Universitas Ciputra Luncurkan Program Spesialis Kandungan & Bedah: Jawaban Strategis untuk Pemerataan Dokter Spesialis di Indonesia Timur

 

Surabaya, 22 januari 2026 – Universitas Ciputra (UC) secara resmi membuka lembaran baru dalam pendidikan kesehatan Indonesia dengan meluncurkan dua Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) unggulan: Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) dan Spesialis Bedah. Program ini telah memperoleh izin resmi berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Diktiristek Nomor 69/B/0/2026.

Keberadaan program ini bukan sekadar perluasan fakultas, melainkan sebuah komitmen strategis untuk menjawab tantangan mendesak dalam sistem kesehatan nasional: pemerataan tenaga kesehatan spesialis, terutama di wilayah Indonesia Timur.

Misi yang Melampaui Pendidikan: Membangun Jembatan Kesehatan untuk Indonesia Timur

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra, Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, SpOG(K), SubspFER, menegaskan bahwa filosofi program ini dibangun di atas fondasi yang kuat akan tujuan sosial.

Pendirian program spesialis ini memiliki misi yang jelas. Khusus untuk Obgyn, fokus kami adalah membangun kader dokter spesialis yang siap mengabdi di wilayah Timur Indonesia, di mana rasio dokter terhadap populasi masih sangat memprihatinkan. Kami tidak hanya mencetak ahli, tetapi juga duta-duta kesehatan yang akan membawa perubahan nyata,” ujar Prof. Hendy.

Untuk memperkuat misi ini, FK UC mempersiapkan Program Beasiswa Khusus Indonesia Timur, yang dirancang untuk calon peserta didik yang berasal dari dan memiliki komitmen kuat untuk kembali mengabdi di wilayah tersebut setelah menyelesaikan pendidikan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan solusi berkelanjutan dari dalam daerah itu sendiri.

Pendidikan Bedah Modern: Menguasai Teknologi Minim Invasif sebagai Standar Baru

Sementara itu, PPDS Bedah Universitas Ciputra dirancang khusus untuk mengikuti perkembangan teknologi kedokteran terkini di dunia medis. Program PPDS Bedah dirancang dengan visi untuk melahirkan ahli bedah yang tidak hanya terampil secara manual, tetapi juga mahir dalam teknologi terkini. Program ini menempatkan Bedah Minimal Invasif (Minimally Invasive Surgery) sebagai kompetensi inti sejak dini.

“Era bedah telah bergeser. Penguasaan teknik laparoskopi dan prosedur minimal invasif lainnya bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan suatu keharusan. Hal ini memastikan tingkat presisi yang lebih tinggi, risiko infeksi yang lebih rendah, dan waktu pemulihan pasien yang jauh lebih cepat. Inilah standar yang akan kami tanamkan,” jelas Prof. Hendy.

Belajar di Ekosistem Terintegrasi: Fasilitas Pendukung Berkelas Dunia

Keunggulan program ini diperkuat dengan infrastruktur pendidikan yang dirancang khusus untuk pengalaman belajar yang tak tertandingi. Seluruh proses pendidikan akan berpusat di Tower Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra yang baru, sebuah gedung canggih yang terintegrasi penuh dengan rumah sakit pendidikan milik universitas.

Berikut fasilitas unggulan yang menjadi “rumah” bagi calon dokter spesialis:

  1. Skills Lab & Simulation Center Canggih: Dilengkapi dengan simulator laparoskopi virtual reality (VR), model prosedur obstetri komprehensif, dan alat simulasi bedah yang menyediakan lingkungan belajar tanpa risiko sebelum menghadapi pasien sungguhan
  2. Integrated Teaching Hospital: Memiliki rumah sakit pendidikan sendiri memungkinkan pembelajaran yang mulus dan terpadu. Teori dari ruang kelas dapat langsung diaplikasikan di lingkungan klinis dengan standar operasional yang konsisten, di bawah bimbingan langsung konsulen yang juga merupakan pengajar
  3. Digital Learning Hub & Ruang Kolaborasi: Ruang belajar yang dilengkapi teknologi terkini untuk akses ke jurnal internasional, sistem logbook digital terintegrasi, dan area diskusi yang dirancang untuk kolaborasi antar residen dan konsulen
  4. Dedicated Residents’ Lounge: Sebuah ruang eksklusif yang menjadi “home base” bagi residen, didesain untuk mendukung kesejahteraan, istirahat, dan interaksi sosial yang sehat di sela-tugas yang padat.

Menjawab Kesenjangan Nasional dengan Aksi Nyata

Data Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi urgensi inisiatif ini. Kesenjangan rasio dokter spesialis, terutama di bidang obstetri dan bedah, antara Jawa dan wilayah Indonesia Timur masih sangat lebar, jauh dari rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kehadiran program PPDS FK UC hadir sebagai respons konkret dan solutif terhadap data tersebut. Dengan kombinasi kurikulum berorientasi masa depan, fasilitas pendidikan terintegrasi, dan misi sosial yang kuat, Program PPDS Obstetri & Ginekologi serta Bedah di Universitas Ciputra tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga pemimpin kesehatan masa depan yang siap membawa dampak luas, mengutamakan pemerataan, dan mengangkat standar layanan kesehatan di seluruh penjuru Indonesia.

Tertarik untuk menjadi bagian dari solusi?
Pelajari lebih lanjut tentang kurikulum, mekanisme beasiswa, dan proses seleksi untuk Program PPDS FK UC dengan mengunjungi halaman program spesialis kami atau menghubungi tim penerimaan disini: Klik Link Ini

Dapatkan informasi lebih lanjut terkait program S2 Magister Manajemen dengan klik tombol dibawah.

Artikel lain