Piala Dunia 2026: Peluang Bisnis yang Bisa Dimanfaatkan Pebisnis

Piala dunia selalu menjadi momen besar yang ditunggu jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun, bagi pebisnis, ajang ini bukan hanya soal pertandingan. Piala Dunia 2026 juga bisa menjadi momentum untuk meningkatkan penjualan, memperluas awareness brand, dan menciptakan campaign yang lebih relevan dengan audiens.

Piala Dunia 2026 digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan 48 tim dan 104 pertandingan di 16 kota tuan rumah yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini menjadikannya salah satu edisi terbesar dalam sejarah piala dunia.

Mengapa Piala Dunia Jadi Peluang Besar untuk Pebisnis?

Saat piala dunia berlangsung, perhatian publik meningkat drastis. Banyak orang mengikuti jadwal pertandingan, mendukung negara favorit, membuat konten, membeli produk bertema sepak bola, hingga berkumpul untuk nonton bareng.

Momentum seperti ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai jenis bisnis, bukan hanya brand besar. UMKM, bisnis kuliner, fashion, jasa event, media digital, hingga bisnis edukasi juga bisa ikut mengambil peluang.

1. Bisnis Kuliner dan Paket Nonton Bareng

Salah satu peluang paling mudah diambil adalah bisnis makanan dan minuman. Banyak orang mencari camilan, minuman, atau paket makan untuk menemani pertandingan piala dunia.

Pebisnis F&B bisa membuat promo seperti paket nonton bareng, menu negara peserta, bundling snack, atau diskon khusus saat pertandingan berlangsung. Cafe, restoran, dan coffee shop juga bisa mengadakan nobar dengan konsep yang lebih fun dan interaktif.

Contohnya, bisnis bisa membuat paket “Match Day Combo”, “Support Your Team Meal”, atau promo khusus saat tim favorit menang.

2. Merchandise dan Produk Bertema Sepak Bola

Piala dunia juga membuka peluang untuk produk bertema sepak bola. Misalnya kaos, scarf, topi, tumbler, stiker, poster, hingga aksesoris supporter.

Namun, pebisnis perlu hati-hati dalam penggunaan logo resmi, maskot, nama FIFA, atau elemen visual resmi lainnya. Jika tidak memiliki lisensi, sebaiknya gunakan konsep desain yang lebih general, seperti warna negara, tema supporter, atau ilustrasi bola tanpa memakai aset resmi.

Dengan strategi yang tepat, merchandise edisi terbatas bisa meningkatkan urgensi pembelian karena konsumen merasa produk tersebut hanya relevan dalam periode piala dunia.

3. Campaign Digital Marketing Bertema Piala Dunia

Brand bisa memanfaatkan tren piala dunia untuk membuat konten yang lebih relate. Misalnya polling tim favorit, tebak skor, giveaway, meme marketing, atau konten edukasi yang dikaitkan dengan strategi sepak bola.

Untuk bisnis edukasi, piala dunia bisa dikaitkan dengan topik leadership, strategi, teamwork, sport science, manajemen event, hingga digital marketing. Untuk bisnis fashion, bisa masuk lewat outfit nonton bola. Untuk bisnis kuliner, bisa masuk lewat menu match day.

Intinya, campaign tidak harus selalu menjual secara hard selling. Yang penting, brand ikut masuk ke percakapan yang sedang ramai.

4. Peluang untuk Event Organizer dan Venue

Selama piala dunia, kebutuhan event nonton bareng biasanya meningkat. Ini menjadi peluang untuk event organizer, vendor sound system, videotron, dekorasi, photographer, hingga venue.

Konsep nobar juga bisa dibuat lebih menarik, misalnya dengan mini games, doorprize, dress code negara favorit, photobooth, atau kompetisi tebak skor.

Bagi venue seperti cafe, coworking space, hotel, atau mall, piala dunia bisa menjadi alasan kuat untuk meningkatkan traffic pengunjung.

5. Konten Kreator dan Media Sosial

Piala dunia adalah ladang konten yang besar. Konten kreator bisa membuat berbagai format seperti prediksi pertandingan, reaksi match, rangkuman hasil, fakta unik pemain, hingga rekomendasi tempat nobar.

Brand juga bisa berkolaborasi dengan kreator untuk membuat campaign yang lebih organik. Misalnya kreator kuliner membuat rekomendasi menu nonton bola, kreator fashion membuat outfit supporter, atau kreator travel membahas kota tuan rumah.

Dengan 104 pertandingan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan, peluang produksi konten jadi sangat luas dan tidak berhenti hanya di satu momen.

6. Bisnis Travel dan Hospitality

Karena Piala Dunia 2026 berlangsung di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sektor travel dan hospitality juga mendapat momentum besar. FIFA mencatat pertandingan berlangsung di 16 kota tuan rumah, sehingga kebutuhan akomodasi, transportasi, dan pengalaman wisata ikut meningkat.

Untuk bisnis travel di Indonesia, peluangnya bisa berupa paket wisata tematik, konten edukasi visa, itinerary kota tuan rumah, hingga layanan konsultasi perjalanan.

7. Produk dan Promo Bertema Tim Favorit

Pebisnis juga bisa membuat promo yang mengikuti performa tim tertentu. Misalnya diskon saat tim favorit menang, flash sale saat match day, atau promo khusus berdasarkan skor pertandingan.

Strategi ini membuat campaign terasa lebih hidup karena mengikuti perkembangan dunia secara real-time. Konsumen juga lebih tertarik karena promo terasa relevan dengan emosi dan hype pertandingan.

Kuncinya adalah cepat membaca tren, membuat penawaran yang relevan, dan mengemas campaign dengan cara yang kreatif. Pebisnis yang bisa masuk ke momen ini dengan strategi yang tepat berpeluang mendapatkan perhatian audiens yang lebih besar.

Dapatkan informasi lebih lanjut terkait program S2 Magister Manajemen dengan klik tombol dibawah.

Artikel lain