{"id":2368,"date":"2016-08-16T14:17:44","date_gmt":"2016-08-16T07:17:44","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=2368"},"modified":"2025-05-01T12:22:55","modified_gmt":"2025-05-01T05:22:55","slug":"awas-kebakaran-otak-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/","title":{"rendered":"Awas Kebakaran Otak Pada Anak"},"content":{"rendered":"<p><strong>SURABAYA \u2013<\/strong> Kertas yang disulut api lama-kelamaan akan habis. Itu gambaran yang digunakan dr Prasetia Indra Gunawan SpA saat menjelaskan dampak kejang epilepsi terhadap otak anak. Jika dibiarkan, kejang yang berkali-kali terjadi akan merusak otak. Bahkan, tumbuh kembang anak bakal terganggu.<\/p>\n<p>Nah, dia menganalogikan kejang sebagai kebakaran kecil. Misalnya, kebakaran tersebut terjadi lagi dan lagi, kerusakan yang ditimbulkan tentu meluas. Pada kasus kejang epilepsi, yang rusak adalah otak. Menurut dokter yang praktik di RSUD dr Soetomo itu, kejang epilepsi disebabkan adanya gangguan di dalam otak.<\/p>\n<p>\u201cJadi, di dalam otak anak terdapat miliaran neuron atau sel saraf. Antara satu dan yang lain ada penghubungnya,\u201d katanya. Dalam kondisi normal, aliran listrik antarneuron berjalan dengan lancar. Lalu, muncul gangguan yang mengakibatkan lonjakan gelombang listrik antarneuron. Terjadilah kejang epilepsi. Setiap kali kejang, ada sel saraf yang rusak. Bisa dibayangkan jika kejang terjadi berkali-kali.<\/p>\n<p>Bentuk gangguannya beragam. Yakni, bisa disebabkan genetik, pendarahan, infeksi, atau kurang asupan oksigen. Gangguan bisa pula terjadi ketika anak tersebut lahir dengan berat kurang dari 1.000 gram.<\/p>\n<p>Kejang epilepsi sangat berbahaya. Sayangnya, Pras kerap menemui orang tua yang tidak menyadari bahwa anaknya sedang kejang. Kebanyakan orang tua mengira kejang ditandai dengan gerakan abnormal seluruh tubuh. Padahal, ada kejang yang hanya menggerakkan tangan, mengernyitkan mata, bahkan diam saja atau disebut <em>movement<\/em> <em>disorder<\/em>. \u201cOrang tua harus peka kalau ada pergerakan yang tidak wajar,\u201d saran Pras.<\/p>\n<p>Pras menuturkan bahwa bentuk kejang epilepsi pada anak tidak spesifik. Artinya, gerakan antara individu satu dengan yang lainnya tidak pasti. Ketidakwaspadaan tersebut juga sering dipengaruhi lingkungan. \u201cKakek atau neneknya bilang kalau <em>movement<\/em> <em>disorder<\/em> itu tidak apa-apa, akhirnya diabaikan,\u201d jelasnya. Dampaknya, pasien sering datang terlambat.<\/p>\n<p>Orang tua tidak menyadari bahwa yang terjadi pada anaknya tersebut merupakan tanda-tanda epilepsi. Jika terlalu sering terjadi kejang, bisa jadi, anak mengalami gangguan pengihatan dan pendengaran. \u201cBiasanya, usia enam bulan mengeluh kalau tidak bisa apa-apa. <em>Kan<\/em> itu sudah terlambat,\u201d katanya. Selain tumbuh kembangnya terganggu, mereka yang terlambat penanganan juga bisa meninggal tiba-tiba.<\/p>\n<p>Untuk itu, dia menyarankan kepada setiap orang tua agar melakukan deteksi sejak dini. Ketepatan diagnosis juga diperlukan. Pras menuturkan bahwa orang tua sebaiknya merekam setiap pergerakan yang tidak wajar. Tujuannya, agar dokter bisa melihat anak mengalami kejang atau bukan. \u201cTerkadang kalau hanya omongan, diagnosisnya tidak tepat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kasus epilepsi anak di divisi saraf anak RSUD dr Soetomo cukup banyak. Setiap bulan ada lima pasien baru. \u201cSelain pasien yang benar-benar sakit epilepsi, ada juga yang misdiagnosis padahal sudah diberi obat antikejang. <em>Kan<\/em> bahaya,\u201d tuturnya. Peran aktif orang tua memengaruhi ketetapan diagnosis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>UC Lib-Collect<\/p>\n<p>Jawa Pos.28 Maret 2016<\/p>\n<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2369\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36.jpg\" alt=\"Awas Kebakaran Otak Pada Anak. 28 Maret 2016.Hal.36\" width=\"1665\" height=\"2496\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA \u2013 Kertas yang disulut api lama-kelamaan akan habis. Itu gambaran yang digunakan dr Prasetia Indra Gunawan SpA saat menjelaskan dampak kejang epilepsi terhadap otak anak. Jika dibiarkan, kejang yang berkali-kali terjadi akan merusak otak. Bahkan, tumbuh kembang anak bakal terganggu. Nah, dia menganalogikan kejang sebagai kebakaran kecil. Misalnya, kebakaran tersebut terjadi lagi dan lagi,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2369,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Awas Kebakaran Otak Pada Anak - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Awas Kebakaran Otak Pada Anak - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SURABAYA \u2013 Kertas yang disulut api lama-kelamaan akan habis. Itu gambaran yang digunakan dr Prasetia Indra Gunawan SpA saat menjelaskan dampak kejang epilepsi terhadap otak anak. Jika dibiarkan, kejang yang berkali-kali terjadi akan merusak otak. Bahkan, tumbuh kembang anak bakal terganggu. Nah, dia menganalogikan kejang sebagai kebakaran kecil. Misalnya, kebakaran tersebut terjadi lagi dan lagi,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-16T07:17:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:22:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1510\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"449\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Awas Kebakaran Otak Pada Anak\",\"datePublished\":\"2016-08-16T07:17:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/\"},\"wordCount\":417,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/\",\"name\":\"Awas Kebakaran Otak Pada Anak - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg\",\"datePublished\":\"2016-08-16T07:17:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg\",\"width\":1510,\"height\":449},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Awas Kebakaran Otak Pada Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Awas Kebakaran Otak Pada Anak - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Awas Kebakaran Otak Pada Anak - Library","og_description":"SURABAYA \u2013 Kertas yang disulut api lama-kelamaan akan habis. Itu gambaran yang digunakan dr Prasetia Indra Gunawan SpA saat menjelaskan dampak kejang epilepsi terhadap otak anak. Jika dibiarkan, kejang yang berkali-kali terjadi akan merusak otak. Bahkan, tumbuh kembang anak bakal terganggu. Nah, dia menganalogikan kejang sebagai kebakaran kecil. Misalnya, kebakaran tersebut terjadi lagi dan lagi,...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2016-08-16T07:17:44+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:22:55+00:00","og_image":[{"width":1510,"height":449,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Awas Kebakaran Otak Pada Anak","datePublished":"2016-08-16T07:17:44+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/"},"wordCount":417,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/","name":"Awas Kebakaran Otak Pada Anak - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg","datePublished":"2016-08-16T07:17:44+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Awas-Kebakaran-Otak-Pada-Anak.-28-Maret-2016.Hal_.36-e1492420326680.jpg","width":1510,"height":449},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/awas-kebakaran-otak-pada-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Awas Kebakaran Otak Pada Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2368"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2814,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2368\/revisions\/2814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}