{"id":37566,"date":"2022-05-13T14:57:36","date_gmt":"2022-05-13T07:57:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=37566"},"modified":"2024-01-24T23:36:41","modified_gmt":"2024-01-24T16:36:41","slug":"opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/","title":{"rendered":"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-37567\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2.png\" alt=\"\" width=\"1414\" height=\"1670\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2.png 1414w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2-254x300.png 254w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2-872x1030.png 872w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2-768x907.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2-1301x1536.png 1301w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2-1270x1500.png 1270w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/Opini.-Demarketing-Pariwisata-Pascalebaran.-Bisnis-Indonesia.-11-Mei-2022.-Hal.-2-597x705.png 597w\" sizes=\"auto, (max-width: 1414px) 100vw, 1414px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p><strong>DEWA GDE SATRYA<\/strong> &#8211; Liburan Lebaran menjadi momentum perjalanan ke destinasi wisata. Terjadi lonjakan jumlah pengunjung ke berbagai destinasi wisata. Daya dukung (carrying \u2018capacity) destinasi wisata yang menjadi perhatian selama masa pandemi Kini seakan kembali ke situasi awal: kerumunan massa wisatawan. Di satu sisi, kedatangan wisatawan adalah berkah dan tujuan eksistensi setiap destinasi. Di sisi lain, kerinduan akan datangnya wisatawan yang berkualitas, memberi manfaat yang tinggi secara ekonomi, sosial, dan lingkungan, tidak paralel dengan jumlah kedatangan. Kerap kali massa besar diidentikkan dengan ketidaknyamanan yang memicu perilaku tidak bertanggung jawab. Sampah, kerusakan lingkungan, polusi, dan memungkinkan terpinggirkannya masyarakat dan budaya lokal, merupakan keniscayaan dari mass tourism.<\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam konteks ini, pengendalian wisatawan diperlukan untuk mencapai titik temu ideal: economic, social cultural dan environment sustainability. Penerapan prinsip CHSE (cleanliness, healtiy,<br \/>\nsafety, environment sustainability) dan carrying capacity harus diberlakukan untuk memastikan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan, penghormatan terhadap budaya lokal dan memberi<br \/>\nmanfaat sebesar-besarnya pada kemakmuran warga di sekitar objek wisata. Di satu sisi, ada pemasukan yang besar dari wisatawan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, perilaku dan alur kunjungan wisatawan harus dikelola sedemikian rupa agar mempertahankan kenyamanan penduduk lokal (host) dan wisatawan guest), serta menjaga kualitas lingkungan. Abernethy (2001) menyatakan daya dukung adalah konsep ekologis yang mengungkapkan hubungan antara populasi dan alam di mana ia bergantung untuk kelangsungan hidup. Daya dukung mengasumsikan batas jumlah individu yang dapat didukung pada tingkat konsumsi tertentu tanpa merusak lingkungan dan, oleh karena itu, mengurangi daya dukung di<br \/>\nmasa depan.<\/p>\n<p>Dalam implementasinya, Cifuentes (1992) membagi carrying capacity menjadi daya dukung fisik (physical carrying capacity\/PCC), daya dukung riil (real carrying capacity\/RCC), dan daya dukung efektif (effective carrying capacity\/ECC). Singkatnya, harus ada regulasi dan standar di setiap<br \/>\ndestinasi untuk menentukan ambang batas atau daya dukung. Jika melampaui ambang batas lingkungan alam dan penerimaan lingkungan sosial, walaupun memberi manfaat secara ekonomis, harus dilakukan pengendalian wisatawan.<\/p>\n<p>Teknologi dapat membantu mengatur kunjungan wisatawan. Penerapan online booking untuk penjadwalan kunjungan, mekanisme alur masuk dan keluar, desain lama waktu kunjungan agar<br \/>\ntidak terjadi penumpukan wisatawan atau route, penyediaan lahan parkir yang memadai, merupakan beberapa bagian teknis yang secara detail harus disiapkan dengan baik oleh setiap destinasi.<\/p>\n<p>Kawah Ijen, contohnya, melakukan pembatasan jumlah pengunjung per hari sebanyak 225 orang atau sebesar 50% dari kapasitas normal. Pembelian tiket masuk ke Dieng dilakukan secara online untuk menghindari kerumunan wisatawan (jatim.antaranews.com).<\/p>\n<p>Tak kalah pentingnya adalah penyediaan fasilitas yang memungkinkan setiap wisatawan dapat menikmati kunjungan, terutama kalangan difabel, lansia, dan traveler dari kalangan keluarga yang membawa anak-anak.<\/p>\n<p>Konsep demarketing dapat diterapkan untuk menindaklanjuti pascaliburan panjang. Lebaran, yang umumnya diakui sebagai aspek pemasaran yang bertujuan untuk \u2018mengecilkan hati\u2019 pelanggan<br \/>\npada umumnya atau kelas pelanggan tertentu pada Khususnya, baik secara sementara atau permanen, dan diposisikan sebagai alat potensial untuk mengembangkan pariwisata dan meningkatkan keberlanjutannya secara keseluruhan, terutama sebagai akibat dari apa yang<br \/>\ndisebut over tourism (Hall &amp; Wood, 2021).<\/p>\n<p>Over tourism terjadi ketika permintaan melebihi tingkat di mana bisnis pariwisata mampu memenuhi permintaan wisatawan. Demarketing dilakukan melalui penerapan harga, tiket berjangka waktu, dan perubahan strategi promosi untuk secara permanen atau sementara mencegah semua atau segmen pelanggan tertentu.<\/p>\n<p>Sebagaimana konsep marketing pada umumnya untuk mempertahankan dan meningkatkan pasar sasaran, demikian halnya demarketing bertujuan untuk meningkatkan kualitas pasar sasaran.<br \/>\nKonsep ini dapat dilakukan untuk keberlanjutan bisnis agar pada masa low season tidak terlalu menurun dan pada masa high season mendapat pasar yang berkualitas. Maka, over tourism pada masa liburan Lebaran dapat dipersiapkan dengan strategi demarketing untuk menhadirkan economic, social cultural, dan environment sustainability.<\/p>\n<p>Kiranya pengalaman menerima wisatawan pada libur Lebaran ini menjadi momentum pembelajaran yang berharga bagi setiap destinasi wisata untuk menjadi host yang baik bagi wisatawan, penjaga kelestarian lingkungan dan teman yang bersa- habat bagi penduduk lokal.<br \/>\nDemarketing bukan untuk mengurangi permintaan, tetapi mengantisipasi agar kunjungan wisatawan selalu terjadi, meski tidak pada waktu liburan panjang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DEWA GDE SATRYA &#8211; Liburan Lebaran menjadi momentum perjalanan ke destinasi wisata. Terjadi lonjakan jumlah pengunjung ke berbagai destinasi wisata. Daya dukung (carrying \u2018capacity) destinasi wisata yang menjadi perhatian selama masa pandemi Kini seakan kembali ke situasi awal: kerumunan massa wisatawan. Di satu sisi, kedatangan wisatawan adalah berkah dan tujuan eksistensi setiap destinasi. Di sisi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":37568,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4401,4406],"tags":[],"class_list":["post-37566","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2022","category-uc-news-mei-2022"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"DEWA GDE SATRYA &#8211; Liburan Lebaran menjadi momentum perjalanan ke destinasi wisata. Terjadi lonjakan jumlah pengunjung ke berbagai destinasi wisata. Daya dukung (carrying \u2018capacity) destinasi wisata yang menjadi perhatian selama masa pandemi Kini seakan kembali ke situasi awal: kerumunan massa wisatawan. Di satu sisi, kedatangan wisatawan adalah berkah dan tujuan eksistensi setiap destinasi. Di sisi...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-13T07:57:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-24T16:36:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/image00001gbr.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"483\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"775\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB\",\"datePublished\":\"2022-05-13T07:57:36+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-24T16:36:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/\"},\"wordCount\":629,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/05\\\/image00001gbr.png\",\"articleSection\":[\"UC News 2022\",\"UC News Mei 2022\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/\",\"name\":\"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/05\\\/image00001gbr.png\",\"datePublished\":\"2022-05-13T07:57:36+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-24T16:36:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/05\\\/image00001gbr.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/05\\\/image00001gbr.png\",\"width\":483,\"height\":775},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB - Library","og_description":"DEWA GDE SATRYA &#8211; Liburan Lebaran menjadi momentum perjalanan ke destinasi wisata. Terjadi lonjakan jumlah pengunjung ke berbagai destinasi wisata. Daya dukung (carrying \u2018capacity) destinasi wisata yang menjadi perhatian selama masa pandemi Kini seakan kembali ke situasi awal: kerumunan massa wisatawan. Di satu sisi, kedatangan wisatawan adalah berkah dan tujuan eksistensi setiap destinasi. Di sisi...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2022-05-13T07:57:36+00:00","article_modified_time":"2024-01-24T16:36:41+00:00","og_image":[{"width":483,"height":775,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/image00001gbr.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB","datePublished":"2022-05-13T07:57:36+00:00","dateModified":"2024-01-24T16:36:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/"},"wordCount":629,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/image00001gbr.png","articleSection":["UC News 2022","UC News Mei 2022"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/","name":"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/image00001gbr.png","datePublished":"2022-05-13T07:57:36+00:00","dateModified":"2024-01-24T16:36:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/image00001gbr.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/05\/image00001gbr.png","width":483,"height":775},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/opini-demarketing-pariwisata-pascalebaran-bisnis-indonesia-11-mei-2022-hal-2-dewa-gs-htb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Opini. Demarketing Pariwisata Pascalebaran. Bisnis Indonesia. 11 Mei 2022. Hal. 2. Dewa GS. HTB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37566","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37566"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37566\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47063,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37566\/revisions\/47063"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37566"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37566"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37566"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}