{"id":8482,"date":"2017-07-17T13:01:50","date_gmt":"2017-07-17T06:01:50","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=8482"},"modified":"2025-05-01T12:37:15","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:15","slug":"memajukan-pupuk-organik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/","title":{"rendered":"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-8483\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16.jpg\" alt=\"Memajukan Pupuk Organik. Kompas.20 Maret 2015.Hal.16\" width=\"824\" height=\"728\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Begitu gumbang bervolume sekitar 300 liter terbuka, bau busuk menyeruak ke penjuru ruangan. Alih- alih menghindar, Agapitus Tandi (49) justru mencelupkan tangan ke dalam air berwarna kekuningan dengan permukaan \u201cberselaput\u201dputih itu. Air berbau tersebut telah meronai hidup Agapitus dalam tiga tahun terakhir. Mungkin akan lebih lama lagi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Oleh: Videlis Jemali<\/strong><\/p>\n<p>Air tersebut merupajan fermentasi cairan hasil pengelolaan sejumlah bahan untuk dijadikan pupuk sekaligus pestisida tanaman. Aroma bau tak sedap merupakan kombinsi maut daun gamal, siput, dan bonggol pisang. Bahan- bahan itu dicampur dengan air beras, air kelapa, dan gula.<\/p>\n<p>\u201cSaya sudah akrab dengan bau ini. Anggota keluarha juga sudah terbiasa,\u201d ujar Agapitus, warga Desa Modo, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, akhir Februari lalu. Ramuan itu merupakan pupuk sekaligus pestisida organik. Belum ada nama bagi produk yang berkembang di Desa Modo dalam tiga tahun berlakangan ini.<\/p>\n<p>Agapitus memperkenalkan nama umum metode organi local ( MOL). \u201cMOL gamal untuk membasmi hama, terutama hama putih. MOL pisang untuk pertumbuhan,dan MOL siput unutk ketahanan dari\u00a0 penyakit. Ketiganya dikombinasi dalam satu formula,\u201d ujarnya guru SD Negeri 9 Bukal itu.<\/p>\n<p>Bahan- bahan yang difermentasi selama 21 hari tersebut amat berlimpah di Modo, dan mungkin pula di tempat lain di Buol. Itu sebabnya, Agapitus tidak perlu jauh- jauh mencari gamal yang menjadi tanaman pagar di perkebunan warga. Bonggol pisang pun selalu tersedia. Sementara siput di Modo bukan binatang asing. \u201cSemua tersedia. Sehari- hari kita menjumpai bahan- bahan ini. Kami memanfaatkan kemurahan alam,\u201dujarnya<\/p>\n<p><strong>Perkenalan<\/strong><\/p>\n<p>Pengembangan pupuk organic tersebut berawal dari pelatihan yang inisiasi pastor setempat pada awal Februaroi 2013. Selama tiga hari, tim dari Jakarta melatih para petani di Desa Modo dan sejumlah desa sekitarnya. Semua mendapatkan porsi pelatihan yang sama, tetapi kini yang tersisa hanya Agapitus. Ia masih setia menekuni pembuatan pupuk organic.<\/p>\n<p>Bapak empat anak ini bahkan menambah pengetahuan yang diperoleh saat pelatihan dengan membaca sejumlah buku tentang pupuk organic yang diberikan instruktur pelatihan. \u201cPelatihan tiga hari memang cukup memberikan gambaran. Tetapi, buku- buku itu mebuat pengetahuan bertambah banyak,\u201d ucap pria kelahiran Maonari, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n<p>Awalnya, Agapitus hanya memproduksi pupuk organik untuk kebutuhan sendiri. Ia memproduksi secara terbatas untuk sawah dan kebun jagungnya. Luas sawahnya tidak lebih dari setengah hektar, dan luas kebun jagung sekitar 1.500 meter persegi.<\/p>\n<p>Tak dinyana, masyarakat tempat ia tinggal menyambut baik produk pupuk organic buatannya. Mereke bahkan ada yang meminta Agapitus memproduksi lebih banyak agar sawah dan kebun mereka kebagian. Permintaan inilah yang membuat Agapitus antusias yang memproduksi pupuk organik.<\/p>\n<p>\u201c Waktu itu masih sedikit yang pakai. Tetapi saya senang, hal iseng yang saya lakukan disambut dengan baik warga,\u201d ujarnya. Philipus Mei, warga Modo, seperti dituturkan Agapitus, termasuk orang yang paling awal menggunakan pupuk organik buatannya. Penggunaan pupuk organic ini terbukti telah mendongkrak hasil tanaman jagung di lahan 7.000 meter persegi Philipus menjadi 4 ton setiap musim panen selama dua tahun terakhir. Padahal, sebelum menggunakan pupuk organic, Philipus tidak pernah menghasilkan panenan sebanyak itu.<\/p>\n<p>Pengalaman menguntungkan ini juga dialami Fabianus Dhanga, tetangga satu desa Philipus. Sawah seluas 1 hektar milik Fabianus mampu menghasilkan 2 ton beras per musim panen. Padahal sebelumnya, unutk mendapatkan 1 ton saja dia kesulitan. Apa lagi, persawahan di Desa Modo masih bergantung pada air hujan.<\/p>\n<p>Saat ini, diperkirakan sekitar 100 dari 200 keluarga di Desa Modo sudah mulai percaya dan menggunakan pupuk oragnaik buayan Agapitus untuk ladang dan sawahnya. Bahkan, sejumlah petani dari kecamtan Paleleh pun mulai melirik pupuk Agapitus per liter Rp 10.000. artinya, petani merogoh Rp 500.000 untuk semusim tanam. Bandaingkan dengan kebutuhan pupuk kimia urea dan NPK untuk 1 hektar sawah yang rata- rata berbiaya di atas Rp 1 juta.<\/p>\n<p>Meskipun pasar sudah menggeliat, Agapitus menganggap produksi pupuk organik masih merupakan pekerjaan sampingan. Ia baru membuat 2 ton pupuk cair organik setiap bulan. Ia mengerjakan proses pembuatan sehabis mengajar atau di sela- sela berbagai kesibukan di kebun.<\/p>\n<p>Ia pun masih mengambil sendiri bahan- bahan baku yang dibutuhkan. Sesekali, putra bungsunya, Jefrin Tandi (14), membantu mencari siput. Meski demikian, suami dari Agnes Bebe itu mengisyaratkan suatu saat akan fokus untuk menggeluti produksi pupuk organik. Ia bertekad ingin membantu para petani yang sumber dayanya terbatas.<\/p>\n<p>\u201cSaya akan berencana untuk pension dini. Biar usaha ini berkembang bagus,\u201d ujar pria yang bertansmigrasi ke Buol pada tahun 1991. Agapitus ingin terus berkarya. Ia yakin masih banyak inovasi yang bisa dikembangkan untuk ternak, atau membasmi rumput liar di sawah dan kebun.<\/p>\n<p>Ia bermimpi suatu saat bisa berkesempatan menguji unsur harta dalam tanah di lahan yang menggunakan pupuk organik. Hal itu dilakukan untuk menguji dosis pupk yang diperlukan. Dengan demikian, komposisi berbagai bahan dasar pupuk bisa diformulasikan dengan tepat.<\/p>\n<p>\u201cSaya terus mengajak anak- anak sekolah untuk belajar membuat pupuk ini. Saya berharap suatu saat mereka bisa menghasilkannya sendiri,\u201dkata Agapitus<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: Kompas,Jumat, 20 Maret 2015<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Begitu gumbang bervolume sekitar 300 liter terbuka, bau busuk menyeruak ke penjuru ruangan. Alih- alih menghindar, Agapitus Tandi (49) justru mencelupkan tangan ke dalam air berwarna kekuningan dengan permukaan \u201cberselaput\u201dputih itu. Air berbau tersebut telah meronai hidup Agapitus dalam tiga tahun terakhir. Mungkin akan lebih lama lagi. Oleh: Videlis Jemali Air tersebut merupajan fermentasi cairan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8483,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Begitu gumbang bervolume sekitar 300 liter terbuka, bau busuk menyeruak ke penjuru ruangan. Alih- alih menghindar, Agapitus Tandi (49) justru mencelupkan tangan ke dalam air berwarna kekuningan dengan permukaan \u201cberselaput\u201dputih itu. Air berbau tersebut telah meronai hidup Agapitus dalam tiga tahun terakhir. Mungkin akan lebih lama lagi. Oleh: Videlis Jemali Air tersebut merupajan fermentasi cairan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-17T06:01:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1226\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"665\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik\",\"datePublished\":\"2017-07-17T06:01:50+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/\"},\"wordCount\":763,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/\",\"name\":\"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-17T06:01:50+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg\",\"width\":1226,\"height\":665},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memajukan-pupuk-organik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik - Library","og_description":"Begitu gumbang bervolume sekitar 300 liter terbuka, bau busuk menyeruak ke penjuru ruangan. Alih- alih menghindar, Agapitus Tandi (49) justru mencelupkan tangan ke dalam air berwarna kekuningan dengan permukaan \u201cberselaput\u201dputih itu. Air berbau tersebut telah meronai hidup Agapitus dalam tiga tahun terakhir. Mungkin akan lebih lama lagi. Oleh: Videlis Jemali Air tersebut merupajan fermentasi cairan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-17T06:01:50+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:15+00:00","og_image":[{"width":1226,"height":665,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik","datePublished":"2017-07-17T06:01:50+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/"},"wordCount":763,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/","name":"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg","datePublished":"2017-07-17T06:01:50+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Memajukan-Pupuk-Organik.-Kompas.20-Maret-2015.Hal_.16-e1500271274886.jpg","width":1226,"height":665},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memajukan-pupuk-organik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Agapitus Tandi Memajukan Pupuk Organik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8482"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8482\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8788,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8482\/revisions\/8788"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8483"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}