{"id":7987,"date":"2017-06-21T11:20:00","date_gmt":"2017-06-21T04:20:00","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=7987"},"modified":"2025-05-01T12:37:16","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:16","slug":"42-jadi-dubes-51-jabat-menlu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/","title":{"rendered":"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-7988\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21.jpg\" alt=\"42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu. Jawa Pos. 21 April 2014.Hal.21\" width=\"1163\" height=\"934\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Menyebut Kartini saat 2015 tidak bisa lepas dari Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Dia adalah Menlu perempua pertama dalam sejarah Indonesia. Retno bersedia meluangkan waktu untuk berbincang dengan <em>Jawa Pos <\/em>tentang pengalamannya di dunia diplomasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bagaimana kesan menjadi Menlu perempuan pertama ?<\/strong><\/p>\n<p>Saya juga bingung jawabannya. <em>We were trained at the same school. <\/em>Jadi, ilmu yang kita pelajari adalah ilmu yang sama. Dengan ilmu itu, kita berkembang <em>more or less <\/em>ke arah yang sama. Jadi, saya tidak melihat ada perbedaan signifikan saat saya atau pendahulu menjadi menteri luar negeri.<\/p>\n<p><strong>Apakah profesi diplomat lebih terbuka daripada yang lain atau justru saat diskriminasi ?<\/strong><\/p>\n<p>Tidak ada hambatan. Saya beruntung hidup di lingkungan pekerjaan yang orang- orangnya <em>open-minden. <\/em>Mungkin karena kita terekspos dengan berbagai macam orang dan latar belakang. Dengan kondisi ini, saya kadang- kadang tidak sadar soal isu gender. Sebab, tidaka da dalam benak kami isu diskriminasi sepanjang perjalanan saya jadi diplomat.<\/p>\n<p><strong>Menjadi ujung tombak pelindung tenaga kerja perempuan, bagaimana menyikapinya ?<\/strong><\/p>\n<p>Lepas dari apakah itu perempuan atau tidak, saya memang punya <em>passion <\/em>besar terkait dengan masalah buruh margin. Sebab, saya pikir <em>to serve the country <\/em>artinya <em>serve the people. <\/em>Kebutuhan konstituen kami <em>kan <\/em>WNI ( Warga Negara Indonesia) di luar negeri. Itu bisa datang dari berbagai laar belakang. Apalagi, ada prioritas politik luar negeri kedua Indonesia, yakni melindungi WNI dan BHI ( badan hukum Indonesia) di luar Negeri.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana menyikapi masalah terkait buruh migran ?<\/strong><\/p>\n<p>Kadang- kadang kita sering menyimplifikasi sesuatu : kalau masalah muncul, diplomasi kita salah. Seharusnya dirunut dari hulu ke hilir. Di mana letak salahnya dan apa sebabnya. Kalau hulu diperbaiki, indys Allah hilir bakal ikut. Karena itu, kami secara tegas melarang penyaluran TKI ke negara yang belum punya regulasi soal profesi yang berkaitan atau perjanjian bilateral yang melindungi buruh migran.<\/p>\n<p><strong>Apa hal yang paling membanggakan selama bekerja di Kemenlu?<\/strong><\/p>\n<p><em>Hmmm\u2026 <\/em>pertanyaannya gampang, tapi susah jawabnya. Yang jelas,saya bangga dengan system diberi kepercayaan sebagai Menlu yang saya rasa cukup sulit. Pada usia 38 tahun sudah menjadi direktur, itu terobosan dari Pak Hadan Wirajuda. Itu adalah terobosan saat pejabat dinilai dari prestasi dan tidak ada istilah urut kacang. Usia 42 tahun saya sudah jadi duta besa dan 51 tahun ini saya jadi Menlu.<\/p>\n<p><strong>Di sisi lain, apa hal yang paling membuat hati miris ?<\/strong><\/p>\n<p>Ada dua peristiwa yang membuat saya menangis dan menangis. Pertama,\u00a0 saat peristiwa MH17. Ada 12 WNI di pesawat tersebut dan beberapa dwiwarga negara. Berat rasanya sewaktu menyampaikan informasi jenazah kepada keluarga. Tapi, yang buat saya menangis adalah sewaktu saya diminta berpidato di pemakaman sebagai perwakilan Indonesia.<\/p>\n<p>Kedua, saya hampir menangis saat berkunjung ke sekolah anak buruh migrant Indonesia di 1,5 jam dari Kota Kinabalu, Malaysia. Kami berkunjung karena anak- anak tidak bisa bersekolah lantaran tidak ada izin dari pemerintah. Anak- anak SD meminta tolong ke saya untuk bisa bersekolah lagi. <em>Nggak <\/em>usah jauh- jauh mikir gelar master atau doktor, mereka bersekolah SD saja <em>nggak <\/em>bisa.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana melihat sosok Kartini sebagai inspirasi ?<\/strong><\/p>\n<p>Saya melihat Kartini ini sebagai inspirasi. Pada tahun itu, ada seorang perempuan berpikiran maju masalah <em>women empowerment <\/em>mengenai perlunya menjadi pintar. Itu terungkap dari surat dia ke temanny di Belanda. Kartini menjadi contoh perempuan untuk memberikan konstribusi sosial.<\/p>\n<p><strong>Mimpi punya Warteg<\/strong><\/p>\n<p>Menjadi pucuk pimpinan diplomasi Indonesia memang seperti pedang bermata dua. Meski dihujani apresiasi dan dukungan, Retno tidak bisa bohong sial pengorbanan yang harus dilakukan saat menjadi Menu. Baik untuk diri sendiri maupun keluarga.<\/p>\n<p>Soal roda keluarga, Retno jelas tidak khawatir. Sang suami, Agus Marsudi mengenal Retno sejak kuliah dan tahu benar risiko mempunyai istri seorang diplomat. Dua putranta, Dyto Marsudi, 26, dan Bagas Marsudi, 21, dididik untuk mengerjakan sesuatu sendiri.<\/p>\n<p>\u201cPaling seminggu sekali harus janjiaan makan. Sudah kaya rapat <em>aja. <\/em>Jadi, harus buat janji untuk ketemu di titik tengah, setelah makan ya pisah lagi. Atau, kalau tidak, usahakan jogging pagi,\u201d ungkap perempuan kelahiran Semarang tersebut.<\/p>\n<p>Waktu memanjakan diripun diakui sudahtidak ada. Setiap hari Retno bisa <em>ngantor <\/em>dan keliling sampai tengah malam. Padahal, subuh hari berikutnya, dia sudah harus bertugas. \u201c Sabtu, Minggu tidak ad <em>off <\/em>. syukurlah, selama enam bulan ini sempat ke tempat <em>spa <\/em>sekali,\u201djelasnya.<\/p>\n<p>Mugkin karena supersibukm Retni\u00a0 punya impian di luar bayangan banyak orang. Dia berencana menjadi juragan warung tegal ( warteg) saat pensiun dari pekerjaan diplomat. Wategnya bukan sembarang warung. Dia tegas menginginkan warteg di daerah kos- kosan kuliah.<\/p>\n<p>\u201cJadi, saya <em>bayangin <\/em>\u00a0bahwa cucu dengan pakai daster dan <em>ngobrol <\/em>sama anak- anak sekolah di warung tegal tersebut. Itu cita-cita saya sudah lama.\u201d<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong> : Jawa Pos, Selasa, 21 April 2015<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyebut Kartini saat 2015 tidak bisa lepas dari Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Dia adalah Menlu perempua pertama dalam sejarah Indonesia. Retno bersedia meluangkan waktu untuk berbincang dengan Jawa Pos tentang pengalamannya di dunia diplomasi. Bagaimana kesan menjadi Menlu perempuan pertama ? Saya juga bingung jawabannya. We were trained at the same school&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7988,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menyebut Kartini saat 2015 tidak bisa lepas dari Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Dia adalah Menlu perempua pertama dalam sejarah Indonesia. Retno bersedia meluangkan waktu untuk berbincang dengan Jawa Pos tentang pengalamannya di dunia diplomasi. Bagaimana kesan menjadi Menlu perempuan pertama ? Saya juga bingung jawabannya. We were trained at the same school....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-21T04:20:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"958\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1657\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu\",\"datePublished\":\"2017-06-21T04:20:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/\"},\"wordCount\":735,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/\",\"name\":\"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-21T04:20:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/06\\\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg\",\"width\":958,\"height\":1657},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu - Library","og_description":"Menyebut Kartini saat 2015 tidak bisa lepas dari Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Dia adalah Menlu perempua pertama dalam sejarah Indonesia. Retno bersedia meluangkan waktu untuk berbincang dengan Jawa Pos tentang pengalamannya di dunia diplomasi. Bagaimana kesan menjadi Menlu perempuan pertama ? Saya juga bingung jawabannya. We were trained at the same school....","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-06-21T04:20:00+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:16+00:00","og_image":[{"width":958,"height":1657,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu","datePublished":"2017-06-21T04:20:00+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/"},"wordCount":735,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/","name":"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg","datePublished":"2017-06-21T04:20:00+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/42-Jadi-Dubes-51-Jabat-Menlu.-Jawa-Pos.-21-April-2014.Hal_.21-e1498018790331.jpg","width":958,"height":1657},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/42-jadi-dubes-51-jabat-menlu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inspirasi Kartini pada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 42 Jadi Dubes, 51 Jabat Menlu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7987"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8802,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7987\/revisions\/8802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}