Mahfud MD di Universitas Ciputra: Apresiasi Mata Kuliah ‘Menjadi Indonesia’ sebagai Fondasi Antikorupsi

Surabaya, 8 Desember 2025 – Universitas Ciputra (UC) Surabaya mendapat kehormatan menyambut kehadiran Prof. Dr. Moh. Mahfud MD dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia2025. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2019–2024 ini hadir sebagai pembicara utama untuk memberikan perspektif mendalam mengenai langkah strategis membangun Indonesia yang lebih bersih dan berkeadilan.
Dalam paparan yang berlangsung di hadapan mahasiswa dan Civitas Academica UC, Mahfud MD tidak hanya berbicara soal penegakan hukum, tetapi juga menyoroti peran vital perguruan tinggi dalam membentuk karakter bangsa.
Norma Akademik vs Tradisi Akademik
Mahfud MD memberikan apresiasi terhadap lingkungan kampus Universitas Ciputra yang dinilai kondusif. Ia menekankan perbedaan mendasar antara “norma akademik” dan “tradisi akademik”. Menurutnya, banyak kampus terjebak hanya pada pemenuhan norma seperti kewajiban bayar kuliah, kehadiran, dan tugas namun melupakan esensi tradisi akademik.
“Norma akademik hanya akan bagus kalau tradisi akademiknya jalan. Tradisi itu (adalah) orang berdiskusi secara terbuka, membuka otak, membuka hati. Itu bagian dari tradisi akademik yang mencetak orang-orang besar,” ujar Mahfud. Ia menilai Universitas Ciputra telah berhasil menghidupkan tradisi tersebut, dimana ruang dialog terbuka lebar untuk menumbuhkan generasi yang kritis dan berintegritas.
Apresiasi Mata Kuliah “Menjadi Indonesia”
Salah satu poin menarik yang menjadi sorotan Mahfud MD adalah kurikulum khas Universitas Ciputra, yakni penggabungan mata kuliah Nasionalisme, Pancasila, dan Kewarganegaraan menjadi satu mata kuliah bernama “Menjadi Indonesia”.
“Mata kuliah ‘Menjadi Indonesia’ itu bagus sekali. Muatannya ada ideologi negara, konstitusi, dan tradisi. Pokoknya keindonesiaan diajarkan di situ semua,” puji Mahfud.
Ia bahkan menyarankan agar konsep ini dapat ditiru oleh perguruan tinggi lain. Menurutnya, pendekatan ini mengajarkan mahasiswa untuk menjadi Indonesia yang seutuhnya, yang mampu menyatukan berbagai segmen latar belakang, baik itu agama maupun golongan, menjadi satu kesatuan identitas bangsa yang kuat.
Pesan untuk Mahasiswa: Padukan Otak dan Watak
Menutup kunjungannya, Mahfud MD berpesan kepada seluruh mahasiswa Universitas Ciputra agar tidak hanya mengejar nilai akademis semata. Integritas dan karakter adalah kunci utama dalam pemberantasan korupsi di masa depan.
“Belajarlah dengan hal yang memadukan antara kecerdasan otak dan kecerdasan watak,” pungkasnya.
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 di Universitas Ciputra ini menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi kampus sebagai ruang dialog yang tidak hanya melahirkan pengusaha sukses, tetapi juga generasi muda yang berintegritas dan memiliki kecintaan mendalam terhadap Indonesia.
Klik tombol di bawah untuk tahu lebih banyak tentang beasiswa & promo pendaftaran terbaru.









