{"id":8074,"date":"2024-10-08T15:15:57","date_gmt":"2024-10-08T08:15:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?p=8074"},"modified":"2025-02-26T08:52:41","modified_gmt":"2025-02-26T01:52:41","slug":"memahami-terapi-gestalt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/","title":{"rendered":"Memahami Terapi Gestalt"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8075\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt.jpg\" alt=\"Memahami Terapi Gestalt\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt.jpg 800w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-250x167.jpg 250w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-400x267.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Dalam dunia psikologi, terapi Gestalt adalah salah satu pendekatan yang berfokus pada kesadaran diri dan pengalaman langsung individu dalam menjalani kehidupan. Dikembangkan oleh Fritz Perls pada tahun 1950-an, terapi Gestalt berfokus pada \u201cdi sini dan sekarang,\u201d mendorong individu untuk mengamati perasaan, pikiran, dan tubuh mereka secara menyeluruh untuk menciptakan pemahaman yang lebih dalam tentang diri mereka sendiri. Terapi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pikiran, tubuh, dan emosi untuk mencapai keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan.<\/p>\n<h3><strong>Apa Itu Terapi Gestalt?<\/strong><\/h3>\n<p>Terapi Gestalt adalah bentuk terapi humanistik yang bertujuan untuk membantu individu meningkatkan kesadaran mereka tentang diri sendiri dan bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam terapi ini, seseorang didorong untuk tidak hanya memikirkan masalah yang dialaminya, tetapi juga mengalami dan merasakan setiap emosi yang muncul dalam sesi terapi.<\/p>\n<p>Konsep utama dalam terapi Gestalt adalah \u201cwhole self\u201d atau diri seutuhnya, di mana individu dilihat sebagai kesatuan pikiran, emosi, dan tubuh. Melalui pendekatan ini, klien diharapkan mampu mengidentifikasi dan memahami pola-pola perilaku yang mungkin selama ini tidak disadari. Terapi ini juga memperhatikan \u201cunfinished business\u201d atau urusan yang belum terselesaikan dalam kehidupan seseorang, yang sering kali menjadi sumber stres atau ketegangan emosional.<\/p>\n<h3><strong>Prinsip-Prinsip Dasar Terapi Gestalt<\/strong><\/h3>\n<p>Untuk memahami terapi Gestalt lebih dalam, penting untuk mengenal prinsip-prinsip dasar yang membentuk pendekatan ini:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Kesadaran Diri (Awareness)<\/strong><br \/>\nKesadaran diri adalah inti dari terapi Gestalt. Klien diajak untuk fokus pada apa yang mereka rasakan dan pikirkan saat ini, bukan pada masa lalu atau masa depan. Dengan demikian, mereka dapat memahami bagaimana emosi dan perilaku mereka saling berkaitan.<\/li>\n<li><strong>Di Sini dan Sekarang<\/strong><br \/>\nTerapi Gestalt menekankan pentingnya hidup pada saat ini. Fokus pada \u201cdi sini dan sekarang\u201d membantu klien melepaskan penyesalan masa lalu atau kecemasan tentang masa depan, dan lebih menghargai pengalaman hidup saat ini.<\/li>\n<li><strong>Tanggung Jawab Pribadi<\/strong><br \/>\nKlien didorong untuk menyadari bahwa mereka bertanggung jawab atas perasaan, pikiran, dan tindakan mereka. Dalam terapi Gestalt, tidak ada yang disalahkan di luar diri; klien diajarkan untuk menerima bahwa diri mereka adalah aktor utama dalam hidup mereka.<\/li>\n<li><strong>Eksperimen dan Teknik Eksperiensial<\/strong><br \/>\nTerapis Gestalt sering menggunakan teknik seperti permainan peran atau dialog dengan kursi kosong untuk membantu klien menghidupkan emosi atau situasi yang sulit. Eksperimen ini dirancang untuk membawa perasaan yang tersembunyi atau konflik internal ke permukaan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Teknik Utama dalam Terapi Gestalt<\/strong><\/h3>\n<p>Berikut adalah beberapa teknik yang sering digunakan dalam terapi Gestalt:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Dialog dengan Kursi Kosong (Empty Chair Technique)<\/strong><br \/>\nTeknik ini membantu klien mengungkapkan emosi terhadap seseorang atau situasi dengan berbicara kepada kursi kosong. Teknik ini memberikan kesempatan untuk menyampaikan perasaan atau menyelesaikan konflik emosional yang mungkin terpendam.<\/li>\n<li><strong>Permainan Peran (Role-Playing)<\/strong><br \/>\nDalam teknik ini, klien diajak untuk berperan sebagai seseorang atau sesuatu yang memiliki dampak dalam hidup mereka. Melalui permainan peran, klien dapat memahami perspektif yang berbeda dan memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri dan situasi yang dihadapi.<\/li>\n<li><strong>Mengidentifikasi dan Mengekspresikan Sensasi Fisik<\/strong><br \/>\nTerapis akan meminta klien untuk memperhatikan sensasi fisik yang mereka rasakan selama sesi, seperti ketegangan pada otot atau perubahan dalam pernapasan. Teknik ini membantu klien menghubungkan respons fisik dengan emosi atau situasi tertentu.<\/li>\n<li><strong>Pernyataan \u201cSaya Bertanggung Jawab\u201d<\/strong><br \/>\nKlien diajak untuk mengambil tanggung jawab atas emosi dan tindakan mereka dengan mengucapkan pernyataan \u201csaya bertanggung jawab\u201d setelah mengidentifikasi perasaan atau tindakan tertentu. Teknik ini mendorong klien untuk melihat peran mereka dalam menciptakan perubahan positif dalam hidup mereka.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Manfaat Terapi Gestalt<\/strong><\/h3>\n<p>Terapi Gestalt memiliki banyak manfaat, terutama bagi mereka yang mencari pemahaman lebih dalam tentang diri sendiri dan hubungan mereka dengan orang lain. Berikut adalah beberapa manfaat utama terapi Gestalt:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Peningkatan Kesadaran Diri<\/strong><br \/>\nTerapi ini membantu klien untuk lebih menyadari pikiran, perasaan, dan perilaku mereka, serta dampak dari setiap pilihan yang mereka buat. Kesadaran ini mendorong perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.<\/li>\n<li><strong>Menyelesaikan Konflik Emosional<\/strong><br \/>\nTeknik seperti dialog dengan kursi kosong memungkinkan klien untuk menyelesaikan \u201cunfinished business\u201d atau urusan yang belum terselesaikan, yang dapat membantu mengurangi beban emosional.<\/li>\n<li><strong>Mengatasi Perasaan Terpendam<\/strong><br \/>\nDengan fokus pada \u201cdi sini dan sekarang,\u201d terapi Gestalt memungkinkan klien untuk mengekspresikan perasaan yang mungkin terpendam atau belum terselesaikan, sehingga mereka dapat bergerak maju tanpa beban.<\/li>\n<li><strong>Memperbaiki Hubungan dengan Diri Sendiri dan Orang Lain<\/strong><br \/>\nMelalui peningkatan kesadaran dan tanggung jawab pribadi, klien dapat memperbaiki hubungan dengan diri sendiri dan orang lain, sehingga menciptakan keseimbangan dalam kehidupan sosial dan pribadi.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Apakah Terapi Gestalt Cocok untuk Anda?<\/strong><\/h3>\n<p>Terapi Gestalt cocok bagi mereka yang ingin lebih memahami diri sendiri, terutama jika Anda merasa terjebak dalam pola perilaku tertentu atau memiliki emosi yang belum terselesaikan. Pendekatan ini juga bermanfaat bagi mereka yang ingin meningkatkan kualitas hubungan, mengatasi konflik emosional, dan mencapai keseimbangan antara pikiran, tubuh, dan emosi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia psikologi, terapi Gestalt adalah salah satu pendekatan yang berfokus pada kesadaran diri dan pengalaman langsung individu dalam menjalani kehidupan. Dikembangkan oleh Fritz Perls pada tahun 1950-an, terapi Gestalt berfokus pada \u201cdi sini dan sekarang,\u201d mendorong individu untuk mengamati perasaan, pikiran, dan tubuh mereka secara menyeluruh untuk menciptakan pemahaman yang lebih dalam tentang diri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":8076,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1532],"tags":[],"class_list":["post-8074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Terapi Gestalt - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Terapi Gestalt - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dunia psikologi, terapi Gestalt adalah salah satu pendekatan yang berfokus pada kesadaran diri dan pengalaman langsung individu dalam menjalani kehidupan. Dikembangkan oleh Fritz Perls pada tahun 1950-an, terapi Gestalt berfokus pada \u201cdi sini dan sekarang,\u201d mendorong individu untuk mengamati perasaan, pikiran, dan tubuh mereka secara menyeluruh untuk menciptakan pemahaman yang lebih dalam tentang diri...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-08T08:15:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-26T01:52:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ardtech\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ardtech\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ardtech\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f\"},\"headline\":\"Memahami Terapi Gestalt\",\"datePublished\":\"2024-10-08T08:15:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-26T01:52:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/\"},\"wordCount\":744,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2024\\\/11\\\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/\",\"name\":\"Memahami Terapi Gestalt - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2024\\\/11\\\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-08T08:15:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-26T01:52:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2024\\\/11\\\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2024\\\/11\\\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg\",\"width\":300,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/memahami-terapi-gestalt\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Terapi Gestalt\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f\",\"name\":\"ardtech\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ardtech\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/author\\\/ardtech\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Terapi Gestalt - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memahami Terapi Gestalt - Universitas Ciputra","og_description":"Dalam dunia psikologi, terapi Gestalt adalah salah satu pendekatan yang berfokus pada kesadaran diri dan pengalaman langsung individu dalam menjalani kehidupan. Dikembangkan oleh Fritz Perls pada tahun 1950-an, terapi Gestalt berfokus pada \u201cdi sini dan sekarang,\u201d mendorong individu untuk mengamati perasaan, pikiran, dan tubuh mereka secara menyeluruh untuk menciptakan pemahaman yang lebih dalam tentang diri...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2024-10-08T08:15:57+00:00","article_modified_time":"2025-02-26T01:52:41+00:00","og_image":[{"width":300,"height":200,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ardtech","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ardtech","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/"},"author":{"name":"ardtech","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f"},"headline":"Memahami Terapi Gestalt","datePublished":"2024-10-08T08:15:57+00:00","dateModified":"2025-02-26T01:52:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/"},"wordCount":744,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/","name":"Memahami Terapi Gestalt - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg","datePublished":"2024-10-08T08:15:57+00:00","dateModified":"2025-02-26T01:52:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2024\/11\/Memahami-Terapi-Gestalt-672625b2c02d1.jpg","width":300,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/memahami-terapi-gestalt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Terapi Gestalt"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f","name":"ardtech","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","caption":"ardtech"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/author\/ardtech\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8074"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8074\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8085,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8074\/revisions\/8085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}