{"id":1593,"date":"2015-12-02T14:24:13","date_gmt":"2015-12-02T07:24:13","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=1593"},"modified":"2025-05-01T12:37:25","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:25","slug":"totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/","title":{"rendered":"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1592\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16.jpg\" alt=\"Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan. Kompas. 4 November 2015.Hal.16\" width=\"2000\" height=\"1729\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>\u201cAKU tak tega melihat nnak-anak itu kehilangan masa depan. Mereka hadir untuk sebuah kebenaran, yakni cinta kasih karena mereka terlahir dari sebuah cinta. Mengapa kita membiarkan mereka terlantar, kalau kita punya kekuatan dan kemampuan untuk membawa mereka ke masa depan yang lebih baik. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi cukup selangkah saja, itu juga cukup,\u201d kata Pdt Berthadyn Fony Mella, Sth, di Kupang, Jumat (2\/10).<\/strong><\/p>\n<p><strong>OLEH KORNELIS KEWA AMA<\/strong><\/p>\n<p>Cita-cita awal Fony menjadi pendeta, pelayan rohani bagi umat Kristiani setelah lulus sekolah teknologi di Pacet, Jawa Timur. Namun, di suatu sore, tahun 2008, saat sedang duduk di depan rumah kontrakan,, dia melihat anak-anak usia sekolah hilir mudik di depan rumah. Mereka memungut barang-barang bekas, besi, plastic, kaleng, dan karton, dengan kondisi tubuh yang terurus.<\/p>\n<p>\u2018Sontak muncul pertanyan dari dalam hati, mengapa mereka seperti itu. Saat itu pula saya melihat orang pergi ke kantor dengan sepeda motor dan mobil mewah melintasi ruas jalan yang sama. Mereka tidak peduli terhadap anak-anak itu. Di situlah, mungkin Tuhan memanggil saya untuk membantu anak-anak ini, \u201ckata Fony.<\/p>\n<p>Anak-anak jalanan ini berasal dari keluarga tidak mampu, <em>broken home<\/em>, atau tidak punya siapa-siapa di Kota Kupang. Sebagian besar dari mereka datang dari daratan Timor (Soe, Kefamenanu, Atambua, dan Malaka), dan sejumlah kota di Pulau Flores dan Sumba. Anak-anak Sumba focus pada kegiatan menjual koran., anak-anak daratan Timor mendorong gerobak di pasar-pasar, dan anak-anak Flores berkeliaran di sejumlah lampu merah.<\/p>\n<p>Jumlah anak-anak jalanan yang dibantu Fony melalui rumah singgak sekitar 150 orang. Binaan ini non panti. Mereka itu dikumpulkan dari empat pasar tradisional di Kota Kupang, yakni Pasar Oeba, Oesapa, Naikoten, dan Koepan.<\/p>\n<p>Fony juga menemui anak jalanan yang setiap hari menjual koran di lampu merah, perempatan (pertigaan) jalan. Awalnya mereka diajak bercandaas aat bertemu, kemudian di bawa ke rumah singga tanpa paksaan.<\/p>\n<p>Terkadang anak-anak jalanan itu dating sendiri ke rumah singga atas ajan teman-teman yang lain sudah mengenal Obor Timor Ministry (OTM). Mereka yang telah mengikuti pembinaan di rumah singgah tidak boleh dimarahi, dinasihati dengan ancaman, dan kata-kata kasar, tetapi lebih banyak mengedepankan kehidupan rohani melalui doa, bacaan-bacaan rohani melalui doa, kesabaran, dan cinta kasih.<\/p>\n<p><strong>Kontrakan<\/strong><\/p>\n<p>Setiap hari perempuan suku Molo, Timur Tengah Selatan, ini memberi bimbingan belajar bagi anak-anak jalanan di rumah kontrakannya. Namun, jumlah anak-anak jalanan terus bertambah, maka ia pun terpaksa mengontrak sebuah rumah dengan empat kamar, sebagai tempat belajar, ruang doa, dan satu ruang sebagai taman bacaan. Namun, jumlah buku yang ada di situ masih terbatas.<\/p>\n<p>Rumah singgah yang dikontrak dengan nilai Rp 5 juta per tahun itu diberi nama Obor Timor Ministray (OTM), khusus melayani anak-anak jalanan. Ia dibantu empat volunteer dari mahasiswa Undana Kupang. Sementara anak-anak jalanan tinggal di rumah kos sendiri. Mereka tinggal di rumah kontrakan sendiri. Satu kamar sampai 15 orang. Biaya kos dari hasil jual koran ditambah penjualan hasil kerajinan dari OTM.<\/p>\n<p>Fony mengaku tidak mampu menampung mereka karena keterbatasan biaya. Untuk membiayai keluarga, Fony mendapatkan dari hasil sablon baju. Sebagian untuk anak jalanan dan sebagian untuk keluarga.<\/p>\n<p>Kegiatan di OTM dari pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita, bagi mereka yang belum mendapatkan pendidikan di sekolah formal. Pukul 14.00-16.00 Wita bimbingan belajar diberikan kepada anak-anak jalanan yang sudah mendapatkan pendidikan di sekolah formal. Kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan rohani dari pukul 18.00-20.00 Wita bagi semua anak-anak jalanan. Mereka mengikuti kegiatan itu secara bergilir, disesuaikan dengan waktu kehadiran mereka.<\/p>\n<p>Bagi anak jalanan yang belum mendapat pendidikan sama sekali, pendidikan diarahkan pada keterampilan membaca, menulis, dan menghitung. Hamper semua anak jalana belum mendapatkan pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah. Dengan kondisi ini, mereka mudah dibohongi dan diperlakukan tidak adil oleh orang di sekitar, termasuk di antara mereka sendiri.<\/p>\n<p>Pada awal mereka dikumpulkan, tampak sangat liar, tidak mendengarkan nasihat, dan selalu menyela pembicaraan orang lain. Bagi kaum pria, mereka saling mengadu kekuatan fisik, merokok, minum, mabuk, dn jalan-jalan di dalam Kota Kupang sampai larut malam.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kedamaian dan cinta kasih, ia mengatakan, anak-anak itu sudah mengaami berbagai kekerasan di pasar, di jalan-jalan, di terminal, dan tempat-tempat umum lain. Ketika mereka tiba di OTM, mereka diperlakukan dengan lemah lembuh, jangan sampai kata-kata yang digunaka membuat mereka tersinggung.<\/p>\n<p>Selama di jalanan, ak-anak ini sering diperlakukan tidak adil oleh orang di sekitar, lingkungan masyarakat, dan di antara teman-teman sendiri, seperti pelecehan seksual, sodomi, pemerkosaan, penganiayaan, terror, dan intimidasi. Ada di antara mereka yang memiliki kondisi psikologis yang tidak stabil akibat kekerasan fisik atau seksual sehingga harus diberi pembinaan dan bimbingan khusus.<\/p>\n<p>Usia mereka antara 6-25 tahun. Anak-anak yang sudah berusia di atas 10 tahun tetapi belum mendapatkan pendidikan formal sama sekali di sekolah dasar cukup diajarkan di rumah singga itu. Namun, mereka yang masih usia di bawah 10 tahun diberi kesempatan mengikuti pendidikan dasar, dengan persetujuan sekolah setempat.<\/p>\n<p>Kini, tujuh anak jalanan sedang menyiapkan diri mengikuti ujian akhir di tingkat sekolah menengah atas, sementara 10 orang mengikuti ujian akhir tingkat sekolah menengah pertama. Anak jalanan yang mengikuti pendidikan formal (SD, SMP, SMA) sekitar 80 anak, di sejumlah sekolah negeri, atas kerja sama pihak sekolah dengan lembaga OTM.<\/p>\n<p>\u201cDi sekolah negeri, mereka tidak bayar biaya pendidikan, kecuali uang alat-alat tulis, dan uang seragam. Kebutuhan-kebutuhan itu kami yang siapkan. Anggaran kami peroleh dari penderma, juga hasil kreasi dan buah karya anak-anak di rumah singgah, seperti menyiapkan sublon baju, keripik pisang atau singkong, asbak rokok, sapu, dan lainnya, \u201ckata Fony.<\/p>\n<p>Perempuan yang suka <em>traveling<\/em> dan membaca ini mengatakan, sedang berpikir keras bagaimana mendapatkan dana untuk menyekolahkn tujuh lulusan SMA pada tahun 2016.<\/p>\n<p><strong>KOMPAS, RABU 4 NOVEMBER 2015<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cAKU tak tega melihat nnak-anak itu kehilangan masa depan. Mereka hadir untuk sebuah kebenaran, yakni cinta kasih karena mereka terlahir dari sebuah cinta. Mengapa kita membiarkan mereka terlantar, kalau kita punya kekuatan dan kemampuan untuk membawa mereka ke masa depan yang lebih baik. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi cukup selangkah saja, itu juga cukup,\u201d kata Pdt&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1592,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[164,166,167,165],"class_list":["post-1593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-anak-jalanan","tag-anak-terlantar","tag-masa-depan","tag-totalitas-hidup"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cAKU tak tega melihat nnak-anak itu kehilangan masa depan. Mereka hadir untuk sebuah kebenaran, yakni cinta kasih karena mereka terlahir dari sebuah cinta. Mengapa kita membiarkan mereka terlantar, kalau kita punya kekuatan dan kemampuan untuk membawa mereka ke masa depan yang lebih baik. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi cukup selangkah saja, itu juga cukup,\u201d kata Pdt...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-12-02T07:24:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"910\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"790\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan\",\"datePublished\":\"2015-12-02T07:24:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/\"},\"wordCount\":899,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/12\\\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg\",\"keywords\":[\"anak jalanan\",\"anak terlantar\",\"masa depan\",\"totalitas hidup\"],\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/\",\"name\":\"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/12\\\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg\",\"datePublished\":\"2015-12-02T07:24:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/12\\\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/12\\\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg\",\"width\":910,\"height\":790},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan - Library","og_description":"\u201cAKU tak tega melihat nnak-anak itu kehilangan masa depan. Mereka hadir untuk sebuah kebenaran, yakni cinta kasih karena mereka terlahir dari sebuah cinta. Mengapa kita membiarkan mereka terlantar, kalau kita punya kekuatan dan kemampuan untuk membawa mereka ke masa depan yang lebih baik. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi cukup selangkah saja, itu juga cukup,\u201d kata Pdt...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2015-12-02T07:24:13+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:25+00:00","og_image":[{"width":910,"height":790,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan","datePublished":"2015-12-02T07:24:13+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/"},"wordCount":899,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg","keywords":["anak jalanan","anak terlantar","masa depan","totalitas hidup"],"articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/","name":"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg","datePublished":"2015-12-02T07:24:13+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Totalitas-Hidup-untuk-Anak-Jalanan.-Kompas.-4-November-2015.Hal_.16-e1487062777508.jpg","width":910,"height":790},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/totalitas-hidup-untuk-anak-jalanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berthadyn Fony Mella Totalitas Hidup untuk Anak Jalanan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1593"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4258,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1593\/revisions\/4258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}