel lutut. Selain itu, komponen hidrolis pada bagian tumit juga mesti bisa berputar ke semua arah tanpa menimbulkan kerusakan atau hambatan.<\/p>\n<p>Pengalaman bekerja di bengkel alat berat di Samarinda membantunya menemukan bahan-bahan logam yang kuat untuk membuat engsel dan hidrolis pada kaki palsu buatannya. Engsel kaki yang berfungsi sebagai lutut merupakan hasil pengolahan logam keras dari sasis truk tronton setebal 8 milimeter. Logam ini sangat kuat, tetapi mudah dibentuk.<\/p>\n<p>Sementara ulir hidrolis di pangkal tumit yang memungkinkan telapak kaki palsu bisa ditekuk sesuai keinginan pemakai terbuat dari per bekas kampas kopling truk. Material ini tipis, ringan, dan kuat.<\/p>\n<p>Saat pertama kali membuat kaki palsu dinamis, Budi butuh waktu dua minggu. Setelah mahir, kini pembuatan kaki palsu dinamis hanya sehari. Kaki palsu itu langsung diuji coba sendiri dan ternyata nyaman saat dikenakan.<\/p>\n<p><strong>Bangkit dari musibah<\/strong><\/p>\n<p>Sebagai anak petani dari Banjarejo, sebuah desa di pelososk Grobogan, Budi tidak pernah bercita-cita jadi perajin kaki palsu. Setelah lulus sekolah menengah kejuruan pada 2015, dia memutuskan hijrah ke Samarinda, Kalimantan Timur. Dia bekerja di sebuah bengkel alat berat spesialis untuk aktivitas pertambangan. Sambil bekerja di bengkel, dia mengambil lisensi mengemudi truk tronton dan alat berat lain.<\/p>\n<p>Setahun bekerja, musibah datang menimpa. Saat pulang ke Grobogan pada Lebaran 2016, dia mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor di jalan raya Purwodadi-Blora. Motornya diseruduk motor lain dari belakang hingga membuatnya terpental dan jatuh di bawah truk besar yang langsung menggilas kaki kirinya. Kaki kirinya hancur dan mesti diamputasi mulai dari atas lutut.<\/p>\n<p>\u201cSaya sempat trauma dan putus asa cukup lama. Hingga saya akhirnya tersadar, banyak orang lain mengalami peristiwa serupa dan harus kehilangan anggota badan, seperti kaki,\u201d tutur Budi.<\/p>\n<p>Pada awalnya, Budi menggunakan kaki palsu yang dibelikan orangtuanya di Jakarta. Kaki palsu seberat 5 kilogram itu dibeli seharga Rp 8 juta. Dengan kaki palsu itu, dia nekat kembali ke Samarinda untuk bekerja lagi. Hanya bertahan lima bulan, dia balik ke kampung untuk merintis bisnis distro baju, kaus, sepatu, topi, dan aneka tas untuk anak-anak muda.<\/p>\n<p>Setelah kehilangan kaki, Budi banyak bergaul dengan sesame difabel, terutama yang juga kehilangan kaki. Dia pun menyadari, hampir 70 persen orang yang kehilangan kaki berasal dari anggota keluarga tidak mampu.<\/p>\n<p>Kondisi itu menyulitkan kaum difabel untuk membeli kaki palsu yang di pasaran harganya berkisar Rp 5 juta-Rp 8 juta per unit. Tak jarang, banyak di antara mereka memilih alat bantu jalan atau kruk dan tongkat penopang yang jauh lebih murah. Ini kian menyemangati Budi untuk berbuat sesuatu yang bisa membantu mereka. Seraya menjalankan usaha distro, Budi mulai belajar membuat kaki palsu. Kaki palsu buatannya yang diberi label BB (singkatan Budi Buntung) sepenuhnya buatan tangan.<\/p>\n<p><strong>Bantu yang papa<\/strong><\/p>\n<p>Oleh karena tujuan pembuatan kaki palsu untuk membantu kaum difabel dari keluarga tak mampu, Budi memilih material dari barang-barang bekas. Dengan bahan bekas itu, tidak hanya harganya menjadi murah, bobot kaki palsu buatannya juga lebih ringan. Beratnya hanya 2 kilogram, jauh lebih ringan daripada kaki palsu buatan pabrik. Walau ringan, kaki palsu buatan Budi tetap kokoh dan bermutu.<\/p>\n<p>Budi mengaku, modal membuat bengkel kaki palsu dan membeli sejumlah alat kerja, seperti gerinda, mesin bor duduk, alat las, dan bahan baku, berasal dari tabungan hasil kerja di Samarinda. Pendapatan dari bisnis distro juga hampir seluruhnya tersedot mendukung usaha kerajinan kaki palsunya.<\/p>\n<p>\u201cSaya membuat berdasarkan pesanan. Tidak bisa distok karena ukuran paha atau lutut setiap orang berbeda-beda,\u201d kata Budi.<\/p>\n<p>Produk kaki palsu Budi pertama kali dipesan Kantor Kodim Grobogan sebanyak 10 unit, lalu dibagikan gratis kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini ternyata diunggah ke media sosial hingga membuat Budi dikenal sebagai perajin kaki palsu yang ringan, murah, dan dinamis. Pemesan kini datang dari Surabaya, Jakarta, Maluku, Sumatera, Kalimantan, dan Bandung. Meski permintaan kaki palsu yang datang kepada Budi cukup banyak, ia tidak mampu memenuhinya lantaran kurang modal.<\/p>\n<p>Harga kaki palsu buatan Budi rata-rata di bawah Rp 3 juta. Itu pun masih ada yang tidak mampu membeli sehingga ia memberikan secara gratis.<\/p>\n<p>Budi bangga bisa membantu sesame difabel. Dia pun bakal beringan hari sekiranya diminta untuk membagikan kemampuannya membuat kaki palsu kepada orang lain. Buat dia, bisa menyaksikan kaum difabel tetap bersemangat, lincah bergerak dengan kaki palsu buatannya, sudah membuat dia bahagia. Dia merasa hidupnya lebih berguna.<\/p>\n<p><strong>Budi Santoso<\/strong><\/p>\n<p>Lahir: Grobogan, Jawa Tengah, 10 Maret 1995<\/p>\n<p>Orangtua: Suwadi (45) dan Tarsini (40)<\/p>\n<p>Pendidikan:<\/p>\n<ul>\n<li>SMK Pembangunan Nasional, Jurusan Teknik Pemeliharaan Industri, Grobogan 2014<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pekerjaan:<\/p>\n<ul>\n<li>Perajin kaki palsu fleksibel<\/li>\n<li>Pengelola Distro Budi Kradenan<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas, 4 Januari 2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyandang disabilitas sejak setahun terakhir dirasakan Budi Santoso (22) justru membuat hidupnya lebih bermakna. Ia merasakan langsung bagaimana terbatasnya aktivitas ketika seseorang tidak memiliki kaki. Dari situ, tercetus ide untuk membuat kaki palsu yang dinamis. Ia ingin orang yang anggota badannya sebagian buntung tetap punya mimpi yang membubung. Winarto Herusansono Ide membuat kaki palsu yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11874,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menyandang disabilitas sejak setahun terakhir dirasakan Budi Santoso (22) justru membuat hidupnya lebih bermakna. Ia merasakan langsung bagaimana terbatasnya aktivitas ketika seseorang tidak memiliki kaki. Dari situ, tercetus ide untuk membuat kaki palsu yang dinamis. Ia ingin orang yang anggota badannya sebagian buntung tetap punya mimpi yang membubung. Winarto Herusansono Ide membuat kaki palsu yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-24T06:54:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1185\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1650\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16\",\"datePublished\":\"2018-01-24T06:54:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":956,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/\",\"name\":\"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-24T06:54:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"width\":1185,\"height\":1650},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16 - Library","og_description":"Menyandang disabilitas sejak setahun terakhir dirasakan Budi Santoso (22) justru membuat hidupnya lebih bermakna. Ia merasakan langsung bagaimana terbatasnya aktivitas ketika seseorang tidak memiliki kaki. Dari situ, tercetus ide untuk membuat kaki palsu yang dinamis. Ia ingin orang yang anggota badannya sebagian buntung tetap punya mimpi yang membubung. Winarto Herusansono Ide membuat kaki palsu yang...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-24T06:54:58+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:10+00:00","og_image":[{"width":1185,"height":1650,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16","datePublished":"2018-01-24T06:54:58+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/"},"wordCount":956,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/","name":"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","datePublished":"2018-01-24T06:54:58+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Budi-Santosa_Asa-Mmebuang-dari-Grobogan.Kompas.4-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","width":1185,"height":1650},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/budi-santosa_asa-mmebuang-dari-grobogan-kompas-4-januari-2018-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Budi Santoso_Asa Membubung dari Grobogan.Kompas.4 Januari 2018.Hal.16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11872"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24486,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11872\/revisions\/24486"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}