{"id":5395,"date":"2017-03-22T14:37:24","date_gmt":"2017-03-22T07:37:24","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=5395"},"modified":"2017-05-02T11:55:21","modified_gmt":"2017-05-02T04:55:21","slug":"wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/","title":{"rendered":"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5396\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19.jpg\" alt=\"Kontan.22 Februari 2014.Hal.19\" width=\"676\" height=\"960\" \/><\/a><\/p>\n<p>Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen tourism business, Universitas Ciputra<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Erupsi Gunung Kelud (1.731 mdpl) melengkapi persebaran bencana alam di Tanah Air. Sebelumnya, bencana mendera kawasan Manado, dan telah merenggut korban jiwa dan kerugian material lainnya. Di Jakarta dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, bencana juga menerpa masyarakat.<\/p>\n<p>Fakta alam yang terdapat di provinsi Jawa Timur memang tidak dapat dilepaskan dari eksistensi gunung berapi. Kebanyakan daerah di Jatim memiliki gunung berapi. Keberadaan gunung berapi ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, menghadirkan tanah yang subur. Seperti riwayat 3 kali meletusnya Gunung Kelud tahun 1951, 1966 dan 1990, bekas jalur lahar letusan yang kini menjadi dusun pemukiman, tanahnya lestari (<em>Kompas<\/em>, 8\/10, hal. 24).s<\/p>\n<p>Tak hanya itu, keberadaan gunung berapi juga menjadi sensasi dan atraksi pariwisata tersendiri. Namun di sisi lain, gunung berapi mengancam peradaban manusia yang bermukim di sekitarnya. Di Bali, gunung Agung pernah meluluhlantahkan peradaban orang-orang Bali pada Maret 1963.<\/p>\n<p>Ada beban tersendiri bagi manajemen daerah yang memiliki potensi pariwisata berbasis alam. Keeksotisan suatu gunung berapi yang tersohor hingga ke berbagai penjuru dunia, suatu ketika harus menutup diri dari kunjungan wisatawan dengan status siaga I, II dan III. Daerah dataran tinggi yang menawarkan sensasi penyegaran jiwa-raga, kesejukan udara dan vila-vila penginapan yang nyaman, suatu waktu menimbulkan derajat kecemasan bagi wisatawan akan bahaya tanah longsor ketika berada di sana.<\/p>\n<p>Hal serupa juga kerap melanda pada daerah destinasi wisata lain yang berbasis alam, seperti air terjun dan pemandian air panas yang langsung menyatu dengan alam. Menyikapi ancaman-ancaman bencana alam seperti itu, kerap kali manajemen daerah menggelar ruwatan tolak bala.<\/p>\n<p>Lewat bencana, kepariwisataan sebetulnya menemukan momentum emas. Wisata sambil berbagi, bukanlah seperti yang tampak saat ini, yakni mengantarkan bantuan ke Gunung Kelud. Wisata sambil berbagi, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus, sentuhan sosial, kunjungan dan pengenalan yang mendalam. Di bagian lain, wisata di destinasi-destinasi yang lazim dikunjungi dan populer di mata wisatawan, perlu diarahkan ke ranah sosial. Geliat kepariwisataan di destinasi-destinasi populer seperti Bali, Yogyakarta, Makasar, Surabaya, Jakarta, Bandung, Lombok, dan sebagainya, patut dikembangkan di konteks <em>charity tourism<\/em>.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Charity tourism<\/strong><\/p>\n<p><em>Charity tourism<\/em> di daerah-daerah khusus dapat kita jumpai melalui revitalisasi Aceh dan Poso yang sebelumnya dikenal sebagai daerah eks gempa tsunami dan daerah konflik. Kemajuan yang telah dicapai Aceh sekarang ini tidak terlepas dari konsep pembangunan yang diterapkan untuk Aceh ketika menghadapi musibah Tsunami 26 Desember 2004. Sedangkan Poso, untuk menghapus atau menetralisir citra sebagai daerah konflik, Kabupaten Poso menggelar dua even pariwisata tingkat internasional: Festival Togian yang diselenggarakan pada 18 Juli 2009 dan Festival Danau Poso pada 8-11 Agustus 2009.<\/p>\n<p>Di dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, pariwisata memiliki 10 tujuan, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menghapus kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya, memajukan kebudayaan, mengangkat citra bangsa, memupuk rasa cinta tanah air, memperkukuh jati diri dan kesatuan bangsa, serta mempererat persahabatan antar bangsa.<\/p>\n<p><em>Charity tourism<\/em> menjadi semacam sarana guna mendekatkan cita-cita kepariwisataan menjadi kenyataan. Pengembangan <em>charity tourism<\/em> di Aceh melalui Aceh Tourism Board misalnya, selama ini telah eksis dan berperan penting dalam melakukan <em>rebranding, positioning<\/em> dan promosi pariwisata Aceh.<\/p>\n<p>Ada kecenderungan yang besar pada masa kini dan era mendatang, sensitivitas wisatawan asal Eropa khususnya terhadap isu-isu budaya, lingkungan hidup, ekonomi kerakyatan dan kemiskinan di suatu daerah wisata. Dalam sebuah pengalaman membawa rombongan tur ke agrowisata di Jawa Timur, salah satu operator wisata spesialis <em>inbound<\/em> (wisatawan masuk ke Indonesia), menceritakan, wisatawan Eropa dapat diedukasikan untuk mengunjungi destinasi wisata agro yang relatif baru. Dengan kata lain, destinasi tersebut bukan mainstream agrowisata yang telah populer.<\/p>\n<p><em>Tour guide<\/em> menjelaskan kepada rombongan yang dibawanya bahwa agrowisata kebun apel yang akan dikunjungi adalah kebun apel milik petani dan dikelola langsung oleh pemiliknya. Tour guide itu lebih lanjut menceritakan bahwa uang yang dibelanjakan wisatawan untuk membeli apel dan souvenir khas daerah itu langsung masuk ke kantong petani. Mendengar penjelasan itu, rombongan wisatawan asal Eropa langsung antusias.<\/p>\n<p>Lebih-lebih, ketika wisatawan diajak bersentuhan langsung dengan realitias kehidupan masyarakat sekitar agro yang tergolong miskin, meskipun telah ditetapkan sebagai kawasan agropolitan, nurani kemanusiaan mereka semakin tersentuh. Mungkin, pengalaman berwisata (<em>experiential tourism<\/em>) semacam inilah yang mereka cari selama ini. Kesadaran berwisata sekaligus berbagi (<em>charity<\/em>) jelas tampak pada pasar wisatawan Eropa, terutama pada <em>niche market <\/em>kalangan petualang (<em>adventurous<\/em>), dewasa (<em>mature<\/em>) dan terdidik (<em>well educated<\/em>).<\/p>\n<p>Hikmah penting dari pengalaman itu adalah, dalam dimensi pariwisata, hakekat penting pariwisata sebagai sarana untuk menumbuhkan kesaling pengertian antarbangsa selama ini mungkin kurang mendapatkan porsi yang lebih dibandingkan pariwisata yang semata-mata mengumbar kesenangan (<em>leisure<\/em>) dan membelanjakan uang tanpa mengindahkan kepentingan kemanusiaan. Tetapi, ketika diujicobakan untuk mengarahkan pariwisata ke arah itu.<\/p>\n<p>Dan karenanya dibutuhkan keberanian serta kalkulasi bisnis yang cermat. Niscaya nurani kemanusiaan pasar wisatawan dunia mudah tersentuh, apresiatif dan berkesan mendalam.<\/p>\n<p><strong>Sumber:\u00a0<\/strong>Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen tourism business, Universitas Ciputra &nbsp; Erupsi Gunung Kelud (1.731 mdpl) melengkapi persebaran bencana alam di Tanah Air. Sebelumnya, bencana mendera kawasan Manado, dan telah merenggut korban jiwa dan kerugian material lainnya. Di Jakarta dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, bencana juga menerpa masyarakat. Fakta alam yang terdapat di provinsi Jawa Timur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5396,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,452,417],"tags":[],"class_list":["post-5395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news","category-uc-news-2014","category-uc-news-februari-2014"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen tourism business, Universitas Ciputra &nbsp; Erupsi Gunung Kelud (1.731 mdpl) melengkapi persebaran bencana alam di Tanah Air. Sebelumnya, bencana mendera kawasan Manado, dan telah merenggut korban jiwa dan kerugian material lainnya. Di Jakarta dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, bencana juga menerpa masyarakat. Fakta alam yang terdapat di provinsi Jawa Timur...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-22T07:37:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-05-02T04:55:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"218\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"367\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana\",\"datePublished\":\"2017-03-22T07:37:24+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-02T04:55:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/\"},\"wordCount\":762,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News\",\"UC News 2014\",\"UC News Februari 2014\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/\",\"name\":\"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-22T07:37:24+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-02T04:55:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg\",\"width\":218,\"height\":367},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana - Library","og_description":"Oleh Dewa Gde Satrya, Dosen tourism business, Universitas Ciputra &nbsp; Erupsi Gunung Kelud (1.731 mdpl) melengkapi persebaran bencana alam di Tanah Air. Sebelumnya, bencana mendera kawasan Manado, dan telah merenggut korban jiwa dan kerugian material lainnya. Di Jakarta dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, bencana juga menerpa masyarakat. Fakta alam yang terdapat di provinsi Jawa Timur...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-03-22T07:37:24+00:00","article_modified_time":"2017-05-02T04:55:21+00:00","og_image":[{"width":218,"height":367,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana","datePublished":"2017-03-22T07:37:24+00:00","dateModified":"2017-05-02T04:55:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/"},"wordCount":762,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg","articleSection":["UC News","UC News 2014","UC News Februari 2014"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/","name":"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg","datePublished":"2017-03-22T07:37:24+00:00","dateModified":"2017-05-02T04:55:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Kontan.22-Februari-2014.Hal_.19-e1490168231400.jpg","width":218,"height":367},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wisata-sambil-berbagi-pasca-bencana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wisata Sambil Berbagi Pasca Bencana"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5395"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6560,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5395\/revisions\/6560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}