NPLC ke-13: Informatika Universitas Ciputra Jawab Tren Global dengan Kategori Lomba AI Prompt dan Business Plan

Universitas Ciputra (UC) sukses menggelar National Programming and Logic Competition (NPLC) ke-13. Kompetisi tahunan yang diinisiasi oleh Informatika UC ini hadir dengan suasana baru yang lebih relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Tahun ini, NPLC bertransformasi dari dua kategori yakni Competitive Programming dan Logic Rally Games yang kembali dibagi menjadi empat kategori bergengsi. PenambahanBusiness Plan danAI Prompt di sampingCompetitive Programming danTypeRacer menandai langkah adaptif UC dalam membekali siswa SMA dengan keterampilan masa depan.

Acara ini berhasil menarik puluhan tim siswa SMA dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Bojonegoro, Semarang, Surakarta, Bandung, Jakarta, hingga Pekanbaru.


Menjawab Kebutuhan Zaman

Penambahan dua kategori baru bukanlah tanpa alasan. Ini adalah langkah strategis untuk menjawab tren dan kebutuhan industri yang berkembang pesat.

“Kami memutuskan ini untuk mengikuti kebutuhan dan tren,” jelas Mychael Maoeretz Engel, Dosen Pembimbing event NPLC. “Apalagi kalau kita berbicara masalah AI, kan sekarang lagi hype. Generative AI ini kan semakin berkembang dan kita rasa perlu banyak orang yang bisa memanfaatkan AI menjadi AI engineer, terutama dari sisi prompting.”

Mychael menambahkan bahwa kemampuan prompting  bukanlah keahlian sederhana. “Bahkan sekelas mahasiswa, bahkan kita orang tua pun, kalau kita enggak jago nge-prompt, hasilnya mungkin bisa kalah dengan anak SD, SMP, SMA yang paham cara penggunaannya,” tegasnya.

Di sisi lain, kategori Business Plan diintegrasikan untuk selaras langsung dengan DNA Universitas Ciputra.

“Ya kita kembali lagi ke moto visinya Ciputra di Universitas Ciputra, mengembangkan entrepreneur muda,” ungkap Mychael.

Kompetisi ini tidak berhenti pada presentasi ide. Peserta juga diwajibkan untuk membuka booth di UC Plaza, sebuah langkah untuk melatih mereka lebih dari sekadar merencanakan. “Kita ingin peserta tidak hanya merencakan sebuah bisnis tapi juga bisa mepraktikan langsung bagaimana cara mereka mempromosikan, melakukan campaign, dan membangun awareness terkait produknya,” tambahnya.


Ragam Kategori Asah Keterampilan Spesifik

NPLC ke-13 dirancang untuk menguji berbagai spektrum keahlian peserta;

  1. Competitive Programming: Kategori klasik ini mempertemukan para coder di Lab Komputer. Mereka beradu cepat dalam memecahkan soal-soal setara olimpiade dengan berbagai bahasa pemrograman dengan sistem penilaian yang kompleks, seperti pengurangan nilai jika menjawab salah.
  2. Business Plan: Peserta melakukan pitching di hadapan juri dan memamerkan prototipe bisnis mereka melalui booth di UC Plaza. Terdapat nominasi khusus seperti Best Booth dan Best Presentation untuk mengapresiasi upaya promosi mereka.
  3. AI Prompt: Kategori baru yang menantang peserta menghasilkan prompt AI untuk menyelesaikan berbagai tantangan. Ini menguji pemahaman mendalam tentang cara kerja dan bahasa AI.
  4. TypeRacer: Ajang adu kecepatan dan ketepatan mengetik yang menuntut fokus tinggi untuk menyelesaikan tantangan yang semakin rumit di setiap babak.

Dari Solusi Masalah, Berpikir Kritis, hingga Ajang Pamer Karya

Kategori Business Plan secara khusus dirancang untuk menanamkan nilai-nilai inti entrepreneurship sejak dini. Seperti yang ditekankan oleh Wesley Goeinawan selaku Ketua Pelaksana, value yang didapat peserta sangatlah besar.

“Proses perencanaan bisnis pada dasarnya adalah upaya mencari solusi untuk sebuah masalah, dan hal tersebut jelas menuntut kemampuan Critical Thingking.” jelas Wesley.

Kompetisi ini mendorong siswa untuk tidak hanya berpikir kreatif, tetapi juga kritis dalam mengidentifikasi masalah dan merancang solusi bisnis yang nyata. Lebih jauh lagi, NPLC ke-13 memberikan panggung bagi para inovator muda ini.

“Selain itu, di sini juga tersedia booth untuk memfasilitasi peserta agar bisa mengadakan pameran (expo) dan menunjukkan hasil karya mereka kepada audiens.” Tambahnya.

Ini adalah langkah komprehensif dari Universitas Ciputra. Melalui booth expo, peserta Business Plan mendapat pengalaman berharga mengubah ide menjadi karya nyata dan melatih kemampuan promosi di hadapan audiens. Di saat yang sama, kategori AI Prompt mengasah kemampuan teknologi paling krusial saat ini, sementara TypeRacer membangun fondasi keterampilan digital esensial seperti fokus dan ketepatan. Secara keseluruhan, NPLC ke-13 berhasil menjadi wadah lengkap untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Wujudkan impian kuliahmu di Universitas Ciputra!

Klik tombol di bawah untuk tahu lebih banyak tentang beasiswa & promo pendaftaran terbaru.

Artikel lain
WhatsApp