{"id":12666,"date":"2018-02-08T17:26:12","date_gmt":"2018-02-08T10:26:12","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=12666"},"modified":"2025-05-01T12:37:09","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:09","slug":"yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/","title":{"rendered":"Yarnelly_Perintis &#8220;Homestay&#8221; Rumah Gadang"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-12656\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-1500x1218.jpeg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1218\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pesan orangtua terkenang dalam ingatan Yarnelly (68). Rumah Gadangnya adalah warisan nenek moyang yang harus terus dirawat. Jangan sampai ditinggalkan.<\/p>\n<p>Irma Tambunan &amp; Zulkarnaini<\/p>\n<p>Setelah hampir setengah abad menetap di Jakarta, Yarnelly atau nelly akhirnya kembali ke kampung halamannya di Nagari Kotobaru, Solok Selatan, Sumatera Barat, pada tahun 2014. Dia pulang karena sang ibu sakit. Ibunda berpesan agar ia secepatnya menempati rumah di Kotobaru itu.<\/p>\n<p>Rumah gadang tersebut dibangun tahun 1836. Dengan demikian, usia rumah gadang itu sudah mencapai 182 tahun. Pemiliknya adalah Datuak Rajo Mulie, bangsawan dari suku Melayu. Adapun Nelly merupakan generasi keempat Datuak Rajo Mulie.<\/p>\n<p>Rumah itu pernah direnovasi pada 1937. Arsitektur aslinya dipertahankan dengan bangunan berbentuk kapal dan berdinding kayu. Atapnya berbentuk <em>bagonjong<\/em>, dengan kedua ujung meliuk ke atas bagaikan tanduk kerbau. Dinding-dinding kayu itu dipahat membentuk ukiran dengan motif khas Minangkabau.<\/p>\n<p>Selama menempati rumah itu, Nelly kerap mendapati wisatawan berkunjung ke Kotobaru. Mereka mengagumi keberadaan rumah-rumah tradisional. Kawasan tersebut kemudian dikenal dengan sebutan rumah <em>bagonjong<\/em> Saribu Gadang. Dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, di sana masih terdapat 134 rumah gadang asli, termasuk yang ditempati Nelly.<\/p>\n<p>Sayangnya, tak semua rumah gadang masih dihuni. Sebagian warga telah membangun rumah baru dari batu. Sejumlah rumah gadang tidak lagi ditempati sehingga hanya berdiri sekedar menjadi monument.<\/p>\n<p><strong>Wisatawan kagum<\/strong><\/p>\n<p>Di antara rumah-rumah <em>bagonjong<\/em> Saribu Gadang, rumah yang ditempati Nelly tampak lebih menonjol. Selain ukurannya yang megah, dinding kayu rumah itu juga berpahat indah.<\/p>\n<p>Setiap kali turis berkunjung, Nelly dengan senang hati menerima mereka. Ia pun menceritakan sejarah rumah itu beserta tradisi dan budaya masyarakat setempat. Wisatawan jadi betah. Sering kali mereka minta diperbolehkan menginap. Nelly menyambut mereka dengan tangan terbuka.<\/p>\n<p>Lama-kelamaan, rumah Nelly semakin dikenal. Agen perjalanan kerap memesan rumahnya untuk dikunjungi wisatawan. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pula orang datang berkunjung dan menginap. Lalu, Nelly pun punya ide untuk membuka usaha <em>homestay<\/em> (penginapan).<\/p>\n<p>Nelly membenahi rumahnya. Sejumlah kamar yang selama ini menjadi gudang dibereskan. Kayu-kayu yang melapuk diperbarui. Bagian tengah rumah disekat menjadi tiga kamar. Setiap kamar dilengkapi dengan tempat tidur, Kasur, lemari, dan kamar mandi yang nyaman. Rumahnya kemudian diberi nama Homestay Ibu Pik, sesuai nama panggilan Nelly.<\/p>\n<p>Satu ketika agen wisata menelponnya. Ada rombongan besar dari Jakarta ingin menginap di rumah-rumah gadang Kotobaru. Jumlah tamu 160-an orang. Nelly sempat kaget. Rumahnya tak akan mampu menampung tamu sebanyak itu. \u201cKapasitas rumah saya hanya untuk 30-an orang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Namun, Nelly melihat potensi besar di balik rencana kunjungan itu. Ia ingin mewujudkan Kotobaru menjadi tujuan utama pariwisata di wilayah Solok Selatan, Sumatera Barat.<\/p>\n<p>Dia pun menyambangi para pemilik rumah gadang di sekitar rumahnya. Satu per satu ditawari jika bersedia rumahnya menjadi <em>homestay<\/em>. Beberapa pemilik rumah menyatakan kesediaannya.<\/p>\n<p>Namun, sebagian lainnya masih pesimistis. Bagaimana mungkin rumah tradisional dan sederhana itu bisa menarik wisatawan untuk menginap. Nelly merayu dan berusaha meyakinkan para tetangganya. Katanya, banyak orang justru kagum dengan kelestarian rumah gadang.<\/p>\n<p>Dalam waktu singkat, para pemilik rumah gadang diajak berbenah. Untuk menjadi <em>homestay<\/em>, berbagai perlengkapan harus disiapkan. Agar tamu nyaman, kasur, selimut, dan seprai haruslah bersih. Tentu saja, wisatawan akan merasa nyaman jika tinggal di penginapan yang bersih, terutama kamar tidur dan toiletnya.<\/p>\n<p>Ia membina para pemilik rumah menyiapkan menu lengkap. Mereka yang tidak cocok dengan masakan tradisional bisa tetap menikmati masakan ala Nusantara.<\/p>\n<p>Kunjungan rombongan besar itu mulai membuka mata masyarakat. Para tamu ternyata begitu mengagumi keistimewaan rumah <em>bagonjong<\/em>. Maka, sepatutnya warga bangga dan selayaknya merawat warisan budaya itu. \u201cKalau bukan kita yang merawatnya, siapa lagi?\u201d ujar Nelly.<\/p>\n<p>Saat ini, sudah ada 10 rumah gadang resmi dibuka menjadi <em>homestay<\/em> di Nagari Kotobaru. Masih ada 10 keluarga lagi menyatakan minat membuka <em>homestay<\/em>. Ia mengingatkan mereka untuk tetap menjaga keaslian arsitektur rumah. Tuan rumah juga dituntut merevitalisasinya sebelum dibuka jadi <em>homestay<\/em>. \u201cKalau kayunya sudah lapuk agar diganti. Kalau tidak, bisa membahayakan tamu,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Semangat mengembangkan wisata rumah gadang pun tidak sia-sia. Ia berhasil mengangkat nama Saribu Rumah Gadang Kabupaten Solok Selatan menerima penghargaan sebagai Kampung Adat Terpopuler Tahun 2017 dari Kementerian Pariwisata.<\/p>\n<p><strong>Museum mini<\/strong><\/p>\n<p>Sejak akhir tahun lalu, Yarnelly juga mulai memajang barang-barang pusaka dalam <em>homestay<\/em>. Benda-benda itu ditata di sejumlah rak dan ruang-ruang khusus yang dia sebut sebagai ruang pameran. Ia menyebutnya museum mini. Ada ruang yang khusus menyimpan mulai dari perlengkapan untuk ritual adat, perlengkapan rumah tangga, sampai perhiasan-perhiasan kuno.<\/p>\n<p>Sejumlah orang sempat menyebut upayanya membangun museum mini penuh risiko. Selain terancam hilang dicuri, ada semacam tabu jika mengeluarkan benda pusaka tanpa melalui ritual adat. Namun, Nelly berpendapat lain.<\/p>\n<p>Ia meyakini museum mini dapat menjadi sumber pengetahuan bagi banyak orang. Ia juga berharap, museum mini bisa semakin mendorong pengembangan pariwisata rumah gadang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yarnelly<\/p>\n<p>Lahir: Solok, 13 September 1949<\/p>\n<p>Suami: Mas Yanuar (alm)<\/p>\n<p>Anak:<\/p>\n<ul>\n<li>Jelly Anita (46)<\/li>\n<li>Medianti (43)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pendidikan : Sarjana Kependidikan Guru, IKIP Pekanbaru<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.8 Februari 2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Pesan orangtua terkenang dalam ingatan Yarnelly (68). Rumah Gadangnya adalah warisan nenek moyang yang harus terus dirawat. Jangan sampai ditinggalkan. Irma Tambunan &amp; Zulkarnaini Setelah hampir setengah abad menetap di Jakarta, Yarnelly atau nelly akhirnya kembali ke kampung halamannya di Nagari Kotobaru, Solok Selatan, Sumatera Barat, pada tahun 2014. Dia pulang karena sang ibu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12656,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12666","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Yarnelly_Perintis &quot;Homestay&quot; Rumah Gadang - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yarnelly_Perintis &quot;Homestay&quot; Rumah Gadang - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; Pesan orangtua terkenang dalam ingatan Yarnelly (68). Rumah Gadangnya adalah warisan nenek moyang yang harus terus dirawat. Jangan sampai ditinggalkan. Irma Tambunan &amp; Zulkarnaini Setelah hampir setengah abad menetap di Jakarta, Yarnelly atau nelly akhirnya kembali ke kampung halamannya di Nagari Kotobaru, Solok Selatan, Sumatera Barat, pada tahun 2014. Dia pulang karena sang ibu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-08T10:26:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1784\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1313\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Yarnelly_Perintis &#8220;Homestay&#8221; Rumah Gadang\",\"datePublished\":\"2018-02-08T10:26:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/\"},\"wordCount\":770,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/\",\"name\":\"Yarnelly_Perintis \\\"Homestay\\\" Rumah Gadang - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg\",\"datePublished\":\"2018-02-08T10:26:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg\",\"width\":1784,\"height\":1313},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yarnelly_Perintis &#8220;Homestay&#8221; Rumah Gadang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yarnelly_Perintis \"Homestay\" Rumah Gadang - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Yarnelly_Perintis \"Homestay\" Rumah Gadang - Library","og_description":"&nbsp; Pesan orangtua terkenang dalam ingatan Yarnelly (68). Rumah Gadangnya adalah warisan nenek moyang yang harus terus dirawat. Jangan sampai ditinggalkan. Irma Tambunan &amp; Zulkarnaini Setelah hampir setengah abad menetap di Jakarta, Yarnelly atau nelly akhirnya kembali ke kampung halamannya di Nagari Kotobaru, Solok Selatan, Sumatera Barat, pada tahun 2014. Dia pulang karena sang ibu...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-02-08T10:26:12+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:09+00:00","og_image":[{"width":1784,"height":1313,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Yarnelly_Perintis &#8220;Homestay&#8221; Rumah Gadang","datePublished":"2018-02-08T10:26:12+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/"},"wordCount":770,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/","name":"Yarnelly_Perintis \"Homestay\" Rumah Gadang - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg","datePublished":"2018-02-08T10:26:12+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Yarnelly_Perintis-Homestay-Rumah-Gadang.Kompas.8-Februari-2018.Hal-16-e1518085425305.jpeg","width":1784,"height":1313},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/yarnelly_perintis-homestay-rumah-gadang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yarnelly_Perintis &#8220;Homestay&#8221; Rumah Gadang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12666","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12666"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15178,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12666\/revisions\/15178"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}