{"id":8716,"date":"2017-07-19T10:09:05","date_gmt":"2017-07-19T03:09:05","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=8716"},"modified":"2025-05-01T12:22:41","modified_gmt":"2025-05-01T05:22:41","slug":"6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/","title":{"rendered":"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-8717\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8.jpg\" alt=\"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya. Epoch Times.12-18 Februari 2015.Hal.8\" width=\"1196\" height=\"2278\" \/><\/a><\/p>\n<p>LI XI<\/p>\n<p>EPOCH TIMES<\/p>\n<p>Lahir, bertumbuh, dewasa, tua, dan mati merupakan sebuah hukum alam kehidupan manusia. Setelah melewati usia setengah baya, unur Yang stagnan dan unsur Yin bertumbuh. Benda keruh (sampah\/toksin) dalm tubuh manusia akan semakin banyak dan menumpuk, tubuh serasa semakin berat. Berdasarkan kitab kuno Inner Cannon of Yellow Emperor (Huang Di Nei Jing) dari Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), timbulnya penyakit erat hubungannya dengan keseimbangan Yin (unsur negatir, feminin) dan Yang (unsur postif, maskulin) dari organ tubuh mengalami kerusakan. Jika tidak memperhatikan untuk membersihkan kotoran tersebut, maka energi yang lambat laun akan dilenyapkan oleh energi Yin, dan kehidupan seseorang pun akan tamat. Oleh sebab itu sejak usia setengah baya sudah harus mulai melakukan pembersihan sampah (detoks).<\/p>\n<p>Benda keruh (sampah yang disebut oleh PTT adalah \u201cRacun Yin\u201d, ia meliputi Racun Air, Racun Lembab, Racun Lemak, Racun Dahak, Rcun Darah Beku, dan Racun Udara (Qi). Zat-zat beracun itu apabila mengendon dalam jangka waktu lama di dalam tubuh bakal menjadi beban bagi tubuh dan dapat menimbulkan penyakit.<\/p>\n<p><strong>Racun Air: Fungsi Ginjal Lemah<\/strong><\/p>\n<p>\u201cRacun Yin\u201d yang paling keras adalah Racun Air, ia merupakan akibat dari air yang terlampau banyak tertimbun dalam tubuh dan tidak dapat dibuang keluar, pada umumnya disebabkan oleh fungsi ginjal yang lemah. Orang yang berusia 40 tahun ke atas harus memperhatikan, ketika timbul gejala kelopak mata bagian bawah, perut dan tungkai bawah hingga kaki mengalami pembengkakan waktu bangun tidur, besar kemungkinan adalah Racun Air.<\/p>\n<p>Jika Gijal dan Jantung baik-baik saja, itu kemungkinan dikarenakan peredaran darah yang tidak baik. Perlu sering berolahraga, banyak mengonsumsi gambas, blonceng, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Racun Lembab: Energi Limpa Lemah<\/p>\n<p>Lembab berasal dari air. Jika dalam tubuh menumpuk racun lembab, pada umumnya berwujud air liur banyak, air seni sedikit, BAB encer, dan mudah mual; kelembaban di musim panas bertambah, jika fungsi limpa melemah, maka dapat timbul gejala seperti di atas. Maka itu, jika hendak mengusir lembab, harus menguatkan limpa terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Pada jam 7-9 pagi, jam biologis tubuh manusia bergerak ke meridian limpa-lambung, setelah makan pagi dapat meneguk air minum yang terbuat buah San Zha dan Chen Pi (kulit jeruk kering) yang dituang dengan air panas, ini bermanfaat bagi pencernaan makanan dan menghilangkan lembab. Banyak makan gambas dan blonceng bermanfaan untuk menghilangkan lembab. Juga dapat mengurut 2 titik Akupunktur: Zusanli (sekitar 7,5 cm di bawah lutut sisi lua) dan Fenglong (sekitar 20 cm di atas mata kaki sisi luar).<\/p>\n<p><strong>Racun Dahak: Fungsi Paru Tidak Baik<\/strong><\/p>\n<p>Racun Dahak pada umumnya berasal dari pola makan atau akibat dari fungsi paru yang tidak baik. Ada sebagian orang sering batk dan dahaknya tidak kunjung habis, ini menunjukkan terjadi penimbunan Racun Dahak, banyak terjadi pada manula atau perokok dan pecandu alkohol, mereka sering menderita Bronkitis kronis dan penyakit sejenisnya.<\/p>\n<p>Setiap pagi minum segelas air putih, supaya saluran pernapasan menjadi lembab dan tidak kekeringan, dengan demikian melancarkan pengeluaran cairan dahak.<\/p>\n<p>Makanan setiap hari disarankan banyak mengasup: kacang almond, wortel, sayur hijau, lily, jamur putih, buah peer, rumput laut, blonceng, dan lain-lain, terutama lobak besar yang berfungsi melancarkan pernafasan dan melenyapkan dahak, bisa diracik halus, kemudian direndam dengan cuka, setiap hari mengonsumsinya sedikit.<\/p>\n<p><strong>Racun Lemak: Melukai Liver<\/strong><\/p>\n<p>Racun Lemak banyak tertimbun di perut, atau terjadi liver yang terbungkus lemak, sering dikarenakan mengonsumsi makanan berlemak dan makanan yang manis berlebihan, banyak terjadi pada orang setangah baya, namun pasien zaman sekarang bahkan semakin beruia muda. Racun lemak mengalir mengikuti aliran darah, mengakibatkan darah menjadi kental, dan kolesterol meningkat, akhirnya menjadi tekanan darah tinggi. Lalu lemak yang berlebihan mengendao pada sisi dalam dinding pembuluh darah, mengakibatkan pengerasan pembulug darah. (Ateroklerosis).<\/p>\n<p>Racun Lemak dalam darah 2 menit sekali bersikulasi melewari liver, mengakibatkan sel liver menjadi berlemak, terjadilah Fatty Liver, Bersamaan itu racun lemak menempel di pankrean sensekresi insulin secara normal, hingga terjadi diabetes. Racun lLemak menjadi salah satu penyebab penyakit berat seperti kanker kelenjar payudara, kanker pankreas, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Tingkatkan olahraga, kurangi mengonsumsi lemak, banyak minum teh hijau, banyak makan berserat tinggi, bawang bombay, sayur hijau, wortel dan lain-lain. Juga dapat mengurut titik akupuntur Fenglong (sekirtar 20 cm diatas mata kaki sisi luar untuk mengurangi lemak membantu metabolisme makanan dan melancarkan kondisi kemacetan.<\/p>\n<p>Racun Darah Beku<\/p>\n<p>Racun Darah Beku adalah racun yang berada dalam darah, sering mengonsumsi terlalu banyak variasi dan terlalu kacau, menyerap terlalu banyak zat aditif makanan, sehingga dalam tubuh terakumulasi racun dalam darah, terutama bagi orang yang fungsi detoksifikasi livernya lemah. Kebanyakan dimulai dari usia setengah baya, timbul gejala mudah lupa, kulit kering, dada merasa penuh sesak, dan ekspresi wajah kegelapan.<\/p>\n<p>Dalam jangka panjang akan timbul penyakit kanker.<\/p>\n<p>Perlu memperbanyak olahraga, kurangi makanan berlemak, banyak mengonsumsi makanan berserat tinggi, sayur-mayur, Wortel, Semangka, Anggur, kacang hijau dan lain-lain, juga dapat mengonsumsi bubuk Tian Qi 2 kali sehari, tiap kali 0,5-1 gr. Untuk membersihkan sampah dalam darah. Sering mengurut titik akupuntur Shaufu (mengepalkan tangan, titik itu terletak diantara dua ujung jari manis dan kelingking)<\/p>\n<p><strong>Racun Udara (Qi): Fungsi Paru dan Ginjal Tidak Baik<\/strong><\/p>\n<p>Racun Udara berada dalam paru, orang yang memiliki Racun Udara seringkali fungsi paru dan ginjalnya tidak sempurna, timbul bau mulut dan badan tidak baik. Sekarang polusi udara sangat serius, masalah perokok pasif juga sangat serius, lama-kelamaan mudah tertimbun dalam paru yang ringan hanya timbul sering batuk, yang berat dapat mengakibatkan penyakit kanker paru.<\/p>\n<p>Setiap hari dua kali melakukan gerakan napas panjang, menghirup banyak udara segar, menghembuskan banyak udara kotor, bermanfaat membersihkan paru, makan buah peer bermanfaat bagi kesehatan paru.<\/p>\n<p>Liver merupakan pabrik detoksifikasi terbesar dalam tubuh, jika hendak membersihkan racun dalam tubuh, harus melindungi dan memelihari kesehatan Liver. Teori PTT menunjukkan, jam 23.00-01.00 dan 01.00-03.00 adalah waktu liver dan empedu membersihkan racun, dilakukan pada waktu tidur nyenyak. Maka dalam jam-jam tersebut kita harus tidur, supaya fungsi detoksifikasi berjalan dengan baik, Dianjurkan sering mengonsumsi teh Gojiberfi dan Juhua, banyak makan buah murbei dan aneka buah serta sayur segar. (tys)<\/p>\n<p><strong>Sumber:\u00a0<\/strong>Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LI XI EPOCH TIMES Lahir, bertumbuh, dewasa, tua, dan mati merupakan sebuah hukum alam kehidupan manusia. Setelah melewati usia setengah baya, unur Yang stagnan dan unsur Yin bertumbuh. Benda keruh (sampah\/toksin) dalm tubuh manusia akan semakin banyak dan menumpuk, tubuh serasa semakin berat. Berdasarkan kitab kuno Inner Cannon of Yellow Emperor (Huang Di Nei Jing)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8717,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8716","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"LI XI EPOCH TIMES Lahir, bertumbuh, dewasa, tua, dan mati merupakan sebuah hukum alam kehidupan manusia. Setelah melewati usia setengah baya, unur Yang stagnan dan unsur Yin bertumbuh. Benda keruh (sampah\/toksin) dalm tubuh manusia akan semakin banyak dan menumpuk, tubuh serasa semakin berat. Berdasarkan kitab kuno Inner Cannon of Yellow Emperor (Huang Di Nei Jing)...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-19T03:09:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:22:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"478\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"354\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya\",\"datePublished\":\"2017-07-19T03:09:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/\"},\"wordCount\":960,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/\",\"name\":\"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-19T03:09:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:22:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg\",\"width\":478,\"height\":354},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya - Library","og_description":"LI XI EPOCH TIMES Lahir, bertumbuh, dewasa, tua, dan mati merupakan sebuah hukum alam kehidupan manusia. Setelah melewati usia setengah baya, unur Yang stagnan dan unsur Yin bertumbuh. Benda keruh (sampah\/toksin) dalm tubuh manusia akan semakin banyak dan menumpuk, tubuh serasa semakin berat. Berdasarkan kitab kuno Inner Cannon of Yellow Emperor (Huang Di Nei Jing)...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-19T03:09:05+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:22:41+00:00","og_image":[{"width":478,"height":354,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya","datePublished":"2017-07-19T03:09:05+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/"},"wordCount":960,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/","name":"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg","datePublished":"2017-07-19T03:09:05+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:22:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/6-Jenis-Racun-Dalam-Tubuh-Manusia-Setengah-Baya.-Epoch-Times.12-18-Februari-2015.Hal_.8-e1500433736447.jpg","width":478,"height":354},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/6-jenis-racun-dalam-tubuh-manusia-setengah-baya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Jenis Racun Dalam Tubuh Manusia Setengah Baya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8716","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8716"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8716\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8781,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8716\/revisions\/8781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8717"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8716"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8716"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8716"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}