{"id":8442,"date":"2017-07-17T12:21:08","date_gmt":"2017-07-17T05:21:08","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=8442"},"modified":"2025-09-17T11:27:40","modified_gmt":"2025-09-17T04:27:40","slug":"hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/","title":{"rendered":"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Hukuman-Mati-dan-Filsafat-Kebersalahan-Hegel.-Bali-Post.-7-Maret-2015.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-8443\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Hukuman-Mati-dan-Filsafat-Kebersalahan-Hegel.-Bali-Post.-7-Maret-2015.jpg\" alt=\"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel. Bali Post. 7 Maret 2015\" width=\"824\" height=\"625\" \/><\/a><\/p>\n<p>Eksekusi mati gelombang pertama terhadap enam orang gembong narkoba pada Januari lalu dan gelombang kedua terhadap 10 orang dengan kasus yang sama, terga getir. Kita tidak bisa membayangkan seorang manusia mengetahui detik-detik akhir kehidupannya dindepan regu tembak. Nurani kemanusiaan kita turut berkabung bersama mereka. Meski juga harus diakui, kejahatan mereka juga menggetirkan nurani kita.<\/p>\n<p>Oleh: Dewa Gde Satrya (Penulis, dosen Tourism Business Universitas Ciputra Surabaya, pecinta filsafat)<\/p>\n<p>Beberapa media menyoroti kehidupan enam terpidana mati gelombang pertama dan 10 terpidana mati gelombang kedua yang terlibat dalam peredaran narkotika menjelang kematiannya. Tampa raut wajah dan perilakunya berubah ketika dia menjalani kehidupan di dalam penjara. Terlebih, pada saat dipastikan bahwa kematiannya tidak akan lama lagi. Perasaan bersalah pasti menyelip dalam benaknya. Namun, apa daya, semua telah terjadi. Penyesalan tidak mampu mengubah masa lalu, hanya kepasrahan dan pembelajaran bagi kita semua yang paling realistis untuk dilakukan.<\/p>\n<p>Mungkinkah hukuman mati mampu membuat orang jera orang lain supaya tidak melakukan tindak kejahatan? Ataukah, hukuman mati hanyalah dosa peradaban modern yang tak tertanggungkan seiring dengan matinya narapidana?<\/p>\n<p>Filsafat Hegel<\/p>\n<p>Dalam salah satu karangan di buku bunga rampai Prof. Franz Magnis-Suseno,S.J (pijar-pijar Filsafat, Kanisius, 2005), diuraikan karya filosof besar Georg Wilhelm Friedrich Hegel. Dalam hal pelanggaran hokum, Hegel, di satu pihak, menegaskan perlunya hukuman agar pelanggaran hukum dapat dipulihkan; tidak mau menghukum akan membuktikan hukum sebagai tindakan tidak berlaku lagi. Di lain pihak, Hegel menegaskan bahwa hukuman yang dijatuhkan dengan maksud-maksud selain untuk memulihkan pelanggaran hokum (misalnya untuk \u201cmemperbaiki\u201d si penjahat, atau untuk membuat takut masyarakat, atau sebagi pembalasan) dianggap sebagai tindakan tidak bermoral dan melanggar martabat manusia.<\/p>\n<p>Persoalannya adalah, apakah hanya dengan menghukum mati seseorang, maka pelanggaran hukum\u00a0 sudah dapat dipulihkan? Beberapa bukti dan pendapat para ahli yang menentang perlakuan hukuman mati di Indonesia menyatakan, hukuman mati untuk Bandar narkoba tidak menyurutkan peredaran narkoba di Tanah Air.<\/p>\n<p>Dari segi paling dasar, hukuman mati merampas hak Sang Pencipta untuk menentukan hidup-matinya seseorang. Juga, melampaui batas-batas untuk menilai suatu pelanggaran dosa seseorang sebagai hal yang besar atau tidak. Hegel menunjukkan bahwa segenap paham yang begitu saja menghubungkan dosa dengan suatu kelakuan yang tidak sesuai dengan norma-norma moral adalah tidak memadai. Dari argumentasi ini, harus ditarik kesimpulan bahwa menilai seorang sebagai pendosa adalah haram dihadapan Tuhan.<\/p>\n<p>Hal pokok yang dapat dicatat dari filsafat Hegel adalah, pertama, hukuman terberat yang dicanangkan oleh manusia sepatutnya tidak melampaui batas kapasitas manusia yaitu mencabut nyawa seseorang. Di sini, hukuman penjara seumur hidup sudah dipandnag sebagai hukuman terberat.<\/p>\n<p>Pastor Benny Susetyo, Pr. Menyatakan isolasi di pulau yang terisolir dan tidak boleh dikunjungi kerabat dan keluarga, merupakan hukuman yang lebih menyakitkan dibandingkan hukuman mati. Hegel memberikan dukungan kuat kepada semua yang menoak segala hukuman yang kejam, yang merendahkan, yang merusak keutuhan psikis atau fisik manusia, sebagai di bawah standar moralitas dan kemanusiaan.<\/p>\n<p>Hal itu suatu penolakan keras terhadap pengaitan hukuman dengan pembalasan. Mau membalas kejahatan, akan membuat orang yang membalas melakukan kejahatan juga. Jadi, merupakan jalan buntu yang mendaratkan semua yang bersangkutan dalam persekutuan kejahatan.<\/p>\n<p>Kedua, hukuman sepatutnya bermaksud benar-benar untuk memulihkan pelanggaran hukum. Kesejatian pemulihan pelanggaran hukum baru akan tercapai tatkala seorang yang bersalah benar-benar memperbarui kehidupannya.<\/p>\n<p>Di sini, Hegel membedakan antara legalitas dan moralitas. Menurutnya, kebersalahan moral tidak terjadi karena tindakan-tindakan tidak sesuai dengan norma-norma dalam masyarakat. Melainkan, karena ia menolak tuntutan-tuntutan moral yang diakuinya sendiri sebagai kewajibannya. Karenanya, kesalahan moral hanya dapat dihapus melalui penyesalan yang bersangkutan dan pengampunan, bukan hukuman. Hukuman dalam hubungan dengan kesalahan moral merupakan kesesatan pemikiran yang serius. Sebab hukuman termasuk dalam wilayah hokum positif.<\/p>\n<p>Tentang kemungkinan penghapusan kebersalahan moral, menurut Hegel, karena kesalahan moral merupakan tidakan bebas dari keputusan kehendak yang jahat, penghapusannya tidak bisa terjadi karena kesalhan itu diampuni sepihak atau karena kesalahan itu ditebus dengan perbuatan silih. Satu-satunya cara ialah yang bersalah menarik kembali kehendaknya yang jahat.<\/p>\n<p>Penarikan kehendak yang jahat hanya dapat dilakukan apabila orang yang bersalah mengaku bahwa ia mengambil keputusan yang jahat dan bahwa keputusan itu jahat.<\/p>\n<p>Sementara sikap itu satu-satunya yang memadai dari pihak orang yang menerima pengakuan itu adalah pengampunan. Dengan demikian, kebersalahannya terhapus secara sempurna dan tanpa jejak. Di sini, sekali lagi, menolak mengampuni dengan sendirinya merupakan tindakan jahat yang membawa kedua belah pihak kedalam situasi tanpa jalan keluar. Ketika Negara menolak mengampuni seseorang sehingga dinilai pantas untuk diakhiri kehidupannya, justru membuat jejak kejahatan seorang terpidana bertambah panjang dengan melibatkan Negara sebagai pelaku kekerasan yang baru.<\/p>\n<p>Di atas semuanya, kewaspadaan dan upaya preventif terhadap peredaran narkotika harus lebih gencar. Bahkan, harus menjadi prioritas kepemimpinan Jokowi-JK. Karena mereka telah menyatakan perang terhadap narkotika.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eksekusi mati gelombang pertama terhadap enam orang gembong narkoba pada Januari lalu dan gelombang kedua terhadap 10 orang dengan kasus yang sama, terga getir. Kita tidak bisa membayangkan seorang manusia mengetahui detik-detik akhir kehidupannya dindepan regu tembak. Nurani kemanusiaan kita turut berkabung bersama mereka. Meski juga harus diakui, kejahatan mereka juga menggetirkan nurani kita. Oleh:&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":79236,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,453,528],"tags":[],"class_list":["post-8442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news","category-uc-news-2015","category-uc-news-maret-2015"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Eksekusi mati gelombang pertama terhadap enam orang gembong narkoba pada Januari lalu dan gelombang kedua terhadap 10 orang dengan kasus yang sama, terga getir. Kita tidak bisa membayangkan seorang manusia mengetahui detik-detik akhir kehidupannya dindepan regu tembak. Nurani kemanusiaan kita turut berkabung bersama mereka. Meski juga harus diakui, kejahatan mereka juga menggetirkan nurani kita. Oleh:...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-17T05:21:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-17T04:27:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/07\/heg.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"794\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"364\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel\",\"datePublished\":\"2017-07-17T05:21:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-17T04:27:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/\"},\"wordCount\":748,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/07\\\/heg.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News\",\"UC News 2015\",\"UC News Maret 2015\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/\",\"name\":\"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/07\\\/heg.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-17T05:21:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-17T04:27:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/07\\\/heg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2017\\\/07\\\/heg.jpg\",\"width\":794,\"height\":364},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel - Library","og_description":"Eksekusi mati gelombang pertama terhadap enam orang gembong narkoba pada Januari lalu dan gelombang kedua terhadap 10 orang dengan kasus yang sama, terga getir. Kita tidak bisa membayangkan seorang manusia mengetahui detik-detik akhir kehidupannya dindepan regu tembak. Nurani kemanusiaan kita turut berkabung bersama mereka. Meski juga harus diakui, kejahatan mereka juga menggetirkan nurani kita. Oleh:...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-17T05:21:08+00:00","article_modified_time":"2025-09-17T04:27:40+00:00","og_image":[{"width":794,"height":364,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/07\/heg.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel","datePublished":"2017-07-17T05:21:08+00:00","dateModified":"2025-09-17T04:27:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/"},"wordCount":748,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/07\/heg.jpg","articleSection":["UC News","UC News 2015","UC News Maret 2015"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/","name":"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/07\/heg.jpg","datePublished":"2017-07-17T05:21:08+00:00","dateModified":"2025-09-17T04:27:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/07\/heg.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2017\/07\/heg.jpg","width":794,"height":364},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/hukuman-mati-dan-filsafat-kebersalahan-hegel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hukuman Mati dan Filsafat Kebersalahan Hegel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8442"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8609,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8442\/revisions\/8609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}