{"id":79620,"date":"2025-10-13T08:34:06","date_gmt":"2025-10-13T01:34:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=79620"},"modified":"2025-10-17T12:00:15","modified_gmt":"2025-10-17T05:00:15","slug":"uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/","title":{"rendered":"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-79621 size-full\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y.jpg\" alt=\"\" width=\"1646\" height=\"1414\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y.jpg 1646w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-300x258.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-1030x885.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-600x515.jpg 600w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-500x430.jpg 500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-400x344.jpg 400w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-350x301.jpg 350w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-250x215.jpg 250w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-200x172.jpg 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-150x129.jpg 150w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-100x86.jpg 100w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-75x64.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/84y-50x43.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 1646px) 100vw, 1646px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/surabaya.tribunnews.com\/news\/1916667\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi\">https:\/\/surabaya.tribunnews.com\/news\/1916667\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi<\/a><\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/surabaya.tribunnews.com\/news\/1916667\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi\"><strong>UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!<\/strong><\/a><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\">3 Oktober 2025<\/p>\n<blockquote><p><strong>Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si.,\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><em>Ketua Persatuan Profesor\/Gurubesar Indonesia Provinsi Jawa Timur;<\/em><br \/>\n<em>Guru Besar Prodi Doktor Ilmu Manajemen Entrepreneurship Universitas Ciputra Surabaya.<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Revisi Undang-Undang BUMN yang baru saja disahkan DPR pada 2 Oktober 2025 menandai sebuah tonggak penting dalam sejarah tata kelola perusahaan milik negara di Indonesia.<\/p>\n<p>Sejak lahirnya UU No. 19 Tahun 2003, wacana perombakan menyeluruh selalu mengemuka. Kini, publik menaruh harapan besar: apakah BUMN akan benar-benar menjadi lokomotif pembangunan, atau tetap terjebak sebagai \u201csapi perah politik\u201d yang melelahkan bangsa?<\/p>\n<p><strong>Arah Baru: Dari Kementerian BUMN ke Badan Pengaturan BUMN.<\/strong><\/p>\n<p>BP BUMN saatnya mengikuti<span>\u00a0<\/span><em>Guidelines on Corporate Governance of State-Owned Enterprises (SOE Guidelines)<span>\u00a0<\/span><\/em>yang menjadi pedoman internasional yang diterbitkan oleh<span>\u00a0<\/span><em>Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)<span>\u00a0<\/span><\/em>memberikan standar tata kelola perusahaan milik negara (State-Owned Enterprises\/SOEs) agar lebih transparan, akuntabel, efisien, dan setara dengan perusahaan swasta.<\/p>\n<p>Salah satu perubahan paling mencolok adalah transformasi Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).<\/p>\n<p><span>Dengan status regulator sekaligus wakil pemilik, BP BUMN diharapkan mampu menjaga jarak dari intervensi politik yang kerap merusak profesionalisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Keberadaan BPI Danantara sebagai induk holding investasi juga digadang-gadang menjadi Temasek ala Indonesia, mengonsolidasikan ribuan entitas BUMN agar lebih ramping dan fokus pada core businessnya, tidak perlu membangun anak usaha hingga \u201ccicit\u201d usaha BUMN tanpa kalkulasi yang matang hanya agar direksi BUMN menjadi populer dan jamak terjadi orang yang sama menjadi petinggi di induk dan juga di anak BUMN tersebut.<\/p>\n<p>Namun pertanyaan mendasarnya: apakah perubahan kelembagaan otomatis menjamin perbaikan tata kelola? Tanpa komitmen nyata terhadap independensi, pergantian nama bisa jadi hanya kosmetik.<\/p>\n<p><strong>Larangan Rangkap Jabatan.<\/strong><\/p>\n<p>Pagar Etika atau Jebakan Baru? Putusan Mahkamah Konstitusi 2025 Putusan Nomor 21\/PUU-XXIII\/2025 yang melarang pejabat negara merangkap jabatan komisaris atau direksi BUMN merupakan terobosan penting.<\/p>\n<p>Selama ini, laporan menyebut lebih dari 30 wakil menteri rangkap posisi di BUMN. Situasi ini jelas menimbulkan konflik kepentingan. Dengan larangan eksplisit, publik berharap nepotisme dan politik balas budi bisa ditekan.<\/p>\n<p>Tetapi realitanya, \u201ctekanan politik non-formal\u201d tetap mengintai. Siapa yang menjamin bahwa penunjukan komisaris ke depan tidak lagi berdasarkan kedekatan dan \u201csetoran\u201d politik? Fit and proper test yang benar-benar profesional harus menjadi garis merah, bukan sekadar formalitas.<\/p>\n<p>Keberadaan BPI Danantara sebagai induk holding investasi juga digadang-gadang menjadi Temasek ala Indonesia, mengonsolidasikan ribuan entitas BUMN agar lebih ramping dan fokus pada core businessnya, tidak perlu membangun anak usaha hingga \u201ccicit\u201d usaha BUMN tanpa kalkulasi yang matang hanya agar direksi BUMN menjadi populer dan jamak terjadi orang yang sama menjadi petinggi di induk dan juga di anak BUMN tersebut.<\/p>\n<p>Namun pertanyaan mendasarnya: apakah perubahan kelembagaan otomatis menjamin perbaikan tata kelola? Tanpa komitmen nyata terhadap independensi, pergantian nama bisa jadi hanya kosmetik.<\/p>\n<p><strong>Larangan Rangkap Jabatan.<\/strong><\/p>\n<p>Pagar Etika atau Jebakan Baru? Putusan Mahkamah Konstitusi 2025 Putusan Nomor 21\/PUU-XXIII\/2025 yang melarang pejabat negara merangkap jabatan komisaris atau direksi BUMN merupakan terobosan penting.<\/p>\n<p>Selama ini, laporan menyebut lebih dari 30 wakil menteri rangkap posisi di BUMN. Situasi ini jelas menimbulkan konflik kepentingan. Dengan larangan eksplisit, publik berharap nepotisme dan politik balas budi bisa ditekan.<\/p>\n<p>Tetapi realitanya, \u201ctekanan politik non-formal\u201d tetap mengintai. Siapa yang menjamin bahwa penunjukan komisaris ke depan tidak lagi berdasarkan kedekatan dan \u201csetoran\u201d politik? Fit and proper test yang benar-benar profesional harus menjadi garis merah, bukan sekadar formalitas.<\/p>\n<p>Jika pola ini berlanjut, BUMN hanya akan menjadi \u201cpahlawan kesiangan\u201d yang menyokong APBN lewat dividen dari segelintir perusahaan, sementara ratusan entitas lain membebani fiskal.<\/p>\n<p>Risiko Lama yang Menghantui. meski UU baru berusaha menambal banyak lubang, beberapa risiko tetap menghantui:<\/p>\n<p>1. Intervensi politik dalam penunjukan direksi dan komisaris masih mungkin terjadi,<\/p>\n<p>2. Empire building: anak-cucu usaha yang dibentuk tanpa perhitungan bisnis matang,<\/p>\n<p>3. PSO (Public Service Obligation) yang sering tidak dikompensasi penuh, membuat BUMN menanggung beban kebijakan pemerintah,<\/p>\n<p>4. KORUPSI BERJEMAAH dan fraud dalam pengadaan proyek strategis, dari citra buruknya Jiwasraya hingga Garuda Airways dengan skandal penyuludupan Harley-davidson, sepeda Brompton, pengadaan mesin dari Rolls Roice\/Airbus; dugaan korupsi emas illegal 109 ton di PT Antam dan masih banyak kasus lainnya yang semuanya telah membuktikan lemahnya sistem pengawasan di lingkungan BUMN selama ini.<\/p>\n<p>Tanpa \u201csunset clause\u201d atau aturan batas hidup bagi BUMN yang terus merugi (wajib diamputasi) , jargon efisiensi bisa berubah jadi pepesan kosong bahkan para direksinya, dewan komisaris dan dewan pengawasnya masih dapat \u201cTANTIEM\u201d.<\/p>\n<p>Bagaimana parahnya profesionalitas dan rusaknya hati Nurani penerima Tantiem tsb.<\/p>\n<p><strong>Harapan Publik: Dari Pemberdayaan UMKM &amp; Koperasi hingga Transparansi.<\/strong><\/p>\n<p>Harapan publik sederhana namun konkret: Perampingan portofolio: targetnya menurunkan jumlah entitas dari \u00b11.046 menjadi sekitar 300\u2013400 agar lebih fokus.<\/p>\n<p>Kemitraan nyata dengan UMKM\/Koperasi: transaksi lewat platform PaDi UMKM dan koperasi desa &amp; Koperasi Merah Putih diharapkan mencapai minimal 5\u201310?ri pengadaan non-strategis BUMN.<\/p>\n<p>Pemberdayaan ultra mikro (UMi): sinergi BRI, PNM, dan Pegadaian harus mampu membawa pelaku usaha rakyat (UMKM) naik kelas dan go global.<\/p>\n<p>4. KORUPSI BERJEMAAH dan fraud dalam pengadaan proyek strategis, dari citra buruknya Jiwasraya hingga Garuda Airways dengan skandal penyuludupan Harley-davidson, sepeda Brompton, pengadaan mesin dari Rolls Roice\/Airbus; dugaan korupsi emas illegal 109 ton di PT Antam dan masih banyak kasus lainnya yang semuanya telah membuktikan lemahnya sistem pengawasan di lingkungan BUMN selama ini.<\/p>\n<p>Tanpa \u201csunset clause\u201d atau aturan batas hidup bagi BUMN yang terus merugi (wajib diamputasi) , jargon efisiensi bisa berubah jadi pepesan kosong bahkan para direksinya, dewan komisaris dan dewan pengawasnya masih dapat \u201cTANTIEM\u201d.<\/p>\n<p>Bagaimana parahnya profesionalitas dan rusaknya hati Nurani penerima Tantiem tsb.<\/p>\n<p><strong>Harapan Publik: Dari Pemberdayaan UMKM &amp; Koperasi hingga Transparansi.<\/strong><\/p>\n<p>Harapan publik sederhana namun konkret: Perampingan portofolio: targetnya menurunkan jumlah entitas dari \u00b11.046 menjadi sekitar 300\u2013400 agar lebih fokus.<\/p>\n<p>Kemitraan nyata dengan UMKM\/Koperasi: transaksi lewat platform PaDi UMKM dan koperasi desa &amp; Koperasi Merah Putih diharapkan mencapai minimal 5\u201310?ri pengadaan non-strategis BUMN.<\/p>\n<p>Pemberdayaan ultra mikro (UMi): sinergi BRI, PNM, dan Pegadaian harus mampu membawa pelaku usaha rakyat (UMKM) naik kelas dan go global.<\/p>\n<p>Banyak aset tercatat besar di neraca, tetapi tidak memberikan return yang memadai dan tingginya rasio aset terhadap laba (asset-heavy, profit-light) dan banyak lahan BUMN yang menganggur.<\/p>\n<p>Tanpa transparansi, semua perubahan dari BUMN menjelma ke BP BUMN hanya akan berakhir sebagai dokumen formal yang segera dilupakan tanpa paramater yang jelas.<\/p>\n<p><strong>Belajar dari Dunia: Temasek, Equinor, Emirates<\/strong><\/p>\n<p>Indonesia\/ BP BUMN tidak perlu jauh-jauh mencari inspirasi BUMN negara lain yang sehat di domestik dan berjaya di Global. Temasek (Singapura) berhasil membangun portofolio global dengan governance yang ketat.<\/p>\n<p>Equinor (Norwegia) sukses bertransformasi dari perusahaan minyak menjadi pemimpin energi terbarukan.<\/p>\n<p>Emirates Airlines menjadikan Dubai hub global penerbangan, Garuda airline kita mau kemana?. Apa kuncinya? Profesionalisme, minim intervensi politik, dan mindset entreprenuerial dan intrapreneur BUMN untuk go global.<\/p>\n<p>BUMN Indonesia harus meniru jalan ini. Pertamina, PLN, dan Pelindo harus melihat Asia Tenggara dan dunia sebagai pasar, bukan sekadar jago monopoli di domestik.<\/p>\n<p>Disini butuh para leader di BUMN yang visioner, kemampuan sekelas pebisnis private sector\/intraprenuer dan mindsetnya entreprenurial spirit.<\/p>\n<p><strong>UU BUMN 2025 Ini : Momentum atau Ilusi?<\/strong><\/p>\n<p>UU BUMN 2025 adalah momentum bersejarah. Larangan rangkap jabatan, pembentukan BP BUMN, konsolidasi lewat Danantara semuanya mengarah pada tata kelola yang lebih sehat. Total komisaris (di induk BUMN): \u00b1562 orang dengan komposisi: birokrat 46 % , 30 % politisi, profesional hanya 24 % (data pemetaan 2025). BP BUMN urgen design system Early-warning &amp; forensic dengan dashboard cash-flow, fraud analytics lintas portofolio; audit berkala.<\/p>\n<p>Namun, hukum hanyalah pagar; yang menentukan nasib BUMN adalah konsistensi di level eksekusi\/eksekutornya.<\/p>\n<p>Jika elit politik masih melihat BUMN sebagai ladang rente, source of money maka revisi UU ini hanya akan jadi ilusi.<\/p>\n<p>Tapi bila komitmen dijalankan, inilah saatnya BUMN benar-benar menjadi motor pembangunan nasional yang profesional, efisien, dan berkontribusi langsung bagi rakyat sekaligus perkuat economic foundation Indonesia.<\/p>\n<p>Dan publik punya hak untuk terus mengawasi, agar \u201csapi perah\u201d\/dairy cow politik benar-benar berubah menjadi mesin ekonomi bangsa yang mensejahterakan rakyat semesta Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: https:\/\/surabaya.tribunnews.com\/news\/1916667\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?! 3 Oktober 2025 Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si.,\u00a0 Ketua Persatuan Profesor\/Gurubesar Indonesia Provinsi Jawa Timur; Guru Besar Prodi Doktor Ilmu Manajemen Entrepreneurship Universitas Ciputra Surabaya. Revisi Undang-Undang BUMN yang baru saja disahkan DPR pada 2 Oktober 2025 menandai sebuah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":79625,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4920],"tags":[],"class_list":["post-79620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-oktober-2025"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sumber: https:\/\/surabaya.tribunnews.com\/news\/1916667\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?! 3 Oktober 2025 Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si.,\u00a0 Ketua Persatuan Profesor\/Gurubesar Indonesia Provinsi Jawa Timur; Guru Besar Prodi Doktor Ilmu Manajemen Entrepreneurship Universitas Ciputra Surabaya. Revisi Undang-Undang BUMN yang baru saja disahkan DPR pada 2 Oktober 2025 menandai sebuah...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-13T01:34:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-17T05:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/rgh.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025\",\"datePublished\":\"2025-10-13T01:34:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-17T05:00:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/\"},\"wordCount\":1267,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/10\\\/rgh.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News Oktober 2025\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/\",\"name\":\"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/10\\\/rgh.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-13T01:34:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-17T05:00:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/10\\\/rgh.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2025\\\/10\\\/rgh.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025 - Library","og_description":"Sumber: https:\/\/surabaya.tribunnews.com\/news\/1916667\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?! 3 Oktober 2025 Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si.,\u00a0 Ketua Persatuan Profesor\/Gurubesar Indonesia Provinsi Jawa Timur; Guru Besar Prodi Doktor Ilmu Manajemen Entrepreneurship Universitas Ciputra Surabaya. Revisi Undang-Undang BUMN yang baru saja disahkan DPR pada 2 Oktober 2025 menandai sebuah...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2025-10-13T01:34:06+00:00","article_modified_time":"2025-10-17T05:00:15+00:00","og_image":[{"width":700,"height":393,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/rgh.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025","datePublished":"2025-10-13T01:34:06+00:00","dateModified":"2025-10-17T05:00:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/"},"wordCount":1267,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/rgh.jpg","articleSection":["UC News Oktober 2025"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/","name":"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/rgh.jpg","datePublished":"2025-10-13T01:34:06+00:00","dateModified":"2025-10-17T05:00:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/rgh.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2025\/10\/rgh.jpg","width":700,"height":393},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/uu-bumn-2025-akhir-dari-sapi-perah-politik-dan-amputasi-yang-merugi-surabaya-tribunnews-com-3-oktober-2025\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"UU BUMN 2025: Akhir dari \u2018Sapi Perah Politik\u2019 dan Amputasi yang Merugi?!. surabaya.tribunnews.com. 3 Oktober 2025"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79620"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80034,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79620\/revisions\/80034"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}