{"id":24824,"date":"2021-04-30T11:12:45","date_gmt":"2021-04-30T04:12:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=24824"},"modified":"2022-11-24T10:04:36","modified_gmt":"2022-11-24T03:04:36","slug":"jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","title":{"rendered":"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-24834\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-1500x740.png\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"740\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-1500x740.png 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-300x148.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-1030x508.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-768x379.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-1536x758.png 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB-705x348.png 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIB.png 1998w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<blockquote><p>Jembatan Petekan atau Ferwerda brug yang ada di dekat Jalan Benteng, memiliki keunikan tersendiri. Sesuai dengan namanya \u2018petekan\u2019 yang artinya dalam bahasa Jawa ditekan. Sehingga jembatan ini memiliki teknologi yang bisa dibuka dan ditutup.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ginanjar Elyas Saputra<\/p>\n<p>Wartawan Radar Surabaya<\/p>\n<p>Selain lokasinya berada dibekas benteng Prins Hendrik dan dekat dengan sungai Kalimas, Jalan Benteng juga berkembang jadi kawasan yang strategis dan dekat dengan beberapa lokasi penting.<\/p>\n<p>Salah satunya yakni jembatan Petekan yang ikonik dan menjadi salah satu bukti perkembangan perdagangan di Surabaya. Jembatan Petekan ini dapat dibuka ketika ada kapal besar yang masuk melalui sungai Kalimas. Jembatan di sisi utara sungai Kalimas tersebut dibangun oleh Belanda pada tahun 1900-an bekerja sama dengan perusahaan kontruksi <em>NV Machinefabriek Bratt<\/em>.<\/p>\n<p>Jembatan ini memiliki dimensi panjang sekitar 150 meter dan ketinggian 1,7 meter di atas permukaan air sungai saat pasang, dan 1,2 meter di bawah jalan raya. Jembatan Petekan berukuran 11 x 50 meter, terbagi dua bagian, yaitu sebelah barat dan timur pilar jembatan.<\/p>\n<p>\u201cJadi kalau ada kapal masuk untuk bongkar muat jembatan ini bisa naik ke atas pada dua sisi jembatannya,\u201d jelas Sejarawan sekaligus pustakawan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika.<\/p>\n<p>Jembatan tercanggih di Kota Pahlawan pada zamannya ini dipakai untuk mobilitas masyarakat dan juga menggerakkan roda perekonomian Surabaya ke berbagai wilayah lain saat pemerintahan Hindia Belanda. Bukan itu saja, daerah lain yang berada di sekitar Jembatan Petekan di Jalan Jakarta, atau di bagian utara dari Kota Surabaya ini pun terimbas dan menjadi berkembang.<\/p>\n<p>\u201cSeperti di kawasan Kembang Jepun, Ampel, Krembangan serta daerah lainnya ikut menuai imbas dari ramainya kapal-kapal yang singgah. Di situ dijadikan lokasi bongkar muat kapal-kapal dari berbagai daerah,\u201d katanya,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Radar Surabaya, 22 April 2021<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jembatan Petekan atau Ferwerda brug yang ada di dekat Jalan Benteng, memiliki keunikan tersendiri. Sesuai dengan namanya \u2018petekan\u2019 yang artinya dalam bahasa Jawa ditekan. Sehingga jembatan ini memiliki teknologi yang bisa dibuka dan ditutup. Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabaya Selain lokasinya berada dibekas benteng Prins Hendrik dan dekat dengan sungai Kalimas, Jalan Benteng juga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24835,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4166,4170],"tags":[],"class_list":["post-24824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2021","category-uc-news-april-2021"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jembatan Petekan atau Ferwerda brug yang ada di dekat Jalan Benteng, memiliki keunikan tersendiri. Sesuai dengan namanya \u2018petekan\u2019 yang artinya dalam bahasa Jawa ditekan. Sehingga jembatan ini memiliki teknologi yang bisa dibuka dan ditutup. Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabaya Selain lokasinya berada dibekas benteng Prins Hendrik dan dekat dengan sungai Kalimas, Jalan Benteng juga...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-30T04:12:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-24T03:04:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"665\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"611\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB\",\"datePublished\":\"2021-04-30T04:12:45+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-24T03:04:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\"},\"wordCount\":289,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/04\\\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News 2021\",\"UC News April 2021\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\",\"name\":\"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/04\\\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg\",\"datePublished\":\"2021-04-30T04:12:45+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-24T03:04:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/04\\\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/04\\\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg\",\"width\":665,\"height\":611},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB - Library","og_description":"Jembatan Petekan atau Ferwerda brug yang ada di dekat Jalan Benteng, memiliki keunikan tersendiri. Sesuai dengan namanya \u2018petekan\u2019 yang artinya dalam bahasa Jawa ditekan. Sehingga jembatan ini memiliki teknologi yang bisa dibuka dan ditutup. Ginanjar Elyas Saputra Wartawan Radar Surabaya Selain lokasinya berada dibekas benteng Prins Hendrik dan dekat dengan sungai Kalimas, Jalan Benteng juga...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-04-30T04:12:45+00:00","article_modified_time":"2022-11-24T03:04:36+00:00","og_image":[{"width":665,"height":611,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB","datePublished":"2021-04-30T04:12:45+00:00","dateModified":"2022-11-24T03:04:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"},"wordCount":289,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg","articleSection":["UC News 2021","UC News April 2021"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/","name":"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg","datePublished":"2021-04-30T04:12:45+00:00","dateModified":"2022-11-24T03:04:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/04\/Jembatan-Benteng-dan-Sejarah-Masa-Kolonial.-Jembetan-Petekan-jadi-Akses-Bongkar-Muat-Barang.Radar-Surabaya.22-April-2021.Hal_.3.-Chrisyandi.-LIBgbr.jpg","width":665,"height":611},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jalan-benteng-dan-sejarah-masa-kolonial-14-dekat-dengan-lokasi-jembatan-ikonik-radar-surabaya-21-april-2021-hal-3-chrisyandi-lib\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jembatan Benteng dan Sejarah Masa Kolonial (15). Jembatan Petekan Jadi Akses Bongkar Muat Barang. Radar Surabaya.22 April 2021.Hal.3. Chrisyandi. LIB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24824"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40407,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24824\/revisions\/40407"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}