{"id":4686,"date":"2017-02-28T15:14:15","date_gmt":"2017-02-28T08:14:15","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=4686"},"modified":"2025-05-01T12:37:20","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:20","slug":"jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/","title":{"rendered":"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-4687\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16.jpg\" alt=\"Joss Manuel Barroso_ Perdamaian Itu Soal Kemauan.Kompas 9 februari 2017.Hal. 16\" width=\"963\" height=\"781\" \/><\/a><\/p>\n<p>Apakah damai itu? Soal ini sering diarahkan Kepada Jose Manual Barroso (60), penerima Hadiah Nobel Perdamayan itu, ia selalu berusaha menjabarkan: mewujutkan perdamayan\u00a0 itu bergantung pada kemauan dan peran bayak pihak.<\/p>\n<p>OLEH ARBAIN RAMBEY<\/p>\n<p>Damai itu adalah kondisi dari adanya kesetaraan dalam segala hal dan itu peran anda semua. Saya sering\u00a0 ditanya, bagai mana keadaan dunia 20 tahun ke depan. Saya selalu menjawab, itu terserah kepada pelakunya sendiri. Mau damai atau tidak. Perdamayan bukan peran siapa pun, kecuali pihak yang menggiginkan\u00a0 damai itu sendiri,\u201d kata Barroso\u00a0 di Aula Baruga Andi \u00a0pangeran Pettararani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (27\/1).<\/p>\n<p>Kompas meyaksikan sendiri bahwa Barroso adalah pribadi yang damai dab sanagta rendah hati. Sabtu (28\/1) subuh di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,seorang berkulit putih tanpa pengawalan apapun datang tergopoh-gopoh menanyakan pintu untuk penerbangan ke Denpasar.<\/p>\n<p>Setelah mengucapkan terimkasih, dengan setengah berlari karena agak terlambat, ia menunuju pesawatnya. Orang-orang di Bandara Sultan Hasanuddin sama sekali tidak ada yang tahu bahwa dia adalah penerima Nobel Perdamaian sekaligus mantan Perdana Menteri Portugal dan Presiden Komisi Eropa. Ia tidak ingin menonjol sama sekali.<\/p>\n<p>Barroso datang ke Indonesia sebagai bagian dari rangkaian acara The 6<sup>th<\/sup> ASEAN \u201cBridges Dialogues To ward A Culture of\u00a0 Peace yang berlangsung di Indonesia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam mulai Januari sampai Maret 2017. Seri dialog dengan para penerima nobel diprakarsai Internasional Peace Foundation (IPF) yang berbasis di Vietna, Australia. Sebelum Barroso, yang sudah hadir ke Indonesia dari seri kegiatan 2017 ini adalah Eric Mastin (Nobel Ekonomi) dari Amerika (AS).<\/p>\n<p>PADA KUNJUNGAN Barroso di dua kampus di Indonesia, yaitu Universitas Prasetiya Mulya di Serpong, Banten, dan Universitas Hasanuddin, mayoritas pertanyaan yang diajukan terkait politik. <em>Kompas <\/em>mendapat kesempatan wawancara khusus politik (\u201cUni Eropa sangat Kuat\u201d, <em>Kompas <\/em>Minggu, 29 Januari 2017, halaman 3). Namun, sesugguhnya secara personal barosso punya sisis yang sangat menarik, apalagi kalau menggali visinya tentang perdamaian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Masa depan dunia<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>\u201cmanusia sekarang tampaknya takut pada masa depan, \u201c katanya lagi di sela-sela pertanyaan tentang masa depan AS di bawah Presiden Donald Trump. Atas soal itu, ia menjawab dengan menggalikan topik secara jenaka. Katanya, terlalu dini untuk berkomentar tentang itu. Ada juga pertanyaan tentang kemungkinan peceh Uni Eropa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mencegah perang adalah dengan meng hilangkan segala akar ketidaksetaraan <\/strong><\/p>\n<p>Ketakutan pada masa depan itu, ujar Barroso, terjadi karena melihat kecenderungan yang terjadi akhir-akhir ini: kekerasan merajalelah, ekonomi yang kian tidak menentu, dan sebagainya.<\/p>\n<p>\u201cDan itu semua sebenarnya dipacu pada globalisasi yang kemudian membawa berbagai ikutanya, seperti perdagangan antara yang kian besar dan juga perpindahan manusia antarnegara yang satu sisi membawa terorisme juga. Bagaimana sikap kita? Menghentikan perdagangan?\u201d ujarnya yang disusul keheningan ruangan menanti kelanjutan pernyataan ini.<\/p>\n<p>Bagi Barroso, semua keburukan dunia selalu dikatakan akibat kesalahan para politikus. Padahal, segala keburukan dunia adalah akibat kesalahan kita sendiri. Semua hal baik atau buruk sesunguhnya bermuara pada kemauan kita sendiri akan masa depan termasuk bagaimana kita memiliki politikus yang akan mewakili kita disebuah negara.<\/p>\n<p>Barroso menggarisbawahi dua kata ini: keramahan dan kekerasan <em>(hospitslity and hostility) <\/em>yang akan membedakan segala kemungkinan kelanjutan hubungan antarnegara. Selain itu hubungan perdagangan dua negara selalu dibayangi dua hal, yaitu <em>zero sum game <\/em>yang berkonotasi \u201ckalau baik untukku, buruk untuk orang lain\u201d serta <em>positive sum game <\/em>yang berkonotasi \u201cUsahakan yang baik bagi semua\u201d.<\/p>\n<p>\u201cTiongkok itu jadi kaya karena makin terbuka. Apakah itu buruk bagi orang lain?\u201d tanynya sambil meyilakan hadirin membuat kesimpulan sendiri.<\/p>\n<p><strong>Perserikatan<\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, hal lain yang diyakini Barroso yang akan membawa kedamayan adalah perserikatan. \u201cUni eropa dimulai dengan kerja sama ekonomi pada 1957. Kemudian disusul kerja sama-kerja sama lain,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Di tengah anekah pertanyaan tentang\u00a0 keberhasilan atau atau kegagalan Uni Eropa, Barroso menegaskan bahwa keberhasilan Uni Eropa setidaknya tanpak pada hal berikut: sudah tidak ada perang lagi antarnegara Eropa selama 60 tahun terakhir. Sesuatu yang tidak terjadi sebelum adanya persatuan negara-negara Eropa itu.<\/p>\n<p>\u201cPerserikatan di suatu sisi mengusahakan agar perang tidak terjadi. Mau damai? Mulailah dengan mencegah perang. Mari budayakan <em>culture of peatce, <\/em>budaya damai\u201d paparnya berapi-api.<\/p>\n<p>Perserikatan, menurut barroso, akan membawak ketidaksetaraan kedalam putaran damai. \u201cdalam sebuah perserikatan antarnegara, negara yang secara ekonomi kuat dan negara yang secara ekonomi lemah akan punya martabat yang sama akibat perserikatan. Di ASEAN, Barroso mengambil contoh Timor-Leste dan Singapura yang secara ekonomi berbeda, tetapi bisa setara sebagai sesama anggota perserikatan itu. Mencegah perang adalah dengan menghilangkan segala akar ketidaksetraan. Dan, perserikatan adalah salah satu yang bisa melakukannya\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0<strong><\/strong>KOMPAS, KAMIS, 9 FEBRUARI 2017<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah damai itu? Soal ini sering diarahkan Kepada Jose Manual Barroso (60), penerima Hadiah Nobel Perdamayan itu, ia selalu berusaha menjabarkan: mewujutkan perdamayan\u00a0 itu bergantung pada kemauan dan peran bayak pihak. OLEH ARBAIN RAMBEY Damai itu adalah kondisi dari adanya kesetaraan dalam segala hal dan itu peran anda semua. Saya sering\u00a0 ditanya, bagai mana keadaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4687,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah damai itu? Soal ini sering diarahkan Kepada Jose Manual Barroso (60), penerima Hadiah Nobel Perdamayan itu, ia selalu berusaha menjabarkan: mewujutkan perdamayan\u00a0 itu bergantung pada kemauan dan peran bayak pihak. OLEH ARBAIN RAMBEY Damai itu adalah kondisi dari adanya kesetaraan dalam segala hal dan itu peran anda semua. Saya sering\u00a0 ditanya, bagai mana keadaan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-28T08:14:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"578\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1135\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan\",\"datePublished\":\"2017-02-28T08:14:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/\"},\"wordCount\":715,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/\",\"name\":\"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-28T08:14:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg\",\"width\":578,\"height\":1135},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan - Library","og_description":"Apakah damai itu? Soal ini sering diarahkan Kepada Jose Manual Barroso (60), penerima Hadiah Nobel Perdamayan itu, ia selalu berusaha menjabarkan: mewujutkan perdamayan\u00a0 itu bergantung pada kemauan dan peran bayak pihak. OLEH ARBAIN RAMBEY Damai itu adalah kondisi dari adanya kesetaraan dalam segala hal dan itu peran anda semua. Saya sering\u00a0 ditanya, bagai mana keadaan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-28T08:14:15+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:20+00:00","og_image":[{"width":578,"height":1135,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan","datePublished":"2017-02-28T08:14:15+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/"},"wordCount":715,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/","name":"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg","datePublished":"2017-02-28T08:14:15+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Joss-Manuel-Barroso_-Perdamaian-Itu-Soal-Kemauan.Kompas-9-februari-2017.Hal_.-16-e1488269634657.jpg","width":578,"height":1135},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/jose-manuel-barroso-perdamaian-itu-soal-kemauan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jose Manuel Barroso Perdamaian Itu Soal Kemauan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4686"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4739,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4686\/revisions\/4739"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4687"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}