{"id":13569,"date":"2018-04-13T15:52:46","date_gmt":"2018-04-13T08:52:46","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=13569"},"modified":"2025-05-01T10:34:07","modified_gmt":"2025-05-01T03:34:07","slug":"damai-dalam-norhouse","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/","title":{"rendered":"Damai dalam Norhouse"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-13562\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-1121x1500.jpg\" alt=\"\" width=\"1121\" height=\"1500\" \/><\/p>\n<p><strong>Ilman A. Sudarwan &amp; Diena Lestari <\/strong><\/p>\n<p><a href=\"mailto:redaksi@bisnis.com\">redaksi@bisnis.com<\/a><\/p>\n<p>Kini, konsep arsitektural yang islami tidak selalu identic dengan kubah dan motif geometri fraktal. Motif berpola sama dan berulang itu biasanya dapat ditemukan pada interior masjid dan istana Sultan. Namun, sekarang ini, para arsitek mulai meramu desain hunian Islami dengan cara yang lebih modern.<\/p>\n<p>Para arsitek yang tergabung dalam Aaksen Responsible Architecture mewujudkan konsep hunian Islami melalui 32 Norhouse. Rumah tropis yang berada di salah satu sudut jalan Pahlawan, Cikutra Bandung ini dimiliki oleh pasangan Sisca Triana dan Ovian Aginta.<\/p>\n<p>Principal Architect Aaksen Responsible Architecture Yanuar Pratama Firdaus menuturkan, Norhouse berasal dari kata Nor atau Nur yang dalam bahasa Arab diartikan sebagai cahaya. Nama yang dipilih sangat sesuai dengan konsep utama desain rumah yang mengutamakan pencahayaan.<\/p>\n<p>Jika Anda mencermati, bentuk bangunan dua lantai ini menyerupai trapezium yang beratap pelana, pilihan cat berwarna putih membuat hunian ini tampak lebih menonjol dibandingkan dengan bangunan di sekitar. Hunian ini juga terlihat unik dan modern karena sentuhan material eksterior berupa seng premium berlapis <em>galvalume<\/em>.<\/p>\n<p>Awalnya, penggunaan material ini sempat diragukan karena kan membuat suhu udara dia dalam rumah menjadi lebih panas saat terpapar matahari. Sebaliknya, kala cuaca sedang tak bersahabat, dikhawatirkan rinai hujan yang menetes di material ini akan menimbulkan suara berisik.<\/p>\n<p>Kekhawatiran itu ternyata tidak terbukti. Yanuar menilai kekhawatiran itu karena pemahaman tentang bahan ini masih kurang. \u201cKalau ibarat mobil, bahan seng ini kelasnya untuk mobil Mercedes Benz yang dapat membuat kedap suara air hujan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Yanuar mengatakan, karakteristik pemilik rumah adalah keluarga muda, modern, dan berupaya mendalami agama. Tidak mengherankan jika kemudian dibuat konsep hunian tropis modern yang mengutamakan gaya hidup selaras dengan ajaran Islam, dan tetap menyatu dengan alam Kota Kembang.<\/p>\n<p>Tim Architect Aaksen Responsible Architecture sangat detail dalam tatanan arsitektural. Contohnya terlihat dari musala yang berada di bagian depan hunian. Tempat beribadah ini menjadi area sentral. Pada bagian atas, tepat dengan kiblat terdapat kaca yang bertuliskan Allah.<\/p>\n<p>Bagian tersebut menjadi sumber pencahayaan alami untuk musala. \u201cCahaya yang dihasilkan dari bagian <em>coakan<\/em> [bagian lafadz Allah] tersebut menjadi penanda waktu salat bagi penghuninya. Kami ingin, nilai-nilai agama Islam menjadi nafas dari bangunan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, konsep tropis dimunculkan dengan kehadiran pohon parahyba di bagian teras. Tim Aaksen sengaja membuat celah kotak pada atap untuk membiarkan pohon tumbuh secara natural. Saat turun hujan, dengan sendirinya tetesan air akan mengenai pohon itu.<\/p>\n<p>Di area lantai dasar yang luasnya 72 meter persegi terdapat ruang keluarga, ruang makan, dapur, toilet, musala, dan teras. Letak toilet dibuat tidak menghadap kiblat. Sementara itu, di area lantai dua seluas 43 meter persegi terdapat tiga kamar tidur, dan toilet. Di lantai ini dipasang dua jendela berukuran besaragar sirkulasi udara lancar, dan cahaya matahari dapat masuk dengan leluasa sehingga menghemat pemakaian listrik.<\/p>\n<p><strong>Tantangan Pembangunan <\/strong><\/p>\n<p>\u201cArea ini secara keseluruhannya hanya 104 meter persegi, tetapi area bangunan hanya menghabiskan sekitar 40%. Kami sengaja membuat lebih banyak area terbuka supaya menjadi taman bermain bagi kedua putri mereka (pemilik rumah) yang masih kecil,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Meskipun desain Norhouse sangatunik dan menarik, tetapi proses pembangunan hunian ini tidak mudah. Masalah utama yang dihadapi tim arsitek adalah keterbatasan akses untuk menuju lokasi.<\/p>\n<p>\u201cAwalnya, konsep lahan ini memang seperti <em>community<\/em> <em>hub<\/em> di mana satu lahan besar dibagi-bagi untuk beberapa rumah keluarga. Tempat parkir mobilnya terpusat pada satu tempat. Hanya saja, akses untuk membawa material sangat sulit,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Yanuar mengungkapkan selama proses pembangunan hanya tersedia satu jalur jalan menuju ke lokasi. Jalan ini terletak antara rumah ibu dan nenek dari pemilik rumah. Hal ini membuat proses konstruksi yang awalnya direncanakan selesai dalam 4 bulan, mundur menjadi 5 bulan.<\/p>\n<p>Tantangan kedua yang mesti diselesaikan adalah proses pengangkutan furnitur dan perabotan penunjang estetika ke dalam rumah. \u201cAksesnya sangat sempit dan pada akhirnya kami membuat (merakit) seluruh furniture di rumah. Bahkan untuk memasukan ranjang, kami harus membuat jendela khusus,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Tantangan ketiga yang tidak kalah ekstrem adalah munculnya kritik dari kalangan antropolog tentang keberadaan Norhouse. Kritik muncul karena di tengah lingkungan yang padat dan kumuh muncul Norhouse yang dianggap memancing kesenjangan sosial di antara masyarakat Bandung.<\/p>\n<p>\u201cPernah ada antropolog mengkritik seperti itu, tetapi menurut saya, seharusnya Norhouse menjadi contoh bagi rumah-rumah lainnya. Rumah ini justru menjadi jawaban atas kebutuhan hunian di tengah Kawasan padat penduduk,\u201d tutur Yanuar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Bisnis Indonesia Weekend.18 Maret 2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilman A. Sudarwan &amp; Diena Lestari redaksi@bisnis.com Kini, konsep arsitektural yang islami tidak selalu identic dengan kubah dan motif geometri fraktal. Motif berpola sama dan berulang itu biasanya dapat ditemukan pada interior masjid dan istana Sultan. Namun, sekarang ini, para arsitek mulai meramu desain hunian Islami dengan cara yang lebih modern. Para arsitek yang tergabung&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13562,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-13569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Damai dalam Norhouse - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Damai dalam Norhouse - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ilman A. Sudarwan &amp; Diena Lestari redaksi@bisnis.com Kini, konsep arsitektural yang islami tidak selalu identic dengan kubah dan motif geometri fraktal. Motif berpola sama dan berulang itu biasanya dapat ditemukan pada interior masjid dan istana Sultan. Namun, sekarang ini, para arsitek mulai meramu desain hunian Islami dengan cara yang lebih modern. Para arsitek yang tergabung...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-13T08:52:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T03:34:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1026\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"728\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Damai dalam Norhouse\",\"datePublished\":\"2018-04-13T08:52:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:34:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/\"},\"wordCount\":696,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/04\\\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/\",\"name\":\"Damai dalam Norhouse - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/04\\\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-13T08:52:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:34:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/04\\\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/04\\\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg\",\"width\":1026,\"height\":728},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/damai-dalam-norhouse\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Damai dalam Norhouse\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Damai dalam Norhouse - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Damai dalam Norhouse - Library","og_description":"Ilman A. Sudarwan &amp; Diena Lestari redaksi@bisnis.com Kini, konsep arsitektural yang islami tidak selalu identic dengan kubah dan motif geometri fraktal. Motif berpola sama dan berulang itu biasanya dapat ditemukan pada interior masjid dan istana Sultan. Namun, sekarang ini, para arsitek mulai meramu desain hunian Islami dengan cara yang lebih modern. Para arsitek yang tergabung...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-04-13T08:52:46+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T03:34:07+00:00","og_image":[{"width":1026,"height":728,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Damai dalam Norhouse","datePublished":"2018-04-13T08:52:46+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:34:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/"},"wordCount":696,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/","name":"Damai dalam Norhouse - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg","datePublished":"2018-04-13T08:52:46+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:34:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/04\/Damai-dalam-Norhouse.Bisnis-Indonesia-Weekend.18-Maret-2018.Hal_.14-001-e1523609513356.jpg","width":1026,"height":728},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/damai-dalam-norhouse\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Damai dalam Norhouse"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13569"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13569\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15123,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13569\/revisions\/15123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}