{"id":54805,"date":"2025-01-23T11:07:21","date_gmt":"2025-01-23T04:07:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=54805"},"modified":"2025-01-31T09:38:17","modified_gmt":"2025-01-31T02:38:17","slug":"mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/","title":{"rendered":"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: center;\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-rotated.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54852\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-rotated.jpeg\" alt=\"\" width=\"1691\" height=\"1414\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-rotated.jpeg 1691w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-300x251.jpeg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-1030x861.jpeg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-768x642.jpeg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-1536x1284.jpeg 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-1500x1254.jpeg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/gandum1-705x590.jpeg 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 1691px) 100vw, 1691px\" \/><\/a><\/h2>\n<h2 style=\"text-align: center;\">Menggali Manfaat Kesehatan dari Mengonsumsi Kacang Tolo<\/h2>\n<h2 style=\"text-align: center;\">Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\">14 Desember 2024. Hal.19<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: left;\">Kacang tolo populer lewat makanan khas Indonesia. Jajanan bernama lento dari Surabaya punya bahan utama singkong dan kacang tolo. Gudeg Jogja juga dilengkapi dengan sambal goreng krecek kacang tolo. Rempeyek kacang tolo pun banyak digemari. Dari sisi kesehatan, mengonsumsi kacang tolo bisa menurunkan risiko gangguan saluran cerna, penyakit jantung dan pembuluh darah, kegemukan, hiperkolesterolemia, diabetes,<br \/>\ndan beberapa jenis kanker.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>BERBAGAI<\/strong> negara berkembang sudah memanfaatkan kacang tolo sebagai pangan nutrasetikal. Nutrasetikal adalah produk yang berasal dari makanan atau bagian makanan yang memiliki manfaat kesehatan dan medis. Bahkan, kacang tolo diakui sebagai pengganti kacang kedelai, terutama bagi yang mempunyai reaksi alergi. Negara-negara di Afrika sudah memanfaatkan kacang tolo sebagai sumber utama protein yang murah sejak 6.000 tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sebutan lain untuk kacang tolo adalah kacang tunggak, cowpea, kacang merah kecil, dan azuki bean (Jepang). Tanaman asalnya Vigna unguilata dari suku Fabaceae yang berasal dari Afrika Barat. Sekarang sudah dibudidayakan di kawasan bersuhu hangat di seluruh dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kacang ini termasuk tanaman merambat, tahan kekeringan, dan mudah beradaptasi pada kondisi panas. Panjang buah 20-30 cm dengan biji tersusun berbaris di dalamnya. Warna kulit buah dan biji variatif bergantung jenis, seperti cokelat muda, hitam, dan merah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kaya Nutrisi<\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Kacang tolo kaya serat. Kandungan lemaknya kecil. Namun, punya protein 23- 32% yang bernilai tinggi, karbohidrat 50-60%, dan lemak 1%. Protein kacang tolo 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan gandum atau biji-bijian lain dengan asam amino esensiallisin berkadar tinggi yang penting untuk pertumbuhan. Informasi itu berguna sebagai alternatif penyediaan protein hewani yang mulai dipertimbangkan untung ruginya, seperti kandungan lemak yang tinggi, ketersediaan hewan, dan pemenuhan kebutuhan orang yang tidak mengonsumsi protein hewani.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kandungan vitamin kacang antara lain vitamin A, B1, B2, B3, B6, dan E. Mineral kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, selenium, serta zinc. Dari studi diketahui, kandungan vita- min dan mineral menurun kadarnya selama proses memasak.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Karbohidrat kacang tolo utamanya dalam bentuk tepung. Mayoritas tepung termasuk <em>resistant starch<\/em>. Yaitu, tepung yang tidak diserap melalui usus kecil, tetapi mengalami proses fermentasi di usus besar yang hasilnya bisa dipakai sebagai makanan bakteri usus yang baik. Proses fermentasi itu menghasilkan asam lemak rantai pendek yang baik untuk kesehatan, termasuk sebagai pencegah kanker. Semua proses di usus ini membuat usus sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Tepung jenis <em>resistant starch <\/em>punya indeks glikemik rendah sehingga baik untuk mencegah berbagai penyakit. Misalnya, diabetes, masalah jantung dan pembuluh darah, serta kanker. Ada lagi kandungan yang menguntungkan. Yaitu, kandungan prebiotik biji bernama galaktosida yang perlu bagi pertumbuhan mikroba usus yang baik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Menurunkan Kolesterol Total<\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Ulasan peneliti Ethiopia (2022) mengungkap pemakaian kacang tolo dalam ajaran Ayurveda. Hasil riset yang diadakan badan riset pusat Ayurveda dan Siddha menyatakan manfaat kacang tolo erat berkaitan dengan kekayaan kandungan. Serat dan protein bisa mempertahankan kadar kolesterol baik dan mengendalikan kadar kolesterol buruk.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kemampuan pengendalian lipida itu diketahui melalui riset pada relawan manusia yang mengalami hiperkolesterolemia moderat. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah pemberian protein kacang tolo bisa memperbaiki profil lipid, mengatasi radang, dan mengamati ada tidaknya disfungsi endotel dinding pembuluh arteri. Hasilnya, terjadi penurunan kolesterol total, kolesterol buruk, dan meningkatkan kolesterol baik secara signifikan. Keadaan itu diperlukan bagi pengendalian radang dan pemeliharaan dinding pembuluh darah.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Zat kandungan fito golongan flavonoid kacang tolo berperan sebagai antioksidan yang menghentikan pertumbuhan sel kanker. Keberadaan zat ini diyakini bisa menurunkan risiko gangguan jantung. Riset menengarai kerja bersinergi semuazat kandungan itu yang bisa menjaga kesehatan saluran cerna, me- ningkatkan mobilitas usus, menjaga kelancaran buang air besar, serta mengendalikan kadar lemak dan kolesterol.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Yang tidak kalah menarik adalah kemampuan untuk menjaga kesehatan sel kulit sehingga membantu me- ngendalikan gejala penuaan dini, termasuk kerut dan noda hitam. Pertumbuhan rambut pun terjaga sehingga akar rambut kuat dan rambut bercahaya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Anti aging<\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Analisis pakar meyakini pandangan bahwa umur panjang seseorang erat berkaitan dengan kualitas nutrisi makanan. Inilah yang mendasari minat peneliti Milan, Italia, untuk mempelajari pengaruh kacang tolo terhadap proses penuaan dan kerusakan sistem saraf pusat. Publikasi hasilnya (2020) menggambarkan percobaan yang dilakukan pada sel ragi dan lalat buah.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ekstrak kacang tolo dibuat dengan cara merebusnya dalam air. Hasilnya menunjukkan terlihatnya fungsi perlindungan kuat terhadap sel otak pada susunan saraf pusat. Dalam hal ini, ekstrak mampu berperan mencegah agregasi a-synuclein, yaitu asam amino protein yang terdapat di otak. Kemampuan inimengindikasikan kerja ekstrak dalam menurunkan toksisitas neuron akibat penggumpalan a-synuclein itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Apakah ekstrak air yang utamanya mengandung zat tepung, asam amino, sedikit protein dan peptida serta hanya sedikit zat golongan fenolik bisa berkhasiat? Ya, karena studi ini menengarai kemampuan anti aging dan perlindungan fungsi otak terjadi melalui kerja bersinergi zat kandungan itu. Studi juga meyakini, memasak kacang tolo dalam air bisa meningkatkan kandungan serat, kualitas protein, dan kemampuan cerna, walaupun pasti ada penurunan vitamin dan mineral.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Yang penting, hasil penelitian ini memberikan keyakinan potensi kacang tolo dalam diet sehari-hari sebagai antiaging. Artinya, kualitas hidup populasi lanjut usia menjadi lebih baik melalui konsumsi kacang tolo secara teratur dalam menu makanan harian. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menggali Manfaat Kesehatan dari Mengonsumsi Kacang Tolo Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum 14 Desember 2024. Hal.19 Kacang tolo populer lewat makanan khas Indonesia. Jajanan bernama lento dari Surabaya punya bahan utama singkong dan kacang tolo. Gudeg Jogja juga dilengkapi dengan sambal goreng krecek kacang tolo. Rempeyek kacang tolo pun banyak digemari. Dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":61,"featured_media":54806,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-54805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menggali Manfaat Kesehatan dari Mengonsumsi Kacang Tolo Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum 14 Desember 2024. Hal.19 Kacang tolo populer lewat makanan khas Indonesia. Jajanan bernama lento dari Surabaya punya bahan utama singkong dan kacang tolo. Gudeg Jogja juga dilengkapi dengan sambal goreng krecek kacang tolo. Rempeyek kacang tolo pun banyak digemari. Dari...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-23T04:07:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-31T02:38:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/kacang1-rotated.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1605\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"841\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sophia Madlentsy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Sophia Madlentsy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Sophia Madlentsy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/787ef1f444d7ef631e1f94054c25b32c\"},\"headline\":\"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19\",\"datePublished\":\"2025-01-23T04:07:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T02:38:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/\"},\"wordCount\":821,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/01\\\/kacang1-rotated.jpeg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @id\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/\",\"name\":\"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/01\\\/kacang1-rotated.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-01-23T04:07:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T02:38:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/787ef1f444d7ef631e1f94054c25b32c\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/01\\\/kacang1-rotated.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/01\\\/kacang1-rotated.jpeg\",\"width\":1605,\"height\":841},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/787ef1f444d7ef631e1f94054c25b32c\",\"name\":\"Sophia Madlentsy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d56eea59904ccbffd33701c5fa725d879ca0d64a8fa388c306a402ab04c906c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d56eea59904ccbffd33701c5fa725d879ca0d64a8fa388c306a402ab04c906c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d56eea59904ccbffd33701c5fa725d879ca0d64a8fa388c306a402ab04c906c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Sophia Madlentsy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/sophia-madlentsy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19 - Library","og_description":"Menggali Manfaat Kesehatan dari Mengonsumsi Kacang Tolo Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum 14 Desember 2024. Hal.19 Kacang tolo populer lewat makanan khas Indonesia. Jajanan bernama lento dari Surabaya punya bahan utama singkong dan kacang tolo. Gudeg Jogja juga dilengkapi dengan sambal goreng krecek kacang tolo. Rempeyek kacang tolo pun banyak digemari. Dari...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2025-01-23T04:07:21+00:00","article_modified_time":"2025-01-31T02:38:17+00:00","og_image":[{"width":1605,"height":841,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/kacang1-rotated.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Sophia Madlentsy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Sophia Madlentsy","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/"},"author":{"name":"Sophia Madlentsy","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/787ef1f444d7ef631e1f94054c25b32c"},"headline":"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19","datePublished":"2025-01-23T04:07:21+00:00","dateModified":"2025-01-31T02:38:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/"},"wordCount":821,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/kacang1-rotated.jpeg","articleSection":["Uncategorized @id"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/","name":"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/kacang1-rotated.jpeg","datePublished":"2025-01-23T04:07:21+00:00","dateModified":"2025-01-31T02:38:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/787ef1f444d7ef631e1f94054c25b32c"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/kacang1-rotated.jpeg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/01\/kacang1-rotated.jpeg","width":1605,"height":841},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengandung-protein-empat-kali-lebih-tinggi-dibandingkan-gandum-jawa-pos-14-desember-2024-hal-19\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengandung Protein Empat Kali Lebih Tinggi Dibandingkan Gandum. Jawa Pos. 14 Desember 2024. Hal.19"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/787ef1f444d7ef631e1f94054c25b32c","name":"Sophia Madlentsy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56eea59904ccbffd33701c5fa725d879ca0d64a8fa388c306a402ab04c906c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56eea59904ccbffd33701c5fa725d879ca0d64a8fa388c306a402ab04c906c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56eea59904ccbffd33701c5fa725d879ca0d64a8fa388c306a402ab04c906c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Sophia Madlentsy"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/sophia-madlentsy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/61"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54805"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54995,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54805\/revisions\/54995"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}