{"id":8295,"date":"2025-04-10T09:46:48","date_gmt":"2025-04-10T02:46:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?p=8295"},"modified":"2025-05-01T09:47:10","modified_gmt":"2025-05-01T02:47:10","slug":"psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/","title":{"rendered":"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup dari Bayi Sampai Lansia"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8292\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia.jpg\" alt=\"Psikologi Perkembangan\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia.jpg 800w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-250x167.jpg 250w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-400x267.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"253\" data-end=\"637\">Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, kenapa anak kecil suka tantrum, remaja sering labil, dan orang tua jadi lebih sensitif? Semua itu bisa dijelaskan lewat cabang ilmu yang namanya psikologi perkembangan. Ilmu ini mempelajari perubahan perilaku, emosi, dan kognisi seseorang dari lahir sampai usia lanjut. Seru banget kan? Kayak nonton drama kehidupan tapi dibalut teori ilmiah!<\/p>\n<h2 class=\"\" data-start=\"639\" data-end=\"673\"><strong>Apa Itu Psikologi Perkembangan?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"\" data-start=\"675\" data-end=\"953\">Secara simpel, psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu. Fokus utamanya bukan cuma masa kecil, tapi mencakup seluruh siklus hidup \u2014 dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, sampai lansia.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"955\" data-end=\"1138\">Tujuannya bukan sekadar tahu apa yang berubah, tapi juga <em data-start=\"1012\" data-end=\"1020\">kenapa<\/em> perubahan itu terjadi, dan <em data-start=\"1048\" data-end=\"1059\">bagaimana<\/em> lingkungan, genetik, serta pengalaman hidup memengaruhi perkembangan tersebut.<\/p>\n<h2 class=\"\" data-start=\"1140\" data-end=\"1179\"><strong>Tahapan-Tahapan Perkembangan Manusia<\/strong><\/h2>\n<p class=\"\" data-start=\"1181\" data-end=\"1256\">Dalam psikologi perkembangan, ada beberapa tahapan utama yang umum dibahas:<\/p>\n<ul data-start=\"1258\" data-end=\"2162\">\n<li class=\"\" data-start=\"1258\" data-end=\"1431\">\n<p class=\"\" data-start=\"1260\" data-end=\"1431\"><strong data-start=\"1260\" data-end=\"1285\">Masa Bayi (0\u20132 tahun)<\/strong><br data-start=\"1285\" data-end=\"1288\" \/>Masa ini fokusnya ke perkembangan sensorik dan motorik. Bayi mulai mengenali orang tua, merespon suara, dan belajar berjalan serta berbicara.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"1433\" data-end=\"1614\">\n<p class=\"\" data-start=\"1435\" data-end=\"1614\"><strong data-start=\"1435\" data-end=\"1461\">Masa Anak (2\u201312 tahun)<\/strong><br data-start=\"1461\" data-end=\"1464\" \/>Di fase ini, kemampuan berpikir mulai terbentuk. Anak mulai belajar sosial, mengembangkan rasa percaya diri, dan mulai mengenali konsep benar-salah.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"1616\" data-end=\"1784\">\n<p class=\"\" data-start=\"1618\" data-end=\"1784\"><strong data-start=\"1618\" data-end=\"1647\">Masa Remaja (12\u201320 tahun)<\/strong><br data-start=\"1647\" data-end=\"1650\" \/>Masa transisi yang sering bikin drama. Identitas diri mulai terbentuk, emosi naik turun, dan banyak keputusan penting mulai diambil.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"1786\" data-end=\"1940\">\n<p class=\"\" data-start=\"1788\" data-end=\"1940\"><strong data-start=\"1788\" data-end=\"1822\">Masa Dewasa Awal (20\u201340 tahun)<\/strong><br data-start=\"1822\" data-end=\"1825\" \/>Fokus pada karier, hubungan, dan pembentukan keluarga. Di sini biasanya mulai muncul tekanan hidup yang &#8220;serius&#8221;.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"1942\" data-end=\"2162\">\n<p class=\"\" data-start=\"1944\" data-end=\"2162\"><strong data-start=\"1944\" data-end=\"1995\">Masa Dewasa Tengah dan Akhir (40 tahun ke atas)<\/strong><br data-start=\"1995\" data-end=\"1998\" \/>Proses refleksi hidup dimulai, disertai penyesuaian terhadap perubahan fisik dan sosial. Ini juga masa penting untuk menjaga kesehatan mental dan hubungan sosial.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"\" data-start=\"2164\" data-end=\"2205\"><strong>Kenapa Psikologi Perkembangan Penting?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"\" data-start=\"2207\" data-end=\"2353\">Kita semua pasti berkembang. Tapi memahami bagaimana proses itu terjadi bisa bikin kita lebih peka terhadap diri sendiri dan orang lain. Misalnya:<\/p>\n<ul data-start=\"2355\" data-end=\"2621\">\n<li class=\"\" data-start=\"2355\" data-end=\"2416\">\n<p class=\"\" data-start=\"2357\" data-end=\"2416\"><strong>Guru bisa memahami cara belajar muridnya yang berbeda-beda.<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2417\" data-end=\"2474\">\n<p class=\"\" data-start=\"2419\" data-end=\"2474\"><strong>Orang tua bisa menyesuaikan pola asuh sesuai usia anak.<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2475\" data-end=\"2537\">\n<p class=\"\" data-start=\"2477\" data-end=\"2537\"><strong>Psikolog bisa mendiagnosis gangguan perkembangan lebih dini.<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2538\" data-end=\"2621\">\n<p class=\"\" data-start=\"2540\" data-end=\"2621\"><strong>Perusahaan bisa menyesuaikan strategi kerja bagi karyawan dari berbagai generasi.<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"\" data-start=\"2623\" data-end=\"2668\"><strong>Aplikasi Nyata dalam Kehidupan Sehari-Hari<\/strong><\/h2>\n<p class=\"\" data-start=\"2670\" data-end=\"2807\">Nggak cuma buat kalangan akademis atau profesional, psikologi perkembangan bisa banget diterapkan dalam hidup sehari-hari. Contohnya:<\/p>\n<ul data-start=\"2809\" data-end=\"3089\">\n<li class=\"\" data-start=\"2809\" data-end=\"2908\">\n<p class=\"\" data-start=\"2811\" data-end=\"2908\"><strong>Memahami kenapa pasanganmu lebih suka berpikir panjang (karena usianya masuk fase dewasa tengah).<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2909\" data-end=\"3015\">\n<p class=\"\" data-start=\"2911\" data-end=\"3015\"><strong>Mengerti kenapa orang tua jadi lebih sensitif dan butuh perhatian (karena mengalami transisi emosional).<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"3016\" data-end=\"3089\">\n<p class=\"\" data-start=\"3018\" data-end=\"3089\"><strong>Nggak marah saat anak kecil rewel (karena memang lagi fase egosentris).<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"\" data-start=\"3096\" data-end=\"3391\">Pada akhirnya, memahami psikologi perkembangan itu kayak punya peta untuk navigasi hidup. Kamu jadi lebih sadar, lebih sabar, dan lebih siap menghadapi perubahan di tiap fase kehidupan. Karena setiap tahap punya tantangannya sendiri \u2014 dan ilmu ini bantu kamu menjalaninya dengan lebih bijak.<\/p>\n<p data-start=\"3096\" data-end=\"3391\">baca juga: <a href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/etika-profesi-psikologi-pondasi-kepercayaan-dan-tanggung-jawab\/\">Etika Profesi Psikologi: Pondasi Keoercayaan dan Tanggung Jawab\u00a0<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, kenapa anak kecil suka tantrum, remaja sering labil, dan orang tua jadi lebih sensitif? Semua itu bisa dijelaskan lewat cabang ilmu yang namanya psikologi perkembangan. Ilmu ini mempelajari perubahan perilaku, emosi, dan kognisi seseorang dari lahir sampai usia lanjut. Seru banget kan? Kayak nonton drama kehidupan tapi dibalut teori ilmiah!&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":8296,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-10T02:46:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T02:47:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ardtech\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ardtech\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ardtech\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f\"},\"headline\":\"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup dari Bayi Sampai Lansia\",\"datePublished\":\"2025-04-10T02:46:48+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T02:47:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/\"},\"wordCount\":429,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg\",\"articleSection\":[\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/\",\"name\":\"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-10T02:46:48+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T02:47:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f\"},\"description\":\"psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg\",\"width\":300,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup dari Bayi Sampai Lansia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f\",\"name\":\"ardtech\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ardtech\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/author\\\/ardtech\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup","description":"psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup","og_description":"psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu.","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2025-04-10T02:46:48+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T02:47:10+00:00","og_image":[{"width":300,"height":200,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ardtech","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ardtech","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/"},"author":{"name":"ardtech","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f"},"headline":"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup dari Bayi Sampai Lansia","datePublished":"2025-04-10T02:46:48+00:00","dateModified":"2025-05-01T02:47:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/"},"wordCount":429,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg","articleSection":["Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/","name":"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg","datePublished":"2025-04-10T02:46:48+00:00","dateModified":"2025-05-01T02:47:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f"},"description":"psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan mental seiring waktu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/Psikologi-Perkembangan-Memahami-Perjalanan-Hidup-dari-Bayi-Sampai-Lansia-6812dff20aae2.jpg","width":300,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/psikologi-perkembangan-memahami-perjalanan-hidup-dari-bayi-sampai-lansia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Psikologi Perkembangan: Memahami Perjalanan Hidup dari Bayi Sampai Lansia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/08b30f2e12031f4357243bbf21c4e37f","name":"ardtech","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","caption":"ardtech"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/author\/ardtech\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8297,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8295\/revisions\/8297"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}