{"id":11918,"date":"2018-01-24T14:50:15","date_gmt":"2018-01-24T07:50:15","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11918"},"modified":"2025-05-01T12:37:10","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:10","slug":"safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/","title":{"rendered":"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11919\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-1500x1250.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1250\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-1500x1250.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-300x250.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-768x640.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-1030x858.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-705x588.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-450x375.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>Bunga kering memang tak bisa berkembang biak layaknya bunga asli . Tetapi . Safni Yeti ( 19 ) mampu menyemai bibit bibit bunga kering kepada ibu rumah tangga dan anak anak untuk berkarya dan semakin mengenalkan nama Indonesia di kancah dunia . Tangan terampil mereka kini mampu memperkenalkan Indonesia melalui kerajinan bunga kering ke sejumlah negara .<\/p>\n<p>Iqbal Basyari<\/p>\n<p><strong>K<\/strong><strong>oran <\/strong><\/p>\n<p>Salah satunya Safni , Ketua Sekitar 50 orang berkumpul di sebuah pusat pertelanjakan di Surabaya , beberapa waktu lalu . Mereka tengah mensbuat hiasan bunga kering ber bahan sampah , antara lain kelobot jagung ranting , pelepah pisang dan Asosinsi Perajin.<\/p>\n<p>Bunga Kering yang menjadi instrukturnya . kering amat diminati pasar luar negeri . Sayang apabila potensi itu tidak dimanfaatkan . Makin banyak produsennya , nama Indonesia kian\u00a0 harum di kancah bunga kering du nia , &#8221; tutur Safni.<\/p>\n<p>Perempuan kelahiran Pasuruan tersebut menggeluti kerajinan bunga kering sejak 2008. Pada mulanya . kedekatan Safni dengan bunga kering berawal setelah dirinya mengalami pemutusan hubungan kerja dengan perusahaannya . Selama belasan ta hun , Safni bekerja di pabrik kerajinan tangan dan memegang posisi bagian.<\/p>\n<p>Berbekal uang pesangon . Safni me- mulai usaha bunga kering Keteram- pilan membuat bunga kering dia pela jari secara otodidak karena selama bekerja di perusahaan , Safni bukan &#8221; Bunga ekspor jagung , pelenarnya , seperti kebobot berada di bagian produksi . &#8221; Saya bisa mencari pasar karena sering berko munikasi dengan pembeli dari luar negeri . &#8221; katanya.<\/p>\n<p>Safni melihat banyak barang tak terpakai di pisang koran bekas Barang yang dianggap menjadi sampah yang tak bernilai itu mem buat pemandangan tak sedap di se kitarnya Segera saja tebersit\u00a0 di be naknya untuk memanfaatkannya menjadi barang yang memiliki nilai uya.<\/p>\n<p>Dia kemudian terpikir untuk merintis usaha pembuatan hiasan bunga kering berbahan kolobot jagung se Lama ini , kelohot jagung biasinya ba nya menjadi sampah atau untuk pa kan ternak . Nilainya pun amat sedikit sehingga kurang memberikan keun tungan bagi petani ataupun pedagang jagung.<\/p>\n<p>Setiap bulan , Safni bisa meman faatkan 100 kilogram kelobot jagung untuk dijadikan bunga kering Ba han &#8211; bahan itu didapat dari Nganjuk dan Mojokerto yang biasanya dibuang petani seusai panen jagung Kini , para petani tersebut bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kebobotnyukai bunga . Tiap melihat bunga jagung yang dijual kepada Safni . baru , saya ingin bisa membuatnya.<\/p>\n<p>Untuk membuat bunga kering dalam bentuk bunga kering . &#8221; ujar Safni hanya melihat contoh secara nya . langsung dari bunga asti . Kelebot ja Produk kerajinan tersebut saat ini gung yang telah dikeringkan lalu di- dijual ke negara &#8211; negara Eropa dan bentuk menjadi bunga menggunakan Asia .<\/p>\n<p>Produk bunga kering saat ini tangan berampilnya . Dia saat inati pasar negeri ka bantu delapan karyawan untuk me- rena dianggap memiliki cita rasa seni menuhi permintaan pasar dalam dan yang tinggi . Selain ke pasar luar ne luar negeri . Kini , tak kurang dari 100 eri , bunga kering dengan merek da jenis bunga kering berbagai rupa bisa ang Putri Art itu juga dijual ke para diproduksinya . &#8221; Saya memang me- penjual ( retail ) dalam negeri . Bunga kering tersebut dijual seharga Rp 10,000 hingga Rp 300,000 , tergantung dari jenis dan tingkat kesulitan pem- buatannya . Bunga &#8211; bunga buatan ter- sebut biasanya bisa bertahan hingga dua tahun.<\/p>\n<p><strong>Berbagi ilmu<\/strong><\/p>\n<p>Selain menjadi pengusaha bunga kering . Safni juga menjadi instruktur pelatihan pembuatan bunga kering di sejumlah daerah . Sejak 2008 , dia ber keliling ke sejumlah daerah , seperti Surabaya , Kediri , Mojokerto , Kupang , dan Nganjuk , untuk memberikan pe- latihan kepada ibu rumah tangga agar bisa produktif memberikan pengha- silan tambahan dari kerajinan bunga kering.<\/p>\n<p>Bahkan , tiga kelompok yang terdiri atas masing &#8211; masing lima orang saat ini ikut menggeluti pembuatan bung kering Ketiganya berada di Jombang Nganjuk , dan Bojonegoro . Mereka secara rutin menjadi penyuplai bunga kering untuk Safni . &#8221; Untuk di daerah lain juga ada , tetapi tidak menyetor- kan barangnya kepada saya Mereka mandiri membuat kerajinan bunga kering sebagai oleh &#8211; oleh daerahnya , ujar Safni .<\/p>\n<p>Kelompok yang kini ikut berga- bung de Safni mayoritas adalah istri petani jagung . Perempuan &#8211; perempuan tersebut biasanya hanya membantu sang suami bertani . Me nurut Safni , banyak waktu luang yang seharusnya bisa dilakukan istri petani sehingga akan lebih baik mereka me- manfaatkan waktu untuk membuat kerajinan tangan . &#8221; Terkadang , mereka berhenti membuat kerajinan sa at masa tanam , &#8221; ucapnya .<\/p>\n<p>Safni juga menyebarkan ilmunya melalui buku . Ada dua buku yang ditulis , yakni Inspirasi Souvenir ( 2010 ) dan Bunga dari Kelobor Jagung ( 2012 ) . Sejak dicetak , buku &#8211; buku ter sebut kini sudah terjual lebih dari 5.000 eksemplar . Safni ingin makin banyak orang yang bisa memproduksi bunga kering Sebab , di kalangan pengusaha bunga kering mayoritas sudah berusia di atas 50 tahun se hingga butuh regenerasi .<\/p>\n<p><strong>Masuk kurikulum<\/strong><\/p>\n<p>Di rumahnya yang dijadikan galeri sekaligus tempat produksi bunga ke ring di Rungkut , Surabaya , itu . Safni juga sering mengajari pelajar sekolah dasar untuk membuat bunga kering Sebab , pembuatan bunga kering su dah masuk menjadi kurikulum ke terampilan . Pelajar tersebut datang ke rumah Safni dengan membawa buku dan bahan &#8211; bahan pembuatan bunga kering , meski saat ini Safni juga telah menjual bahan pembuatan ter sebut di rumahnya . &#8221;<\/p>\n<p>Senang rasanya pemerintah me masukkan keterampilan bunga kering dalam kurikulum karena bisa men dorong makin banyak anak yang te rampil , sekaligus menjadi bekal men dapatkan tambahan penghasilan.<\/p>\n<p>&#8221; Bagi Safni , benda yang dianggap sampah masih bisa dimanfaatkan . Usia barang akan bisa bertahan ma kin lama jika diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi . Makin ba nyak orang mengeluti bisnis bunga kering makin banyak pila sampah yang bisa dikurangi . Nama Indonesia pun bisa makin dikenal sebagai pro dusen kerajinan yang ramah ling kungan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.9 Januari 2018.Hal.16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bunga kering memang tak bisa berkembang biak layaknya bunga asli . Tetapi . Safni Yeti ( 19 ) mampu menyemai bibit bibit bunga kering kepada ibu rumah tangga dan anak anak untuk berkarya dan semakin mengenalkan nama Indonesia di kancah dunia . Tangan terampil mereka kini mampu memperkenalkan Indonesia melalui kerajinan bunga kering ke sejumlah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11920,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bunga kering memang tak bisa berkembang biak layaknya bunga asli . Tetapi . Safni Yeti ( 19 ) mampu menyemai bibit bibit bunga kering kepada ibu rumah tangga dan anak anak untuk berkarya dan semakin mengenalkan nama Indonesia di kancah dunia . Tangan terampil mereka kini mampu memperkenalkan Indonesia melalui kerajinan bunga kering ke sejumlah...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-24T07:50:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1193\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1245\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16\",\"datePublished\":\"2018-01-24T07:50:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":876,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/\",\"name\":\"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-24T07:50:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"width\":1193,\"height\":1245},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16 - Library","og_description":"Bunga kering memang tak bisa berkembang biak layaknya bunga asli . Tetapi . Safni Yeti ( 19 ) mampu menyemai bibit bibit bunga kering kepada ibu rumah tangga dan anak anak untuk berkarya dan semakin mengenalkan nama Indonesia di kancah dunia . Tangan terampil mereka kini mampu memperkenalkan Indonesia melalui kerajinan bunga kering ke sejumlah...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-24T07:50:15+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:10+00:00","og_image":[{"width":1193,"height":1245,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16","datePublished":"2018-01-24T07:50:15+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/"},"wordCount":876,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/","name":"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","datePublished":"2018-01-24T07:50:15+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Safini-Yeti_Penyemi-Bunga-Kering.Kompas.9-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","width":1193,"height":1245},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/safini-yeti_penyemi-bunga-kering-kompas-9-januari-2018-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Safini Yeti_Penyemi Bunga Kering.Kompas.9 Januari 2018.Hal.16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11918"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11918\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23149,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11918\/revisions\/23149"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}