{"id":23630,"date":"2021-02-16T13:11:44","date_gmt":"2021-02-16T06:11:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=23630"},"modified":"2021-02-16T13:11:44","modified_gmt":"2021-02-16T06:11:44","slug":"5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/","title":{"rendered":"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-23631\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png 1080w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-300x300.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-1030x1030.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-80x80.png 80w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-768x768.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-36x36.png 36w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-180x180.png 180w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1-705x705.png 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/p>\n<p>Penulis: Evan Junior Gunawan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sketsa merupakan aktivitas menggambar cepat yang dilakukan secara spontan, guna menampilkan ide konsep dalam sebuah perancangan. Adapun dalam usaha untuk melakukan dan mengembangkan kemampuan bersketsa objek bangunan arsitektur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mulai dari penetapan alat dan media sketsa yang digunakan, teknik menggores yang tepat, pemahaman terkait sudut pandang dan pencahayaan, logika pembayangan, dan proporsi skala. Dalam lingkup arsitektur, komunitas <em>urban sketcher<\/em> dapat menjadi referensi yang baik dalam memperdalam ilmu dan minat untuk bersketsa objek arsitektur. Berikut penjabaran mengenai hal tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Alat dan Media Sketsa<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-23632\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/sketsa-1.jpg\" alt=\"\" width=\"921\" height=\"809\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/sketsa-1.jpg 921w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/sketsa-1-300x264.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/sketsa-1-768x675.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/sketsa-1-705x619.jpg 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 921px) 100vw, 921px\" \/><\/p>\n<p>Ada beragam jenis alat yang dapat digunakan dalam melakukan kegiatan sketsa, mulai dari pensil, pulpen, hingga kuas. Begitu pula dengan media yang dapat dimanfaatkan juga sangat beragam mulai dari kertas, kanvas, atau media permukaan halus lainnya. Pertimbangan terhadap pemilihan alat atau media sketsa ini sendiri nantinya akan sangat mempengaruhi penampilan hasil akhir dari sketsa yang dibuat, jadi pastikan gaya sketsa seperti apa yang ingin diperoleh sebelum memulai untuk melakukan sketsa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Teknik Tepat dalam Menggores<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-23633\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-2.jpg\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"642\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-2.jpg 590w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-2-276x300.jpg 276w\" sizes=\"auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px\" \/><\/p>\n<p>Merupakan poin penting dalam bersketsa, teknik menggores yang tegas dengan posisi tangan yang sesuai dalam memegang alat sketsa menjadi 2 hal esensial yang dapat mempengaruhi hasil karya sketsa yang cepat dan komunikatif. Adapun teknik goresan tegas berarti menggariskan garis gambar sketsa dengan satu gerakan menerus tanpa putus, sehingga hasil gambar yang disajikan dapat terlihat bersih dan jelas. Sedangkan posisi tangan yang sesuai dalam memegang alat sketsa dapat digambarkan melalui peletakannya yang tidak terlalu menempel pada permukaan media sketsa, sehingga gerakan tangan dalam menggoreskan garis gambar akan dapat lebih leluasa tanpa mengkotori bidang permukaan dari media sketsa tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sudut Pandang dan Pencahayaan<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-23634\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-3.jpg\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"354\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-3.jpg 590w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-3-300x180.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px\" \/><\/p>\n<p>Menghasilkan gambar sketsa yang riil sehingga mudah untuk dipahami menjadi tujuan penting dalam menggambar sebuah sketsa. Sehingga pemahaman terkait sudut pandang dan pencahayaan dalam gambar sketsa dapat menjadi tips lainnya yang wajib digunakan dalam menghasilkan gambar sketsa yang komunikatif. Terdapat 3 jenis sudut pandang dasar dalam sebuah gambar sketsa perspektif sebuah bangunan yakni, ant view, human view, dan bird view, yang penggambarannya dapat memanfaatkan teknis satu titik lenyap atau dua titik lenyap. Sedangkan untuk pencahayaan nantinya akan berkaitan erat pada penetapan letak dari sumber cahaya tersebut dengan bayangan yang dihasilkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Logika Pembayangan<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-23635\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-4.jpg\" alt=\"\" width=\"442\" height=\"463\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-4.jpg 442w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-4-286x300.jpg 286w\" sizes=\"auto, (max-width: 442px) 100vw, 442px\" \/><\/p>\n<p>Menyabung pembahsan terkait pencahyaan sebelumnya, peranan elemen pembayangan (shading) dalam sebuah gambar sketsa tidak kalah pentingnya dari tips-tips sebellumnya, dengan memberikan bayangan yang tepat dengan sumber cahaya yang ada, maka tekstur gambar, kedalaman serta karakteristik objek yang digambarkan dalam sketsa dpat benar-benar dipresentasikan secara jelas dan tepat. Adapun jenis pembayangan juga sangat beragam, mulai dari pemanfaatan kerapatan garis arsir pada gambar sketsa, ketebalan dari goresan arsir pada objek permukaan gambar, hingga penetapan arah dan pola goresan arsir yang mengikuti objek utama dalam gambar sketsa menjadi variasi dari pemebrian elemen bayangan pada gambar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Proporsi Skala<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-23636\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-5.jpg\" alt=\"\" width=\"442\" height=\"506\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-5.jpg 442w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/tips-sketsa-5-262x300.jpg 262w\" sizes=\"auto, (max-width: 442px) 100vw, 442px\" \/><\/p>\n<p>Tips terakhir yang penting untuk diperhatikan dalam menghasilkan sebuah gambar sketsa bangunan ialah skala dan proporsi. Keselarasn atau keharmonisan proporsi dan skala gamabar, menjadi faktor esensial yang mempengaruhi estetika hasil pneggambaran sketsa yang dibuat. Hal ini dapat diwujudkan melalui penambahan ilustrasi pembanding dalam berupa orang ataupun objek lainnya yang mewakili aspek proporsi dan skala pada objek gambar sketsa yang digambarkan. Sehingga tampilan sketsa yang dimunculkan dapat secara jelas menggambarkan ukuran dan komposisi bentuk dari ide perancangan sebuah bangunan arsitektur.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Evan Junior Gunawan &nbsp; Sketsa merupakan aktivitas menggambar cepat yang dilakukan secara spontan, guna menampilkan ide konsep dalam sebuah perancangan. Adapun dalam usaha untuk melakukan dan mengembangkan kemampuan bersketsa objek bangunan arsitektur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mulai dari penetapan alat dan media sketsa yang digunakan, teknik menggores yang tepat, pemahaman terkait sudut&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[100],"tags":[],"class_list":["post-23630","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-library-info"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penulis: Evan Junior Gunawan &nbsp; Sketsa merupakan aktivitas menggambar cepat yang dilakukan secara spontan, guna menampilkan ide konsep dalam sebuah perancangan. Adapun dalam usaha untuk melakukan dan mengembangkan kemampuan bersketsa objek bangunan arsitektur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mulai dari penetapan alat dan media sketsa yang digunakan, teknik menggores yang tepat, pemahaman terkait sudut...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-16T06:11:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior\",\"datePublished\":\"2021-02-16T06:11:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/\"},\"wordCount\":541,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/02\\\/Feed-B1.png\",\"articleSection\":[\"Library Info\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/\",\"name\":\"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/02\\\/Feed-B1.png\",\"datePublished\":\"2021-02-16T06:11:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/02\\\/Feed-B1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/02\\\/Feed-B1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior - Library","og_description":"Penulis: Evan Junior Gunawan &nbsp; Sketsa merupakan aktivitas menggambar cepat yang dilakukan secara spontan, guna menampilkan ide konsep dalam sebuah perancangan. Adapun dalam usaha untuk melakukan dan mengembangkan kemampuan bersketsa objek bangunan arsitektur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mulai dari penetapan alat dan media sketsa yang digunakan, teknik menggores yang tepat, pemahaman terkait sudut...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-02-16T06:11:44+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1080,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior","datePublished":"2021-02-16T06:11:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/"},"wordCount":541,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png","articleSection":["Library Info"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/","name":"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png","datePublished":"2021-02-16T06:11:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/02\/Feed-B1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/5-tips-sketsa-bangunan-arsitektur-dan-interior\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Tips Sketsa Bangunan Arsitektur dan Interior"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23630"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23638,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23630\/revisions\/23638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}