{"id":5364,"date":"2017-03-22T14:14:38","date_gmt":"2017-03-22T07:14:38","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=5364"},"modified":"2025-09-17T10:52:00","modified_gmt":"2025-09-17T03:52:00","slug":"marketing-3-0-pariwisata-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/","title":{"rendered":"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/03\/Kontan-10-April-2014.Hal_.23.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-5365\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/03\/Kontan-10-April-2014.Hal_.23.jpg\" alt=\"Kontan 10 April 2014.Hal.23\" width=\"933\" height=\"1337\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Oleh <\/strong><strong>Dewa Gde Satrya, <\/strong>Dosen Bisnis Pariwisata Universitas Ciputra<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Buku menarik telah hadir di tengah pembaca. Judulnya Tourism Marketing 3.0, ditulis oleh Hermawan Kartajaya dan Sapta Nirwandar (Gramedia Pustaka Utama, 2013).<\/p>\n<p>Kedua tokoh marketing ini telah lama mengenalkan konsep Marketing 3.0 dalam ranah turisme. Hermawan yang dikenal sebagai tokoh marketing asal Indonesia, dengan persetujuan keluarga Puri Saren Ubud, telah meluncurkan Museum Marketing 3.0 di Ubud bersama Philip Kotler.<\/p>\n<p>Sebelumnya, dikenal era 2.0, ciri khas era 2.0 adalah <em>peer to peer, open store<\/em>, dan interaktif. Pendekatan pemasaran konvensional, seperti 4P (<em>product, price, place, promotions<\/em>) tidak memadai lagi. Dibutuhkan pendekatan-pendekatan yang lebih relevan dan dekat dengan pasar, misalnya memanfaatkan <em>blogs, social media<\/em> dan komunitas \/ <em>mailing list<\/em>. Dengan sendirinya, marketer 2.0 adalah mereka yang familiar dengan <em>gadget<\/em> dan teknologi mutakhir, punya keterlibatan dalam komunitas <em>online, mobile phone, open mind<\/em> dan meng-update dirinya dengan berbagai hal baru.<\/p>\n<p>Dalam konteks pariwisata, pemasaran 2.0 ini selaras dengan tantangan jaman dan kebutuhan di era digital. Media promosi pariwisata seperti <em>familiarization trip, road show<\/em>, iklan, dan <em>reguler event<\/em> diperkuat dengan media atau alat promosi virtual ala pemasaran 2.0 ini. Dirasakan, target pasar saat ini lebih efektif untuk didekati secara langsung, ketimbang melalui media perantara lain. Falsafah pemasaran 2.0 ini lebih memperhatikan relasi langsung dan kedekatan personal atau komunitas.<\/p>\n<p>Singapore Tourism Board (STB) telah mempraktekkannya melalui <em>market educational tourism<\/em>-nya. Di berbagai institusi pendidikan SMA, misalnya, kian marak didatangi perguruan tinggi Singapura dengan jasa STB.<\/p>\n<p>Logikanya, melalui marketing 2.0, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, semakin mendekatkan pariwisata Indonesia dengan pasar wisatawan mancanegara. Selanjutnya diharapkan ada kunjungan wisatawan yang meningkat secara konsisten.<\/p>\n<p>Marketing 2.0 dan 3.0 sama-sama melihat dunia berubah dengan sangat cepat, dan kini hidup di era yang berbeda. Era di mana horisontalisasi terjadi di mana-mana dengan teknologi sebagai motor utamanya. Kemudian, penerapannya yang secara horizontal itu pun masuk ke ranah bisnis dan menjadikan hubungan perusahaan dan pelanggan tak lagi sama. Perubahan terjadi di sisi teknologi, peraturan-peraturan politik, perekonomian, sosial-budaya sampai pada perubahan pasar itu sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kecemasan dan keinginan<\/p>\n<p>Perubahan teknologi dirangsang oleh pertumbuhan konektivitas yang sangat cepat antara <em>people to people, machine to machine<\/em> dan <em>business to business<\/em> yang ditandai dengan <em>data-focused development<\/em>, dan <em>smart technology<\/em>. Perubahan peraturan-peraturan politik yang diawali tumbangnya rezim orde baru serta ditandai pula dengan demokratisasi, desentralisasi, dan diversifikasi, turut merangsang penerapan teknologi tersebut.<\/p>\n<p>Marketing 3.0 melihat manusia sebagai pribadi yang utuh untuk memenuhi aspek <em>anxiety<\/em> dan <em>desire<\/em>. Marketing 3.0 dibutuhkan untuk mengembangkan dunia pariwisata yang saat ini tidak hanya fokus kepada <em>product oriented<\/em> dan <em>customer oriented<\/em> namun telah sampai di level tertinggi yaitu human spirit. Maksudnya, <em>marketing <\/em>3.0 melihat manusia sebagai pribadi yang utuh dan pemenuhan akan kecemasan (<em>anxiety<\/em>) dan keinginan (<em>desire<\/em>) setiap manusia harus menyentuh sisi human spirit.<\/p>\n<p>Karena itu, marketing pariwisata 3.0 bercirikan ketertarikan khusus dari setiap pribadi terhadap hal-hal yang mampu menjawab kecemasan (<em>anxiety<\/em>) dan keinginan (<em>desire<\/em>) sehingga bersifat personal. Tourism 3.0 merupakan pariwisata yang mengikuti ketertarikan pribadi (<em>special interest tourism<\/em>), di mana ketertarikan setiap pribadi untuk mengaktualisasikan diri serta mampu terlibat langsung dalam pencarian nilai-nilai jati diri. Jumlah kunjungan dan frekuensi kedatangan dari jenis <em>tourism<\/em> ini adalah yang paling kecil di antara tipe <em>tourism<\/em> lainnya, namun memiliki rata-rata pengeluaran per kepala. Dan hal terpenting adalah <em>tourism <\/em>di level ini adalah turis akan senantiasa mengadvokasi orang-orang di sekitarnya, bahkan para manusia di belahan dunia lainnya untuk mengunjungi objek destinasi yang sangat berkesan baginya.<\/p>\n<p>Dalam pemasaran pariwisata 3.0, produsen membedakan diri dengan kompetitor melalui nilai-nilai yang dianutnya. Dalam kondisi dunia yang semakin bergejolak, diferensiasi seperti ini bisa menjadi sangat kuat. Keterkaitannya dengan perubahan ekonomi di mana saat ini Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbesar ke-15 di dunia adalah, diferensiasi yang tepat. Turis akan memiliki kesediaan membayar yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.<\/p>\n<p>Kisah sukses penerapan pemasaran 3.0 pariwisata Indonesia tercermin pada destinasi Ubud. Ubud semakin dikenal ketika para pelukis kenamaan dunia tinggal di sana. Di antaranya, Walter Spies (Jerman), Rudolf Bonnet (Belanda), Antonio Blanco (Italia), dan Aris Smith (Amerika Serikat).<\/p>\n<p>Pada Oktober 2009, Ubud juga menjadi <em>setting <\/em>pembuatan film <em>Eat, Pray, Love<\/em> yang dimainkan oleh megabintang Hollywood, Julia Roberts dan Javier Bardem. Film yang diangkat dari kisah nyata (memoar) Elizabeth Gilbert yang terjual lebih dari 5 juta kopi di seluruh dunia dan mendapat penghargaan <em>New York Times<\/em> sebagai <em>best seller<\/em>.<\/p>\n<p>Pemuatan di sebuah film merupakan alat promosi gratis bagi pariwisata Ubud khususnya dan Indonesia pada umumnya. Film sebagai industri kreatif yang berperan mengangkat suatu tempat (desa, kota, atau negara) sebagai latarbelakang sebuah cerita menjadi alat promosi yang efektif untuk berbagai misi, khususnya misi kebudayaan dan pariwisata.<\/p>\n<p>Penerapan filosofi Tri Hita Karana dan Taksu dalam keseharian warga Ubud menjadi inspirasi pembangunan yang tidak hanya berorientasi profit, melainkan juga penciptaan nilai positif bagi manusia, lingkungan hidup dan budaya setempat. Saatnya menerapkan pemasaran 3.0 dalam pariwisata Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong>\u00a0Kontan-10-April-2014.Hal_.23<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen Bisnis Pariwisata Universitas Ciputra &nbsp; Buku menarik telah hadir di tengah pembaca. Judulnya Tourism Marketing 3.0, ditulis oleh Hermawan Kartajaya dan Sapta Nirwandar (Gramedia Pustaka Utama, 2013). Kedua tokoh marketing ini telah lama mengenalkan konsep Marketing 3.0 dalam ranah turisme. Hermawan yang dikenal sebagai tokoh marketing asal Indonesia, dengan persetujuan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":79176,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,452,424],"tags":[],"class_list":["post-5364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news","category-uc-news-2014","category-uc-news-april-2014"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen Bisnis Pariwisata Universitas Ciputra &nbsp; Buku menarik telah hadir di tengah pembaca. Judulnya Tourism Marketing 3.0, ditulis oleh Hermawan Kartajaya dan Sapta Nirwandar (Gramedia Pustaka Utama, 2013). Kedua tokoh marketing ini telah lama mengenalkan konsep Marketing 3.0 dalam ranah turisme. Hermawan yang dikenal sebagai tokoh marketing asal Indonesia, dengan persetujuan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-22T07:14:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-17T03:52:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/03\/liprg.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"676\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"539\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia\",\"datePublished\":\"2017-03-22T07:14:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-17T03:52:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":768,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/03\\\/liprg.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News\",\"UC News 2014\",\"UC News April 2014\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/\",\"name\":\"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/03\\\/liprg.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-22T07:14:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-17T03:52:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/03\\\/liprg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/03\\\/liprg.jpg\",\"width\":676,\"height\":539},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia - Library","og_description":"Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen Bisnis Pariwisata Universitas Ciputra &nbsp; Buku menarik telah hadir di tengah pembaca. Judulnya Tourism Marketing 3.0, ditulis oleh Hermawan Kartajaya dan Sapta Nirwandar (Gramedia Pustaka Utama, 2013). Kedua tokoh marketing ini telah lama mengenalkan konsep Marketing 3.0 dalam ranah turisme. Hermawan yang dikenal sebagai tokoh marketing asal Indonesia, dengan persetujuan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-03-22T07:14:38+00:00","article_modified_time":"2025-09-17T03:52:00+00:00","og_image":[{"width":676,"height":539,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/03\/liprg.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia","datePublished":"2017-03-22T07:14:38+00:00","dateModified":"2025-09-17T03:52:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/"},"wordCount":768,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/03\/liprg.jpg","articleSection":["UC News","UC News 2014","UC News April 2014"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/","name":"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/03\/liprg.jpg","datePublished":"2017-03-22T07:14:38+00:00","dateModified":"2025-09-17T03:52:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/03\/liprg.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/03\/liprg.jpg","width":676,"height":539},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/marketing-3-0-pariwisata-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Marketing 3.0 Pariwisata Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5364"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6548,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5364\/revisions\/6548"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}