{"id":8313,"date":"2025-07-09T16:18:21","date_gmt":"2025-07-09T09:18:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?p=8313"},"modified":"2025-07-09T16:18:21","modified_gmt":"2025-07-09T09:18:21","slug":"kecerdasan-buatan-dunia-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/","title":{"rendered":"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><b>Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja<\/b><\/h1>\n<h6><b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8314 aligncenter\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg\" alt=\"kecerdasan buatan\" width=\"2560\" height=\"1440\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg 2560w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-300x169.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-250x141.jpg 250w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-75x42.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-50x28.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-400x225.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/b><\/h6>\n<h6><b>Kecerdasan Buatan dan Dunia Kerja<\/b><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecerdasan buatan kini memainkan peran penting dalam dunia kerja modern. Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">setting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> industri dan organisasi, teknologi canggih ini digunakan untuk mengelola data, mempercepat proses, dan membantu pengambilan keputusan. Meski demikian, dampaknya tidak hanya terbatas pada aspek teknis. Psikologi industri dan organisasi juga ikut berubah karena kehadiran teknologi ini. Pertanyaannya, bagaimana kecerdasan buatan mempengaruhi perilaku, motivasi, dan kesejahteraan karyawan?<\/span><\/p>\n<h6><b>Kecerdasan Buatan dan Perubahan Perilaku Karyawan<\/b><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kecerdasan buatan dalam HR, seperti rekrutmen otomatis dan evaluasi performa, membawa tantangan baru. Karyawan bisa merasa kurang nyaman karena merasa diawasi sistem secara terus-menerus. Akibatnya, muncul tekanan psikologis yang bisa menurunkan motivasi. Di sisi lain, sistem berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga bisa memberikan umpan balik yang cepat dan objektif. Jika dimanfaatkan dengan bijak, hal ini justru dapat meningkatkan kepuasan kerja.<\/span><\/p>\n<h6><b>Pengaruh pada Kepemimpinan dan Hubungan Kerja<\/b><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AI juga mempengaruhi cara pemimpin menjalankan fungsi manajerial. Pengambilan keputusan kini dibantu oleh data dan analisis otomatis. Meski demikian, hal ini bisa membuat pemimpin tampak kaku jika hanya bergantung pada data. Pendekatan yang terlalu rasional bisa mengurangi empati dan komunikasi interpersonal. Di sinilah peran penting psikologi industri dan organisasi. Pemimpin tetap perlu memahami emosi dan dinamika tim agar tercipta lingkungan kerja yang sehat.<\/span><\/p>\n<h6><b>Kecerdasan Buatan dalam Pengembangan Karyawan<\/b><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak organisasi menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk merancang pelatihan yang sesuai kebutuhan karyawannya. Teknologi ini membantu dalam identifikasi kekuatan dan kelemahan tiap karyawan. Dengan analisis data, sistem dapat merekomendasikan pelatihan yang paling relevan. Meski demikian, pendekatan ini tidak boleh mengabaikan aspek emosional dan nilai-nilai individu. Program pelatihan yang terlalu mekanis bisa membuat karyawan kehilangan makna dari proses belajar itu sendiri.<\/span><\/p>\n<h6><b>Risiko Psikologis dan Tantangan Etika<\/b><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehadiran kecerdasan buatan juga memunculkan risiko psikologis, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">burnout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akibat kecepatan kerja yang makin tinggi. Ketergantungan pada sistem juga dapat menurunkan kreativitas dan inisiatif mereka. Dari sisi etika, penggunaan data karyawan harus dijaga agar tidak melanggar privasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6><b>Perlu Pendekatan Seimbang<\/b><\/h6>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">AI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memberikan banyak manfaat bagi dunia kerja. Akan tetapi, penggunaannya harus diimbangi dengan pendekatan psikologis yang manusiawi. Dalam konteks psikologi industri dan organisasi, teknologi ini perlu diperlakukan sebagai alat bantu, bukan pengganti interaksi manusia. Dengan memahami sisi emosional dan sosial dari karyawan, organisasi bisa memanfaatkan teknologi canggih ini secara lebih bijak dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><em>Ditulis oleh<span>\u00a0<\/span><span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/dosen-dan-staf\/\">Cita Tri Kusuma, S.Psi., M.Psi., Psikolog<\/a><\/span><br \/>\nDosen<span>\u00a0<\/span><span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/uc_psy\/\">Fakultas Psikologi Universitas Ciputra Surabaya<\/a><\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja Kecerdasan Buatan dan Dunia Kerja Kecerdasan buatan kini memainkan peran penting dalam dunia kerja modern. Dalam setting industri dan organisasi, teknologi canggih ini digunakan untuk mengelola data, mempercepat proses, dan membantu pengambilan keputusan. Meski demikian, dampaknya tidak hanya terbatas pada aspek teknis. Psikologi industri dan organisasi juga ikut berubah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":8314,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1532],"tags":[1549,1550,25,13,42,61,26],"class_list":["post-8313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ai","tag-dunia-kerja","tag-psikologi","tag-psychology","tag-psychopreneur-2","tag-psyuc","tag-universitas-ciputra"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kecerdasan buatan mengubah psikologi kerja di organisasi? Ini dampaknya pada perilaku, kepemimpinan, dan kesejahteraan karyawan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kecerdasan buatan mengubah psikologi kerja di organisasi? Ini dampaknya pada perilaku, kepemimpinan, dan kesejahteraan karyawan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-09T09:18:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mopheta Audiola Dorkas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mopheta Audiola Dorkas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mopheta Audiola Dorkas\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\"},\"headline\":\"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja\",\"datePublished\":\"2025-07-09T09:18:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/\"},\"wordCount\":386,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"ai\",\"dunia kerja\",\"psikologi\",\"psychology\",\"psychopreneur\",\"psyuc\",\"universitas ciputra\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/\",\"name\":\"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-09T09:18:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\"},\"description\":\"Kecerdasan buatan mengubah psikologi kerja di organisasi? Ini dampaknya pada perilaku, kepemimpinan, dan kesejahteraan karyawan!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/psy\\\/2025\\\/05\\\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1440,\"caption\":\"kecerdasan buatan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7\",\"name\":\"Mopheta Audiola Dorkas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mopheta Audiola Dorkas\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/psy\\\/author\\\/mopheta-dorkas\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja - Universitas Ciputra","description":"Kecerdasan buatan mengubah psikologi kerja di organisasi? Ini dampaknya pada perilaku, kepemimpinan, dan kesejahteraan karyawan!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja - Universitas Ciputra","og_description":"Kecerdasan buatan mengubah psikologi kerja di organisasi? Ini dampaknya pada perilaku, kepemimpinan, dan kesejahteraan karyawan!","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2025-07-09T09:18:21+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1440,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mopheta Audiola Dorkas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Mopheta Audiola Dorkas","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/"},"author":{"name":"Mopheta Audiola Dorkas","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7"},"headline":"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja","datePublished":"2025-07-09T09:18:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/"},"wordCount":386,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg","keywords":["ai","dunia kerja","psikologi","psychology","psychopreneur","psyuc","universitas ciputra"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/","name":"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2025-07-09T09:18:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7"},"description":"Kecerdasan buatan mengubah psikologi kerja di organisasi? Ini dampaknya pada perilaku, kepemimpinan, dan kesejahteraan karyawan!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/psy\/2025\/05\/growtika-nGoCBxiaRO0-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1440,"caption":"kecerdasan buatan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/kecerdasan-buatan-dunia-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dampak Kecerdasan Buatan dalam Dunia Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/#\/schema\/person\/da25c55e76713c0baac9e81f902848b7","name":"Mopheta Audiola Dorkas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/683889fee85fcdcdebba46b93c5400ac4bc089b269a8bf85d47ad299cb29ff26?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mopheta Audiola Dorkas"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/author\/mopheta-dorkas\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8313"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8315,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8313\/revisions\/8315"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/psy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}