{"id":6638,"date":"2017-05-04T12:07:19","date_gmt":"2017-05-04T05:07:19","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=6638"},"modified":"2025-05-01T12:37:19","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:19","slug":"pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/","title":{"rendered":"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-6640\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16.jpg\" alt=\"Pati Hariyose_Jual Vespa Demi Menangkar Penyu.Kompas.24 Maret 2017.Hal.16\" width=\"956\" height=\"661\" \/><\/a><\/p>\n<p>Berbagai tantangan tak meruntuhkan semangat pati hariyose (35) untuk menjaga lingkungan. Sejak empat tahun lalu,ia berjibaku menyambung napas\u201d penangkaran penyu di kawasan pasir jambak,kota padang, sumatera barat. Demi misi itu,ia rela menjual vespa kesayangannya.<\/p>\n<p>Pria yang biasa dipanggil yose itu baru saja pulang dari kegiatan memonitor penyu disalah satu pulau kecil saat ditemui dikawasan pasir jambak, selasa (21\/3). Meski lelah,ia senang berbagi cerita tentang penakaran penyu. Pasir jambak merupakan salah satu obyek wisata dikota padang. Pasir didaerah itu berwarna putih kecoklatan. Pohon\u00a0 cemara tumbuh subur dan rindang. Saat petang,panorama matahari terbenam disana amat menawan. Kawasan yang menjadi salah satu areal bertelur penyu local dan penyu pengembara ini terletak dikelurahan pasie nan tigo,kecamatan koto tangah, sekitar 24 kilometer arah utara pusat kota padang. Penangkapan penyu milik yose berada tak jauh dari rumahnya. Di sana terdapat bangunan kecil beratap seng. Didalamnya diletakkan kotak kotak kardus busa berisi pasir untuk menetaskan telur. Ada juga dua buah bak plastic untuk menamung anak penyu (tukik). \u201cprasarana ini bantuan dari dinas kelautan dan perikanan kota padang pada akhir 2016. Sebelumnya, saya gunakan peralatan yang lebih sederhana\u201d katanya. Yose mulai menangkar penyu jenis lekang dan sisik pada agustus 2013. Saat itu sedang masa puncak penyu bertelur. Setiap malam ada tiga sampai empat sarangan atau 400-500 butir telur disana. Hal itu mengundang para pemburu telur penyu untuk datang kesana. Seringkali cara yang mereka lakukan dianggap brutal oleh yose. Suatu hari, misalnya ia melihat seekor induk penyu dibantai warga. \u201cmereka membawa penyu itu kedarat,membedah,mengambil telur, lalu membuangnya ke laut. Saya menemukan penyu itu mati diantai dan menguburnya. Saya miris serta kasihan melihatnya\u201d ujarnya. Peristiwa itu membuat yose tergerak untuk memulai penangkaran penyu. Selain untuk melestarikan keberadaan penyu,ia ingin aktivitas penangkaran penyu bisa menarik wisatawan datang ke pasir jambak. Yose ingin melihat pasir jambak berkembang sebagai destinasi wisata berbasis konservasi penyu. \u201cmimpi besar saya adalah bagaimana masyarakat suatu hari nanti tidak hanya mencari telur penyu, tapi juga ikut menangkarnya. Artinya, apa yang saya lakukan tidak untuk saat ini saja, tetapi harapannya bisa membangun ekonomi jangka panjang bagi warga disini\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Otodidak<\/p>\n<p>Yose belajar menangkar penyu secara otodidak. \u201csejak awal,tak banyak yang saya ketahui tentang penyu. Kebetulan saja saya oranng pantai dan sering mengamati bagaimana telur penyu dipendam induknya dipantai hingga menetas\u201d tuturnya. Berdasarkan pengamatan singkat itu, yose mulai mengumpulkan sendiri telur penyu dan menangkarnya. Telur itu lalu ia timbun dipasir. Selanjutnya, ia menunggu telur telur itu menetas. \u201csaat itu saya tidak berani menetaskan telur banyak banyak. Paling satu sarangan (sekitar 200 butir) karena belum begitu paham. Kalau sekarang, bisa sampai tujuh sarangan\u201d ungkap yose. Yose lalu mencari referensi lewat internet. \u201cdi internet,selain mempelajari lama telur menetas, juga mendapat informasi pakan yang cocok untuk tukik. Kebetulan, setelah menetas dam sebelum dilepas kelaut, tukik tukiknya ditampung seminggu dikolam yang saya buat dari terpal\u201d katanya. Selain mengumpulkan telur sendiri, yose juga mencoba membeli dari pencari telur lainnya. Sayangnya, upaya itu tidak mudah. \u201cmereka awalnya menolak karena takut dijebak kemudian dilaporkan ke polisi. Mereka lebih memilih menjualnya kepada orang lain diluar pasir jambak, padahal harga belinya sama\u201d ucapnya. Yose pantang mundur. Ia terus membujuk para pencari telur agar menjual kepadanya. \u201csaya bilang kepada mereka, \u2018kalau bapak bapak ditangkap polisi, saya bantu. Kalau telur dijual kepaada saya,kan bukan untuk konsumsi, tapi konservasi. Artinya, bapak bapak sudah membantu saya\u2019. Selain itu, saya juga menyampaikan surat edaran walikota padang tentang larangan menjual telur penyu\u201d katanya. Para pencari telur akhirnya mau menjual telur penyu kepada yose. Perbutir telur, yose membelinya 3000-4000. Uang untuk membeli telur diambil yose dari tabungannya saat mengurus rumah makan keluarga disolo,jateng. \u201csebelumnya,saya memang tinggal disolo. Tapi,setelah bapak meninggal, saya pindah ke padang untuk menemani ibu\u201d ujarnya menjelaskan.<\/p>\n<p>Penyelamat penyu<\/p>\n<p>Usaha yose untuk menangkar penyu memang tidak selalu mulus. Alih alih dipuji, ia justru sering menerima cibiran dan ejekan. \u201ckeluarga saya bahkan pernah meminta saya berhenti saja karena menilai penangkaran penyu hanya pekerjaan sia sia\u201d katanya. Yose juga harus memeras otak untuk mencari biaya agar penangkaran penyu terus berjalan. Sekali membeli telur yang bisa mencapai ratusan butir, yose mengeluarkan sekitar 1,2 juta. Jika\u00a0 ditambah biaya operasional termasuk pakan untuk tukik dan lainnya,totalnya mencapai 2 juta. Selama empat tahun ini yose sedikitnya sudah merogoh kocek sendiri hingga lebih dari 20 juta. Memang ada bantuan dari beberapa lembaga. Dinas kelautan dan perikanan padang, semisal, memberikan dana untuk kompensasi biaya adopsi tukik. Namun, jumlahnya masih jauh dari biaya operasional yang dikeluarkan yose. \u201csaya juga tidak memunguti biaya kalau ada wisatawan yang mau melepas tukik merki ada yang memberikan sumbangan seiklasnya. Biasanya saya hanya meminta mereka menceritakan penangkaran ini ke kerabat atau membagikan fotofotonya lewat media social.\u201d Karena pemasukan nyaris tidak ada, pada 2016, yose kesulitan keuangan. Ia terpaksa menjual tiga dari empat vespa kesayangannya untuk membiayai pembelian telur penyu. Dalam waktu dekat, ia berencana menjual mobil tuanya untuk membeli perahu motor. \u201csaya berharap ada bantuan dari instansi terkait untuk memonitor penyu karena selama ini saya harus menyewa sendiri. Tapi, kalau pemerintah tidak bisa bantu,saya jual mobil\u201d katanya. Selain menjual barang barang pribadi, yose mencoba mengumpulkan dana dari galeri sederhana bernama chelonian mydas. Galeri itu menjual oleh oleh berupa aksesori. Meski kesulitan dana, yose mengatakan tidak akan pernah berhenti. Buat dia, menyelamatkan penyu sama artinya menyelamatkan ekosistem laut. \u201cpenyu menjaga mata rantai makanan dan ekosistem laut. Kalauy penyu hilang, satwa lain seperti ubur ubur akan mendominasi. Kalau itu terjadi, terumbu karang ekosistem laut terganggu\u201d kata yose. Hingga saat ini,yose sudah menetaskan dan melepas lebih dari 7000 tukik. Yose merasa jumlah itu belum banyak. Namun, ia merasa kehadiran penangkaran penyu mulai member manfaat. Para wisatawan mulai tertarik pada penangkaran penyu. Warga pun bisa membuka warung untuk melayani kebutuhan wisatawan. \u201ckalau dihitung hitung,secara komersial,saya sebenarnya tidak dapat apaapa. Tapi tak jadi soal. Saya akan lanjut terus. Ini bentuk kontribusi saya (membalas)apa yang sudahdiberikan alam kepada saya\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong> Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berbagai tantangan tak meruntuhkan semangat pati hariyose (35) untuk menjaga lingkungan. Sejak empat tahun lalu,ia berjibaku menyambung napas\u201d penangkaran penyu di kawasan pasir jambak,kota padang, sumatera barat. Demi misi itu,ia rela menjual vespa kesayangannya. Pria yang biasa dipanggil yose itu baru saja pulang dari kegiatan memonitor penyu disalah satu pulau kecil saat ditemui dikawasan pasir&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8128,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6638","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berbagai tantangan tak meruntuhkan semangat pati hariyose (35) untuk menjaga lingkungan. Sejak empat tahun lalu,ia berjibaku menyambung napas\u201d penangkaran penyu di kawasan pasir jambak,kota padang, sumatera barat. Demi misi itu,ia rela menjual vespa kesayangannya. Pria yang biasa dipanggil yose itu baru saja pulang dari kegiatan memonitor penyu disalah satu pulau kecil saat ditemui dikawasan pasir...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-04T05:07:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"298\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu\",\"datePublished\":\"2017-05-04T05:07:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/\"},\"wordCount\":977,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/\",\"name\":\"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-04T05:07:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg\",\"width\":400,\"height\":298},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu - Library","og_description":"Berbagai tantangan tak meruntuhkan semangat pati hariyose (35) untuk menjaga lingkungan. Sejak empat tahun lalu,ia berjibaku menyambung napas\u201d penangkaran penyu di kawasan pasir jambak,kota padang, sumatera barat. Demi misi itu,ia rela menjual vespa kesayangannya. Pria yang biasa dipanggil yose itu baru saja pulang dari kegiatan memonitor penyu disalah satu pulau kecil saat ditemui dikawasan pasir...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-05-04T05:07:19+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:19+00:00","og_image":[{"width":400,"height":298,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu","datePublished":"2017-05-04T05:07:19+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/"},"wordCount":977,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/","name":"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg","datePublished":"2017-05-04T05:07:19+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Pati-Hariyose_Jual-Vespa-Demi-Menangkar-Penyu.Kompas.24-Maret-2017.Hal_.16-e14938744265821.jpg","width":400,"height":298},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pati-hariyose-jual-vespa-demi-menangkar-penyu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pati Hariyose Jual Vespa demi Menangkar Penyu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6638","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6638"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6638\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7443,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6638\/revisions\/7443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}