{"id":9069,"date":"2017-07-21T13:08:57","date_gmt":"2017-07-21T06:08:57","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=9069"},"modified":"2021-03-04T13:35:49","modified_gmt":"2021-03-04T06:35:49","slug":"dari-gowes-jadilah-gowess","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/","title":{"rendered":"Dari Gowes Jadilah Gowess"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-9070\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-628x1500.jpg\" alt=\"Daeri Gowes Jadilah Gowess. Kompas.11 Januari 2014.Hal.20\" width=\"822\" height=\"1963\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Dari Gowes<\/strong> <strong>Jadilah Gowess<\/strong><\/p>\n<p>Sejak sembilan bulan terakhir, orang-orang Indonesia yang bermukim di Los Angeles punya tempat nongkrong baru. Gowess Food Truck, sebuah resto bergerak yang menawarkan menu-menu khas Indonesia. Seperti namanya sejarah resto di 3731 Wilshire Blvd itu berawal dari hobi memasak Teguh Santoso setiap nge-gowes di Los Angeles.<\/p>\n<p><strong>Aryo Wisanggeni G<\/strong><\/p>\n<p>Dinginnya malam di Los Angeles, Amerika Serikat, tiba-tiba dihangatkan pekik gembira Endah Redjeki, Jane Lawalata, dan Pharen Soepadhi, begitu sampai dideretan meja-meja di samping sebuah truk besar berwarna hijau di 3731 Wilshire Blvd, ketiganya langsung riuh menyapa teman-teman lama mereka, sesama orang-orang Indonesia yang bermukim di Los Angeles.<\/p>\n<p>\u201cBeginilah, Gowess Food Truck jadi tempat tongkrongan baru orang-orang Indonesia di Los Angeles. Setiap kali datang kemari, tanpa atur janji pun bisa bertemu banyak teman,\u201d kata Endah tertawa-tawa.<\/p>\n<p>Begitu riangnya, sampai-sampai urusan kursi habis pun tak jadi soal, Endah dan Pheren\u00a0 yang sebelumnya mengaku lapar kini justru asyik berbincang, menimbrung salah satu meja teman-teman mereka. Urusan makan terlupakan sementara.<\/p>\n<p>Suasana makin meriah gara-gara kami bersua Konsul Jenderal RI di Los Angeles Umar Hadi yang malam itu <em>nongkrong <\/em>dilapak Gowess Food Truck bersama keluarganya. \u201cSaya orang baru di Los Angeles, baru pindah tugas, tetapi lansung mejadi pelanggan tetap. Konsulat Jenderal RI di Los Angeles ada didekat sini, jadi saya sering mampir dan makan malam disini. Disini saya bisa berbincang segala urusan dengan warga negara Indonesia di Los Angeles, dari obrolan serius hingga santai,\u201d tutur Umar tertawa.<\/p>\n<p>Jane menjadi dewi peyelamat lapar. Begitu kami kebagian kursi setelah serombongan pelajar dan mahasiswa Indonesia pulang. Ia meninggalkan obrolan seru demi memesan makanan \u201cmau makan apa? Saya kangen makan nasi goreng kambing. Suka pedas? Atau mau pilih mie thek-thek? Atau mau coba semua?,\u201d tanya Jane tertawa.<\/p>\n<p><strong>Halal jadi magnet<\/strong><\/p>\n<p>Menu Gowess Food Truck yang dikelola keluarga Teguh Santoso (42) memang obat rindu kepada Tanah Air. Dua menu yang ditawarkan Jane adalah menu harian yang selalu ada. Juga tongseng dan nasi gila. Setiap hari juga ada menu tambahan yang rutin berganti demi keragaman pilihan. Mulai dari nasi udang, pangsit, ikan bakar, ayam bakar, sampai nasi sosis ayam.<\/p>\n<p>\u201cYang paling laris nasi goreng kambing dan tongseng,\u201d tutur Teguh memberikan saran. \u201cTongseng saya digemari orang-orang Bangladesh asal Timur Tengah, <em>lho<\/em>\u201d katanya tertawa.<\/p>\n<p>Semua masakan Gowes Food Truck baru diracik setelah ada pesanan. Namun, sepertinya setiap pengunjung memang menikmati waktu dengan salin bertukar kabar sesama orang Indonesia. Endah, misalnya, berbagi kabar sial seorang komedian kondang Tanah Air yang gagal mendapat visa untuk <em>manggung<\/em>\u00a0 dan <em>open mie<\/em> di Los Angeles.<\/p>\n<p>Pharen, yang seorang fotografer professional di Los Angeles, sibuk mendiskusikan lokasi pemotretan tematisnya, Jane sibuk menimpali semuanya. Putu Sutresni (43), istri Teguh, sampai harus berteriak beberapa kali memanggil nomor antrean kami gara-gara obrolan riuh itu.<\/p>\n<p>Seperti kebanyakan resto bergerak, menu-menu Gowess Food Truck terhidang dalam kotak makanan sekali pakai. Begitu kotal terbuka, aroma nasi goreng kambing yang khas tercium. Daging kambingnya memang daging kualitas terbaik, empuk dan meresap bumbu. Nasi gorengnya yang manis sedikit pedas oleh rempah. Lega rasanya, rindunya lidah ini digoyang pedas terobati. Mi thekthek Teguh pun \u201cIndonesia banget\u201d, kaya cita rasa aneka bumbu. Jauh dari kecenderungan rasa tawa khas menu-menu local Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Pantas keduanya jadi menu harian yang selalu tersedia di resto truk hijau Teguh. Pantas pula sejumlah warga bertampang Timur Tengah rela antre di sela meja-meja yang riuh oleh obrolan berbahasa Indonesia. Menu-menu berharga jual 6-8 dollar AS itu memang sepadang dengan kelezatannya.<\/p>\n<p>\u201cHalah, itu kata kuncinya. Saya sengaja memilih lokasi ini karena dekat dengan kantong permukiman Muslim Banglades dan Timur Tengah. Jangan salah, mereka konsumen teliti, <em>lho<\/em>. Alih-alih asal percaya dengan label halal saya, mereka meminta saya menunjukkan kemasan daging bersertifikat halal,\u201d kata Teguh tertawa.<\/p>\n<p><strong>Dari hobi gowes<\/strong><\/p>\n<p>Gowess Food Truck memang bertaut dengan gowes alias hobi bersepeda. Sejak lama Teguh mengisi akhir pekan dengan nge-gowes, bersama-sama warga Indonesia di Los Angeles. \u201cKadang kami mengakhiri gowes itu dengan berpesta aneka santapan. Entah bagaimana, saya kerap diminta menjadi koki pesta dadakan itu. Makin banyak menu yang saya masak dalam berbagai acara gowes di Los Angeles, makin orang suka,\u201d kata Teguh.<\/p>\n<p>Teguh yang sebelumnya bekerja sebagai sopir truk ukuran besar pun memberanikan diri banting setir berbisnis resto bergerak. \u201cBuka resto memang capek, tetapi saya bisa berkumpul dengan keluarga. Daripada menjadi sopir truk besar, kalau kirim barang ke Alaska bisa makan waktu dua-tiga bulan. Dorongan dari teman-teman komunitas Gowess LA yang membuat saya berani membuka bisnis <em>food truck<\/em>. Saya juga punya pengalaman bekerja di restoran sushi Jepang,\u201d kata Teguh.<\/p>\n<p>Tak percuma Teguh merogoh kantong dalam-dalam untuk membeli truk dan mengurus segala perizinan membuka resto yang rumit dan ketat. Dalam waktu singkat, Gowess Food Truck jadi \u201cterminal\u201d baru orang-orang Indonesia di Los Angeles. Kota tanpa musim salju itu memang salah satu kantong komunitas Indonesia terbesar di Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Setiap hari-sepanjang pukul 18.30 hingga pukul 23.30 waktu setempat-Teguh, Putu, dibantu kedua anak mereka melayani antrean pembeli di trotoar 3731 Wilshire Blvd. \u201cJika sempat, pada Selasa siang pukul 11.00 sampai pukul 15.00 kami juga berjualan di depan kantor Konsultat Jenderal RI di Los Angeles,\u201d ujar Teguh.<\/p>\n<p>Satu lagi pembeli melongok dari jendela kasir, memesan sejumlah menu kepada Putu. Putu menggantung kertas catatan pesanan di hadapan Teguh yang tengah berkutat dengan kompor dan wajannya.<\/p>\n<p>Teguh membacanya sekilas, lalu cepat meracik bumbu. Begitu bumbu-bumbunya masuk ke wajan, wow, kabut uap bumbu racikan Teguh, berikut aromanya, langsung menggantung di langit dapur mungil di atas truk itu. Aroma gurih dan pedas itu, aaaah, di negeri orang rasa pedas memang selalu membuat rindu\u2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas, 11 Januari 2014<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari Gowes Jadilah Gowess Sejak sembilan bulan terakhir, orang-orang Indonesia yang bermukim di Los Angeles punya tempat nongkrong baru. Gowess Food Truck, sebuah resto bergerak yang menawarkan menu-menu khas Indonesia. Seperti namanya sejarah resto di 3731 Wilshire Blvd itu berawal dari hobi memasak Teguh Santoso setiap nge-gowes di Los Angeles. Aryo Wisanggeni G Dinginnya malam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9070,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Gowes Jadilah Gowess - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Gowes Jadilah Gowess - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dari Gowes Jadilah Gowess Sejak sembilan bulan terakhir, orang-orang Indonesia yang bermukim di Los Angeles punya tempat nongkrong baru. Gowess Food Truck, sebuah resto bergerak yang menawarkan menu-menu khas Indonesia. Seperti namanya sejarah resto di 3731 Wilshire Blvd itu berawal dari hobi memasak Teguh Santoso setiap nge-gowes di Los Angeles. Aryo Wisanggeni G Dinginnya malam...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-21T06:08:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-03-04T06:35:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"292\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"193\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Dari Gowes Jadilah Gowess\",\"datePublished\":\"2017-07-21T06:08:57+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-04T06:35:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/\"},\"wordCount\":898,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @id\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/\",\"name\":\"Dari Gowes Jadilah Gowess - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-21T06:08:57+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-04T06:35:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg\",\"width\":292,\"height\":193},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dari-gowes-jadilah-gowess\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Gowes Jadilah Gowess\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Gowes Jadilah Gowess - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dari Gowes Jadilah Gowess - Library","og_description":"Dari Gowes Jadilah Gowess Sejak sembilan bulan terakhir, orang-orang Indonesia yang bermukim di Los Angeles punya tempat nongkrong baru. Gowess Food Truck, sebuah resto bergerak yang menawarkan menu-menu khas Indonesia. Seperti namanya sejarah resto di 3731 Wilshire Blvd itu berawal dari hobi memasak Teguh Santoso setiap nge-gowes di Los Angeles. Aryo Wisanggeni G Dinginnya malam...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-21T06:08:57+00:00","article_modified_time":"2021-03-04T06:35:49+00:00","og_image":[{"width":292,"height":193,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Dari Gowes Jadilah Gowess","datePublished":"2017-07-21T06:08:57+00:00","dateModified":"2021-03-04T06:35:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/"},"wordCount":898,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg","articleSection":["Uncategorized @id"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/","name":"Dari Gowes Jadilah Gowess - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg","datePublished":"2017-07-21T06:08:57+00:00","dateModified":"2021-03-04T06:35:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Daeri-Gowes-Jadilah-Gowess.-Kompas.11-Januari-2014.Hal_.20-e1500617264427.jpg","width":292,"height":193},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dari-gowes-jadilah-gowess\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Gowes Jadilah Gowess"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9069"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23986,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069\/revisions\/23986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9070"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}