{"id":3634,"date":"2017-02-13T08:38:52","date_gmt":"2017-02-13T01:38:52","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=3634"},"modified":"2025-05-01T12:37:22","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:22","slug":"mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/","title":{"rendered":"Mohmmad Syahril &#8220;Mantri&#8221; Mangrove dari Madura"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-3635\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16.jpg\" alt=\"Mantri Mangrove dari Madura. Kompas. 1 Desember 2016.Hal.16\" width=\"973\" height=\"804\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16.jpg 2058w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16-300x248.jpg 300w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16-1030x851.jpg 1030w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16-1500x1239.jpg 1500w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16-705x582.jpg 705w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.16-450x372.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 973px) 100vw, 973px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Tanpa berucap sepatah kata pun, Mohammad Syahril (45) memungut bungkus makanan dan memasukkannya ke tong sampah. Ia lantas bercerita soal pentingnya menjaga Taman Pendidikan Mangrove di desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.<\/strong><\/p>\n<p>Oleh Agnes Swetta Pandia &amp; Iqbal Basyari<\/p>\n<p>\u201cKesadaran membuang sampah di tempatnya masih sangat rendah, terutama di kalangan pengunjung yang bukan pelajar atau mahasiswa.\u201d Kata Syahril saat berbincang di kawasan mangrove di Desa Labuhan, Sabtu (19\/11) siang itu.<\/p>\n<p>Lelaki itu tekun membersihkan kawasan itu.\u201dIni contoh pengunjung yang tidak taat kebersihan, padahal sudah disediakan tempat sampah,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Bisa dibilang , Syahril adalah \u201cmantri\u201d yang merawat hutan mangrove di Desa Labuhan. Dia terlibat langsung dalam pelestarian hutan seluas 6,64 hektar lebih yang berada di dekat beberapa sumur minyak PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore(PHE WMO) itu. Berkat sentuhannya, kawasan yang sebelumnya tandus kini sudah hijau, bahkan menjadi tempat berkembangnya berbagai jenis flora dan fauna.<\/p>\n<p>Saat ini, ada sekitar 17 jenis mangrove yang tumbuh baik di area itu, antara lain rhizopora, sonneratha, bruguira, dan avicennia. Ada pula hutan pohon cemara laut sepanjang 1,5 hektar yang melindungi rumah penduduk dari terpaan angin laut.<\/p>\n<p>\u201carea yang dulu tidak ada kehidupan,kini menjadi habitat ikan dan udang sejak tanaman mangrove tumbuh subur,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Terjaganya kawasan hutan mangrove tersebut menarik berbagai jenis burung, seperti burung blekuk dan bangau, untuk bersarang di situ . bahkan , kawanan burung gajahan dari Siberia transit di tempat tersebut sebelum melanjutkan migrasi ke wilayah lain.<\/p>\n<p>Tempat itu tidak hanya menjadi tempat flora dan fauna berkembang. Penduduk sekitar pun mulai kecipratan rezeki setelah hutan itu menjadi objek wisata, tempat belajar sambil bermain. Tak kurang dari 400 pengunjung datang ke situ, terutama pada akhir pekan. Para peneliti, terutama dari kalangan mahasiswa,juga menjadikan tempat itu sebagai obyek kajian ilmiah.<\/p>\n<p><strong>\u00a0Mantan TKI<\/strong><\/p>\n<p>Bagaimana Syahril menyulap kawasan yang dulunya tempat peternakan ayam dan rutin diterjang laut pasang itu menjadi hutan mangrove? Dulu, lelaki asal Bangkalan itu pernah merantau sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia selama setahun. Selama enam tahun berikutnya, ia bekerja sebagai petambak udang di Jawa Barat.<\/p>\n<p>Meski mangadu nasib di daerah lain, ternyata hati Syahril tetap tertambat di kampung halamannya. Maka, pada 2008 ia kembali ke desanya yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Jembatan Suramadu itu.<\/p>\n<p>Lalu, apa yang ia temukan di tanah kelahirannya? Ternyata, kondisi pesisir pantai utara Madura di desanya tak berubah sejak ditinggalkan para petambak udang pada 1990-an. Pantai itu tetap gersang dan tak memiliki nilai ekonomi.<\/p>\n<p>Prihatin dengan keadaan itu, Syahril tergerak untuk menghijaukannya. Ia mulai menanam pohon bakau ( Rhizopora sp) di area yang tak lagi dilirik warga sebagai sumber penghidupan. Atasa usahanya itu, ia kemudian dipercaya menjadi ketua kelompok Tani Mangrove Cemara Sejahtera.<\/p>\n<p>Kepercayaan itu membuatnya tidak terpikir lagi untuk kembali merantau. \u201ckalau tidak ada hutan mangrove ini, bisa jadi saya kembali menjadi TKI seperti warga lain,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebagai ketua kelompok, Syahril selalu berada di garis terdepan untuk mengembangkan area hutan mangrove. Segala hal diurusinya, mulai dari mengawasi ekosistem mangrove dari penduduk sekitar, menanam aneka tanaman mangrove, mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan, hingga menyalakan sirene tanda berakhirnya kunjungan ke kawasan itu pada pukul 17.00 WIB.<\/p>\n<p>\u201cOrang di sini menyebut saya sebagai mantri kesibukan karena saya mengurusi segala hal meski ada anggota lain dalam kelompok,\u201d katanya. Ia hafal nama dan jenis mangrove yang dikembangkan di kawasan itu. Pria berkumis yang gemar memakai topi hijau itu sering kali dipanggil anggota kelompoknya untuk diminta pendapat.<\/p>\n<p>Program itu kian berkembang pada 2014 ketika PT PHE WMO menggandeng penduduk setempat untuk menggembangkan kawasan tersebut menjadi area konservasi mangrove. Mereka diberi bibit dan pelatihan cara menanam mangrove, seperti di Probolinggo, Tuban , dan Bali.<\/p>\n<p><strong>Tantangan<\/strong><\/p>\n<p>Meski pelestarian tanaman mangrove itu demi kepentingan masyarakat, tak sedikit warga sekitar yang tidak sepaham dengan Syahril. Belum semua warga memahami pentingnya melestarikan area tersebut. Alhasil , lelaki itu pun harus berhadapan dengan warga yang mencari nafkah dengan berburu ikan, kepiting,dan burung di tanaman mangrove yang tumbuh subur.<\/p>\n<p>\u201cBukannya tidak boleh mencari rezeki di sini, tetapi harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan , ada tanaman atau hewan yang tidak bisa disentuh dan ada yang bisa diambil untuk dimanfaatkan sebagai ladang rezeki. Namun, masih ada warga mencari ikan dengan meracuni area tersebut sehingga banyak ikan mati. Bahkan,ada warga yang mencari pakan sapi dengan menebang tanaman mangrove dan mencari kepiting dengan linggis yang bisa merusak akar tanaman mangrove.<\/p>\n<p>Sebagai orang asli Madura , Syahril paham betul karakter masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, saat mengingatkan warga yang mengambil tangkapan yang bisa merusak lingkungan, dia menggunakan cara yang lembut dan rendah hati. Dia selalu memulai dengan kata \u201ctolong\u201d, bukan \u201cjangan\u201d.<\/p>\n<p>\u201cMeskipun niatnya baik, kalau salah dalam penyampaian bisa berakibat fatal,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia rajin mengampanyekan pelestarian lingkungan kepada anak-anak sekolah dasar yang berkunjung. Lewat anak-anak sekolah, ia berharap pesan tersebut sampai ke orangtua masing-masing.<\/p>\n<p>Berkat ketekunan Syahril, hutan di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, itu berkembang menjadi Taman Pendidikan Mangrove. Berbagai fasilitas penunjung telah dibangun di situ, seperti tempat parkir, menara pandang burung, jembatan, dan pemondokan.<\/p>\n<p>Jika awalnya Kelompok Tani Mangrove Cemara Sejahtera berjumlah sembilan orang, kini anggotanya bertambah menjadi 45 orang. Mereka adalah orang-orang yang menggantungkan nafkah dengan berjualan serta menjadi tukang parkir, pemandu wisata, dan penarik perahu. Setiap orang yang menjadi bagian dari kawasan itu otomatis menjadi anggota kelompok sehingga semuanya merasa memiliki dan bersama-sama turut melestarikan hutan itu.<\/p>\n<p>Kini, penduduk Desa Labuhan tak lagi mendulang nafkah di negeri jiran sebagai TKI, tetapi memilih tinggal di desanya. Kawasan mangrove itu ternyata bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi mereka. Berkat hutan itu, warga mampu membangun kehidupan melalui berbagai usaha. Mereka menjadi berdaya dengan menjadi petani, tukang parkir, hingga menjadi \u201cpolisi\u201d yang menjaga seisi kawasan hutan mangrove tetap aman dari tangan-tangan jahil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Kompas, Kamis , 1 Desember 2016<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanpa berucap sepatah kata pun, Mohammad Syahril (45) memungut bungkus makanan dan memasukkannya ke tong sampah. Ia lantas bercerita soal pentingnya menjaga Taman Pendidikan Mangrove di desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Oleh Agnes Swetta Pandia &amp; Iqbal Basyari \u201cKesadaran membuang sampah di tempatnya masih sangat rendah, terutama di kalangan pengunjung yang bukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3636,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mohmmad Syahril &quot;Mantri&quot; Mangrove dari Madura - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mohmmad Syahril &quot;Mantri&quot; Mangrove dari Madura - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tanpa berucap sepatah kata pun, Mohammad Syahril (45) memungut bungkus makanan dan memasukkannya ke tong sampah. Ia lantas bercerita soal pentingnya menjaga Taman Pendidikan Mangrove di desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Oleh Agnes Swetta Pandia &amp; Iqbal Basyari \u201cKesadaran membuang sampah di tempatnya masih sangat rendah, terutama di kalangan pengunjung yang bukan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-13T01:38:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1297\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Mohmmad Syahril &#8220;Mantri&#8221; Mangrove dari Madura\",\"datePublished\":\"2017-02-13T01:38:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/\"},\"wordCount\":931,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/\",\"name\":\"Mohmmad Syahril \\\"Mantri\\\" Mangrove dari Madura - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-13T01:38:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg\",\"width\":1800,\"height\":1297},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mohmmad Syahril &#8220;Mantri&#8221; Mangrove dari Madura\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mohmmad Syahril \"Mantri\" Mangrove dari Madura - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mohmmad Syahril \"Mantri\" Mangrove dari Madura - Library","og_description":"Tanpa berucap sepatah kata pun, Mohammad Syahril (45) memungut bungkus makanan dan memasukkannya ke tong sampah. Ia lantas bercerita soal pentingnya menjaga Taman Pendidikan Mangrove di desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Oleh Agnes Swetta Pandia &amp; Iqbal Basyari \u201cKesadaran membuang sampah di tempatnya masih sangat rendah, terutama di kalangan pengunjung yang bukan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-13T01:38:52+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:22+00:00","og_image":[{"width":1800,"height":1297,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Mohmmad Syahril &#8220;Mantri&#8221; Mangrove dari Madura","datePublished":"2017-02-13T01:38:52+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/"},"wordCount":931,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/","name":"Mohmmad Syahril \"Mantri\" Mangrove dari Madura - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg","datePublished":"2017-02-13T01:38:52+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Mantri-Mangrove-dari-Madura.-Kompas.-1-Desember-2016.Hal_.161.jpg","width":1800,"height":1297},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mohmmad-syahril-mantri-mangrove-dari-madura\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mohmmad Syahril &#8220;Mantri&#8221; Mangrove dari Madura"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3634"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5906,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3634\/revisions\/5906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3636"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}