{"id":2374,"date":"2016-08-16T14:18:06","date_gmt":"2016-08-16T07:18:06","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=2374"},"modified":"2025-05-01T12:22:55","modified_gmt":"2025-05-01T05:22:55","slug":"gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/","title":{"rendered":"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan"},"content":{"rendered":"<p><strong>SURABAYA \u2013<\/strong> Muncul sejak hampir satu dekade lalu, vapor alias rokok elektrik baru belakangan ini menjadi tren. Mereka yang ingin beralih dari rokok atau mereka yang tidak sekalipun merokok ramai-ramai menjajal, lantas menggemarinya. Vapor dianggap lebih sehat daripada rokok. Padahal, kenyataannya tidak begitu.<\/p>\n<p>Vapor juga bisa bikin ketagihan, sama seperti akibat yang ditimbulkan rokok biasa. \u201cSifatnya adiktif,\u201d ujar psikiater dr Aimee Nugroho SpKJ. Menurut dia, nikotin membuat seorang merasa rileks dan nyaman. Itulah yang merangsang <em>reward<\/em> <em>system<\/em> pada otak untuk menagih konsumsi berulang. Nikotin telah menjadi candu.<\/p>\n<p>Bila konsumsi nikotin dihentikan, akan muncul <em>withdrawal<\/em> <em>symptoms<\/em>. Yakni, gejala berupa gelisah, tidak tenang, cemas, hingga sulit tidur. \u201cIni dampak dari sisi kejiwaan kalau tidak lagi pakai nikotin,\u201d ucap Aimee.<\/p>\n<p>Maraknya penggunaan vapor juga mendapat sorotan dunia medis. Hingga kini Kemenkes maupun badan pengawas obat dan makanan (BPOM) belum mengeluarkan analisis keamanan vapor. \u201cBisa dilihat dari kandungannya dulu,\u201d ujar spesialis bedah RSUD dr Soewandhie dr Billy Daniel Mesakh SpB.<\/p>\n<p>Menurut dokter yang sering menangani kasus bedah paru tersebut, jika bahan yang diisap mengandung nikotin sebagaimana rokok, vapor dinilai tetap berbahaya bagi tubuh. Perbedaannya hanya pada alat isap.<\/p>\n<p>Dampak nikotin bagi tubuh sebenarnya seperti kafein pada kopi. Pada kadar tertentu, ia mampu merangsang semangat. Namun, paparan terus-menerus pada tubuh akan memicu metaplasi pada sel. Yakni, perubahan sel yang tidak bisa dikendalikan. \u201cMenjadi <em>toxic<\/em> bagi tubuh. Ini berpotensi menyebabkan kanker paru-paru,\u201d ucap Billy.<\/p>\n<p>Selain itu, hasil pembakaran vapor akan menghasilkan karbondioksida dan monoksida. Senyawa tersebut cepat mengikat oksigen. Nah, kandungan karbon pada darah akan membuat hemoglobin kalah dalam mengikat oksigen. Padahal, hemoglobin membutuhkan oksigen untuk melangsungkan fungsi vitalnya menjadi kehidupan.<\/p>\n<p>\u201cSaat sisa pembakaran masuk dalam tubuh, karbon yang menang ketika bersaing dengan hemoglobin,\u201d katanya. Akibatnya, seseorang yang dalam darahnya mengandung karbon akan merasakan sesak. Bisa juga masuk dalam tahap sulit bernafas. Billy menyebutkan, keluhan awal biasanya berupa gangguan saluran pernapasan. Contohnya, batuk-batuk. \u201cKarena dianggap batuk biasa, belum sesak, jadi dibiarkan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Billy menambahkan, pihaknya juga meragukan bahwa vapor benar-benar tidak mengandung ter. Sebab, hingga kini belum ada alat ukur yang membuktikan. Dia menyebutkan, sebelum ada penelitian yang jelas, sebaiknya lebih berhati-hati mengisap vapor. Apalagi vapor juga berdampak pada orang sekitar yang terkena asapnya. Sama seperti perokok pasif yang bisa terserang penyakit berbahaya dari asap. \u201cKalau memang tujuan akhirnya berhenti merokok, jangan melalui jalan yang berbahaya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dokter spesialis THT dan Bedah Kepala Leher dr Achmad C. Romdhoni SpTHT-KL(K) FICS juga tidak setuju dengan penggunaan vapor. Menurut dia, peggunaan alat tersebut juga berbahaya bagi tubuh. \u201cBisa terjadi iritasi kronis,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Iritasi tersebut disebabkan ada asap yang masuk ke dalam tubuh. Bagian leher yang sensitif seperti pita suara dapat terganggu. Jika sudah iritasi, pita suara tidak bisa maksimal. \u201cSuara jadi parau dan napas pendek,\u201d tuturnya<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Disuka karena Banyak Varian Rasa<\/strong><\/p>\n<p><strong>PADA <\/strong>dasarnya vapor sama dengan rokok, yaitu menghasilkan asap. Bedanya, asap vapor berasal dari penguapan cairan yang diteteskan pada kapas di dalam lilitan kawat. Panas berasal dari kawat yang dialiri listrik. Sumber tenaganya baterai. Uap air tersebut memberikan sensasi yang sama dengan merokok.<\/p>\n<p>Sensasi lain yang membuat <em>ngevaping<\/em> begitu digemari adalah varian rasa \u201casap\u201d. Bermacam rasa itu berasal dari <em>liquid<\/em> yang diteteskan ke kapas. Ada krim, karamel, buah-buahan, ataupun <em>mint<\/em>.<\/p>\n<p>Salah seorang <em>vapers<\/em> (julukan untuk pengguna vapor) Stevie Rangga Pamungkas mengatakan, nikotin cair tidak terlalu penting dalam <em>liquid<\/em>. Kehadirannya hanya membantu pecandu rokok mengurangi asupan nikotin secara bertahap . \u201cDalam tiap <em>liquid<\/em> selalu ada penjelasan tentang jumlah nikotin untuk membantu para <em>vapers<\/em> nentuin kadar <em>liquid<\/em> yang digunakan,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Pria yang kerap menjuarai ajang <em>vape trick<\/em> itu menjelaskan, vapor begitu di gemari karena \u201csedikit\u201d sehat jika dibandingkan dengan merokok. Tidak menggunakan bahan baku tembakau seperti pada rokok juga menjadi alasan utama. Tidak juga mengandung tar, yakni sebuah zat penyebab flek kuning pada paru-paru. \u201cBaunya tidak seperti rokok, jadi aman deh buat <em>ndeketin<\/em> cewek yang <em>nggak<\/em> suka cowok perokok,\u201d candanya.<\/p>\n<p>Stevie menilai, asap yang lebih banyak membuat sensai <em>ngevaping<\/em> lebih asyik daripada merokok. Adanya varian rasa membuat vapor bukan hanya milik kaum adam. Banyak juga perempuan yang kini menjadikan vapor sebagai \u201cgaya hidup\u201d terbaru mereka.<\/p>\n<p>Chintya Hildani, misalnya, mengatakan menggunakan vapor sekitar empat bulan. Sensasi rasa yang hadir saat mengisap asap membuatnya jatuh cinta. \u201cBanyak teman yang pakai, penasaran terus <em>nyoba<\/em>, eh asyik juga ternyata,\u201d ucap mahasiswi salah satu universitas swasta itu. Efek yang lebih positif daripada rokok, alkohol, bahkan narkoba menjadikan vapor sebagai opsi <em>lifestyle<\/em> yang sehat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>UC Lib-Collect<\/p>\n<p>Jawa Pos.29 Maret 2016.Hal 36<\/p>\n<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2016\/08\/Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.36.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2370\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2016\/08\/Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.36.jpg\" alt=\"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan. Jawa Pos.29 Maret 2016. Hal.36\" width=\"4044\" height=\"3352\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA \u2013 Muncul sejak hampir satu dekade lalu, vapor alias rokok elektrik baru belakangan ini menjadi tren. Mereka yang ingin beralih dari rokok atau mereka yang tidak sekalipun merokok ramai-ramai menjajal, lantas menggemarinya. Vapor dianggap lebih sehat daripada rokok. Padahal, kenyataannya tidak begitu. Vapor juga bisa bikin ketagihan, sama seperti akibat yang ditimbulkan rokok biasa&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8185,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SURABAYA \u2013 Muncul sejak hampir satu dekade lalu, vapor alias rokok elektrik baru belakangan ini menjadi tren. Mereka yang ingin beralih dari rokok atau mereka yang tidak sekalipun merokok ramai-ramai menjajal, lantas menggemarinya. Vapor dianggap lebih sehat daripada rokok. Padahal, kenyataannya tidak begitu. Vapor juga bisa bikin ketagihan, sama seperti akibat yang ditimbulkan rokok biasa....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-16T07:18:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:22:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"137\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan\",\"datePublished\":\"2016-08-16T07:18:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/\"},\"wordCount\":734,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/\",\"name\":\"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg\",\"datePublished\":\"2016-08-16T07:18:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg\",\"width\":300,\"height\":137},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan - Library","og_description":"SURABAYA \u2013 Muncul sejak hampir satu dekade lalu, vapor alias rokok elektrik baru belakangan ini menjadi tren. Mereka yang ingin beralih dari rokok atau mereka yang tidak sekalipun merokok ramai-ramai menjajal, lantas menggemarinya. Vapor dianggap lebih sehat daripada rokok. Padahal, kenyataannya tidak begitu. Vapor juga bisa bikin ketagihan, sama seperti akibat yang ditimbulkan rokok biasa....","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2016-08-16T07:18:06+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:22:55+00:00","og_image":[{"width":300,"height":137,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan","datePublished":"2016-08-16T07:18:06+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/"},"wordCount":734,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/","name":"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg","datePublished":"2016-08-16T07:18:06+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/edit_Gantikan-Rokok-dengan-Vapor-Sama-sama-Bikin-Kecanduan.-Jawa-Pos.29-Maret-2016.-Hal.jpg","width":300,"height":137},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/gantikan-rokok-dengan-vapor-sama-sama-bikin-kecanduan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gantikan Rokok dengan Vapor Sama-sama Bikin Kecanduan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2374"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2374\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6134,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2374\/revisions\/6134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}