{"id":3229,"date":"2017-02-08T14:29:39","date_gmt":"2017-02-08T07:29:39","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=3229"},"modified":"2025-09-17T08:37:33","modified_gmt":"2025-09-17T01:37:33","slug":"mewariskan-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/","title":{"rendered":"Mewariskan Hati"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Mewariskan-Hati.-SWA.-26.-8-19-Desember-2016.Hal_.2-21.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3230\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Mewariskan-Hati.-SWA.-26.-8-19-Desember-2016.Hal_.2-21.jpg\" alt=\"Mewariskan Hati. SWA. 26. 8-19 Desember 2016.Hal.2-,21\" width=\"958\" height=\"587\" \/><\/a><\/p>\n<p>Keberhasilan mewariskan bisnis keluarga tidak hanya mencakup sejauh mana generasi yang lebih muda menguasai ilmu manajemen dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dalam operasionalisasinya setiap hari, tetapi juga sejauh mana ia mampu memahami hati generasi yang lebih senior. Termasuk hasrat dan panggilan hidup, serta nilai-nilai lain yang sering kali bersifat non material. Proses penting ini tak jarang memicu konflik interpersonal jika tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n<p>Amelia Renkert-Thomas memahami hal tersebut. Melalui bukunya yang berjudul Engaged Ownership ini, ia mengulas 19 bab yang dibagi menjadi empat bagian. Tiga bab pertama adalah pendahuluan, 7 bab berikutnya membahas pengorganisasian perusahaan, lima bab berikutnya mengulas bagaimana menciptakan rasa memiliki, dan empat bab terakhir diisi dengan tantangan dalam mengelola perusahaan keluarga, termasuk menumbuhkan kepercayaan dan menangani investor. Buku yang ditulis dari perspektif Amelia sebagai generasi kelima ini, bahkan diawali dari tulisan Ken McCracken yang selama ini dikenal sebagai konsultan perusahaan keluarga internasional.<\/p>\n<p>Amelia mengawali kajiannya dengan berupaya mematahkan anggapan bahwa melibatkan pemilik perusahaan dalam manajemen adalah ide yang buruk. Ia menegaskan, pemilik tetap dapat menjadi aset perusahaan melalui pemikiran kritis untuk pengembangan perusahaan. Kerap ditemukan oleh Amelia, pemilik perusahaan keluarga yang kritis memberikan sumbangsih signifikan melalui keahlian, talenta, pengalaman dan perspektif yang tidak dimiliki oleh manajemen. Pemilik kemudian menjadi rekan kerja yang sinergis bersama direktur, manajer dan staf perusahaan untuk menyelaraskan gerak perusahaan.<\/p>\n<p>Buku ini secara umum menegaskan pentingnya pemilik perusahaan keluarga untuk tidak terjebak dalam pusaran modal finansial sebagai satu-satunya orientasi dalam berbisnis. Amelia mengingatkan untuk tetap menjaga dimensi keluarga sebagai investasi tersebsar. Memahami bisnis keluargadalam perspektif kesempatan untuk menginvestasikan semua jenis modal yang dimiliki secara bijaksana. Pemilik akan secara bersamaan dapat memelihara relasi antar anggota keluarga sekaligus memiliki sarana untuk mengembangkan diri menjadi pribadi yang entrepreneurial.<\/p>\n<p>Amelia memulai bahasannya dengan mengajukan sebuah pertanyaan penting dan relevan untuk direnungkan para pemilik perusahaan keluarga, \u201capa modal inti (core capital) perusahaan ini?\u201d selama ini dikenal tiga jenis modal yang dipilih menjadi modal inti: modal finansial, modal humanitas dan modal enterprise. Mana yang akan dipilih menjadi modal inti perusahaan? Ia menegaskan pentingnya menentukan\u00a0 modal inti untuk mendapatkan gambaran mengenai tujuan besar perusahaan. Dengan mengenali jenis modal inti untuk mendapatkan gambaran mengenai tujuan besar perusahaan. Dengan mengenali jenis modal inti yang dipilih, pelaku di dalamnya akan memahami prioritas dan tata nilai perusahaan \u2013 dalam bahasa psikologi disebut kepribadian perusahaan.<\/p>\n<p>Secara gambiang, ia juga menjelaskan pentingnya seorang pemilik perusahaan keluarga menciptakan rasa memiliki (sense of ownership) terhadap perusahaan. Caranya tak lain dengan terlibat dalam pengelolaan organisasi. Para pemilik yang terlibat dalam setiap dinamika perusahaan, baik dalam masa kejayaan maupun masa paceklik, cenderung lebih punya rasa memiliki dibanding pemilik yang menempatkan diri di posisi luar (outsider). Banyak situasi yang membuat perusahaan bergejolak, misalnya perubahan situasi pasar. Pada saat seperti itu, perusahaan butuh dukungan dan kehadiran pemilik.<\/p>\n<p>Buku ini secara tajam mengulas dinamika sukses kepemimpinan dalam perusahaan keluarga. Isu mengenai perbedaan ketertarikan dalam bisnis, pemahaman tentang konteks bisnis, kemampuan dan perbedaan visi antar generasi dalam mengelola perusahaan keluarga dibahas secara tuntas dan mendalam. Amelia tampaknya memberikan cukup banyak porsi mengenai peranan kontrol pemilik terhadap kinerja perusahaan. Ia mengulas perbedaan konsekuensi saat pemilik mengontrol dan tidak mengontrol secara langsung dalam manajemen, serta dampaknya pada rasa kepemilikan organisasi.<\/p>\n<p>Amelia pun menciptakan tipologi peran pemilik dalam mengelola perusahan. Dalam bab keempat mengenai peran anggota keluarga di perusahaan keluarga, ia menjelaskan empat\u00a0 model keterlibatan keluarga di perusahaan : sebagai pemilik, direktur, manajer, dan keluarga biasa. Menurut dia, seorang pemilik setidaknya memerankan satu dari empat peran tersebut. Bahkan dalam beberapa kasus, ada yang memerankan keempatnya. Setiap peran memiliki konsekuensinya masing-masing dalam memandang kekuatan perusahaan.<\/p>\n<p>Dia menegaskan satu hal penting; perlunya pemilik mempelajari genealogi dan budaya keluarga. Ia menempatkan pentingnya sejarah dan budaya keluarga sebagai penentu corak dalam perusahaan\u00a0 keluarga. Bahkan, pada titik tertentu memengaruhi pola dan tipe kepemimpinan yang akan digunakan dalam mengelola bisnis sehari-hari. Penulis bahkan menggaris bawahi efektivitas komunikasi dengan anggota keluarga dari generasi yang berbeda, termasuk diskusi mengenai visi dan pandangan masing-masing generasi. Ini menarik dicermati mengingat perusahaan keluarga tidak hanya berbicara mengenai visi individu, tetapi juga sejauh mana transmisi nilai dapat di wariskan.<\/p>\n<p>Hal lain yang dibahas dalam buku ini adalah tentang kesadaran terhadap aset. Banyak perusahaan keluarga gagal mencapai efektivitas manajemen yang optimal karena tidak menyadari kekuatannya sendiri. Amelia memberikan perspektif untuk menuliskan seluruh modal yang dimiliki perusahaan. Hal lain akan memberikan latihan bagi setiap pengelola bisnis keluarga untuk secara kritis dan kreatif mendata seluruh kekuatan yang dimiliki. Dengan cara inilah kerap muncul strategi baru untuk mengatasi krisis ataupun tantangan yang dialami perusahaan. Kesadaran mengenai pentingnya kekuatan yang dimiliki juga akan memberikan kesamaan cara pandang antara seluruh pelaku perusahaan untuk selalu optimis dalam mencapai sasaran yang telah di sepakati bersama.<\/p>\n<p>Salah satu tantangan terbesar yang dialami perusahaan keluarga terkadang justru muncul dari dalam perusahaan itu sendiri. Salah satunya, perbedaan pemahaman mengenai tujuan utama perusahaan. Visi yang sering kali telah terekstrak dengan jelas. Tetapi di interpretasikan berbeda oleh berbagai pelaku. Amelia memberikan perhatian khusus mengenai pentingnya kesamaan interpretasi terhadap visu perusahaan. Setiap pemilik dari sebuah generasi memiliki tujuan utama, ambisi pribadi, dan mimpi yang belum tentu disepakati generasi berikutnya. Harus ada komitmen melaksanakan visi yang disepakati dan jalan tengah untuk hal yang belum disepakati agar perusahaan tetap dapat berlari dengan kecepatan penuh.<\/p>\n<p>Visi danh misi memang merupakan dua hal penting yang dapat direvisi dengan mudah dalam perusahaan keluarga. Namun, jika hal ini tidak dikerjakan dengan sempurna, banyak friksi dan konflik kecil yang akan di hadapi. Mengartikalikasikan visi dan misi yang disepakati oleh antargenerasi merupakan isu yang membutuhkan kemampuan negoisasi tingkat tinggi. Secara psikologis, visi dan misi adalah pemersatu segala perbedaan pandangan. Ini menunjukkan bahwa pengartikulasian visi dan misi butuh latihan yang tidak sederhana.<\/p>\n<p>Salah satu isu mengenai perbedaan pandangan yang harus dikelola dengan baik adalah mengenai standar baik. Apa yang disebut baik? Kapan sesuatu dapat dikatakan sudah baik, kurang baik, atau tidak baik? Ketidaksamaan standar baik ini juga menjadi topik yang jamak ditemukan di berbagai perusahaan keluarga. Pemahaman mengenai hal ini tidak hanya akan membantu pimpinan untuk memahami keinginan pemilik bisnis, tetapi juga membantu staf dengan posisi paling rendah sekalipun untuk mengatasi berbagai dinamika konflik yang terjadi. Menyamakan persepsi mengenai apa yang disebut baik menjadi salah satu kunci keberhasilan manajemen konflik di sebuah perusahaan keluarga.<\/p>\n<p>Amelia menggarisbawahi pula pentingnya distribusi kekuasaan di kalangan pemimpin. Hal krusial dalam bisnis keluarga adalah memahami peran dan wewenang anggota keluarga. Ketika sebuah keluarga memiliki lebih dari tiga anak yang semuanya tertarik mengelola bisnis keluarga, dibutuhkan kesepakatan mengenai area kekuasaan yang diberikan untuk setiap anak. Adanya lebih dari satu matahari pada domain yang sama menimbulkan konflik yang tidak perlu dalam sebuah perusahaan. Melalui buku ini, ia berupaya memperjelas pentingnya membuat aturan yang disepakati bersama.<\/p>\n<p>Pembahasan mengenai kekuasaan mengambil porsi cukup besar dalam buku ini karena amelia tahu bahwa kekuasaan berkaitan dengan pengambilan keputusan yang tidak hanya terkait dengan situasi internal, tetapi juga kerja sama dengan berbagai pihak. Ia mengambil contoh internal dalam hal rapat, baik dengan forum (bab13), rapat dalam tim (bab14) maupun penentuan kebijakan (bab15), serta eksternal, misalnya kerja sama dengan investor (bab 18). Kompleks nya peranan distribusi kekuasan ini terhadap kinerja perusahan membuat pembahasan mengenai kekuasaan patut dicermati pemilik perusahaan keluarga.<\/p>\n<p>Secara analog, kasus-kasus mengenai distribusi kekuasaan ini juga mencakup isi peran ganda yang dimiliki oleh pemilik. Apa yang akan terjadi ketika pemilik menempatkan dirinya sebagai pemilik sekaligus direktur, pemilik sekaligus manajer, dan peran ganda lainnya. Biasa dalam pengambilan keputusan sering kali muncul dan menjadi fenomena psikologis yang menarik untuk dibahas. Kasus-kasus yang dibahas didalam buku ini merupakan ekstraksi dari berbagai kasus yang secara rill terjadi di lapangan. Amelia mengompilasikan pengalaman yang dialaminya sebagai pemilik bisnis keluarga generasi kelima dengan observasinya pada bisnis keluarga lainnya.<\/p>\n<p>Buku ini wajib dimiliki para pemilik perusahaan keluarga, konsultan perusahaan keluarga ataupun dosen dan ilmuwan yang terkait dengan bisnis keluarga. Buku ini juga relevan dibaca oleh mahasiswa bisnis, psikologi industri organisasi, ataupun bidang ilmu terkait lainnya. Bersama dnegan KenMcCracken yang adalah konsultannya, amelia berhasil memberikan berbagai perspektif penting dalam mengelola bisnis keluarga sebagai sebuah warisan yang tidak hanya berbicara mengenai warisan material. Mewariskan bisnis keluarga adalah persoalan mewariskan hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber : SWA.26.8-19 Desember 2016.Hal.20-21<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keberhasilan mewariskan bisnis keluarga tidak hanya mencakup sejauh mana generasi yang lebih muda menguasai ilmu manajemen dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dalam operasionalisasinya setiap hari, tetapi juga sejauh mana ia mampu memahami hati generasi yang lebih senior. Termasuk hasrat dan panggilan hidup, serta nilai-nilai lain yang sering kali bersifat non material. Proses penting ini tak jarang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":78816,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,454,291],"tags":[],"class_list":["post-3229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news","category-uc-news-2016","category-uc-news-januari-2016"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mewariskan Hati - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mewariskan Hati - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Keberhasilan mewariskan bisnis keluarga tidak hanya mencakup sejauh mana generasi yang lebih muda menguasai ilmu manajemen dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dalam operasionalisasinya setiap hari, tetapi juga sejauh mana ia mampu memahami hati generasi yang lebih senior. Termasuk hasrat dan panggilan hidup, serta nilai-nilai lain yang sering kali bersifat non material. Proses penting ini tak jarang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-08T07:29:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-17T01:37:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/02\/wil.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"415\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"213\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Mewariskan Hati\",\"datePublished\":\"2017-02-08T07:29:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-17T01:37:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/\"},\"wordCount\":1332,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/02\\\/wil.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News\",\"UC News 2016\",\"UC News Januari 2016\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/\",\"name\":\"Mewariskan Hati - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/02\\\/wil.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-08T07:29:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-17T01:37:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/02\\\/wil.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/02\\\/wil.jpg\",\"width\":415,\"height\":213},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mewariskan-hati\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mewariskan Hati\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mewariskan Hati - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mewariskan Hati - Library","og_description":"Keberhasilan mewariskan bisnis keluarga tidak hanya mencakup sejauh mana generasi yang lebih muda menguasai ilmu manajemen dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dalam operasionalisasinya setiap hari, tetapi juga sejauh mana ia mampu memahami hati generasi yang lebih senior. Termasuk hasrat dan panggilan hidup, serta nilai-nilai lain yang sering kali bersifat non material. Proses penting ini tak jarang...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-08T07:29:39+00:00","article_modified_time":"2025-09-17T01:37:33+00:00","og_image":[{"width":415,"height":213,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/02\/wil.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Mewariskan Hati","datePublished":"2017-02-08T07:29:39+00:00","dateModified":"2025-09-17T01:37:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/"},"wordCount":1332,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/02\/wil.jpg","articleSection":["UC News","UC News 2016","UC News Januari 2016"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/","name":"Mewariskan Hati - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/02\/wil.jpg","datePublished":"2017-02-08T07:29:39+00:00","dateModified":"2025-09-17T01:37:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/02\/wil.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/02\/wil.jpg","width":415,"height":213},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mewariskan-hati\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mewariskan Hati"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3229"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6318,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3229\/revisions\/6318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}