{"id":3288,"date":"2017-02-09T08:07:17","date_gmt":"2017-02-09T01:07:17","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=3288"},"modified":"2025-05-01T12:37:23","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:23","slug":"membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/","title":{"rendered":"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &#8220;Jerat Bantuan&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-3289\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16.jpg\" alt=\"Membebaskan diri dari jerat bantuan.Kompas.29 Januari 2016.Hal.16\" width=\"975\" height=\"884\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16.jpg 1624w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16-300x272.jpg 300w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16-1030x933.jpg 1030w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16-1500x1359.jpg 1500w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16-705x639.jpg 705w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.16-450x408.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 975px) 100vw, 975px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Setahun hidup dari kemurahan lembaga donor korban gempa dan tsunami, Rubama Muhammad (31) mulai resah. Resah karena warga kian bergantung pada bantuan lembaga \u2013 lembaga itu. Dia ingin warga hidup mandiri seperti sebelum bencana. Lewat sampah, cita \u2013 cita itu diperjuangkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>OLEH ZULKARNAINI<\/p>\n<p>Saat bencana gempa dan tsunami akhir tahun 2004 melanda Aceh, Desa Nusa, Lhoknga, Aceh Besar, tak luput dari amukan gelombang raksasa. Rumah Rubama beserta ratusan rumah warga lain rusak parah. Tiba \u2013 tiba saja mereka kehilangan tempat tinggal.<\/p>\n<p>Rubama bersama warga lain terpaksa mengungsi ke barak. Selama di barak, warga mendapat bantuan dari pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. Bantuan mengalir deras memembuat warga terbiasa hidup dengan tangan di bawah.<\/p>\n<p>Satu setengah tahun kemudian, ketika warga Nusa kembali ke kampung, mereka masih mendapat bantuan. Hal ini membuat Rubama resah.<\/p>\n<p>\u201cSaya khawatir saat masa rehabilitasi usai dan bantuan berhenti, warga tidak bisa bertahan hidup karena sudah terbiasa menerima bantuan,\u201d kata Rubama, Rabu (13\/1), di rumahnya di Desa Nusa.<\/p>\n<p>Perempuan itu pun bertekad mencari jalan keluar dari \u201cbantuan yang melenakan\u201d. Akhir 2005, bermodalkan semangat dan sedikit pengetahuan, Rubama mengajak warga untuk mengelola sampah rumah tangga menjadi barang yang bermanfaat. Awalnya Rubama mendapat pelatihan mengelola sampah berbasis desa dari satu lembaga swadaya masyarakat.<\/p>\n<p>Seusai pelatiah , dia kumpulkan ibu-ibu di desa, sekitar 35 ibu rumah tangga bergabung. Buat Rubama, itu pertanda di awal langkah menuju kemandirian. Mereka sepakat memberi nama kelompok itu sebagai Nusa Creation Community (NCC). Namun seiring waktu, anggotanya menyusut tinggal 15 orang.<\/p>\n<p>Rubama merelakan rumah panggungnya dijadikan pusat kegiatan NCC Di ruang depan, berserakan beraneka ragam sampah rumpah tangga. Sebagian sudah berbentuk barang, seperti vas bunga, tas, sandal, dan kotak tisu. Anggota komunitas dilatih untuk mengenal sampah dan memilahnya. Sampah itu lantas diolah menjadi berbagai macam kerajinan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari \u2013 hari.<\/p>\n<p>Ada 22 produk kreasi NCC dengan bahan baku sampah, seperti kotak tisu, tas, bunga, sandal, dan tempat pensil. Sampah yang semula dianggap tak berguna di tangan mereka kini menjadi bermakna. Hasil kerajinan itu kemudian dijual.<\/p>\n<p>Harganya bervariasi, bergantung pada besar kecil barang, besaran modal, dan tingkat kesulitan pembuatan.\u00a0 Secara umum, harga kerajinan buatan NCC berkisar Rp.1.000 hingga Rp.300.000 per unit. Dalam sebulan, tak kurang dari 200 produk dihasilkan.\u00a0 Semua itu dikerjakan di rumah atau sambil menjaga sawah dari serangan burung pipit.<\/p>\n<p>Sekitar 90 persen uang dari hasil penjualan menjadi hak anggota sebagai pemilik barang, sedangkan 10 persen masuk kas NCC. Ka situ digunakan untuk pengembangan anggota dan belanja peralatan, seperti lem, gunting, dan alat menjahit.<\/p>\n<p>Produk NCC dipasarkan ke sejumlah daerah di Aceh. Promosi memanfaatkan media social dan berpartisipasi dalam pameran kerajinan serta produk usaha kecil menengah. Saat ini mereka kerap diminta membuat souvenir dan tas seminar.<\/p>\n<p>Pada tahun 2015, ada pesanan 1.500 tas untuk peserta pelatihan. Namun, NCC hanya mampu mengerjakan 600 tas. \u201cDengan anggota 15 orang, kami tidak sanggup membuat tas sebanyak itu,\u201d ujar Rubama.<\/p>\n<p>Setiap Rabu, anggota NCC berkumpul. Mereka saling berbagi pengalaman. Tidak ada topic khusus yang dibicarakan pada pertemuan rutin itu. \u201cYang penting kami <em>ngumpul. <\/em>Biasanya dari sana banyak timbul ide membuat kreasi produk baru,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pertemuan rutin itu, lanjut Rubama, juga mempererat hubungan antar anggota komunitas. Anggota tak pernah dibatasi dalam berinovasi untuk melahirkan produk yang berkualitas. Setiap anggota memiliki keahlian tersendiri. Ada anggota yang mahir membuat bunga berbahan kulit jagung, tetapi belum tentu dia bisa membuat kotak tisu berbahan daun cemara. Karena itu, mereka saling berbagi ilmu.<\/p>\n<p>Dari kegiatan tersebut, kata Rubama, setidaknya ibu-ibu punya penghasilan sendiri. \u201cSaat anaknya minta uang jajan, sudah tahu dia ambil dimana,\u201d katanya.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bank Sampah<\/strong><\/p>\n<p>Gerakan kerajinan berbahan sampah telah membidani lahirnya Bank Sampah Nusa (BSN). BSN dikelola oleh anak \u2013 anak Nusa usia sekolah dasar. Tak ubahnya bank umum lainnya, mereka juga memakai buku tabungan. Namun, yang tercatat disana bukan berapa saldo uang, melainkan saldo sampah. Sampah yang ditabung oleh anak-anak sebagian dijadikan bahan baku pembuatan kerajianan.<\/p>\n<p>\u201cSampah yang dikumpulkan oleh nasabah dibeli seharga Rp.3000 sampai Rp.7000 per kilogram. Namun, mereka baru boleh menarik uangnya minimal enam bulan sekali,\u201d kata Rubama.<\/p>\n<p>Anak-anak yang menjadi nasabah BSN dilarang mencari sampah hingga ke luar kampung. Sampah yang mereka tabung berasal dari konsumsi sendiri, di rumah, dan menemukan di jalan.<\/p>\n<p>\u201cKalau mencari sampah tak ubanhya seperti pemulung. Kami buat bak sampah untuk mendidik anak-anak agar menjaga lingkungan, bukan mencari uang,\u201d ujar Rubama.<\/p>\n<p>Saat ini anggota NCC kerap diundang ke sejumlah kabupaten dan kota di Aceh untuk menularkan semangat mengelola sampah berbasis masyarakat.<\/p>\n<p><strong>RUBAMA MUHAMMAD<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Lahir :\u00a0 Nusa,\u00a0 Aceh Besar, 17 Agustus 1985<\/li>\n<li>Pendidikan :\u00a0 S-1 di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh<\/li>\n<li>Aktivitas :\u00a0 Pendiri Nusa Creation Community (NCC)<\/li>\n<li>Penghargaan :\u00a0 Perempuan Inspirasi Nova (2013) kategori Perempuan dan Lingkungan<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>UC-Lib Collect<\/p>\n<p>Kompas, Jumat, 29 Januari 2016<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setahun hidup dari kemurahan lembaga donor korban gempa dan tsunami, Rubama Muhammad (31) mulai resah. Resah karena warga kian bergantung pada bantuan lembaga \u2013 lembaga itu. Dia ingin warga hidup mandiri seperti sebelum bencana. Lewat sampah, cita \u2013 cita itu diperjuangkan. &nbsp; OLEH ZULKARNAINI Saat bencana gempa dan tsunami akhir tahun 2004 melanda Aceh, Desa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4398,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &quot;Jerat Bantuan&quot; - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &quot;Jerat Bantuan&quot; - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setahun hidup dari kemurahan lembaga donor korban gempa dan tsunami, Rubama Muhammad (31) mulai resah. Resah karena warga kian bergantung pada bantuan lembaga \u2013 lembaga itu. Dia ingin warga hidup mandiri seperti sebelum bencana. Lewat sampah, cita \u2013 cita itu diperjuangkan. &nbsp; OLEH ZULKARNAINI Saat bencana gempa dan tsunami akhir tahun 2004 melanda Aceh, Desa...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-09T01:07:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"549\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"881\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &#8220;Jerat Bantuan&#8221;\",\"datePublished\":\"2017-02-09T01:07:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/\"},\"wordCount\":752,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/\",\"name\":\"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari \\\"Jerat Bantuan\\\" - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-09T01:07:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg\",\"width\":549,\"height\":881},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &#8220;Jerat Bantuan&#8221;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari \"Jerat Bantuan\" - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari \"Jerat Bantuan\" - Library","og_description":"Setahun hidup dari kemurahan lembaga donor korban gempa dan tsunami, Rubama Muhammad (31) mulai resah. Resah karena warga kian bergantung pada bantuan lembaga \u2013 lembaga itu. Dia ingin warga hidup mandiri seperti sebelum bencana. Lewat sampah, cita \u2013 cita itu diperjuangkan. &nbsp; OLEH ZULKARNAINI Saat bencana gempa dan tsunami akhir tahun 2004 melanda Aceh, Desa...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-09T01:07:17+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:23+00:00","og_image":[{"width":549,"height":881,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &#8220;Jerat Bantuan&#8221;","datePublished":"2017-02-09T01:07:17+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/"},"wordCount":752,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/","name":"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari \"Jerat Bantuan\" - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg","datePublished":"2017-02-09T01:07:17+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan.Kompas.29-Januari-2016.Hal_.161.jpg","width":549,"height":881},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/membebaskan-diri-dari-jerat-bantuan-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rubama Muhammad Membebaskan Diri dari &#8220;Jerat Bantuan&#8221;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3288"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3288\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5940,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3288\/revisions\/5940"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}