NEET: Anak Muda Terjebak Diam dan Gak Ngapa-ngapain

“Anak muda itu harapan bangsa.” Tapi bagaimana kalau banyak anak muda justru diam di rumah, gak sekolah, gak kerja, dan gak ikut pelatihan apapun? Mereka dikenal sebagai anak muda NEET (Not in Education, Employment, or Training).
Di Indonesia, lebih dari 20% anak muda usia 15–24 tahun termasuk dalam kategori NEET. Ini bukan cuma angka statistik, tapi cerita nyata tentang banyak remaja yang merasa stuck, bingung, dan kehilangan arah hidup.
Ketika Harapan Jadi Diam
Coba bayangkan, ada remaja bernama Jimmy. Setelah lulus SMA, Jimmy tidak langsung kuliah karena masalah biaya. Jimmy coba mencari kerja, tapi gagal terus. Lama-lama semangatnya luntur. Dia mulai menarik diri, takut dianggap gagal, dan menghabiskan hari-harinya dengan tidur, main game, atau scroll medsos.
Mungkin kamu kenal seseorang kayak Jimmy. Atau malah kamu sendiri lagi merasa seperti dia?
Gimana Psikologi Menjelaskannya?
Dalam psikologi, kondisi ini mirip dengan yang disebut learned helplessness. Istilah ini diperkenalkan Martin Seligman dan diperbarui lewat riset Lan dkk. (2024). Dari skala terbaru itu, ada dua faktor utama yang bikin anak muda NEET makin merasa terjebak.
Pertama: keraguan diri (self-doubt). Ketika kita terus-terusan mikir, “Aku gak bisa,” atau “Pasti gagal lagi,” kita jadi tidak mau mencoba apapun. Ujung-ujungnya, kita menyerah bahkan sebelum mulai.
Kedua: penghindaran (avoidance). Setelah beberapa kali gagal, kita mulai takut menghadapi hal baru. Misalnya, takut ngelamar kerja karena trauma ditolak. Diam rasanya lebih aman daripada gagal lagi.
Masih Ada Jalan Buat Bangkit
Tapi tenang. Learned helplessness itu bisa dilawan. Dalam skala yang sama, ada dua faktor lain yang bisa bantu bangkit dari situasi NEET.
Pertama adalah keyakinan diri (confidence). Percaya bahwa kita masih punya kemampuan untuk berubah. Keyakinan ini bisa tumbuh dari hal kecil: ikut webinar, menyelesaikan tugas rumah, atau obrolan positif dari teman.
Kedua adalah ketahanan (resilience). Ini kemampuan buat tetap mencoba meski pernah gagal. Orang yang tangguh bakal bilang, “Gagal kemarin bukan berarti gagal selamanya.” Mereka tetap jalan, walau pelan, walau takut.
Diam Bukan Solusi
Jadi anak muda NEET itu bukan hal memalukan. Tapi kalau terlalu lama diam, tentu bisa bikin kita makin jauh dari mimpi. Yuk, mulai bangkit. Coba langkah kecil hari ini. Percaya bahwa jalanmu belum habis.
Ingat, gak semua harus langsung berhasil. Tapi, yang penting adalah kamu bergerak maju.
Ditulis oleh Prof. Dr. Jimmy Ellya Kurniawan, S.Psi., M.Si., Psikolog
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Ciputra Surabaya
