{"id":4168,"date":"2017-02-14T15:51:25","date_gmt":"2017-02-14T08:51:25","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=4168"},"modified":"2025-05-01T10:57:27","modified_gmt":"2025-05-01T03:57:27","slug":"presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/","title":{"rendered":"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-4170\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos.jpg\" alt=\"22 Januari 2016. Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya_Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja. Jawa Pos\" width=\"770\" height=\"1018\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos.jpg 1314w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos-227x300.jpg 227w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos-779x1030.jpg 779w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos-1135x1500.jpg 1135w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos-533x705.jpg 533w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos-450x595.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 770px) 100vw, 770px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Industri padat karya seperti pabrik tekstil memiliki peran menentukan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mereka bisa semakin terampil dan beragam produk andalan. Namun, ada peluang terpuruk jika SDM minim <em>skill<\/em> dan variasi produk terbatas.<\/p>\n<p><strong>SEBAGAI <\/strong>pemimpin perusahaan tekstik terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto paham benar masalah yang membelenggu industri saat ini. Presiden direktur PT Sritex Tbk itu meyakini tenaga kerja adalah aset industri yang harus dilindungi pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cPerlindungan itu dalam bentuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja asing,\u201d ujar Iwan saat ditemui di kantornya Selasa (19\/1). Peraih nominasi EY World Entrepreneur of the Year 2015 di Monaco itu melihat, pemerintah saat ini masih kurang mendukung kebutuhan industri padat karya akan tenaga kerja berkualitas. \u201cDi industri tekstil, misalnya, pemerintah kurang mendukung pertambahan jumlah jurusan pertekstilan di perguruan tinggi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Jumlah institut dan kampus yang menyediakan jurusan itu semakin berkurang. Saat ini industri sangat sulit menemukan tenaga kerja lulusan jurusan pertekstilan. \u201cPadahal, industri tekstil adalah salah satu sektor yang serapan tenaga kerjanya tinggi,\u201d tutur Iwan.<\/p>\n<p>Jika industri itu mampu menyerap banyak tenaga kerja, jumlah penganggur akan berkurang.<\/p>\n<p>\u201c<em>Multiplier effect<\/em>-nya, pendapatan masyarakat akan naik. Tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi pun akan lebih cepat melaju,\u201d lanjut pengusaha 40 tahun itu.<\/p>\n<p>Menurut Iwan, pemerintah sebetulnya tahu bahwa penyebab semakin berkurangnya jumlah perguruan tinggi pencetak tenaga profesional di bidang tekstik adalah minat generasi muda yang juga rendah. Lulusan SMA saat ini lebih suka memilih jurusan yang populer dan \u201ccepat laku\u201d. Contohnya, kedokteran, TI, ekonomi, dan ilmu komunikasi. \u201c Bagaimana mendorong minat anak muda ke jurusan tekstil dan bagaimana dunia pendidikan kita memfasilitasi hal tersebut, itu tanggung jawab pemerintah. Ini industri padat karya, kebutuhannya soal tenaga kerja sangat tinggi,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Putra almarhum H M. Lukminto itu mnengatakan, industri kini semolah \u201cberjalan sendirian\u201d dalam mengatasi masalah tersebut. Bukan hanya industri tekstik, tapi juga industri-industri padat karya lainnya. Mereka merasa kurang dibantu pemerintah. \u201cAkhirnya industri terpaksa menerima karyawan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya,\u201d tambah dia.<\/p>\n<p>Dengan bekal pengetahuan yang minim, karyawan baru harus diajari industri dari awal. \u201cMulai cara kerja, pemasaran, produk, hingga menjelaskan prospek industri tekstil ke depan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Di Sritex, bahkan sampai ada pusat pendidikan khusus untuk melatih tenaga kerja baru seputar industri tekstil. \u201cIndustri sebenarnya berharap pemerintah bisa bantu, tapi kami pun tidak boleh berpangku tangan menunggu pemerintah. Kalau kami tidak mendidik tenaga kerja kami sendirim susah nanti produksi kami.\u201d<\/p>\n<p>Iwan mengingatkan, ancaman selain kurangnya tenaga kerja profesional dan terdidik adalah mesin. Ya, industri pada akhirnya bisa saja berpikir lebih baik menggunakan banyak mesin.<\/p>\n<p>\u201cTidak perlu repot-repot mendidik tenaga kerja dari awal, karena toh mesin saja bisa melakukan hal yang sama. Namun, jika itu terus terjadi, risikonya penyerapan tenaga kerja akan berkurang sehingga laju perekonomian memburuk,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Namun, Iwan berpesan agar perusahaan dan tenaga kerja di Indonesia tidak takut menghadapi MEA. Sebab, Indonesia pun punya kesempatan yang sama untuk bisa <em>go <\/em>global. Industri dan pengusaha bisa meraih pasar di luar negeri. Tenaga kerja di Indonesia pun bisa bekerja ke banyak negara di ASEAN. \u201cTenaga kerja dari luar kebanyakan unggul di bahasa Inggris saja kok. Belum tentu mereka paham soal tekstil,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Iwan , Indonesia semestinya bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Namun, Indonesia harus mewaspadai harga minyak dan komoditas yang terus turun. Untuk itu, dibutuhkan upaya pemerintah dalam mendukung industri di luar sektor energi dan komoditas agar bisa maju.<\/p>\n<p>Di sisi lain, substitusi harus dilakukan industri. Tahun lalu banyak dberitakan bahwa industri padat karya melakukan efisiensi, terutama dalam hal tenaga kerja. Menurut Iwan, efisiensi itu dilakukan kebanyakan industri yang hanya bertumpu pada satu <em>market<\/em>.<\/p>\n<p>\u201cDi tekstil, yang pabriknya banyak <em>kukut<\/em> (tutup, Red) itu, misalnya, hanya mengerjar pasar tekstil untuk <em>fashion<\/em>. Sehingga kalau konsumsi <em>fashion<\/em> itu turun akibat perlambatan, dia mati,\u201d papar ayah tiga anak tersebut.<\/p>\n<p>Beruntung, Sritex punya produk andalan. Selain <em>fashion<\/em> yang kontribusinya 20 persen terhadap total produksi, pabrik di Sukoharjo, Jawa Tengah, tersebut sukses menjual seragam, benang, kain, dan produk turunan tekstil lainnya. Walhasil, ketika pasar <em>fashion <\/em>jatuh, substitusi dan kontribusi dari <em>market<\/em> lain cukup membantu kinerja perusahaan. <strong>(rin\/c10\/kim)<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0Sumber:<\/strong> Jawa Pos, Jumat 22 Januari 2016<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Industri padat karya seperti pabrik tekstil memiliki peran menentukan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mereka bisa semakin terampil dan beragam produk andalan. Namun, ada peluang terpuruk jika SDM minim skill dan variasi produk terbatas. SEBAGAI pemimpin perusahaan tekstik terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto paham benar masalah yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4174,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4168","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Industri padat karya seperti pabrik tekstil memiliki peran menentukan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mereka bisa semakin terampil dan beragam produk andalan. Namun, ada peluang terpuruk jika SDM minim skill dan variasi produk terbatas. SEBAGAI pemimpin perusahaan tekstik terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto paham benar masalah yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-14T08:51:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T03:57:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1688\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2025\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja\",\"datePublished\":\"2017-02-14T08:51:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:57:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/\"},\"wordCount\":688,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/\",\"name\":\"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-14T08:51:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:57:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg\",\"width\":1688,\"height\":2025},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja - Library","og_description":"Industri padat karya seperti pabrik tekstil memiliki peran menentukan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mereka bisa semakin terampil dan beragam produk andalan. Namun, ada peluang terpuruk jika SDM minim skill dan variasi produk terbatas. SEBAGAI pemimpin perusahaan tekstik terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto paham benar masalah yang...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-14T08:51:25+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T03:57:27+00:00","og_image":[{"width":1688,"height":2025,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja","datePublished":"2017-02-14T08:51:25+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:57:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/"},"wordCount":688,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/","name":"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg","datePublished":"2017-02-14T08:51:25+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:57:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/22-Januari-2016.-Presdir-Sritex-Iwan-Setiawan-Lukminto-tentang-Industri-Padat-Karya_Menangi-MEA-dengan-Tambahan-Sekolah-Tenaga-Kerja.-Jawa-Pos1.jpg","width":1688,"height":2025},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/presdir-sritex-iwan-setiawan-lukminto-tentang-industri-padat-karya-menangi-mea-dengan-tambahan-sekolah-tenaga-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Presdir Sritex Iwan Setiawan Lukminto tentang Industri Padat Karya Menangi MEA dengan Tambahan Sekolah Tenaga Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4168"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4168\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7665,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4168\/revisions\/7665"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}