{"id":9482,"date":"2017-07-28T13:52:47","date_gmt":"2017-07-28T06:52:47","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=9482"},"modified":"2017-08-01T08:10:08","modified_gmt":"2017-08-01T01:10:08","slug":"lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/","title":{"rendered":"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-9483\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-1281x1500.jpg\" alt=\"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang.Radar 4 Mei 2014.Hal.12\" width=\"1136\" height=\"1330\" \/><\/a><\/p>\n<p>DAGING cincang dapat diolah menjadi beragam masakan. Bisa disajikan dalam resep berkuah, direbus, digoreng, ditumis, maupun dikukus. Bentuknya yang lebih lembut membuat daging cincang lebih gampang sekaligus cepat dimasak.<\/p>\n<p>Dengan mencincangnya, Bunda juga bisa mendapatkan daging yang tidak berlemak. Lemak bisa disingkirkan sehingga olahan yang disajikan juga lebih sehat. <strong>(opi)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dapur Kita \u2013 Agar Daging Cincang Mentah Awet<\/strong><\/p>\n<p>Bentuk daging cincang menjadi bulatan-bulatan kecil. Kemudian simpan rapi dalam wadah yang tertutup, dan jangan mengisi wadah terlalu penuh atau padat, karena akan membuat bulatan daging cincang saling menempel. Simpan dalam freezer. Pindahkan dari freezer ke cooler terlebih dahulu, jika Bunda akan mengolahnya. Biarkan daging menurunkan suhu dinginnya dahulu dari freezer di cooler. <strong>(kil\/opi)<\/strong><\/p>\n<p><strong>TUMIS KACANG PANJANG DAGING CINCANG<\/strong><\/p>\n<p>Bahan :<\/p>\n<ul>\n<li>10 lonjor kacang panjang muda, potong sesuai selera<\/li>\n<li>100 gr daging cincang<\/li>\n<li>Minyak goreng untuk menumis<\/li>\n<li>2 siung bawang putih, keprek<\/li>\n<li>5 butir bawang merah, cincang halus<\/li>\n<li>1 buah cabai merah, iris tipis<\/li>\n<li>2 sdt saus tiram<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>Gula pasir secukupnya<\/li>\n<li>Minyak wijen secukupnya<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cara mengolah :<\/p>\n<ol>\n<li>Panaskan minyak dengan api besar. Tumis kacang panjang 1 menit, angkat, tiriskan.<\/li>\n<li>Tumis bawang putih, bawang merah dan cabai merah hingga layu. Masukkan daging cincang, saus tiram, garam, dan gula.<\/li>\n<li>Tumis daging hingga mulai matang, masukkan kacang panjang dan minyak wijen. Aduk-aduk hingga panas keseluruhan. Angkat, dan hidangkan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>*Keterangan : untuk 4 porsi, proses 60 menit, biaya Rp 20.000<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>TUMIS DAGING CINCANG<\/strong><\/p>\n<p>Bahan :<\/p>\n<ul>\n<li>250 gr daging cincang<\/li>\n<li>1 buah wortel, potong kecil-kecil<\/li>\n<li>2 batang daun bawang, potong-potong<\/li>\n<li>\u00bd buah tomat, rajang kasar<\/li>\n<li>1 sdm saus tiram<\/li>\n<li>\u00bd sdt kaldu bubuk<\/li>\n<li>1 sdm kecap manis<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>Gula pasir secukupnya<\/li>\n<li>1 sdt merica bubuk<\/li>\n<li>5 buah bawang merah, iris tipis<\/li>\n<li>5 siung bawang putih, keprek<\/li>\n<li>1 buah bawang bombai, rajang kasar<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cara mengolah :<\/p>\n<ol>\n<li>Tumis bawang merah, bawang putih, bawang bombai sampai harum dan berubah warna.<\/li>\n<li>Masukkan wortel, daging cincang, aduk-aduk.<\/li>\n<li>Tambahkan saus tiram, kecap manis, kaldu bubuk, merica bubuk, tomat, garam, dan gula. Tumis hingga matang. Sebelum diangkat, masukkan daun bawang. Hidangkan dengan nasi hangat.<\/li>\n<\/ol>\n<p>*Keterangan : untuk 4 porsi, proses 60 menit, biaya Rp 20.000<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>MIE SIRAM DAGING CINCANG<\/strong><\/p>\n<p>Bahan :<\/p>\n<ul>\n<li>500 gr mie telur segar<\/li>\n<li>1 sdm kecap asin<\/li>\n<li>1 sdm minyak sayur<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>100 gr sawi hijau, potong-potong, rebus<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Topping :<\/p>\n<ul>\n<li>1 sdm minyak sayur<\/li>\n<li>2 siung bawang putih, cincang<\/li>\n<li>2 butir bawang merah, cincang<\/li>\n<li>150 gr daging sapi cincang<\/li>\n<li>1 sdm saus tiram<\/li>\n<li>2 sdm kecap asin<\/li>\n<li>\u00bd sdt merica bubuk<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>100 ml air<\/li>\n<li>1 sdt tepung maizena<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cara mengolah :<\/p>\n<ol>\n<li>Rebus mie dalam air mendidih hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.<\/li>\n<li>Aduk mie dengan kecap, minyak sayur dan garam hingga rata. Sisihkan.<\/li>\n<li>Topping : tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi. Masukkan daging sapi , aduk hingga berubah warna. Tambahkan bumbu lainnya, aduk rata. Tuang air, didihkan hingga matang seluruhnya. Tuangi air, didihkan hingga matang seluruhnya. Tuangi larutan maizena, aduk hingga kental. Angkat.<\/li>\n<li>Taruh mie di piring saji. Beri sawi hijau dan topping. Hidangkan saat masih hangat.<\/li>\n<\/ol>\n<p>*Keterangan : untuk 4 porsi, proses 60 menit, biaya Rp 20.000<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>ROTI LAPIS DAGING CINCANG<\/strong><\/p>\n<p>Bahan :<\/p>\n<ul>\n<li>3 buah kentang, potong dadu kecil<\/li>\n<li>500 gr daging cincang<\/li>\n<li>1 buah bawang bombai, rajang halus<\/li>\n<li>3 siung bawang putih, cincang halus<\/li>\n<li>1 buah tomat, cincang kasar<\/li>\n<li>1 sdm bumbu kari<\/li>\n<li>1 sdm cabai gilinga<\/li>\n<li>3 sdm minyak goreng untuk menumis<\/li>\n<li>12 buah roti sandwich<\/li>\n<li>500 ml susu segar<\/li>\n<li>3 butir telur<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>Gula pasir secukupnya<\/li>\n<li>100 gr keju, parut<\/li>\n<li>1 sdm margarine<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cara mengolah :<\/p>\n<ol>\n<li>Tumis bawang putih hingga layu. Masukkan cabai giling, bumbu kari, garam dan gula pasir. Masukkan daging. Biarkan hingga empuk. Masukkan kentang. Tumis hingga matang.<\/li>\n<li>Campur susu, telur, dan garam. Aduk rata. Masukkan roti. Remas-remas hingga tercampur semua.<\/li>\n<li>Ambil pinggan tahan panas. Balur dengan margarine. Masukkan 1\/3 adonan roti. Tambahkan diatasnya \u00bd adonan daging cincang. Tambahkan lagi 1\/3 adonan roti, \u00bd adonan daging cincang dan tutup dengan 1\/3 adonan roti yang masih tersisa. Tambahkan parutan keju diatasnya.<\/li>\n<li>Panggang dalam oven selama 30-45 menit. Angkat, hidangkan saat masih panas.<\/li>\n<\/ol>\n<p>*Keterangan : untuk 10 porsi, proses 90 menit, biaya Rp 25.000<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0Radar Surabaya.Minggu.4 Mei 2014.Hal.12<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DAGING cincang dapat diolah menjadi beragam masakan. Bisa disajikan dalam resep berkuah, direbus, digoreng, ditumis, maupun dikukus. Bentuknya yang lebih lembut membuat daging cincang lebih gampang sekaligus cepat dimasak. Dengan mencincangnya, Bunda juga bisa mendapatkan daging yang tidak berlemak. Lemak bisa disingkirkan sehingga olahan yang disajikan juga lebih sehat. (opi) Dapur Kita \u2013 Agar Daging&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9483,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"DAGING cincang dapat diolah menjadi beragam masakan. Bisa disajikan dalam resep berkuah, direbus, digoreng, ditumis, maupun dikukus. Bentuknya yang lebih lembut membuat daging cincang lebih gampang sekaligus cepat dimasak. Dengan mencincangnya, Bunda juga bisa mendapatkan daging yang tidak berlemak. Lemak bisa disingkirkan sehingga olahan yang disajikan juga lebih sehat. (opi) Dapur Kita \u2013 Agar Daging...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-28T06:52:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-01T01:10:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"909\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"872\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang\",\"datePublished\":\"2017-07-28T06:52:47+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-01T01:10:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/\"},\"wordCount\":619,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @id\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/\",\"name\":\"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-28T06:52:47+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-01T01:10:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg\",\"width\":909,\"height\":872},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang - Library","og_description":"DAGING cincang dapat diolah menjadi beragam masakan. Bisa disajikan dalam resep berkuah, direbus, digoreng, ditumis, maupun dikukus. Bentuknya yang lebih lembut membuat daging cincang lebih gampang sekaligus cepat dimasak. Dengan mencincangnya, Bunda juga bisa mendapatkan daging yang tidak berlemak. Lemak bisa disingkirkan sehingga olahan yang disajikan juga lebih sehat. (opi) Dapur Kita \u2013 Agar Daging...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-07-28T06:52:47+00:00","article_modified_time":"2017-08-01T01:10:08+00:00","og_image":[{"width":909,"height":872,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin_library","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang","datePublished":"2017-07-28T06:52:47+00:00","dateModified":"2017-08-01T01:10:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/"},"wordCount":619,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg","articleSection":["Uncategorized @id"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/","name":"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg","datePublished":"2017-07-28T06:52:47+00:00","dateModified":"2017-08-01T01:10:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Lebih-Sehat-dengan-Sajian-Daging-Cincang.Radar-4-Mei-2014.Hal_.12-e1501224722634.jpg","width":909,"height":872},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/lebih-sehat-dengan-sajian-daging-cincang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lebih Sehat dengan Sajian Daging Cincang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9482"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9482\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9717,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9482\/revisions\/9717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9483"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}