{"id":7187,"date":"2017-06-05T10:26:15","date_gmt":"2017-06-05T03:26:15","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=7187"},"modified":"2025-05-01T12:37:18","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:18","slug":"sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/","title":{"rendered":"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-7188\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16.jpg\" alt=\"Sikdam Hasim Gayo_Berbagi untuk Berarti. Kompas. 18 April 2017. Hal. 16\" width=\"1148\" height=\"899\" \/><\/a><\/p>\n<p>Lahir dalam keadaan sempurna, kehilangan penglihatan di usia muda, dan nyaris bunuh diri karena kecewa, Sikdam hasim Gayo (28) berhasil bangkit. Bagi Sikdam kekurangan adalah kesempurnaan. Hidup kian berarti dengan berbagi.<\/p>\n<p>Oleh Zulkarnaini<\/p>\n<p>Di hadapan 300 penyuluh pertanian di Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Senin(20\/3), Sikdam bercerita tentang kehidupannya. Sikdam adalah penyandang disabilitas, tunaetra.<\/p>\n<p>\u201cSekarang bapak ibu pejamkan mata. Apa yang terlihat? Gelap seperti berda dalam goa. Begitulah yang saya rasakan selama tujuh tahun,\u201d ujar Sikdam.<\/p>\n<p>Beberapa detik sunyi. Sikdam membenarkan letak kacamatanya, \u201cNamun, saya bersyukur, kebutaan inilah yang membuat saya lebih berarti,\u201d lanjut Sikdam.<\/p>\n<p>Hari itu, Sikdam diundang oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk menjadi pembicara tunggal di hadapan para penyuluh pertanian. Pengalaman hidup pemuda berdarah Gayo itu diharapkan dapat mengispirasi penyuluh dalam mendampingi petani.<\/p>\n<p>\u201cKelebihan bapak ibu sangat banyak. Orang baik, berpendidikan, dan bisa melihat. Gagal itu pasti, tetapi keberhasilan harus diperjuangkan,\u201d ujar Sikdam.<\/p>\n<p>Sejak beberapa tahun terakhir, dia kerap diundang menjadi pembicara, baik forum di daerah, nasiona, maupun internasional. Ia kini menjadi inspiratory dan motivator.<\/p>\n<p>Sikdam lahir 5 Juli 1989. Dia menghabiskan masa kecil di Aceh Tengah. Ayah dan ibunya petani kopi. Ia merupakan anak ke-9 dari 13 bersaudar. Seteah tamat SD, dia melanjutkan SMP, SMA, dan kuliah di Jakarta serta tinggal bersama saudaranya.<\/p>\n<p>\u201cAyah bilang, kalau saya ingin sukses, harus merantau. Waktu kecil saya mau jadi diplomat, ingin berkeliling dunia. Makanya saya kuliah Jurusan Bahasa Inggris,\u201dkatanya.<\/p>\n<p>Jatuh dan Bangkit<\/p>\n<p>Namun, tragedy di siang bolong pada akhir 2010 merenggut mimpi yang dirawatnya bertahun-tahun. Saat itu, Sikdam pulang dari mengantarkan surat lamaran kerja dengan menumpang mobil temannya. Mobil mereka kecelakaan saat mengerem mendadak menghindari \u201cpolisi tidur\u201d. Kepala Sikdam terbentur langit-langit mobil dan tiba-tiba pandangannya meredup. Ia kehilangan penglihatan. Sebagian memorinya juga hilang.<\/p>\n<p>\u201csaat tersadar, semua gelap. Saya tidak bisa melihat apa-apa. Saya stress, marah, kecewa, terguncang, dan putus asa. Tuhan tidak adil. Saya berpikir hidup saya sudah berakhir. Tanpa penglihatan, untuk apa saya hidup,\u201d kisah Sikdam yang terdengar oleh para penyuluh dengan khidmat.<\/p>\n<p>Sikdam mengurung diri di kamar. Dia frustasi, kehilangan teman dan cita-cita. Suatu waktu, terlintas di benaknya untuk mengakhiri hidup. Namun, beruntung saat dia terpuruk, ibunya selalu hadir meneguhkan semangatnya. \u201cMama saya adalah motivator terbaik. Dia bilang, \u201cKamu harta paling berharga dalam hidup Mama, kamu special Sikdam.\u201d<\/p>\n<p>Sikdam berpikir apa yang bisa dilakukan untuk mengisi hari-hari agar lebih berarti. Dia ingin berbagi. Ibunya menyarankannya membuka les Bahasa Inggris gratis buat anak-anak dari keluarga tak mampu. Saran itu dituruti Sikdam dengan membuka Rumah English Social di Sawangan, Depok Jawa Barat, pada 2012 hingga kini.<\/p>\n<p>Tanpa penglihatan, Sikdam sedikir pun tidak mengalami kesulitan dalam mengajar. Dia mengahafal setiap materi yang diajarkan kepada anak-anak didiknya. Sampai saat ini, sikdam juga mengajar Bahasa Inggris di SMA Adria Pratama Mulya, Tangerang.<\/p>\n<p>Sikdam Hasim Gayo<\/p>\n<p>Lahir : Sumatera Barat, 5 Juli 1989<\/p>\n<p>Pekerjaan\/aktivitas\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<ul>\n<li>Guru Bahasa Inggris SMA Adria Pratama Mulya, Tangerang<\/li>\n<li>Aktivis Penyandang disabilitas<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penghargaan<\/p>\n<ul>\n<li>Internasional Award for Young People dari pangeran Edward (Inggris)<\/li>\n<li>Juara pertama kompetisi penulisan artikel di London<\/li>\n<li>Penghargaan Liputan 6 Award SCTV<\/li>\n<li>Penerima Anugerah Gantari 2017<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bela Hal Disabilitas<\/p>\n<p>Sesuai mengisi forum penyuluh pertanian, Sikdam yang didampingi sepupunya, Gilang. Berkunjung ke Situs Arkeologi Loyang Mendale di tepi Danau Laut Tawar, Takengon. Saat tinggal di Takengon, Sikdam sering bermain di danau. \u201cDulu di sini sangat sejuk, sekarang rasanya panas,\u201d kata Sikdam.<\/p>\n<p>Sikdam ingin mengunjungi tempat penemuan kerangka manusia prasejarah di Loyang Mandale. Namun, tempat itu tidak ramah buat penyandang disabilitas. Jalan ke situs menanjak dan banyak bongkahan tanah keras. \u201cIndonesia memang belum ramah kepada disabilitas. Kami tidak mendapat tempat yang layak di Negara ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Sikdam, Negara masih abai terhadap hal peyandang disabilitas. Instansi pemerintah tidak menerima pekerja disabilitas. Sekolah umum menolak siswa disabilitas. \u201cMengapa kami tidak bisa bekerja di tempat yang kami suka? Bukankah kami juga warga Negara Indonesia?\u201d<\/p>\n<p>Untuk membela kaum disabilitas, Sikdam menyuarakannya hingga ke luar negeri. Pada 2013, dia berbicara di konferensi Global Pemuda Penyandang Disabilitas di Kenya. Setahun kemudian, dia memperoleh penghargaan internasional untuk pemuda di Inggris. Pada 2015, Sikdam menjadi pembicara di Parlemen Korea Selatan.<\/p>\n<p>\u201cSaya memperjuangkan hal disabilitas. Kami yang dipandang sebagai seorang cacat masih punya cita-cita. Kami juga ingin hidup sukses seperti yang lain, ucapnya. Bersama komunitas pemuda disabilitas Indonesia yang didirikannya pada 2013, Sikdam terus berbicara.<\/p>\n<p>Meski merasa Negara belum ramah kepada penyandang disabilitas, kecintaan Sikdam pada Tanah Air tak tergoyahkan. Ia pernah ditawari kewarganegaraan Korea Selatan dan Amerika Serikat. \u201cTeman saya\u00a0 bilang. Di Indonesia kamu tidak dihargai. Lebih baik pindah saja kesini.\u201d Saya jawab tidak. Indonesia adalah rumah saya,\u201d ujar Sikdam.<\/p>\n<p>Ada ironi dalam perjuangan Sikdam. Dia sering menjadi pembicara di luar negeri. Namun, dia belum pernah mendapatkan kesempatan di Parlemen Indonesia dan di hadapan Presiden. Ia berharap bisa bertemu dengan Presiden untuk menyampaikan suara dan harapan penyandang disabilitas Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong> : Kompas 18 April 2017 hal 16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lahir dalam keadaan sempurna, kehilangan penglihatan di usia muda, dan nyaris bunuh diri karena kecewa, Sikdam hasim Gayo (28) berhasil bangkit. Bagi Sikdam kekurangan adalah kesempurnaan. Hidup kian berarti dengan berbagi. Oleh Zulkarnaini Di hadapan 300 penyuluh pertanian di Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Senin(20\/3), Sikdam bercerita tentang kehidupannya. Sikdam adalah penyandang disabilitas, tunaetra. \u201cSekarang bapak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7188,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7187","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lahir dalam keadaan sempurna, kehilangan penglihatan di usia muda, dan nyaris bunuh diri karena kecewa, Sikdam hasim Gayo (28) berhasil bangkit. Bagi Sikdam kekurangan adalah kesempurnaan. Hidup kian berarti dengan berbagi. Oleh Zulkarnaini Di hadapan 300 penyuluh pertanian di Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Senin(20\/3), Sikdam bercerita tentang kehidupannya. Sikdam adalah penyandang disabilitas, tunaetra. \u201cSekarang bapak...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-05T03:26:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"588\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"852\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti\",\"datePublished\":\"2017-06-05T03:26:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/\"},\"wordCount\":778,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/\",\"name\":\"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-05T03:26:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg\",\"width\":588,\"height\":852},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti - Library","og_description":"Lahir dalam keadaan sempurna, kehilangan penglihatan di usia muda, dan nyaris bunuh diri karena kecewa, Sikdam hasim Gayo (28) berhasil bangkit. Bagi Sikdam kekurangan adalah kesempurnaan. Hidup kian berarti dengan berbagi. Oleh Zulkarnaini Di hadapan 300 penyuluh pertanian di Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Senin(20\/3), Sikdam bercerita tentang kehidupannya. Sikdam adalah penyandang disabilitas, tunaetra. \u201cSekarang bapak...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-06-05T03:26:15+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:18+00:00","og_image":[{"width":588,"height":852,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti","datePublished":"2017-06-05T03:26:15+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/"},"wordCount":778,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/","name":"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg","datePublished":"2017-06-05T03:26:15+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Sikdam-Hasim-Gayo_Berbagi-untuk-Berarti.-Kompas.-18-April-2017.-Hal.-16-e1496633111202.jpg","width":588,"height":852},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sikdam-hasim-gayo-berbagi-untuk-berarti\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sikdam Hasim Gayo Berbagi untuk Berarti"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7187"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7187\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7713,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7187\/revisions\/7713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}