{"id":28970,"date":"2021-08-23T14:48:47","date_gmt":"2021-08-23T07:48:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=28970"},"modified":"2025-05-01T12:39:21","modified_gmt":"2025-05-01T05:39:21","slug":"tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/","title":{"rendered":"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-28971\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-1030x822.png\" alt=\"\" width=\"1030\" height=\"822\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-1030x822.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-300x240.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-768x613.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-1536x1226.png 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-1500x1198.png 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16-705x563.png 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Tangan-Penyelamat-Italia.-Kompas.-14-Juli-2021.-Hal.-16.png 1984w\" sizes=\"auto, (max-width: 1030px) 100vw, 1030px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ketika menyaksikan laga final Italia melawan Inggris di Stadion Wembley akhir pekan lalu, Presiden Italia Sergio Mattarella diam seribu bahasa sepanjang drama adu penalti di tribune naratama. Setelah kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, berhasil menepis sepakan pemain Inggris, Bukayo Saka, Mattarella mengangkat tangan ke udara dan tersenyum lebar.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat tidak percaya tendangan Jorginho gagal, tetapi tangan Donnarumma menyelamatkan italia,&#8221; ujar Mattarella kepada para tamu kehormatan dari Italia yang duduk di sekitarnya, salah satunya Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina.<\/p>\n<p>Penampilan Donnarumma di turnamen perdana sebagai kiper utama Italia memang patut diacungi \u00a0dua jempol. Kiper setinggi 1,96 meter itu memang kalah dalam catatan kebobolan dibandingkan Jordan Pickford, penjaga gawang Inggris. Donnarumma kemasukan empat sedangkan gol, seda Pickford ha memungut bola dari hanya dua kali gawangnya.<\/p>\n<p>Akan tetapi, beban lawan yang dihadapi Italia dan Donnarumma jauh lebih berat dibandingkan Inggris. &#8220;Tiga Singa&#8221; menyingkirkan Jerman, pemilik tiga gelar Piala di babak besar, 16 selanjutnya tim kuda hitam, dan Denmark. Adapun seperti Ukraina dan Den Italia, untuk menembus partai puncak, harus mer adapi Belgia dan Spanyol menghadapi yang bermain menyerang dengan barisan lini i depan terbaik di Eropa saat ini.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Donnarumma juga tampil amat konsisten dalam dua drama adu penalti yang dihadapi &#8220;Gli Azzurri&#8221;, Sebelum laga final, tidak ada tim yang mampu menang dua kali beruntun dalam adu di Piala Eropa 2020. Ber penalti d 2020, untung, Italia memiliki Donnarumma onnart yang mampu mengakhiri kutukan itu.<\/p>\n<p>Dari sembilan tendangan penalti yang dihadapi ketika melawan Spanyol dan Inggris, Donnarumma mampu menepis tiga di antaranya. Ketiga tendangan itu dieksekusi oleh Alvaro Morata, penyerang Spanyol; lalu Saka dan Jadon Sancho dari Inggris<\/p>\n<p>Keberhasilan Donnarumma itu bukan sebuah kebetulan. Sejak menembus tim utama AC Milan pada musim 2015-2016, kiper yang akrab disapa Gigio itu telah menghadapi 40 penalti dan mampu menggagalkan 14 eksekusi.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tenang ketika menghadapi adu penalti karena memiliki Gigie,&#8221; kata kapten dan bek tengah Italia, Giorgio Chiellini, dilansir Corriere dello Sport.<\/p>\n<p>Chiellini menambahkan, &#8220;Saya beruntung pernah bermain dengan Buffon, kini tampil bersama Donnarumma. Mereka kiper yang sama-sama luar biasa.&#8221;<\/p>\n<p>Meskipun menjadi keberhasilan Italia pilar penting bagi Italia mengangkat trofi Henri Delaunay untuk kali keduanya, Donnarumma terkejut ketika namanya dipanggil untuk menerima trofi pemain terbaik turnamen dari Presiden UEFA Aleksander Ceferin. Bek tengah Leonardo Bonucci sampai menepuk kepala Donnarumma untuk mengingatkan rekan setimnya itu agar menuju podium juara.<\/p>\n<p>&#8220;Jika saya pemain terbaik turnamen ini. saya perlu berterima kasih kepada Bonucci dan Chiellini,&#8221; ucap kiper yang akan bergabung dengan Paris Saint-Germain di musim panas ini dengan status bebas transfer.<\/p>\n<p>Donnarumma yang rendah hati pun menjadi kiper pertama yang dinobatkan menjadi kiper sebagai pemain terbaik Piala Eropa. Selain itu, ia juga menjadi kiper utama termuda yang mampu membawa Gli Azzurri menjadi juara. Ia bergabung dengan empat seniornya yang telah lebih dulu mempersembahkan trofi bagi Italia.<\/p>\n<p>Keempat kiper legendaris Italia itu ialah Gianpiero Combi (Piala Dunia 1934), Aldo Olivieri (Piala Dunia 1938), Dino Zoff (Piala Eropa 1968 dan Piala Dunia 1982), serta Gianluigi Buffon (Piala Dunia 2006). Dengan usia yang baru menginjak 22 tahun, Donnarumma masih memiliki kesempatan untuk menyamai prestasi Zoff.<\/p>\n<p><strong>Keluarga kiper<\/strong><\/p>\n<p>Donnarumma memang memiliki bakat yang luar biasa yang menjadi bekalnya menjadi salah satu kiper terbaik di Eropa, bahkan dunia. Potensi besar Donnarumma diketahui langsung oleh sang paman, Enrico Alfano, mantan kiper Juve Stabia. Alfano pertama kali mengajak keponakannya itu ke lapangan sepak bola yang berada di kampung halaman mereka, Castellammare di Stabia, Napoli.<\/p>\n<p>&#8220;Pamanku membawa saya ke lapangan, memegang tangan saya, dan memberikan hasrat untuk sepak bola. Sejak saat itu saya selalu bermain sebagai kiper,&#8221; kata Donnarumma di laman FIGC. Namun, Alfano tidak bisa mendampingi dan melihat karier memesona keponakannya itu sebab Alfano tutup usia pada 21 Juni 2009.<\/p>\n<p>Tak hanya paman, Gigio juga dikelilingi kiper lain. di keluarganya, yaitu sang kakak, Antonio Donnarumma. Antonio sempat membela Milan pada periode 2008-2012, kemudian bergabung kembali dengan &#8220;Si Merah Hitam&#8221; untuk menjadi pelapis Gigio pada musim 2017-2018 hingga akhir musim 2020-2021. Namun, Antonio tak sehebat adik bungsunya itu karena tidak pernah mencatat Penampilan perdananya bagi Milan tercipta pada laga me lawan Sassuolo di Stadion San Siro pada 25 Oktober 2015. Ketika itu, usianya baru 16 tahun dan 242 hari. Catatan itu men jadikannya kiper termuda ke dua yang menjalani debut di kompetisi tertinggi Italia setelah Giuseppe Sacchi. Adapun Sacchi lebih muda 13 hari ketika menjalani debut untuk Milan pada 25 Oktober 1942.<\/p>\n<p>Pada 2016, ketika berusia 17 tahun dan 189 hari, ia telah bermain dengan seragam Italia. Ia menjadi kiper termuda timnas Italia. Hingga kini, Donnarumma telah 33 kali membela Gli Azzurri.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi saya, Gigie nemiliki potensi untuk memenangi Ballon d&#8217;Or,&#8221; kata Vincenco Mon tella, Pelatih Milan pada Juli 2016-November 2017.<\/p>\n<p>Setelah mempersembahkan trofi Piala Eropa 2020, Don narumma akan memasuki babak baru dalam kariernya dengan PSG. Bersama raksasa Perancis itu, Donnarumma berpeluang merengkuh gelar liga perdana sekaligus bisa menjadi pesaing serius untuk juara Liga Champions Eropa.<\/p>\n<p>Selain itu, ia pun berpeluang menutup tahun ini dengan persembahan satu lagi trofi untuk Italia, yaitu Liga Nasional Eropa. Italia akan kembali berjumpa Spanyol di semifinal Liga Nasional Eropa pada 7 Oktober. mendatang. Dengan usia yang baru menginjak 22 tahun, Donnarumma berpeluang meraih lebih banyak trofi di level klub dan timnas, kemudian meme cahkan banyak rekor pribadi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika menyaksikan laga final Italia melawan Inggris di Stadion Wembley akhir pekan lalu, Presiden Italia Sergio Mattarella diam seribu bahasa sepanjang drama adu penalti di tribune naratama. Setelah kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, berhasil menepis sepakan pemain Inggris, Bukayo Saka, Mattarella mengangkat tangan ke udara dan tersenyum lebar. \u201cSaya sangat tidak percaya tendangan Jorginho gagal, tetapi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28972,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-28970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika menyaksikan laga final Italia melawan Inggris di Stadion Wembley akhir pekan lalu, Presiden Italia Sergio Mattarella diam seribu bahasa sepanjang drama adu penalti di tribune naratama. Setelah kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, berhasil menepis sepakan pemain Inggris, Bukayo Saka, Mattarella mengangkat tangan ke udara dan tersenyum lebar. \u201cSaya sangat tidak percaya tendangan Jorginho gagal, tetapi...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-23T07:48:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:39:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/ksdf.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16\",\"datePublished\":\"2021-08-23T07:48:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:39:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":845,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/ksdf.png\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/\",\"name\":\"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/ksdf.png\",\"datePublished\":\"2021-08-23T07:48:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:39:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/ksdf.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/ksdf.png\",\"width\":743,\"height\":563},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16 - Library","og_description":"Ketika menyaksikan laga final Italia melawan Inggris di Stadion Wembley akhir pekan lalu, Presiden Italia Sergio Mattarella diam seribu bahasa sepanjang drama adu penalti di tribune naratama. Setelah kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, berhasil menepis sepakan pemain Inggris, Bukayo Saka, Mattarella mengangkat tangan ke udara dan tersenyum lebar. \u201cSaya sangat tidak percaya tendangan Jorginho gagal, tetapi...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-08-23T07:48:47+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:39:21+00:00","og_image":[{"width":743,"height":563,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/ksdf.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16","datePublished":"2021-08-23T07:48:47+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:39:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/"},"wordCount":845,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/ksdf.png","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/","name":"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/ksdf.png","datePublished":"2021-08-23T07:48:47+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:39:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/ksdf.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/ksdf.png","width":743,"height":563},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tangan-penyelamat-italia-kompas-14-juli-2021-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tangan Penyelamat Italia. Kompas. 14 Juli 2021. Hal. 16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28970"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28970\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30233,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28970\/revisions\/30233"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}