{"id":8204,"date":"2025-03-24T11:06:57","date_gmt":"2025-03-24T04:06:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?p=8204"},"modified":"2025-03-24T11:06:57","modified_gmt":"2025-03-24T04:06:57","slug":"rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/","title":{"rendered":"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><b>Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri<\/b><\/h1>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8205 aligncenter\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg\" alt=\"Bermain anak\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg 2560w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-250x167.jpg 250w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-400x267.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><i>&#8220;Play is the work of the child&#8221; &#8211; Maria Montessori<\/i><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajah anak-anak bersinar saat mereka bermain, pernahkah Anda memperhatikannya? Tawa mereka pun mengisi ruangan, dan keceriaan mereka menular ke Anda, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bermain bukan sekadar aktivitas hiburan bagi mereka. Hal ini memberi anak kesempatan untuk mengeksplorasi dunia, mengembangkan keterampilan, dan membangun pemahaman tentang lingkungan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, dalam kesibukan dunia modern, aktivitas ini terlupakan dan tergantikan dengan aktivitas yang lain.<\/span><\/p>\n<h4><b>Mengapa Bermain Itu Penting bagi Anak?<\/b><\/h4>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan Kognisi dan Kreativitas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bermain memungkinkan anak mengeksplorasi dunia di sekitar mereka, memahami konsep baru, serta mengembangkan imajinasi. Misalnya, bermain peran sebagai dokter atau koki membantu anak memahami profesi dan dunia kerja sejak dini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mengasah Keterampilan Sosial dan Emosional<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Saat bermain dengan teman atau orang tua, anak belajar berbagi, bekerja sama, menyelesaikan konflik, dan memahami emosi mereka sendiri serta orang lain. Permainan kelompok juga membantu anak mengembangkan rasa empati dan kepemimpinan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan Regulasi Emosi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bermain memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka. Saat bermain pura-pura atau bermain dengan boneka, mereka belajar mengatasi rasa takut, cemas, atau frustrasi dengan cara yang aman dan menyenangkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mendukung Perkembangan Motorik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Permainan aktif, seperti berlari, melompat, atau menari, membantu anak mengembangkan keterampilan motorik kasar, sedangkan permainan seperti meronce atau menggambar membantu melatih motorik halus mereka.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tidak semua jenis permainan memiliki dampak positif terhadap tumbuh kembang anak. Ada permainan yang mendukung perkembangan mereka, tetapi ada pula yang justru dapat menghambatnya.<\/span><\/p>\n<h4><b>Permainan yang Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permainan yang mendukung perkembangan anak adalah aktivitas yang menumbuhkembangkan keterampilan kognitif, sosial, emosional, dan fisik mereka. Berikut adalah beberapa contoh:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Imajinatif dan Berpura-pura<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Misalnya, mereka bermain rumah-rumahan, dokter-dokteran, atau menjadi karakter dari dongeng.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Sensori<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Lalu, mereka bermain pasir, air, tanah liat, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">slime<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Konstruksi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Atau, mereka bermain balok, LEGO, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">puzzle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau menyusun benda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Motorik Kasar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Contoh: Berlari, melompat, memanjat, bermain bola, atau bersepeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Sosial dan Kooperatif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Contoh: Bermain petak umpet, ular tangga, atau permainan kelompok lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h4><b>Permainan yang Dapat Menghambat Perkembangan Anak Usia Dini<\/b><\/h4>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Pasif dan Kurang Interaktif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Misalnya, anak menonton TV atau video dalam waktu lama tanpa adanya interaksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan Digital Berlebihan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Lalu, mereka bermain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di gawai atau tablet tanpa batasan waktu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan yang Tidak Sesuai Usia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengandung kekerasan atau permainan yang membutuhkan pemahaman yang lebih kompleks dari usia anak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Permainan yang Membatasi Kreativitas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Contoh: Mainan yang hanya memiliki satu fungsi tanpa memungkinkan anak untuk mengeksplorasi lebih jauh.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h4><b>Bagaimana Orang Tua Bisa Terlibat dalam Bermain dan Tertawa Bersama Anak?<\/b><\/h4>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Luangkan Waktu Bermain Tanpa Gangguan. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap hari, luangkan waktu khusus untuk bermain bersama anak tanpa gangguan dari pekerjaan atau gawai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ikutlah Bermain dengan Antusias.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Masuklah ke dunia anak, jangan hanya menjadi penonton!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gunakan Imajinasi dan Kreativitas.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tidak harus selalu menggunakan mainan mahal, Anda bisa bermain dengan benda sederhana.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tertawalah Bersama Anak.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jangan ragu untuk bercanda, membuat ekspresi lucu, atau bermain tebak-tebakan yang menyenangkan. Anak-anak menyukai orang tua yang bisa tertawa bersama mereka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dukung Minat Bermain Anak.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Setiap anak memiliki minat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berbeda\u2014ada yang suka bermain di luar ruangan, ada yang suka menggambar, hingga ada yang suka musik. Dukung apa yang mereka sukai dan berpartisipasilah dalam permainan tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>Bermain<span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dan tertawa bukan sekadar aktivitas hiburan, tetapi bagian penting dari pertumbuhan anak yang sehat dan bahagia. Dengan bermain, mereka akan belajar tentang dunia, mengembangkan keterampilan sosial, serta meningkatkan kreativitas dan regulasi emosional mereka. Sementara itu, tertawa membantu anak merasa lebih bahagia, lebih percaya diri, dan lebih kuat menghadapi tantangan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang tua, kita memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kebahagiaan dan perkembangan optimal anak. Jadi, mulai hari ini, yuk lebih sering bermain dan tertawa bersama anak! Karena di dalam setiap tawa dan permainan, ada kenangan berharga yang akan mereka bawa seumur hidup.<\/span><\/p>\n<p><em>Ditulis oleh<span>\u00a0<\/span><span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/dosen-dan-staf\/\">Meilani Sandjaja, S.Psi., M.Psi., Psikolog.<\/a><\/span><br \/>\nDosen<span>\u00a0<\/span><span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/uc_psy\/\">Fakultas Psikologi Universitas Ciputra Surabaya<\/a><\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri &#8220;Play is the work of the child&#8221; &#8211; Maria Montessori Wajah anak-anak bersinar saat mereka bermain, pernahkah Anda memperhatikannya? Tawa mereka pun mengisi ruangan, dan keceriaan mereka menular ke Anda, bukan? Bermain bukan sekadar aktivitas hiburan bagi mereka. Hal ini memberi anak kesempatan untuk mengeksplorasi dunia, mengembangkan keterampilan, dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":8205,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1532],"tags":[],"class_list":["post-8204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bermain anak usia dini penting! Orang tua terlibat kembangkan kognisi, sosial, motorik. Panduan lengkap &amp; tips praktis di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bermain anak usia dini penting! Orang tua terlibat kembangkan kognisi, sosial, motorik. Panduan lengkap &amp; tips praktis di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-24T04:06:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mopheta Audiola Dorkas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mopheta Audiola Dorkas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mopheta Audiola Dorkas\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\"},\"headline\":\"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri\",\"datePublished\":\"2025-03-24T04:06:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/\"},\"wordCount\":638,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/\",\"name\":\"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-24T04:06:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\"},\"description\":\"Bermain anak usia dini penting! Orang tua terlibat kembangkan kognisi, sosial, motorik. Panduan lengkap & tips praktis di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/03\\\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Bermain anak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\",\"name\":\"Mopheta Audiola Dorkas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mopheta Audiola Dorkas\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/author\\\/mopheta-dorkas\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri - Universitas Ciputra","description":"Bermain anak usia dini penting! Orang tua terlibat kembangkan kognisi, sosial, motorik. Panduan lengkap & tips praktis di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri - Universitas Ciputra","og_description":"Bermain anak usia dini penting! Orang tua terlibat kembangkan kognisi, sosial, motorik. Panduan lengkap & tips praktis di sini!","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2025-03-24T04:06:57+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mopheta Audiola Dorkas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Mopheta Audiola Dorkas","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/"},"author":{"name":"Mopheta Audiola Dorkas","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7"},"headline":"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri","datePublished":"2025-03-24T04:06:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/"},"wordCount":638,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/","name":"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg","datePublished":"2025-03-24T04:06:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7"},"description":"Bermain anak usia dini penting! Orang tua terlibat kembangkan kognisi, sosial, motorik. Panduan lengkap & tips praktis di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/03\/daughter-parents-playing-together-scaled.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Bermain anak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/rahasia-bermain-anak-bahagia-cerdas-mandiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rahasia Bermain Anak: Bahagia, Cerdas, Mandiri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7","name":"Mopheta Audiola Dorkas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mopheta Audiola Dorkas"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/author\/mopheta-dorkas\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8204"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8214,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8204\/revisions\/8214"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}