{"id":7011,"date":"2019-05-20T19:23:47","date_gmt":"2019-05-20T12:23:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?p=7011"},"modified":"2019-05-20T19:23:47","modified_gmt":"2019-05-20T12:23:47","slug":"remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/","title":{"rendered":"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa!"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7013 size-full\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"349\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg 640w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403-300x164.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403-255x139.jpg 255w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Sebagai anak yang lahir dengan keterbatasan atau kerap disebut autisme, cukup sulit rasanya jika diharuskan untuk bisa bertarung dengan dunia luar yang sering kali menuntut anak-anak dengan keterbatasan untuk berperan normal seperti anak-anak lain pada umumnya. Dalam lingkungan sekitar, stigma masyarakat tentang anak-anak autis cenderung negatif. Banyak orang yang berpikir bahwa anak autis tidak bisa menghasilkan prestasi apapun yang membanggakan. Tentunya hal ini tidak benar. Sebagai seorang psikolog klinis anak, Tanti Wydia Rani, S.Psi., M.Psi., Psikolog. berusaha untuk membuktikan pada masyarakat bahwa anak-anak autis, terutama usia remaja, tetap bisa berprestasi dengan menghasilkan karya-karya yang membanggakan.<\/p>\n<p>Dengan adanya berbagai tanggapan dari lingkungan tentang pemikiran apakah remaja yang autis bisa berkarya, diadakanlah seminar \u201cRemaja dengan Autisme Berkarya? Bisa!\u201d pada Sabtu, 27 April 2019 yang diselenggarakan oleh Kupompong bertempat di Universitas Ciputra. Seminar ini bertujuan untuk membahas bagaimana cara orangtua untuk bisa menjadi perantara yang baik antara anaknya (remaja dengan autisme) dengan lingkungan, untuk bisa bersaing di dunia normal.<\/p>\n<p>Terdapat 3 pembicara dalam seminar ini. Pembicara pertama adalah seorang psikolog klinis anak, Tanti Wydia Rani, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Beliau membahas tentang autisme dilihat dari sisi biologis. Mulai dari alasan mengapa anak remaja bisa autis, hingga perkembangan remaja autis secara biologis. Pembicara kedua adalah seorang praktisi pendidikan anak berkebutuhan khusus, Efisien Dakhi, S.Pd. Beliau mengajarkan tentang cara mendekatkan anak remaja autis dengan lingkungan, melalui pendekatan sosial dan pendidikan. Kupompong sendiri merupakan <em>start-up business<\/em> milik Elisabeth Santoso, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (alumni PSY UC angkatan 2012) yang bergerak memiliki <em>concern <\/em>di bidang proses tumbuh kembang keluarga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-7014\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059404-300x293.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"293\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059404-300x293.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059404-50x50.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059404-255x249.jpg 255w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059404.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pembicara terakhir adalah Bapak Rudy Purwono, ayah Vincent, seorang pelukis remaja dengan autisme. Sebagai ayah dari seseorang remaja dengan autisme, Bapak Rudy membagikan kisah inspiratif dalam merawat Vincent dan mengasah kemampuannya dalam bidang melukis. Kisah tersebut dimulai dari perjalanan Vincent sebagai remaja dengan autisme biasa, hingga kini bisa berkarya dan menghasilkan lukisan-lukisan yang indah. Beliau mengungkapkan bahwa remaja autis memiliki potensi jika diasah dengan baik. Sudah menjadi kewajiban bagi orangtua untuk bisa menjembatani anak dengan minat dan bakatnya supaya bisa diasah menjadi suatu prestasi yang membanggakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai anak yang lahir dengan keterbatasan atau kerap disebut autisme, cukup sulit rasanya jika diharuskan untuk bisa bertarung dengan dunia luar yang sering kali menuntut anak-anak dengan keterbatasan untuk berperan normal seperti anak-anak lain pada umumnya. Dalam lingkungan sekitar, stigma masyarakat tentang anak-anak autis cenderung negatif. Banyak orang yang berpikir bahwa anak autis tidak bisa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":7013,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa! - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa! - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai anak yang lahir dengan keterbatasan atau kerap disebut autisme, cukup sulit rasanya jika diharuskan untuk bisa bertarung dengan dunia luar yang sering kali menuntut anak-anak dengan keterbatasan untuk berperan normal seperti anak-anak lain pada umumnya. Dalam lingkungan sekitar, stigma masyarakat tentang anak-anak autis cenderung negatif. Banyak orang yang berpikir bahwa anak autis tidak bisa...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-20T12:23:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"349\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fakultas Psikologi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fakultas Psikologi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Fakultas Psikologi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/104f25bb1393466e110b68420d6b78fc\"},\"headline\":\"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa!\",\"datePublished\":\"2019-05-20T12:23:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/\"},\"wordCount\":346,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2019\\\/05\\\/S__25059403.jpg\",\"articleSection\":[\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/\",\"name\":\"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa! - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2019\\\/05\\\/S__25059403.jpg\",\"datePublished\":\"2019-05-20T12:23:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/104f25bb1393466e110b68420d6b78fc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2019\\\/05\\\/S__25059403.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2019\\\/05\\\/S__25059403.jpg\",\"width\":640,\"height\":349},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/104f25bb1393466e110b68420d6b78fc\",\"name\":\"Fakultas Psikologi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1964b18800a9a351b0a15823bde690e9c79b8b58bd9b26dd670ebeb25ef69c8d?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1964b18800a9a351b0a15823bde690e9c79b8b58bd9b26dd670ebeb25ef69c8d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1964b18800a9a351b0a15823bde690e9c79b8b58bd9b26dd670ebeb25ef69c8d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fakultas Psikologi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/author\\\/psyuc\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa! - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa! - Universitas Ciputra","og_description":"Sebagai anak yang lahir dengan keterbatasan atau kerap disebut autisme, cukup sulit rasanya jika diharuskan untuk bisa bertarung dengan dunia luar yang sering kali menuntut anak-anak dengan keterbatasan untuk berperan normal seperti anak-anak lain pada umumnya. Dalam lingkungan sekitar, stigma masyarakat tentang anak-anak autis cenderung negatif. Banyak orang yang berpikir bahwa anak autis tidak bisa...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2019-05-20T12:23:47+00:00","og_image":[{"width":640,"height":349,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fakultas Psikologi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fakultas Psikologi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/"},"author":{"name":"Fakultas Psikologi","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/104f25bb1393466e110b68420d6b78fc"},"headline":"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa!","datePublished":"2019-05-20T12:23:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/"},"wordCount":346,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg","articleSection":["Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/","name":"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa! - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg","datePublished":"2019-05-20T12:23:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/104f25bb1393466e110b68420d6b78fc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2019\/05\/S__25059403.jpg","width":640,"height":349},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/remaja-dengan-autisme-berkarya-bisa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Remaja dengan Autisme Berkarya? Bisa!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/104f25bb1393466e110b68420d6b78fc","name":"Fakultas Psikologi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1964b18800a9a351b0a15823bde690e9c79b8b58bd9b26dd670ebeb25ef69c8d?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1964b18800a9a351b0a15823bde690e9c79b8b58bd9b26dd670ebeb25ef69c8d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1964b18800a9a351b0a15823bde690e9c79b8b58bd9b26dd670ebeb25ef69c8d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fakultas Psikologi"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/author\/psyuc\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7011"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7015,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7011\/revisions\/7015"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}