{"id":9072,"date":"2017-07-21T13:12:18","date_gmt":"2017-07-21T06:12:18","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=9072"},"modified":"2017-12-13T13:58:27","modified_gmt":"2017-12-13T06:58:27","slug":"ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/","title":{"rendered":"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-9074\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-930x1500.jpeg\" alt=\"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar. Tabloid Kontan. 2-8 Februari 2015.Hal\" width=\"823\" height=\"1327\" \/><\/a><\/p>\n<p>Mencicipi sayur kepala ikan kakap di Rumah Makan Ibu Panjang, Tanggerang Selatan.<\/p>\n<p>Surtan Siahaan<\/p>\n<p>Nasi uduk, ketupat sayur, sayur asem, pecak, pucung, dan soto adalah kuliner khas Betawi yang sangat akrab ditelinga banyak orang. Bagaimana dengan sayur kepala ikan kakap? Mungkin kudapan satu ini masih asing untuk sebagian orang. Maklum, tak banyak kedai yang menyajikan sayur kepala ikan kakap.<\/p>\n<p>Nah, buat yang penasaran sama rasanya, silahkan kerumah makan Ibu Panjang. Lokasinya ada di gang Haji Madi Nomor 72 Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan. Di kedai ini, anda bakal menemukan sayur kepala yang rasanya benar-benar jempolan.<\/p>\n<p>Kedai yang berdiri dsejak 24 tahun lalu berada di pinggir sebuah di pinggir sebuah kampung Betawi. Meski berimpitan dengan perumahan modern, suasananya masih khas perkampungan. Pohon-pohon besar nan rindang berdiri kokoh di daerah inni. Warga sekitar pun masih bicara dengan logat Betawi yang kental.<\/p>\n<p>Dan, enggak terlalu susah, kok, menemukan kedai mililk Inah Bnimijan ini, Jika datang dari Jakarta lewat Ciledug atu <em>exit toll <\/em>Alam Sutera, arahkan kendaraan anda masuk ke perumahan Graha Raya. Kemudian, ikuti saja petunjuk menuju Pasar Segar Graha Raya.<\/p>\n<p>Selepas Pasar Graha Raya, anda akan melewati jembatan yang berdiri diatas Kali Anke. Terus saja karena letak Rumah Makan Ibu Panjang tinggal sekitar 200 meter lagi. Posisi Gang Hadi Madi yang menjadi pintu masuk menuju kedai ini ada di kanan jalan, dengan penanada berupa spanduk kecil bertuliskan Rumah Makan Inu Panjang. Letak kedainya tidak jauh dari bibir gang itu.<\/p>\n<p>Silahkan parkirkan kendaraan anda d pinggir jalan utama. Tapi tenang, ada tukang parkir yang akan menjaga kendaraan selama anda menyantap makanan di kedai tersebut.<\/p>\n<p>Bangunan kedai yang menggunakan serambi rumah dan garasi mobil ini terbilang sederhana. Di dalam warung hanya terdapat lima meja panjang yangbisa memuat 50 pengujung sekaligus. Tapi, kalau pengunjung sangat ramai, Inah, pemilik kedai, menyulap ruang tengah rumahnya menjadi tempat makan.<\/p>\n<p>Meski letaknya jauh dari keramaian, nama Rumah Makan Ibu Panjang tenar. Pengunjungnya bukan Cuma warga sekitar, juga dari daerah yang jauh seperti Harmoni dan Grogol, Jakarta, bahkan Bandung. Sejumlah artis, seperti penyanyi Ridho Roma, serta komedian Opie Kumis dan Udin Nganga, menjadi pelanggan kedai ini.<\/p>\n<p>Tidak usah banyak pertimbangan lagi, begitu mendarat di kedai ini, segera pesan sajian gacoannya: sayur kepala kakap. Meski buka sampai jam sembilan malam, jangan kesorean datang, ya. Sebab, sayur kepala kakap sering sudah ludes sebelum pukul tiga sore.<\/p>\n<p>Jadi, sebaiknya datang lebih awal, sebelum jam makan siang. Soalnya, pengunjung akan membeludak saat jam makan siang. Kedai ini mulai buka pada jam sembilan pagi.<\/p>\n<p>Walau judulnya sayur kepala ikan kakap, anda bisa, lo, memilih bagian ekor ikan. Rasanya tetap enak, Cuma sensasi makannya enggak seramai bagian kepala ikan. Dan, hanya butuh lima menit sejak anda memesan, sepiring sayur kepala kakap sudah nangkring di meja.<\/p>\n<p>Sambal terasi segar<\/p>\n<p>Potongan kepala ikan yang tersaji cukup besar. Kep[ala kakp ada di dasar piring kemudiandisiram dengan kuah kuning berminyak yang panas. Di dalam kuah yang hampir luber itu tampak potongan jeruk limau, cabai, daun bawang, dan bawang goreng.<\/p>\n<p>Aroma kuah yang wangi akan rempah langsung menyeruak, sebagai pasangan menyantap sayur ini, anda bakal mendapatkan sepiring kecil samabl terasi yang masih segar.<\/p>\n<p>Pertam-tama, cicipi dulu kuahnya. Jika anda bukan penggemar pedas, sedikit waspada lantaran rasanya agak galak di awal. Perpaduan asam jawa dan cabai rebus bisa membuat tenggorokan anda terkejut. Tekstur kuahnya ringan, tidak terlalu berat. Maklum, sayur kepala kakap racikan Inah tidak menggunakan santan. Alhasil, sensasi yang muncul lebih segar. Rasa guruh kuahnya, ternyata tidak kalah dengan sayu kepala kakap bersantan.<\/p>\n<p>Setelah puas mencicipi kuahnya, comot potongandaging kepala kakap. Daging montok nan padat terasa sangat empuk, tapi masih kenyal saat digigit. Ketebalannya yang pas membuat semakin mantap saat daging bertemu dengan gigi. Lebih asik lagi, daging tidak berbau dan berasa amis.<\/p>\n<p>Biar lebih nampol, colek potongan daging kepala kakap dengan sambal terassi. Rasa sambal yang pedas kian menambah kadar segar dari sayur. \u201cSambal terasi yang segar sudah jarang. Saya sering makan disini karena sambalnya enak,\u201d kata dayat yang bekerja tidak jauh dari kedai ini.<\/p>\n<p>Menurut inah, untuk membuat sayur kpala kakap yang lezat tidak membutuhkan resep yang rumit. Hanya, prosesnya memang lebih panjang. Pertama-tama, kepala kakap harus dicuci bersih. Dan, jangan sekali-kali langsung memasak kepala kakap tanpa diungkep terlebih dahulu. \u201cNanti baunya bisa amis dan menggangu rasa,\u201d ungkap Inah, yang berusia 62 tahun ini.<\/p>\n<p>Semakin banyak kepala kakap yang diungkep dalam waktu besamaan, Inah bilang, rasa gurih ikannya akan semakin kuat. Setelah proses pengungkepan tersebutbagian yang tidak kalah penting adalah menggosokkan jeruk limau pada kepala kakap. Ini untuk memastikan bau amisnya betul-betul hilang. Sayang, Inah enggan menjelaskan lebih rinci mengenai bumbu yang dia pakai untuk memasak sayur kepala kakap.<\/p>\n<p>Selain syur kepala kakap, anda juga bisa menyantap aneka masakan betawi lain. Sebut saja, ayam goreng bumbu kampung engan banderol harga Rp. 20.000 per porsi. Untuk sayur kepala kakap, anda harus merogoh kocek lebih dalam lagi, Rp.45.000 per porsi.<\/p>\n<p>Di kedai tidak ada minuman istimewa. Biasanya pengunjung disuguhi teh tawar hagat atau digin dengan es.<\/p>\n<p>Rumah Makan Ibu Panjang<\/p>\n<p>Gg.Haji Madi No.72<\/p>\n<p>Pondok Kacang Barat,<\/p>\n<p>Tangerang Selatan<\/p>\n<p>Koordinat GPS:<\/p>\n<p>S6\u00b025.2082\u2019-E106\u00b068.2213\u2019<\/p>\n<p>Berkah Gusuran<\/p>\n<p>Meski sudah buka sejak 24 tahun lalu, nama Rumah Makan Ibu Panjang baru berkibar enam tahun terakhir, pengunjungnya kian banyak justru setelah lokasi pertama kedai ini kena gusur oleh pengembang perumahan Graha Raya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Indah Bimijah, sang pemilik kedai, mendirikan bangunan semi permanen di pinggir jaan utama. Tapi, pada 2010 penngembang Graha Raya menertibkan kedainya.<\/p>\n<p>Tapi, setelah kedai pindah ke lokasi yang sekarang, pengunjung yang datang justru bertambah banyak. \u201cPadahal, tempat sekarang, kan, tidak terlihat dari jalan utama.\u201d Ujar Inah.<\/p>\n<p>Bulan Juli 2014 lalu, Inah pun membuka cabag, tak jauh dari kedai pertama. Meski lebih besar dan rapih, kedai cabang yang menempati sebuah ruko itu justrukalah ramai. \u201cBanyak pengunjung yang senang makan di kedai pertama kaena bisa merasakan suasananya kampung betawi,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Sumber: Tabloid kontan 2 Februari 2015 \u2013 8 februari 2015<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mencicipi sayur kepala ikan kakap di Rumah Makan Ibu Panjang, Tanggerang Selatan. Surtan Siahaan Nasi uduk, ketupat sayur, sayur asem, pecak, pucung, dan soto adalah kuliner khas Betawi yang sangat akrab ditelinga banyak orang. Bagaimana dengan sayur kepala ikan kakap? Mungkin kudapan satu ini masih asing untuk sebagian orang. Maklum, tak banyak kedai yang menyajikan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9074,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mencicipi sayur kepala ikan kakap di Rumah Makan Ibu Panjang, Tanggerang Selatan. Surtan Siahaan Nasi uduk, ketupat sayur, sayur asem, pecak, pucung, dan soto adalah kuliner khas Betawi yang sangat akrab ditelinga banyak orang. Bagaimana dengan sayur kepala ikan kakap? Mungkin kudapan satu ini masih asing untuk sebagian orang. Maklum, tak banyak kedai yang menyajikan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-21T06:12:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-12-13T06:58:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1230\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"528\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar\",\"datePublished\":\"2017-07-21T06:12:18+00:00\",\"dateModified\":\"2017-12-13T06:58:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/\"},\"wordCount\":960,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @id\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/\",\"name\":\"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg\",\"datePublished\":\"2017-07-21T06:12:18+00:00\",\"dateModified\":\"2017-12-13T06:58:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg\",\"width\":1230,\"height\":528},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar - Library","og_description":"Mencicipi sayur kepala ikan kakap di Rumah Makan Ibu Panjang, Tanggerang Selatan. Surtan Siahaan Nasi uduk, ketupat sayur, sayur asem, pecak, pucung, dan soto adalah kuliner khas Betawi yang sangat akrab ditelinga banyak orang. Bagaimana dengan sayur kepala ikan kakap? Mungkin kudapan satu ini masih asing untuk sebagian orang. Maklum, tak banyak kedai yang menyajikan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-21T06:12:18+00:00","article_modified_time":"2017-12-13T06:58:27+00:00","og_image":[{"width":1230,"height":528,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar","datePublished":"2017-07-21T06:12:18+00:00","dateModified":"2017-12-13T06:58:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/"},"wordCount":960,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg","articleSection":["Uncategorized @id"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/","name":"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg","datePublished":"2017-07-21T06:12:18+00:00","dateModified":"2017-12-13T06:58:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Ketampol-Kepala-Kakap-yang-Disayur-Segar.-Tabloid-Kontan.-2-8-Februari-2015.Hal_-e1500619211941.jpeg","width":1230,"height":528},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ketampol-kepala-kakap-yang-disayur-segar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketampol Kepala Kakap yang Disayur Segar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9072","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9072"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11005,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9072\/revisions\/11005"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}