{"id":8175,"date":"2025-03-05T10:43:35","date_gmt":"2025-03-05T03:43:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?p=8175"},"modified":"2025-03-12T10:06:37","modified_gmt":"2025-03-12T03:06:37","slug":"ayah-harus-terlibat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/","title":{"rendered":"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8176\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg\" alt=\"Keterlibatan Ayah\" width=\"2560\" height=\"1706\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg 2560w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-250x167.jpg 250w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-400x267.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>Keterlibatan ayah merupakan kekuatan tersembunyi dalam pengasuhan. Selama ini, pengasuhan anak sering dianggap sebagai tanggung jawab utama ibu. Sementara itu, peran ayah justru sering kali dikesampingkan. Nyatanya, penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah dalam pengasuhan memiliki dampak besar. Hal ini tidak hanya bagi anak, tetapi juga bagi ibu dan ayah itu sendiri.<\/p>\n<h6><strong>Manfaat Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan untuk Anak<\/strong><\/h6>\n<p>Keterlibatan ayah dalam pengasuhan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak. Dari aspek emosional hingga kognitif, ayah yang aktif berperan dalam pengasuhan dapat membantu membentuk karakter dan keterampilan anak sejak dini. Berikut beberapa manfaat pentingnya:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Membantu Pembentukan Temperamen Anak Pra-Sekolah<\/strong><br \/>\nAyah yang aktif dalam pengasuhan berkontribusi dalam membentuk temperamen anak, yaitu bagaimana mereka bereaksi terhadap lingkungan dan mengelola emosinya. Anak yang mendapatkan keterlibatan ayah cenderung memiliki kontrol emosi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih mudah beradaptasi dalam situasi baru.<\/li>\n<li><strong>Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak<\/strong><br \/>\nPenelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan ayah yang terlibat dalam pengasuhan memiliki kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan kecerdasan yang lebih baik dibandingkan anak yang minim interaksi dengan ayah. Ayah sering mendorong anak untuk mengeksplorasi dunia dengan cara yang lebih menantang sehingga merangsang perkembangan otak mereka.<\/li>\n<li><strong>Mendukung Perkembangan Kemampuan Berbahasa<\/strong><br \/>\nAnak yang sering berinteraksi dengan ayahnya cenderung memiliki keterampilan bahasa yang lebih baik. Ayah biasanya menggunakan gaya komunikasi yang lebih langsung, eksploratif, dan menantang, yang membantu anak memahami serta menggunakan bahasa dengan lebih efektif.<\/li>\n<li><strong>Membantu Pembentukan Gaya Kelekatan yang Aman<\/strong><br \/>\nHubungan emosional antara ayah dan anak berpengaruh terhadap pola kelekatan (attachment style) anak. Anak yang memiliki kelekatan aman dengan ayahnya cenderung lebih percaya diri, memiliki hubungan sosial yang lebih baik, dan lebih mampu mengelola stres.<\/li>\n<li><strong>Mengurangi Perilaku Bermasalah pada Anak<\/strong><br \/>\nAyah yang terlibat dalam pengasuhan membantu anak mengembangkan kontrol diri yang lebih baik. Hal ini dapat mengurangi risiko perilaku bermasalah, seperti agresivitas, kenakalan, atau kesulitan sosial. Kehadiran ayah memberikan batasan yang jelas serta model perilaku positif bagi anak.<\/li>\n<li><strong>Menurunkan Risiko Gangguan Mental dan Perilaku Antisosial<\/strong><br \/>\nAnak dengan ayah yang aktif dalam pengasuhan lebih kecil kemungkinannya mengalami gangguan mental, seperti depresi dan perilaku antisosial. Dukungan emosional dari ayah membantu anak membangun harga diri yang lebih kuat serta mekanisme coping yang lebih sehat dalam menghadapi stres.<\/li>\n<\/ol>\n<h6><strong>Dampak Positif Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan bagi Ibu dan Ayah Sendiri<\/strong><\/h6>\n<p>Tidak hanya bermanfaat bagi anak, keterlibatan ayah dalam pengasuhan juga membawa dampak positif bagi ibu dan ayah itu sendiri. Dengan berbagi tanggung jawab dalam mengasuh anak, ayah dan ibu dapat menciptakan keseimbangan yang lebih baik dalam keluarga. Berikut beberapa manfaatnya:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Meringankan Beban Ibu<\/strong><br \/>\nKetika ayah berperan aktif dalam pengasuhan, ibu memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat. Dengan energi yang lebih terjaga, ibu dapat kembali mengasuh anak dalam kondisi fisik dan mental yang lebih baik.<\/li>\n<li><strong>Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Ayah<\/strong><br \/>\nStudi menunjukkan bahwa ayah yang terlibat dalam mengasuh anak memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayah yang tidak terlibat. Interaksi dengan anak dapat mempererat ikatan emosional dan meningkatkan kebahagiaan ayah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan memahami pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, diharapkan semakin banyak keluarga yang menyadari bahwa mengasuh anak adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran ayah yang aktif dan suportif akan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan harmonis bagi seluruh anggota keluarga.<\/p>\n<p><em>Ditulis oleh <span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/dosen-dan-staf\/\">Dr. Ersa Lanang Sanjaya, S.Psi., M.Si.<\/a><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Dosen<\/span> <a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/uc_psy\/\">Fakultas Psikologi Universitas Ciputra Surabaya<\/a><\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan Keterlibatan ayah merupakan kekuatan tersembunyi dalam pengasuhan. Selama ini, pengasuhan anak sering dianggap sebagai tanggung jawab utama ibu. Sementara itu, peran ayah justru sering kali dikesampingkan. Nyatanya, penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah dalam pengasuhan memiliki dampak besar. Hal ini tidak hanya bagi anak, tetapi juga bagi ibu dan ayah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":8176,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1532],"tags":[],"class_list":["post-8175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ubah paradigma pengasuhan! Ayah bukan hanya pendukung, tapi pilar utama. Temukan manfaat keterlibatan ayah bagi anak, ibu, dan diri sendiri.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ubah paradigma pengasuhan! Ayah bukan hanya pendukung, tapi pilar utama. Temukan manfaat keterlibatan ayah bagi anak, ibu, dan diri sendiri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-05T03:43:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-12T03:06:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mopheta Audiola Dorkas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mopheta Audiola Dorkas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mopheta Audiola Dorkas\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\"},\"headline\":\"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan\",\"datePublished\":\"2025-03-05T03:43:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-12T03:06:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/\"},\"wordCount\":541,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/\",\"name\":\"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-05T03:43:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-12T03:06:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\"},\"description\":\"Ubah paradigma pengasuhan! Ayah bukan hanya pendukung, tapi pilar utama. Temukan manfaat keterlibatan ayah bagi anak, ibu, dan diri sendiri.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1706,\"caption\":\"Cheerful father lying on sofa and holding son. Caucasian dad playing game with adorable little boy and laughing in living room. Cute kid playing in flight. Fatherhood, fun and leisure concept\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/ayah-harus-terlibat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\",\"name\":\"Mopheta Audiola Dorkas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mopheta Audiola Dorkas\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/author\\\/mopheta-dorkas\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan - Universitas Ciputra","description":"Ubah paradigma pengasuhan! Ayah bukan hanya pendukung, tapi pilar utama. Temukan manfaat keterlibatan ayah bagi anak, ibu, dan diri sendiri.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan - Universitas Ciputra","og_description":"Ubah paradigma pengasuhan! Ayah bukan hanya pendukung, tapi pilar utama. Temukan manfaat keterlibatan ayah bagi anak, ibu, dan diri sendiri.","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2025-03-05T03:43:35+00:00","article_modified_time":"2025-03-12T03:06:37+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1706,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mopheta Audiola Dorkas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Mopheta Audiola Dorkas","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/"},"author":{"name":"Mopheta Audiola Dorkas","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7"},"headline":"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan","datePublished":"2025-03-05T03:43:35+00:00","dateModified":"2025-03-12T03:06:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/"},"wordCount":541,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/","name":"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg","datePublished":"2025-03-05T03:43:35+00:00","dateModified":"2025-03-12T03:06:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7"},"description":"Ubah paradigma pengasuhan! Ayah bukan hanya pendukung, tapi pilar utama. Temukan manfaat keterlibatan ayah bagi anak, ibu, dan diri sendiri.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/cheerful-father-lying-sofa-holding-son-scaled.jpg","width":2560,"height":1706,"caption":"Cheerful father lying on sofa and holding son. Caucasian dad playing game with adorable little boy and laughing in living room. Cute kid playing in flight. Fatherhood, fun and leisure concept"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/ayah-harus-terlibat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keterlibatan Ayah: Kekuatan Tersembunyi dalam Pengasuhan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7","name":"Mopheta Audiola Dorkas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mopheta Audiola Dorkas"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/author\/mopheta-dorkas\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8175"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8188,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8175\/revisions\/8188"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}