{"id":6946,"date":"2017-05-20T10:23:04","date_gmt":"2017-05-20T03:23:04","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=6946"},"modified":"2025-05-01T12:37:18","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:18","slug":"ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/","title":{"rendered":"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-6947\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16.jpg\" alt=\"Berkesenian di Ladang Pertanian. Kompas.27 Oktober 2015.Hal.16\" width=\"1150\" height=\"968\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ichsan SnR (42) pernah ditertawakan warga sedesa saat mengajak mereka menanam tomat, tanaman yang tak dianggap di desanya. Saat itu, tak satupun warga Desa Way-Way, Kecamatan Buntu Batu, Enrekang, tempatnya berdiam, yang mengikuti ajakan.<\/p>\n<p>Namun, saat panen dan hasil serta harganya bagus, warga desa pun berbondong-bondong mengikuti. Sama ketika dia mencoba membuat bentuk terasing di kemiringan untuk tanaman palawija. Kembali dia ditertawakan. Toh, pada akhirnya warga pun mengikuti. Bapak lima anak ini bahkan dianggap gila saat membuat kolam ini. Ichsan juga mengajari warga membuat embung yang airnya berfungsi untuk tanaman ataupun kolam ikan. Di desanya, setidaknya ada 30 titik embung yang sudah dibuat. Kondisi wilayah Desa Way-Way yang berada di kemiringan dan pengunungan berbatu memang membuat air sulit tersimpan atau meresap.<\/p>\n<p>Kini, tak ada lagi warga yang menertawakan karena semua menikmati hasilnya. Desa Way-Way kini menjadi salah satu daerah penghasil tomat, cabai, sayuran, bhkan ikan mas, di luar cengkeh, kakao, dan kopi. Menanam palawija dan memelihara ikan kini menjadi harapan yang membuat warga tak lagi meninggalkan desa pada masa paceklik sepanjang November-Maret. Dahulu, saat paceklik, warga berbondong-bondong mencari kerja di kabupaten tetangga. Menjadi buruh dan pekerja serabutan menjadi solusi sesaat untuk mendapatkan penghasilan. Kondisi ini pun menjadi kegiatan tahunan.<\/p>\n<p>Di Desa Way-Way dan sekitarnya, dahulu masyarakat hanya menanam cengkeh dan kopi. Setiap tahun, kopi panen antara April dan Juni, sementara cengkeh sepanjang Juli-September. Setelah itu adalah masa paceklik. Namun, sejak warga mulai menanam palawija dan memetik hasilnya, tidak ada lagi paceklik dan tak ada lagi warga meninggalkan desa.<\/p>\n<p><strong>Seniman yang jadi petani<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Masuk kuliah di sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung tahun 1991 (saat itu masih ASTI), sekaligus aktif berkesenian dan bekerja, Ichsan tak pernah berpikir bahwa dia akan pulang kampung untuk menjadi petani. Walau anak petani, Ichsan sama sekali tidak ingin meneruskan jejak orang tua sebagai petani. Jiwa seni membuatnya nekat kuliah di Bandung walau dengan kondisi keuangan pas-pasan. Suatu ketika, saar produksi cengkeh dan kopi di kampung anjlok, orangtuanya bersurat dan memintanya pulang karena tak lagi bisa membiayai. Namun, bukan pulang, Ichsan malahan mengajak temannya membuat usaha souvenir berbahan bambu, diantaranya dalam bentuk angklung. Usaha ini berkembang dan mendapat respons pihak kampus. Apa yang dilakukan Ichsan dan temannya turut andil dalam perubahan ASTI menjadi STSI karena ketambahan jurusan, yakni sinematografi dan kriya.<\/p>\n<p>Usaha ini berkembang, bahkan mendapat pesanan dari berbagai pihak. Berpameran dan pentas pun dilakukan Ichsan sembari sesekali turun ke jalan ikut berdemonstrasi. Tahun 1997, ayahnya meninggal. Dia bahkan tak sempat melihat jasad ayahnya karena terlanjur menandatangani kontrak sebuah pementasan. Setahun kemudian, Ichsan akhirnya datang menengok ibunya di kampung. Rencana semula hanya untuk menengok, akhirnya berubah menjadi tinggal beberapa saat karena kondisi ibunya yang sudah tua dan sakit. Keadaan tak bertambah baik hingga akhirnya Ichsan mengubur impian untuk kembali ke Bandung.<\/p>\n<p>Ichsan pasrah, benar-benar pulang kampung. Bahkan, keputusan itu dibuat saat tumpukan buku dan pakaian masih berada di kamar kos di Bandung. Kondisi ibu yang sudah tua, sakit-sakitan, membuat saya tak punya pilihan selain tinggal, \u201cujarnya. Ichsan sempat bingung bercampur putus asa ketika mendapati kenyataan desanya yang kering dan lahan kebun yang terletak di atas gunung, peninggalan ayahnya. Belum lagi infrastruktur jalan dalam jaringan komunikasi yang buruk, amat berbeda dengan kondisi yang didapatnya selama sekitar tujuh tahun di Bandung.<\/p>\n<p>Urusan perut akhirnya memaksa Ichsan pasrah bertani. Awalnya dia hanya mengurus kebun cengkeh dan kopi seperti warga lain. Namun, ketika mengalami masi paceklik yang benar-benar kering pasca panen kopi dan cengkeh, serta orang-orang yang berbondong-bondong meninggalkan kampung untuk menjadi buruh, Ichsan terusik untuk mengubah keadaan.<\/p>\n<p><strong>Petani yang rajin membaca<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Kesenangannya membaca membuatnya mulai mencari buku-buku pertanian. Kerap dia menitip kepada saudaranya atau kerabat yang akan ke Makassar untuk dibelikan beragam buku soal bercocok tamam. Dari buku-buku ini, dia kemudian mencari tahu tanaman apa yang bisa ditanam di desanya. Dengan pengetahuan bercocok tanam yang diperoleh dari berbagai buku dan pengalamannya melihat diberbagai tempat saat masih kuliah di Bandung, Ichsan memulai menanam tanaman berumur pendek, seperti tomat, cabai, dan sayuran.<\/p>\n<p>Mengajak warga dan tak digubris, bahkan ditertawakan, membuat Ichsan memilih diam, tetapi tetap berbuat dan berusaha memberi bukti. Kerap dia rugi karena gagal, tetapi dia tak pernah berhenti hingga akhirnya berhasil. \u201cBerbuat dan memberi bukti jauh lebih bisa menggugah ketimbang sekedar omong dan mengajak, katanya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Ichsan membuat kelompok tani dan mendirikan koperasi untuk memudahkan petani mendapat sarana produksi pertanian dan memasarkan hasil. Koperasi ini berjalan bagus hingga pada suatu ketika harus gulung tikar karena ketidaksenangan pihak-pihak tertentu. Tidak hanya kelompok tani, Ichsan mengajak pula anak-anak muda membentuk kelompok kesenian. Belakangan kelompok kesenian ini makin eksis dengan music bambu yang juga melibatkan orang-orang tua. Kerap mereka berpentas di bebagai tempat.<\/p>\n<p>Kerinduan berkesenian seperti saat masih di Bandung kerup menyeruak di benak Ichsan. Akan tetapi, dia sadar, berkesenian tak sekedar berpentas. Bertani, bekerja bersama petani, dan berkembang bersama juga salah satu pengejawantahan seni, yang menjadikan lading sebagai tempat pentas.<\/p>\n<p>Sumber: Kompas, Selasa, 27 Oktober 2015<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ichsan SnR (42) pernah ditertawakan warga sedesa saat mengajak mereka menanam tomat, tanaman yang tak dianggap di desanya. Saat itu, tak satupun warga Desa Way-Way, Kecamatan Buntu Batu, Enrekang, tempatnya berdiam, yang mengikuti ajakan. Namun, saat panen dan hasil serta harganya bagus, warga desa pun berbondong-bondong mengikuti. Sama ketika dia mencoba membuat bentuk terasing di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6947,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ichsan SnR (42) pernah ditertawakan warga sedesa saat mengajak mereka menanam tomat, tanaman yang tak dianggap di desanya. Saat itu, tak satupun warga Desa Way-Way, Kecamatan Buntu Batu, Enrekang, tempatnya berdiam, yang mengikuti ajakan. Namun, saat panen dan hasil serta harganya bagus, warga desa pun berbondong-bondong mengikuti. Sama ketika dia mencoba membuat bentuk terasing di...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-20T03:23:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"858\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"758\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian\",\"datePublished\":\"2017-05-20T03:23:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/\"},\"wordCount\":803,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/\",\"name\":\"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-20T03:23:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg\",\"width\":858,\"height\":758},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian - Library","og_description":"Ichsan SnR (42) pernah ditertawakan warga sedesa saat mengajak mereka menanam tomat, tanaman yang tak dianggap di desanya. Saat itu, tak satupun warga Desa Way-Way, Kecamatan Buntu Batu, Enrekang, tempatnya berdiam, yang mengikuti ajakan. Namun, saat panen dan hasil serta harganya bagus, warga desa pun berbondong-bondong mengikuti. Sama ketika dia mencoba membuat bentuk terasing di...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-05-20T03:23:04+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:18+00:00","og_image":[{"width":858,"height":758,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian","datePublished":"2017-05-20T03:23:04+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/"},"wordCount":803,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/","name":"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg","datePublished":"2017-05-20T03:23:04+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Berkesenian-di-Ladang-Pertanian.-Kompas.27-Oktober-2015.Hal_.16-e1495250573613.jpg","width":858,"height":758},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ichsan-snr-berkesenian-di-ladang-pertanian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ichsan SnR Berkesenian di Ladang Pertanian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6946"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8374,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6946\/revisions\/8374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}