{"id":7662,"date":"2017-06-12T16:11:30","date_gmt":"2017-06-12T09:11:30","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=7662"},"modified":"2025-05-01T12:37:17","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:17","slug":"kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/","title":{"rendered":"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-7663\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16.jpg\" alt=\"Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara. Kompas.23 Juli 2015.Hal.16\" width=\"1154\" height=\"1004\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Ia kelahiran dan asal Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur. Namun, ayah dua anak itu ternyata sangat akrab di kalangan warga Nian, sebuah desa di Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Kiprahnya membuatnya berarti di tanah yang jauh dari tempat lahir dan tempat asalnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>OLEH FRANS SARONG<\/strong><\/p>\n<p>Dia adalah Kukuh Pribadi (47). Dia sudah menetap di Kafemenanu atau Kefa, kota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), sejak lima tahun lalu. Pilihan pindah ke Pulau Timor bagian Nusa Tenggara Timur (NTT) itu sepenuhnya karena pesona batu akik yang terkandung dalam perut bumi pulai tersebut, terutama di kawasan Nian dan sekitarnya.<\/p>\n<p>Nian adalah satu dari empat desa dan satu kelurahan di Miomafo Tengah. Posisinya sekitar 7 kilometer sebelah barat Kefa yang merupakan kota Kabupaten TTU, atau kurang lebih 200 km arah timur dari Kota Kupang.<\/p>\n<p>Meskipun jauh, bepergian hingga Nian dijamin nyaman karena melintasi jaringan jalan beraspal mulus. Menariknya lagi, pelintasan itu merupakan penggalan jaringan jalan sekitar kawasan tapal batas dengan Oekursi di sebelah utara TTU dan Kabupaten Kupang, Oekusi adalah wilayah \u201ckantong\u201d Timor Leste, negara baru yang lepas dari Indonesia melalui jajak pendapat tahun 1999.<\/p>\n<p>Domisili Kukuh sejak 2010 memang di Kefa. Namun, hampir setiap hari, dia tinggal bersama para perajin batu akik di Nian dan sekitarnya. Bagi warga Nian, terutama para oerajin, sebutan untuk pria kelahiran 2 Maret 1968 itu tidak hanya sebatas kolektor atau penggila batu akik. Ia lebih dikenal sebagai mentor bahkan mentor plus bagi para perajin setempat.<\/p>\n<p><strong>Kultur Baru<\/strong><\/p>\n<p>Mengutip penuturan sejumlah oerajin di Nian, Jumat dan Sabtu (18\/7) lalu, Kukuh pada awalnya giat memberikan pelatihan kepada kelompok warga agar memilki keterampilan sebagai perajin batu akik. Tentu saja ini merupakan kultur usaha baru karena masyarakat Nian dan sekitarnya sejak lama adalah petani lahan kering, peternak dan juga belakangan sebagai pengais mangan.<\/p>\n<p>Karena bahan baku berserakan hinggahalaman rumah, maka fokus pelatihan adalah bagaimana memotong jenis batuan yang dipastikan sebagai akik. Warga juga dilatih bagaimana menggosok potongan batu akik hingga berbentuk butiran indah berkilau dan siap dipasarkan.<\/p>\n<p>Kukuh tidak hanya memberikan pelatihan secara gratis. Untuk tahap awal, ia secara gratis pula membantu peralatan kera berupa mesin potong dan mesin gosok masing-masing satu unit per kelompok. Kelompok perajin binaannya ada lim, empat di antara nya di Nian dan satu lainnya di Kefa.<\/p>\n<p>Menrut catatan Nian dan sekitarnya kaya dengan kandungan batu akik berkualitas istimewa. Di antaranya jenis lavender, kecubung, merah maron, bacan timor, biosolar, merah delima, giok timor, safir, dan pacawarna. Lainnya, serat nanas, kuda laut, kelepek daun, mani gajah, sarang tawon, pandan kristal, sulaiman, junjung drajat, dan tapak jalak. Para perajin menyebutkan, akik Nian. Yang selalu menjadi buruan penggila atau kolektor adalah buruan penggila atau kolektor adalah enam jenis kelompok pertama tersebut.<\/p>\n<p>Kata Kkukuh, kalau warga Nian sudah terampil sebagai perajin dan didukung peralatan kera memadai, mereka akan sekaligus menjadi penjaga kekayaan daerahnya. Batu akik yang keluar dari desanya sudah berupa butiran indah siap pakai dengan nilai ekonomi tinggi, atau tidak lagi berupa bongkahan.<\/p>\n<p>\u201cDengan demikian, sampai kapan pun nilai tambah usaha batu akik tetap menetes bagi warga setempat. Pada saatnya pula Nian bakal menjelma menjadi sentra kerajinan batu akik di Timor sekaligus obyek wisata bagi pelancong minat khusus,\u201d tutur kukuh, Sarjana Pnedidikan Luar Sekolah IKIP Malang tahun 1990.<\/p>\n<p>Desa Nian kini berkependuduk 468 keluarga atau 1.761 jiwa. Seperti diakui Kepala Desa Nian, Agustinus Toan, sebagian besar warganya belakangan ini menekuni kerajinan batu akik, entah secara perorangan atau bergabung dalam kelompok. Aktivitas bau itu sekaligus menggusur usaha mengais mangan bahkan agak menepikan usaha ekonomi lainnya.<\/p>\n<p>Kaum ibu bahkan anak-anak usia sekolah juga ikut mencari batu akik sebagai bahan baku usaha kerajinan itu. Pekerjaan mendapatkan batu akik untuk saat ini relatif mudah karena masih berserakan di permukaan tanah, bahkan hingga sekitar rumah.<\/p>\n<p>\u201cBanyak warga menjadi perajin batu akik. Usaha kerajinan batu itu pula secara perahan tumbuh menjadi sumber perlahan tumbuh menjadi sumber ekonomi baru bagi warga setempat,\u201d tutur Agustinus.<\/p>\n<p>Sejumlah perajin mengakui, dampak demam akik terhadap ekonomi mereka mulai terasa. \u201cKebutuhan sehari-hari di termasuk biaya anak sekolah selalu bisa diatasi pada waktunya,\u201d kata Damasus Bifel (37) perajin yang juga Ketua Kelompok Nekmese di Nian.<\/p>\n<p>Bermodalan masing-masing satu unit mesin potong dan mesin gosok Damasus bersama lima anggota kelompoknya mengolah bebatuan menjadi akik. Dalam sehari, ada satu-dua butir akik siap pakai yang laku terjual. Harganya bergantung motif dan jenis, namun minimal Rp 50.000 per butir. Total hasil selama sebulan dibagi rata setelah dikurangi Rp 150.000 untuk perawatan dan pembelian suku cadang mesin.<\/p>\n<p>Contoh lain dari dampak perubahan ini adalah Hilarius Tefa, perajin yang merasa enteng mengirimkan seorang anaknya menjadi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. \u201cBiaya kuliah sepenuhnya dari hasilan menjual batu akik,\u201d tutur Hilarius.<\/p>\n<p>Kukuh dan sejumlah kolektor lain mengakui kualitas akik Timor khususnya Nian sejatinya mampu bersaing bahkan diseut-sebut sebagai yang terbaik di Indonesia. Namun, keunggulan itu belum menjadi jaminan untuk perbaikan harga karena akik daerah ini belum didukung sertifikasi khusus yang diterbitkan Badan Geologi. Sertifikasi iru harus berpejuangkan pemerintah daerah setempat.<\/p>\n<p>\u201cKalau sudah disertifikasi, saya jamin Nian atau Timor umumnya akan mengalahkan akik sejenis dari daerah lain. Harganya pun pasti langsung melonjk tajam, apalagi kalau butiran akiknya menjadi mata cincin elite bangsa kita,\u201d kata Kukuh.<\/p>\n<p>KUKUH PRIBADI<\/p>\n<ul>\n<li>Lahir : Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur, 2 Maret 1968<\/li>\n<li>Istri : Sulastri<\/li>\n<li>Anak : Galuh Rimadevi dan Rara Mayang Rahmadhany.<\/li>\n<li>Pendidikan :<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li>SD Negeri 1 Rejotangan (1980)<\/li>\n<li>SMP Negeri 2 Tulungagung (1983)<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>SMA Negeri 1 Tulungagung (1986)<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li>S-1 Pendidikan Luar Sekolah IKIP Malang (1990)<\/li>\n<li>Jabatan : \u201cMentor Plus\u201d bagi perajin batu akik Desa Nian dan sekitarnya di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ia kelahiran dan asal Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur. Namun, ayah dua anak itu ternyata sangat akrab di kalangan warga Nian, sebuah desa di Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Kiprahnya membuatnya berarti di tanah yang jauh dari tempat lahir dan tempat asalnya. OLEH FRANS SARONG Dia adalah Kukuh Pribadi (47). Dia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7663,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ia kelahiran dan asal Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur. Namun, ayah dua anak itu ternyata sangat akrab di kalangan warga Nian, sebuah desa di Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Kiprahnya membuatnya berarti di tanah yang jauh dari tempat lahir dan tempat asalnya. OLEH FRANS SARONG Dia adalah Kukuh Pribadi (47). Dia...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-12T09:11:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"907\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"947\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara\",\"datePublished\":\"2017-06-12T09:11:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/\"},\"wordCount\":902,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/\",\"name\":\"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-12T09:11:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg\",\"width\":907,\"height\":947},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara - Library","og_description":"Ia kelahiran dan asal Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur. Namun, ayah dua anak itu ternyata sangat akrab di kalangan warga Nian, sebuah desa di Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Kiprahnya membuatnya berarti di tanah yang jauh dari tempat lahir dan tempat asalnya. OLEH FRANS SARONG Dia adalah Kukuh Pribadi (47). Dia...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-06-12T09:11:30+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:17+00:00","og_image":[{"width":907,"height":947,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara","datePublished":"2017-06-12T09:11:30+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/"},"wordCount":902,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/","name":"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg","datePublished":"2017-06-12T09:11:30+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Mentor-Perajin-Akik-di-Timor-Tengah-Utara.-Kompas.23-Juli-2015.Hal_.16-e1497258682238.jpg","width":907,"height":947},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kukuh-pribadi-mentor-perajin-akik-di-timor-tengah-utara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kukuh Pribadi Mentor Perajin Akik di Timor Tengah Utara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7662"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7662\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15566,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7662\/revisions\/15566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}