{"id":8931,"date":"2025-07-22T11:56:56","date_gmt":"2025-07-22T04:56:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/?p=8931"},"modified":"2025-08-06T11:57:48","modified_gmt":"2025-08-06T04:57:48","slug":"konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/","title":{"rendered":"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8932\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama.jpg\" alt=\"Konsep Desain Editorial\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama.jpg 800w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-300x200.jpg 300w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-400x267.jpg 400w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-250x167.jpg 250w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-200x133.jpg 200w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-100x67.jpg 100w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-75x50.jpg 75w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-50x33.jpg 50w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-500x333.jpg 500w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-550x366.jpg 550w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p data-start=\"293\" data-end=\"667\">Pernah nggak sih kamu buka majalah, tabloid, atau e-book terus langsung terpukau sama tampilannya? Bukan cuma karena fotonya keren, tapi juga karena layout-nya rapi, tulisannya enak dibaca, dan semuanya terasa serasi. Nah, itu semua bukan terjadi secara kebetulan. Di balik tampilannya yang kece, ada satu hal penting yang jadi pondasi utamanya: konsep desain editorial.<\/p>\n<p data-start=\"669\" data-end=\"1006\">Desain editorial itu kayak jembatan antara isi tulisan dengan tampilan visual. Tujuannya bukan cuma biar kelihatan menarik, tapi juga supaya isi konten lebih mudah dipahami dan dinikmati pembaca. Di era digital sekarang, konsep ini bukan cuma dipakai di majalah cetak, tapi juga di artikel online, e-book, bahkan feed Instagram carousel!<\/p>\n<h3 data-start=\"1013\" data-end=\"1042\"><strong>Apa Itu Desain Editorial?<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1044\" data-end=\"1385\">Desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media yang berisi teks panjang\u2014baik cetak maupun digital. Jadi, kalau kamu pernah lihat majalah fashion yang layout-nya aesthetic banget atau koran dengan struktur yang rapi, itulah hasil dari desain editorial yang matang.<\/p>\n<p data-start=\"1387\" data-end=\"1596\">Tapi jangan salah, konsep desain editorial bukan cuma soal penataan teks dan gambar. Ini tentang gimana caranya menyatukan informasi, emosi, dan estetika dalam satu tampilan yang engaging dan mudah dibaca.<\/p>\n<h3 data-start=\"1603\" data-end=\"1656\"><strong>Unsur-Unsur Penting dalam Konsep Desain Editorial<\/strong><\/h3>\n<ol data-start=\"1658\" data-end=\"2882\">\n<li data-start=\"1658\" data-end=\"1933\">\n<p data-start=\"1661\" data-end=\"1933\"><strong data-start=\"1661\" data-end=\"1680\">Grid dan Layout<\/strong><br \/>\nGrid itu ibarat kerangka rumah. Di dalam desain editorial, grid membantu desainer menyusun elemen-elemen supaya tetap rapi, seimbang, dan nyaman dilihat. Mau bikin tampilan simetris atau eksperimental, semuanya tetap butuh kerangka dasar yang solid.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1935\" data-end=\"2198\">\n<p data-start=\"1938\" data-end=\"2198\"><strong data-start=\"1938\" data-end=\"1951\">Tipografi<\/strong><br \/>\nPilihan font bisa banget menentukan tone dari kontennya. Misalnya, serif untuk kesan elegan dan klasik, sans-serif buat nuansa modern dan minimalis. Penggunaan heading, subheading, dan body text juga harus konsisten biar pembaca nggak bingung.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2200\" data-end=\"2435\">\n<p data-start=\"2203\" data-end=\"2435\"><strong data-start=\"2203\" data-end=\"2212\">Warna<\/strong><br \/>\nWarna bukan cuma soal estetika. Ia juga bisa membentuk emosi dan fokus pembaca. Dalam desain editorial, warna sering dipakai untuk highlight informasi penting, membedakan bagian, atau memberi identitas visual yang kuat.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2437\" data-end=\"2666\">\n<p data-start=\"2440\" data-end=\"2666\"><strong data-start=\"2440\" data-end=\"2464\">Gambar dan Ilustrasi<\/strong><br \/>\nGambar yang ditempatkan dengan tepat bisa memperkuat isi konten, bukan sekadar pemanis. Bahkan dalam beberapa konsep desain editorial, ilustrasi jadi elemen utama yang membangun storytelling visual.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2668\" data-end=\"2882\">\n<p data-start=\"2671\" data-end=\"2882\"><strong data-start=\"2671\" data-end=\"2700\">Whitespace (Ruang Kosong)<\/strong><br \/>\nJangan takut ngasih ruang kosong! Whitespace bikin mata pembaca lebih santai dan membantu konten utama terlihat menonjol. Ini penting banget buat menciptakan keseimbangan visual.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3 data-start=\"2889\" data-end=\"2957\"><strong>Fungsi dalam Visual Communication Design<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2959\" data-end=\"3249\">Di dunia visual communication design, konsep desain editorial punya peran vital. Bukan cuma soal \u201ckeliatan keren\u201d, tapi tentang menyampaikan pesan secara visual dengan jelas dan efektif. Dengan desain editorial yang tepat, pembaca bisa menikmati informasi tanpa merasa capek atau bosan.<\/p>\n<p data-start=\"3251\" data-end=\"3497\">Desain yang baik itu nggak selalu harus ribet. Justru yang simpel, konsisten, dan informatif biasanya jauh lebih kuat dampaknya. Konsep editorial juga mempengaruhi bagaimana audiens menilai kredibilitas dan profesionalisme suatu brand atau media.<\/p>\n<h3 data-start=\"3504\" data-end=\"3548\"><strong>Aplikasi Desain Editorial di Era Digital<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3550\" data-end=\"3674\">Meskipun awalnya berkembang di dunia cetak, sekarang desain editorial juga punya tempat penting di dunia digital. Contohnya:<\/p>\n<ul data-start=\"3676\" data-end=\"4213\">\n<li data-start=\"3676\" data-end=\"3833\">\n<p data-start=\"3678\" data-end=\"3833\"><strong data-start=\"3678\" data-end=\"3708\">Majalah digital dan e-book<\/strong><br data-start=\"3708\" data-end=\"3711\" \/>Banyak platform publishing online mengadopsi konsep desain editorial biar kontennya tetap enak dibaca dan nggak monoton.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3835\" data-end=\"4017\">\n<p data-start=\"3837\" data-end=\"4017\"><strong data-start=\"3837\" data-end=\"3878\">Website blog dan artikel media online<\/strong><br data-start=\"3878\" data-end=\"3881\" \/>Tata letak artikel yang rapi, kombinasi gambar yang pas, dan pemilihan font yang nyaman dibaca adalah hasil dari penerapan konsep ini.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4019\" data-end=\"4213\">\n<p data-start=\"4021\" data-end=\"4213\"><strong data-start=\"4021\" data-end=\"4037\">Media sosial<\/strong><br data-start=\"4037\" data-end=\"4040\" \/>Carousel di Instagram, infografis di LinkedIn, hingga layout TikTok story yang informatif, semuanya butuh pemahaman dasar desain editorial biar nggak asal tempel teks aja.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>baca juga: <a href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/desain-infografis-digital-strategi-visual-komunikasi-yang-efektif-di-era-digital\/\">Desain Infografis Digital: Strategi Visual Komunikasi yang Efektif di Era Digital<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah nggak sih kamu buka majalah, tabloid, atau e-book terus langsung terpukau sama tampilannya? Bukan cuma karena fotonya keren, tapi juga karena layout-nya rapi, tulisannya enak dibaca, dan semuanya terasa serasi. Nah, itu semua bukan terjadi secara kebetulan. Di balik tampilannya yang kece, ada satu hal penting yang jadi pondasi utamanya: konsep desain editorial. Desain&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8934,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8931","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"konsep desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"konsep desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-22T04:56:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-06T04:57:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ardtech\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ardtech\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ardtech\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb\"},\"headline\":\"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama\",\"datePublished\":\"2025-07-22T04:56:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-06T04:57:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/\"},\"wordCount\":550,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2025\\\/08\\\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg\",\"articleSection\":[\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/\",\"name\":\"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2025\\\/08\\\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-22T04:56:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-06T04:57:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb\"},\"description\":\"konsep desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2025\\\/08\\\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2025\\\/08\\\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg\",\"width\":300,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/\",\"name\":\"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya\",\"description\":\"Universitas Ciputra\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb\",\"name\":\"ardtech\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ardtech\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/author\\\/ardtech\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama","description":"konsep desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama","og_description":"konsep desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/","og_site_name":"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya","article_published_time":"2025-07-22T04:56:56+00:00","article_modified_time":"2025-08-06T04:57:48+00:00","og_image":[{"width":300,"height":200,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ardtech","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"ardtech","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/"},"author":{"name":"ardtech","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#\/schema\/person\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb"},"headline":"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama","datePublished":"2025-07-22T04:56:56+00:00","dateModified":"2025-08-06T04:57:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/"},"wordCount":550,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg","articleSection":["Latest News"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/","name":"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg","datePublished":"2025-07-22T04:56:56+00:00","dateModified":"2025-08-06T04:57:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#\/schema\/person\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb"},"description":"konsep desain editorial adalah proses merancang tata letak (layout), tipografi, warna, dan elemen visual lainnya dalam sebuah media","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2025\/08\/Konsep-Desain-Editorial-Ketika-Visual-dan-Cerita-Jadi-Satu-Irama-6892dfd8df962.jpg","width":300,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/konsep-desain-editorial-ketika-visual-dan-cerita-jadi-satu-irama\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsep Desain Editorial: Ketika Visual dan Cerita Jadi Satu Irama"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/","name":"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya","description":"Universitas Ciputra","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#\/schema\/person\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb","name":"ardtech","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","caption":"ardtech"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/author\/ardtech\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8931","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8931"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8931\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8936,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8931\/revisions\/8936"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8931"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8931"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8931"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}